Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Saluran Pemasaran Usaha Ternak Ayam Broiler di PT. Mitra Sinar Jaya, Desa Nggolombay, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo Ndau, Wensislaus Arman; Sudirman, Paulus Every; Tukan, Hendrikus Demon; Dalle, Nautus Stivano; Gon, Kasmir Kasmir; Midan, Sandriana
JAS Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Animal Science (JAS) - Juli 2023
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pola saluran pemasaran ayam broiler di PT. Mitra Sinar Jaya, Desa Nggolombay, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo dan 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan saluran pemasaran ayam broiler di PT. Mitra Sinar Jaya, Desa Nggolombay, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagkekeo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif berupa mengumpulkan, mengklasifikasi, menganalisis, dan menginterprestasikan data sehingga dapat memberikan informasi yang jelas mengenai masalah yang dihadapi dalam perusahan. Analisis deskriptif juga menerangkan atau menjelaskan setiap pola saluran pemasaran dengan mengelompokan setiap bentuk saluran pemasaran yang ada. Hasil penelitian mengenai saluran pemasaran usaha ayam broiler di PT. Mitra Sinar Jaya menunjukkan bahwa pola saluran pemasarannya terdiri dari pola saluran I yakni perusahan, supplier, dan konsumen serta pola saluran II meliputi perusahan, supplier serta pedagang pengumpul yang di sisi lain juga sebagai pedagang pengencer dan konsumen. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan saluran pemasaran pada PT. Mitra Sinar Jaya mencakupi faktor pertimbangan pasar, pertimbangan barang, pertimbangan perusahaan, dan pertimbangan perantara.
PENERAPAN MODEL INTEGRASI TERNAK SAPI BALI DAN TANAMAN HORTIKULTURA YANG SUSTAINABLE MENUJU GREEN ECONOMY RUMAH TANGGA PADA KELOMPOK TANI TUNGKU MOSE Sikone, Hilarius Yosef; Adi, Defiyanto Djami; Dalle, Nautus Stivano; Djami, Serlin Anjelita; Jehatu, Marianus Suparti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28347

Abstract

Abstrak: Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil mendorong peningkatan konsumsi daging, terutama daging sapi, namun produksi domestik belum mampu memenuhi permintaan tersebut. Kelompok tani Tungku Mose menghadapi kendala produksi, terutama kurangnya pemahaman tentang integrasi budidaya sapi Bali dan tanaman hortikultura yang ramah lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan selama 6 bulan yang dimulai dari bulan September 2024 sampai dengan bulan Februari 2025, di kelompok tani Tungku Mose kabupaten Manggarai sebanyak 35 orang. Tim merumuskan akar masalah dan menetapkan tujuan yakni penerapan model integrasi ternak sapi bali dan tanaman hortikultura yang sustainable. Pelaksanaan diklat dan demonstrasi cara penyiapan media tanam berfokus pada peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kelompok tani (mitra) tentang pengenalan teknologi irigasi tetes dan cara budidayanya ternak sapi bali (pemberian pakan dan manajemen penanganan limbah ternak) sebagai pupuk organik padat bagi tanaman. Selanjutnya tim memberikan pendampingan yang berkelanjutan dengan melakukan kunjungan rutin ke peternak dan meninjau persiapan lahan, penanaman hingga pasca panen nantinya. ..Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan summative evaluation yakni membandingkan hasil dari sebelum dan sesudah kegiatan PkM dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan kegiatan PkM memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan mitra sebesar 95% tentang manfaat integrasi antara budidaya ternak sapi bali dengan tanaman hortikultura dan menggunakan aplikasi teknologi irigasi tetes dan penanganan limbah (kotoran ternak) menjadi pupuk organik padat serta aplikasinya bagi tanaman. Abstract: Indonesia, with its continued positive and stable economic growth, also has an impact on the significant growth rate of meat consumption, especially those sourced from beef. The main problem in the livestock industry, especially beef, is that the increasing demand for meat products is not proportional to the growth rate of domestic beef production. The obstacle that the Tungku Mose farmer group often faces in relation to the production aspect is still a low understanding of the integration of Balinese cattle cultivation and environmentally friendly horticultural crops. This Community Service (PkM) activity was carried out for 6 months starting from September 2024 to February 2025, in the Tungku Mose farmer group, Laci Carep village, Langke Rembong district, Manggarai district. The team formulated the root of the problem and set the goal, namely the implementation of a sustainable Balinese cattle and horticultural crop integration model. The implementation of training and demonstration of how to prepare planting media focuses on improving the knowledge and skills of farmer groups (partners) about the introduction of drip irrigation technology and how to cultivate Balinese cattle (feeding and management of livestock waste handling) as solid organic fertilizer for plants. Furthermore, the team provides sustainable assistance by conducting regular visits to farmers and reviewing land preparation, planting and post-harvest later. From the above PkM activities, it can be concluded that in general, the implementation of PkM activities with training activities, demonstrations of methods, assistance in making bokashi fertilizer to the cultivation of horticultural plants on partner land has been successfully carried out and has a significant impact on increasing partner knowledge about the benefits of integration between Balinese cattle cultivation and horticultural plants and using the application of drip irrigation technology and handling waste (livestock manure) into fertilizer solid organic and its application for plants.
PELATIHAN PEMBUATAN PELLET TERNAK BABI FASE GROWERBERSAMA MAHASISWA PETERNAKAN N S Dalle; H D Tukan; W G Utama; H Y Sikone; A A Jeramat; M A A Karlina; P C Achmadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28542

