Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Materi Norma Kelas VI Siti Nuraini; Saeful Mizan; Rochminah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4456

Abstract

Penelitian yang berjudul “Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui model pembelajaran Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) Pada Materi Norma Kelas VI”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI B SD Negeri Ronggomulyo 1 Tuban dengan jumlah 28 siswa, Hasil belajar siswa diukur menggunakan asesmen formatif yang dilakukan setelah pembelajaran. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif. Hasil peneliian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Poblem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dikarenakan siswa akan lebih tetarik dan menjadi lebih aktif. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi yang peneliti lakukan dari siklus I siklus II dan siklus III yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang didapat setiap siklusnya. Pada siklus I nilai rata-rata siswa 63 dengan jumlah siswa yang berhasil 10 siswa (36%) dan selanjutnya mengalami peningkatan pada siklus II dengan rata-rata 70, dengan jumlah nilai siswa yang berhasil 19 (68%) dan mengalami peningkatan signifikan pada siklus III dengan rata-rata 81 dengan jumlah siswa yang berhasil 26 siswa (93%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa pada materi norma dengan penerapan model pembelajaran Poblem Based Learning (PBL).
Transformation of Number System Learning through an Interactive Number Stacking Game for Elementary School Students Rachmalia Vinda Kusuma; Saeful Mizan
OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2026): OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jkpm.v5i1.1179

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of an Interactive Number Stacking Game in improving elementary school students’ understanding of the number system, particularly place value concepts. The research employed a quantitative descriptive approach using a one-group pretest–posttest design. The subjects consisted of 34 fourth-grade students at SDN Jadi 2 in the 2024/2025 academic year. Data were collected through pretest and posttest instruments, student response questionnaires, and classroom observations. The pretest and posttest scores were analyzed descriptively to identify learning improvement, while questionnaire data were analyzed using percentage-based descriptive statistics. The results showed that the average pretest score was 81.47, which increased to 85.88 in the posttest, indicating a learning improvement of 5.42%. Based on the assessment criteria, student performance improved from the “Good” category to the “Very Good” category. In addition, questionnaire results revealed that students responded positively to the use of the Interactive Number Stacking Game, demonstrating high levels of interest and engagement during the learning process. Observational data further supported these findings, showing increased student participation and active involvement. These findings indicate that the Interactive Number Stacking Game is effective as an alternative learning media to support students’ conceptual understanding of place value in elementary mathematics learning.
Analisis Kebutuhan Media Digital Interaktif: Upaya Personalisasi Pembelajaran Energi dan Perubahannya bagi Siswa Sekolah Dasar Indah Puspitasari Tri Wahyuni; Saeful Mizan; Ina Agustin
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73873

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan media digital berbasis Google Sites pada pembelajaran energi dan perubahannya di sekolah dasar. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara infrastruktur teknologi sekolah yang memadai dengan minimnya pemanfaatan media digital dalam pembelajaran IPAS yang masih didominasi metode ceramah. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif-kuantitatif, penelitian melibatkan seorang guru dan 26 siswa kelas III UPT SD Negeri Ngujuran 1. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket kebutuhan, kemudian dianalisis melalui reduksi data serta persentase jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fasilitas WiFi dan LCD tersedia, penggunaannya belum optimal sehingga hanya 50% siswa mencapai KKTP. Guru kesulitan memvisualisasikan konsep energi yang abstrak, sementara siswa cenderung bosan dengan buku teks namun menunjukkan minat tinggi terhadap video dan permainan interaktif. Temuan ini menegaskan kebutuhan mendesak akan pengembangan media digital berbasis Google Sites yang interaktif, kontekstual, dan selaras dengan Kurikulum Merdeka. Media ini diproyeksikan dapat mempersonalisasi pembelajaran guna meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konsep siswa secara signifikan.
Analisis Kebutuhan Media Video Animasi Berbasis Storytelling pada Pembelajaran Keberagaman Budaya Nusantara Kelas IV Sekolah Dasar Rohmad Khozen Afandi; Saeful Mizan; Wendri Wiratsiwi
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media video animasi berbasis storytelling pada pembelajaran Keberagaman Budaya Nusantara untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di UPT SDN Gedongombo 1 Semanding. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif-kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara guru, dan angket kebutuhan siswa menggunakan skala Likert. Subjek penelitian adalah satu guru kelas IV dan 25 siswa kelas IV B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru hanya menggunakan buku teks dan papan tulis tanpa media berbasis teknologi; (2) nilai rata-rata siswa masih di bawah KKTP 70; (3) 64% siswa memiliki minat tinggi terhadap pembelajaran budaya daerah; (4) 76% siswa optimis bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran; dan (5) fasilitas teknologi berupa LCD proyektor, laptop, dan WiFi sudah tersedia namun belum dimanfaatkan secara optimal. Disimpulkan bahwa terdapat kebutuhan kuat terhadap pengembangan media video animasi berbasis storytelling yang terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Keberagaman Budaya Nusantara di sekolah dasar.
Pengembangan Media PowerPoint Interaktif Berbasis Mekanisme Drag and Drop pada Materi Siklus Air untuk Siswa Sekolah Dasar Ardelana Tri Afkalina; Saeful Mizan; Ina Agustin
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74008

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sains di sekolah dasar masih belum optimal, di mana guru cenderung menggunakan media gambar statis yang kurang mampu meningkatkan motivasi dan konsentrasi siswa. Penelitian research and development ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media powerpoint interaktif POP-IT SISIR berbasis mekanisme drag and drop pada materi siklus air kelas V. Penelitian ini menerapkan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Uji validitas produk oleh para ahli menunjukkan persentase 96% dari ahli media, 90% ahli materi, dan 88% ahli bahasa, yang seluruhnya masuk kategori sangat valid. Hasil implementasi di lapangan menunjukkan respons guru sebesar 96% dan respons siswa mencapai 98,5%, sehingga dikategorikan sangat praktis. Media ini juga terbukti sangat efektif meningkatkan hasil belajar, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 53,51 pada pretest menjadi 88,51 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,77 yang termasuk dalam kategori tinggi. Keunggulan utama media ini terletak pada fitur kuis interaktif yang mampu memvisualisasikan proses siklus air secara menarik.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Warisan Budaya Berbasis PowerPoint Interaktif (WARPOINT) pada Pembelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar Henni Anggraeni Novitasari; Saeful Mizan; Wendri Wiratsiwi
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v3i3.3254

Abstract

The availability of teaching media and the existence of learning resources are crucial determinants in supporting the success of the educational process. The implementation of this research is oriented to analyzing the need for interactive PowerPoint based learning devices on the topic of  cultural heritage material to support the learning process. Participation involved in this study consisted of the teacher and 31 fifth grade elementary school students. Date were collected through observation and in depth interviews with related respondents. The research approach implemented in this study adopts qualitative descriptive. Based on the data analysis, it was found that the use of learning media is still limited and not fully interactive. Learning is also still dominated by lecture methods and relies on books as the main guide and reference. The limitations of this phenomenon have implications for students who lack focus, quickly feel bored, and experience difficulties in understanding cultural heritage material. Based on the results of the needs analysis, interactive PowerPoint based learning media can be a solution in learning cultural heritage material to be more interactive, interesting, train students’ critical thingking skills, and help achieve learning objectives optimally.
Analisis Kebutuhan E-Flipbook Keragaman Budaya Indonesia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Sekolah Dasar Afifah Febrianti; Saeful Mizan; Wendri Wiratsiwi
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v3i3.3269