Abstract

Abstrak: Pembuatan pellet untuk ternak babi fase grower sangat penting karena dapat meningkatkan efisiensi pakan, mempermudah konsumsi, dan memastikan asupan nutrisi yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan optimal. Formulasi ransum untuk babi fase grower bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi, protein, mineral, dan vitamin agar pertumbuhan otot dan jaringan berjalan dengan optimal tanpa terlalu banyak penumpukan lemak. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah meningkatkan hardskill dengan memberikan edukasi praktis kepada siswa mengenai pentingnya pakan yang berkualitas, serta melatih keterampilan teknis dalam pembuatan pakan pellet yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi ternak babi. Kegiatan ini diikuti oleh siswa jurusan ATR (Agribisnis Ternak Ruminansia) kelas XI sebanyak 45 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode awal berupa FGD (Focus Group Discussion)yang dilakukan oleh tim PkM. Kegiata awal berupa pretest kemudian dilanjutkan dengan menghitung formulasi ransum untuk ternak babi menggunakan metode coba-coba (trial and eror), dilanjutkan dengan pencampuran ransum (mixing), pencetakan (pelleting) dan proses yang terakhir pengeringan (drying). Kegiatan PkM berupa pembuatan pellet untuk babi fase grower di SMK N 1 Wae Ri’i berhasil dilaksanakan dengan baik dengan ditutup oleh kegiatan evaluasi hasil berupa posttest yang mengahsilkan peningkatan pengetahuan siswa peternakan tentang pembuatan pellet sebesar 70% sekaligus meningkatkan keterampilan dalam pembuatan pakan ternak. Pengalaman ini juga memberikan manfaat besar bagi mahasiswa Prodi Peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng dalam mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari.Abstract: Pelletizing for grower-phase pigs is very important because it can improve feed efficiency, facilitate consumption, and ensure a balanced intake of nutrients to support optimal growth. Ration formulation for grower phase pigs aims to meet the needs of energy, protein, minerals, and vitamins so that muscle and tissue growth runs optimally without too much fat accumulation. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to improve hard skills by providing practical education to students about the importance of quality feed, as well as training technical skills in making pellet feed in accordance with the nutritional needs of pigs. This activity was attended by 45 students majoring in ATR (Ruminant Livestock Agribusiness) class XI. This activity was carried out with an initial method in the form of FGD (Focus Group Discussion) conducted by the PkM team. The initial activity in the form of a pretest was then continued by calculating the ration formulation for pigs using the trial and error method, followed by mixing the ration (mixing), molding (pelleting) and the last process (drying). The PkM activity in the form of pellet making for grower phase pigs at SMK N 1 Wae Ri'i was successfully carried out by closing with an evaluation of the results in the form of a posttest which resulted in an increase in the knowledge of livestock students about pellet making by 70% while improving skills in making animal feed. This experience also provides great benefits for students of the Animal Husbandry Study Program at the Catholic University of Indonesia Santu Paulus Ruteng in applying the knowledge they have learned.
Analisis Sosial Ekonomi Akibat Wabah ASF Di Kabupaten Manggarai Barat Tukan, Hendrikus Demon; Feka, Wolfhardus Vinansius; Nugraha, Elisabeth Yulia; Dalle, Nautus Stivano
Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2024): Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jep.v6i2.7313