Abstract

This study aims to identify the need for developing an E-Flipbook learning medium for Indonesian Cultural Diversity material in third-grade elementary school. The research was conducted because classroom instruction still relies on conventional learning media, resulting in less-than-optimal student learning outcomes. A descriptive study employing both qualitative and quantitative approaches was carried out. Data were collected through classroom observations, teacher interviews, student needs-analysis questionnaires, and pre-tests involving 22 third-grade students at UPT SD Negeri Gedongombo 1 Tuban. The findings indicate that classroom instruction remains dominated by lecture-based teaching supported mainly by printed learning materials. Teachers expressed the need for audio-visual digital learning media to improve instructional effectiveness. Questionnaire results revealed that students' demand for E-Flipbook media reached 84.5%, while the overall needs-analysis score was 76.45%, categorized as good. In addition, the average pre-test score was only 49.64, with only three students (13.6%) achieving the minimum mastery criterion (KKTP ≥75). These findings demonstrate that developing an E-Flipbook learning medium is necessary to improve students' learning outcomes on Indonesian Cultural Diversity material.
Sosialisasi literasi digital cakap dan bijak menggunakan dompet elektronik di SMK Sunan Bejagung Tuban Andik Adi Suryanto; Amaludin Arifia; Alfian Nurlifa; Asfan Muqtadir; Fitroh Amaluddin; Aris Wijayanti; Andy Haryoko; Suprapto Suprapto; Miftahul Ulum; Nurul Hidayah; Layla Ayu Mustika Putri; Dhoni Prasetya; Syahrul Andrian Setia Budi; Rachmalia Vinda Kusuma; Miftahul Munir; Saeful Mizan; Yosia Dian Purnama Windrayadi; Mardi Widodo; Tabhita Sri Hartati Wulandari; Guruh Putro Dirgantoro
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.38805

Abstract

Abstrak Perkembangan transaksi keuangan digital di kalangan pelajar menuntut peningkatan literasi keamanan finansial digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas XII SMK Sunan Bejagung Tuban terkait penggunaan dompet elektronik secara aman, pencegahan kejahatan siber, serta verifikasi legalitas layanan keuangan digital. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, simulasi praktik keamanan akun, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest, posttest, dan angket respon. Kegiatan melibatkan 68 siswa dan menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan dari kategori kurang menjadi sangat baik setelah kegiatan. Respon peserta juga sangat positif sehingga kegiatan dinilai efektif meningkatkan literasi keamanan finansial digital. Secara kuantitatif, hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan kategori pemahaman sangat baik dari 1,7% (pretest) menjadi 82,8% (posttest), serta penurunan kategori kurang dari 66,8% menjadi 0%, yang dihitung berdasarkan persentase jumlah responden pada tiap skala penilaian instrumen pretest dan posttest (N=68). Kata kunci: literasi digital; dompet elektronik; keamanan siber; pelajar SMK; pengabdian masyarakat. AbstractThe rapid growth of digital financial transactions among students has increased the need for stronger digital financial security literacy. This community service program aimed to enhance the understanding of Grade 12 students at SMK Sunan Bejagung Tuban regarding the safe use of electronic wallets (e-wallets), cybercrime prevention, and verification of the legitimacy of digital financial services. The program employed educational sessions, hands-on simulations of account security practices, interactive discussions, and evaluations using pretests, posttests, and participant response questionnaires. A total of 68 students participated in the program. The findings demonstrated a substantial improvement in participants’ understanding, shifting from a poor level before the program to a very good level after its completion. Participants also provided highly positive responses, indicating that the program was effective in strengthening digital financial security literacy. Quantitatively, descriptive analysis showed that the proportion of participants in the very good understanding category increased from 1.7% in the pretest to 82.8% in the posttest, while the proportion in the poor category decreased from 66.8% to 0%. These percentages were calculated based on the number of respondents within each rating category of the pretest and posttest instruments (N = 68). Keywords: digital literacy; electronic wallets; cybersecurity; vocational high school students; community service.
Analisis Kesulitan Membaca Pemahaman Unsur Intrinsik Teks Cerita pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Ayu Sagita; Saeful Mizan; Wendri Wiratsiwi
Tunas Nusantara Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/g3mwsb71

Abstract

Reading comprehension difficulties in elementary schools remain a fundamental issue, particularly regarding the intrinsic components of narrative texts. This study aimed to deeply analyze and map the types and levels of difficulties faced by third-grade students at UPT SDN Banjar in understanding intrinsic story elements, as well as to identify their underlying causes. Employing a qualitative descriptive approach with a case study design, data were gathered from seven purposively selected participants using an initial ability test, observations, interviews, and questionnaires. The data analysis strictly focused on an interactive qualitative model (data reduction, display, and conclusion drawing), utilizing quantitative scores and percentages solely as supporting data to reinforce the depth of the qualitative interpretation. The findings highlight that the primary form of reading comprehension difficulty experienced by students is cognitive paralysis at the inferential reading level, characterized by severe barriers in processing, connecting, and interpreting implicit information within the story, despite being highly fluent in mechanical oral reading. As a manifestation of this form of difficulty, the plot (sequencing chronological cause-and-effect events) and moral values (extracting hidden messages) became the most difficult intrinsic elements for students to comprehend. These difficulties were driven by internal factors, including a weak holistic understanding of story structures and limited concentration on long texts, alongside instructional factors, which included teacher-centered instruction, minimal classroom interaction, and a limited variety of learning media. Therefore, interactive and contextual learning innovations are required to boost students' reading comprehension literacy.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAJAS METAFORA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR Desi Lailatul Fajariyah; Saeful Mizan; Ulfa Rusdiana
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8452

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia materi majas metafora pada peserta didik kelas IVB UPT SD Negeri Kutorejo 1 Tuban. Peserta didik mengalami kesulitan memahami makna majas metafora karena pembelajaran masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan keaktifan peserta didik. Penelitian ini berfokus pada penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi majas metafora. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan tes, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Nilai rata-rata peserta didik meningkat dari 65 pada pra siklus dengan ketuntasan belajar 62%, menjadi 79 pada Siklus I dengan ketuntasan 72%, dan meningkat kembali menjadi 82 pada Siklus II dengan ketuntasan mencapai 93%. Selain meningkatkan hasil belajar, penerapan PBL juga meningkatkan keaktifan, antusiasme, dan kemampuan kerja sama peserta didik selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi majas metafora pada peserta didik kelas IV UPT SD Negeri Kutorejo 1 Tuban.
Co-Authors Abda Abda Afifah Febrianti Agustin, Ina ahmadi, Agus Alex Rachman Noor Alex Rachman, Noor Alfian Nurlifa Amaludin Arifia Andik Adi Suryanto Andy Haryoko Anggun Winata Ardelana Tri Afkalina Arifin, Ahmad Zaenal Arik Umi Pujiastuti, Arik Umi Aris Wijayanti Asfan Muqtadir Ayu Sagita Badri Atul Fikriyah Barokatul Puji Lestari Binti Mahnunin Chilla Adis Violita Dellarosa, Maretha Desi Lailatul Fajariyah Dewi Isma Diana Dewi Nur Ovilia Dhoni Prasetya Eka Refani, Novanda Elisa Hana Meida Erlina Dwi Arifan Erly Ayu Herianti Evi Rukhmatul Maula Fidari, Kris Inda Fitroh Amaluddin Guruh Putro Dirgantoro Habibiyah, Zulfa Mukhlisul Halimatus Sakdiyah, Halimatus Henni Anggraeni Novitasari Ifa Seftia Rahkma Widiyanti Ina Agustin Ina Agustin Indah Puspitasari Tri Wahyuni Isnadia Ni’matul Khoiriyah Layla Ayu Mustika Putri Lisa Widya Astuti Mardi Widodo Miftahul Munir Miftahul Ulum Mu'jizatin Fadiana Muhimmah, Hitta Alfi Munasaroh, Siti Mustika Imerita Egashanti Kirdanu Nita Retno Wahyuningati Nita Retno Wahyuningati Nur Hidayah Nurul Azizatin Nafi’ah Nurul Hidayah Nurul Hidayah Pratama, Ferry Yudha Rachmalia Vinda Kusuma Rochminah Rochminah, Rochminah Rohmad Khozen Afandi Romadhona, Siti Khovivah Saharani Thohiroh Saraswati, Tika Devi Siti Nur Afiatur Rohmah Siti Nuraini Sri Cacik Sumadi Suprapto Syahrul Andrian Setia Budi Tabhita Sri Hartati Wulandari Tabitha Sri Hartati Wulandari Tho`ifah Ayu Firnanda Ulfa Rusdiana Ulfa Rusdiana Ulfa Rusdiana Vicky Dwi Wicaksono vivin novawati WAHYU SUKARTININGSIH Wendri Wiratsiwi Wendri Wiratsiwi Wendri Wiratsiwi, Wendri Widiyanti, Ifa Seftia Rakhma Yosia Dian Purnama Windrayadi