Abstract

Usaha peternakan babi turut memegang peran penting dalam penyediaan protein hewani bagi masyarakat dan turut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga peternak namun dihadapi oleh wabah penyakit African Swine Fever (ASF). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak wabah ASF dari aspek: kepemilikan ternak, lokasi kandang, keberlanjutan usaha dan sumbangan usaha serta produksi ternak terhadap sosial ekonomi rumah tangga peternak babi di kecamatan Kuwus kabupaten Manggarai Barat. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan wawancara mengunakan kuesioner dan ditabulasi dengan program Miscrosocft Excel dan diuji regresi linear berganda dengan program SPSS-17 guna memperoleh bukti-bukti dan gambaran oleh peternak babi dan masyarakat dalam menghadapi wabah ASF yang secara langsung maupun secara tidak langsung. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa dampak wabah ASF terhadap sosial ekonomi rumah tangga peternak babi di kecamatan Kuwus kabupaten Manggarai Barat dari beberapa aspek yakni; persentase kematian ternak babi sebesar 89,34%, sistem pemeliharaan ternak berlokasi dekat dengan lingkungan masyarakat sebesar 85,71%, faktor motivasi peternak adalah faktor kelanjutan usaha yang mendorong peternak karena tuntutan kehidupan sosial ataupun status sosial masyarakat yang masih bergantungan dengan perannya ternak dan daging babi, pada kondisi ASF peternak menjual ternaknya dengan harga yang murah agar megurangi kerugian serta bahaya penyakit ASF menyebabkan ketakutan dalam mengkonsumsi daging babi dan masyarakat juga belum mamahami upaya pencegahan yang harus dilakukannya sehingga menimbulkan rasa kekhawatiran yang traumatis dalam memelihara ternak babi.
Pelatihan Pembuatan Marning Jagung Berbasis Agropreneurship bagi Mahasiswa untuk Optimalisasi Peluang UMKM Utama, Wigbertus Gaut; Jeramat, Aleksius Arwandi; Tukan, Hendrikus Demon; Dalle, Nautus Stivano
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i2.15430

Abstract

This community service program aims to equip students with skills in making corn marning and calculate business profits in order to maximize opportunities in Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) after graduation. This activity was attended by 32 students of the Agronomy Study Program of the Catholic University of Indonesia Santu Paulus Ruteng which was held at the Laboratory of the Faculty of Agriculture and Animal Husbandry (FPP). The activity method used is counseling and demonstration which is divided into three stages, namely Pre-activity, activity implementation, and activity evaluation. The training material includes the analysis of corn marning business opportunities using the SWOT method, the process of making corn marning, and the calculation of the profit of the corn marning business. The results of this service show that there is an increase in the knowledge and skills of students about making corn marning from the initial 40% at the pre-test to 98% when the post-test is carried out. The results of this service show that there is an increase in the knowledge and skills of students about making corn marning from the initial 40% at the pre-test to 98% when the post-test is carried out. This activity produced recommendations to increase student capacity in designing business strategies to enter the world of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) with a focus on local agricultural products.
Pelatihan Pembuatan Pellet Ternak Babi Fase Starter bagi Kelompok Tani Tungku Mose di Kabupaten Manggarai NTT Dalle, Nautus Stivano; Sikone, Hilarius Yosef; Djami Adi, Defiyanto
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i2.15434

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge and skills of farmer group members by providing education and practical training on pellet making for starter phase pig livestock. This activity was carried out at the Mose Furnace Farmers Group, Manggarai Regency, East Nusa Tenggara (NTT) which was attended by 21 group members. This activity was carried out with FGD (Focus Group Discussion) and provided a pretest and postest to measure the improvement of the ability of farmer group members. The results of this community service show that there is an 80% increase in the knowledge of farmer group members about making starter phase pig pellets and skills in calculating ration formulations for pigs using trial and error methods, mixing rations, molding and drying.
The Effect of Using Noni Leaf Flour in Basal Diet on Intake and Digestibility Dry Organic and Organic Maters in Pigs Dalle, Nautus Stivano; Nguru, David Agustinus; Nabut, Asael Ebson; Tukan, Hendrikus Demon; Nugraha, Elisabeth Yulia
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i1.p120-132

Abstract

The purpose of this study was to study the effect of using leaf in basal rations on dry matter consumption and organic matter digestibility on landrace grade pigs. The material used in this study were 12 starter pigs for landrace breeds at the age of 1-2 months, variations in body weight from 10,5 kg - 18,5 kg on avege 16,7 kg and coefficient of variation 18,76 %. The design used was a randomized block design consisting of 4 treatments and 3 replications. The treatment tried is R0 100 % basal rations without noni leat flour (NLF), R1: 98 % basal ration + 2 % NLF, R2: 96 % basal rations + 4% NLF, R3: 94 % basal rations + 6 % NLF. The measured variable is dry matter intake, organic matter the results of variance showed that the use noni leaf flour had no significant effect (P>0,05) on the consumption and digestibility of dry materials and organic materials of Landrace pig breeding. The conclusion of this study is that the use of noni leaves 2,4,6 % in basal ration provides relatively similar benefits to dry matter consumption, organic matter digestibility and digestibility and digestibility organic matter in pig livestock.
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Anting-Anting (Achalipha indica. l) Dalam Ransum Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Kalsium Dan Fosfor Ternak Babi Dalle, Nautus Stivano; Nguru, David Agustinus; Berek, Christalia; Tukan, Hendrikus Demon; Nugraha, Elisabeth Yulia
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v6i2.2199

Abstract

The purpose of this study was to find out how to use Earring Leaf Flour for basal diet for intake and digestibility of Calcium and Phosphor on pigs . The materials used were 12 male pigs of Landrace breeding which received 1-2 months with initial body weight of 30-50 kg, an average of 37.92 kg and (KV = 13,66%). This study used a randomized block design (RBD) with 4 preparations and 3 replications. The treatment tried was R0: 100% basal diet without leaves Earring (control), R1: 98% basal diet + 2% leaf Earring, R2: 96% basal diet + 4% leaf Earring, R3: basal diet 94% + 6% leaf earrings. The variables consumed were intake and digestibility of Calcium and Phosphor. The results showed that the study was not significant (P> 0.05) for intake and digestibility of calcium, and phosphor. Conclusion is the use of leaves Earrings up to 6% give a relatively similar response to the intake and digestibility of Calcium and Phosphor.
PEMETAAN WILAYAH POTENSIAL TERNAK RUMINANSIA MENGGUNAKAN ANALISIS LQ DAN ArcGIS KABUPATEN MANGGARAI TAHUN 2024: MAPPING OF RUMINANT LIVESTOCK POTENTIAL AREAS USING LQ and ArcGIS ANALYSIS OF MANGGARAI REGENCY IN 2024 Dalle, Nautus Stivano; Sikone, Hilarius Yosef; Tukan, Hendrikus Demon; Sumarmono, Juni; Nurdin; Sijung, Maria Dortiana
Tropical Animal Science Vol. 7 No. 2 (2025): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v7i2.1868

Abstract

This study aims to map the potential area of ruminant livestock farming in Manggarai Regency based on the results of the Location Quontient (LQ) calculation. This study uses LQ calculations and then interprets them on maps using ArcGIS applications. Livestock population data in Manggarai Regency was obtained from data from the Manggarai Regency Livestock Service in 2024 based on 12 districts in Manggarai Regency. Based on the results of the calculation of the sub-districts of Satar Mese, Satar Mese Barat, Satar Mese Utara, Ruteng, West Cibal, Reok and West Reok, the results of LQ>1 for cattle commodities were obtained. Meanwhile, in the Satar Mese, North Satar Mese, West Mese Satar, North Rahong, West Cibal and Cibal sub-districts also received LQ>1 results for buffalo livestock commodities. And for the areas of West Mese Star, Cibal, West Cibal, West Reok and North Rahong, the results of LQ>1 for goat livestock were obtained. The conclusion of this study is that local governments must support efforts to increase livestock production based on the results of the LQ<1 calculation such as Langke Rembong, Wae Ri'i and Lelak sub-districts.
Respon Performans Pertumbuhan Ternak Babi Terhadap Penambahan Tepung Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Dalam Ransum Basal Dalle, Nautus Stivano; Kantur, Yohanes Monterio
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 26 No. 2 (2025): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2025.026.02.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tepung daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) sebagai feed additive terhadap konsumsi pakan, Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH), Feed Conversion Ratio (FCR), dan kecernaan bahan kering (KcBK) pada ternak babi peranakan Landrace fase starter dengan rataan umur 3 bulan, sebanyak enam ekor babi jantan kastrasi dengan bobot awal 10–20 kg digunakan dalam penelitian ini, yang dibagi ke dalam dua perlakuan ransum: R0 (ransum basal tanpa tepung daun mengkudu) dan R1 (ransum basal dengan penambahan 6% tepung daun mengkudu), masing-masing dengan tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan uji t (independent sample t-test) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun mengkudu meningkatkan konsumsi pakan dari 1,195 menjadi 1,277 kg/ekor/hari (P > 0,05) dan secara signifikan meningkatkan PBBH dari 0,458 menjadi 0,536 kg/ekor/hari (P < 0,05). Nilai konversi pakan meningkat dari 2,852 menjadi 3,247 (P > 0,05), sedangkan kecernaan bahan kering juga mengalami peningkatan dari 86,77% menjadi 87,69% (P > 0,05). Suplementasi tepung daun mengkudu pada level 6% dalam ransum babi fase starter mampu memperbaiki performa pertumbuhan tanpa menurunkan palatabilitas maupun efisiensi fisiologis ternak. Ketersediaan daun mengkudu yang melimpah, tidak bersaing dengan kebutuhan manusia serta kandungan bioaktif yang bermanfaat, tepung daun mengkudu berpotensi sebagai feed additive alami yang berdaya saing untuk mendukung sistem peternakan babi berkelanjutan di wilayah tropis.
Co-Authors A A Jeramat Achmadi, Puspita Cahya Adi, Defiyanto Djami Adi, Defiyanto Stivano Djami ADVENTTEN, G. G. F. Adventten, George G. F. Adyanto Nessy Banamtuan Ahmadi, Puspita Chaya Alberth Nugrahadi Ndun Aleksius A. Jeramat Aleksius Arwandi Jeramat Ambrosius Fandi Berek, Christalia Bernadius Mariano Djamin Caling, Claudius Lippershey Bright David Agustinus Nguru Diana Meliani Sabat Dionsius Filma Djami Adi, Defiyanto Djami, Serlin Anjelita Elisabeth Y. Nugraha Feka, Wolfhardus Vinansius Filma, Dionisius GONAL, P. S. GULTOM, R. Gultom, Roslin H D Tukan H Y Sikone H.D., TUKAN Hendrikus D,. Tukan Hendrikus Demon Tukan Hendrikus Demon Tukan Hendrikus Demon Tukan Jamba, Silvester Luki Jehatu, Marianus Supardi Jehatu, Marianus Suparti Jemahu, Kamel Kristian Jeramat, Aleksius Arwandi Juni Sumarmono Kamel Jemahu Kantur, Yohanes Monterio Karlina, Maria Apriliana Ade Kasmir Gon Lawa, Alvrado B. Lazarus B. Ramandey, Lazarus B. M A A Karlina Maria Tarsisia Luju Maria Tarsisia Luju Maru, Viktorinus Midan, Sandriana Mulik, Simon E. Nabut, Asael Ebson NDAU, W. A. Nifu, Salden E. NUGRAHA, E. Y. Nugraha, Elisabeth Yulia Nurdin . Oktofianus Purnama Ndau P C Achmadi Padu, Hendrikus U. Padua, Gaudensius Oktofibryanto Paskalina Dewi Egi Roselin Gultom S. Sembiring SEKAR, V. K. Sekar, Viktor kevin Setyani, Ni M. P. Sijung, Maria Dortiana Sikone, Hilarius Yosef Sol’uf, Morin M. Sudirman, Paulus Every TUKAN, H. D. Utama, Wigbertus Gaut Veronika Senau Viktor Kevin Sekar W G Utama Wensislaus Arman Ndau Wigbertus Gaut Utama Yohana Maria Febrizki Bollyn Yohana Nurciyani