Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

EDUKASI MANAJEMEN PAKAN PADA TERNAK RUMINANSIA DI KELOMPOK TANI TUNGKU MOSE BERSAMA MAHASISWA PETERNAKAN Sikone, Hilarius Yosef; Dalle, Nautus Stivano; Adi, Defiyanto Stivano Djami
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.35965

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini menjadi penting mengingat rendahnya pengetahuan dan keterampilan peternak dalam manajemen pakan masih menjadi faktor pembatas utama produktivitas ternak ruminansia di tingkat petani. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengelolaan pakan melalui edukasi berbasis praktik langsung yang melibatkan mahasiswa Program Studi Peternakan. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Tani Tungku Mose, Kabupaten Manggarai sebanyak 21 orang, dengan metode kombinasi pretest, Focus Group Discussion (FGD), praktik pencacahan dan pemberian pakan, serta posttest sebanyak 10 soal untuk mengevaluasi peningkatan kompetensi peternak. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peternak dari 45,60% menjadi 98,00 % terkait formulasi pakan seimbang, frekuensi pemberian pakan, pemanfaatan hijauan lokal, serta penerapan teknik pakan fermentasi. Partisipasi mahasiswa dalam pendampingan memperkuat transfer ilmu dan pengalaman lapangan. Kesimpulannya, edukasi manajemen pakan secara langsung dan partisipatif efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran peternak mengenai praktik pakan yang efisien dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat mendukung produktivitas ternak ruminansia dan kesejahteraan peternak di NTT.Abstract: This activity is crucial as inadequate farmer knowledge and skills in feed management continue to hinder the achievement of optimal and sustainable ruminant livestock productivity.This study aimed to improve farmers’ knowledge and skills in feed management through hands-on education involving students from the Animal Husbandry Study Program. The activities were carried out at Tungku Mose Farmers Group, Manggarai Regency, total of 21 people, using a combination of pretest, Focus Group Discussion (FGD), practical forage chopping and feeding, and posttest total of 10 questions to evaluate improvements in farmers’ competencies. The results showed a significant increase in farmers’ understanding from 45.60% to 98.00% of balanced feed formulation, feeding frequency, utilization of local forage, and application of simple fermented feed techniques. Student participation in mentoring strengthened knowledge transfer and practical field experience. In conclusion, participatory and hands-on feed management education effectively enhances farmers’ knowledge, skills, and awareness of efficient and sustainable feeding practices. This program is expected to support ruminant livestock productivity and improve farmers’ welfare in NTT.
ANALISIS PERMINTAAN DAGING BABI DI PASAR TRADISIONAL KOTA RUTENG, KABUPATEN MANGGARAI, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TUKAN, H. D.; DALLE, N. S.; NUGRAHA, E. Y.; ADVENTTEN, G. G. F.; GONAL, P. S.; SEKAR, V. K.
MAJALAH ILMIAH PETERNAKAN Vol. 28 No. 1 (2025): Vol. 28 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2025.V28.i01.p06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel harga daging babi, harga barang lain dan selera konsumen terhadap jumlah permintaan daging babi pada pasar tradisional. Penelitian ini telah berlangsung pada bulan Januari hingga bulan Maret 2024 pada responden 49 orang di pasar tradisional Kota Ruteng Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yaitu menganalisis pangsa pasar dan dilanjutkan analisis regresi linear berganda sebagai alat bantu guna menghitung: 1) uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heterokedastisitas dan 2) uji hipotesis dengan uji t-statistik, uji F-statistik dan koefisien determinasi (R2). Hasil analisis menunjukan bahwa daging babi termasuk ke dalam jenis barang esensial yaitu barang kebutuhan pokok atau barang yang sangat penting artinya dalam kehidupan sehari-hari. Pada umumnya, peningkatan pendapatan tidak berpengaruh terhadap peningkatan jumlah permintaannya, selama dalam asumsi untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil penelitian disimpulkan bahwa, besarnya permintaan rata-rata sebesar 594,5 Kg/bulan, dengan kuantitas permintaan daging tertinggi sebesar 1.882 Kg/bulan dan terendah sebesar 187 Kg/bulan; variabel harga daging babi segar, harga barang lain, dan sele- ra konsumen berpengaruh positif dan signifkan terhadap permintaan daging babi segar di pasar tradisional Kota Ruteng Kabupaten Manggarai.
Training on Making Pig Urine in to Liquid Organic Fertilizer (POC) in the Nai Ca Anggit Farmer Group Puspita Cahya Achmadi; Maria Aprlliana Ade Karlina; Yohana Maria Febrizki Bollyn; Nautus Stivano Dalle; Jessyca Putri Choirunnisa; Defiyanto Adi Djami
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i4.101450

Abstract

This This activity emphasized training on the processing of liquid waste (urine) from pig farming, as the Nai Ca Anggit farmer group has so far relied solely on inorganic fertilizers, which are considered insufficient to optimally improve agricultural productivity and soil fertility. The purpose of this training was to enhance the community’s knowledge, soft skills, and hard skills in processing livestock waste so that it can be beneficial for agricultural land. The target participants of this activity were members of the “Nai Ca Anggit” farmer group. The activity was conducted through several stages, including surveys, socialization, demonstrations, and evaluation. The results of the training on producing liquid organic fertilizer from pig urine showed that only 5% of participants had previously processed pig urine into liquid organic fertilizer (LOF), while 95% had never done so. After the socialization and hands-on demonstration sessions, 90% of participants demonstrated an understanding of and the ability to independently produce liquid organic fertilizer from pig urine, while the remaining 10% still required further assistance in the processing stage. Overall, there was a 40% increase in the level of participants’ understanding based on the training materials and direct demonstrations. Therefore, this training successfully enhanced the capacity of the Nai Ca Anggit farmer group to process pig urine into liquid organic fertilizer (LOF) for application on agricultural land.
PENYULUHAN TENTANG DESAIN DAN MANAJEMEN KANDANG YANG BAIK SERTA RAMAH LINGKUNGAN Hilarius Yosef Sikone; Wigbertus Gaut Utama; Puspita Chaya Ahmadi; Nautus Stivano Dalle; Maria Apriliana Ade Karlina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29885

Abstract

Abstrak: Ternak babi sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu aspek penting ketika memelihara ternak babi adalah kandang. Kandang harus didesain/dirancang agar tak menimbulkan polusi/ pencemaran lingkungan. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan/pemahaman dan ketrampilan masyarakat di desa Golowua tentang desain dan manajemen kandang yang baik dan ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024, di desa Golowua, yang diikuti oleh 25 orang anggota masyarakat peternak babi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode penyuluhan, dan demonstrasi cara sanitasi kandang serta pembuatan pupuk bokashi yang ramah lingkungan. Kegiatan awal berupa pre-test kemudian dilakukan penyuluhan, dilanjutkan dengan demonstrasi cara sanitasi kandang dan proses pengolahan limbah berupa pembuatan pupuk bokashi. Kegiatan PkM di desa Golowua berhasil dilaksanakan dengan baik dan ditutup oleh kegiatan evaluasi hasil berupa post-test yang menghasilkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang desain dan manajemen kandang yang baik dan ramah lingkungan rata-rata sebesar 56,5% sekaligus meningkatkan keterampilan dalam pembuatan bokashi.Abstract: Pig farming has become an inseparable part of people's lives in East Nusa Tenggara (NTT). One of the important aspects when raising pigs is the barn. The cage must be designed/designed so as not to cause environmental pollution/pollution. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to increase the knowledge/understanding and skills of the community in Golowua village about good and environmentally friendly cage design and management. This activity was held in December 2024, in Golowua village, Langke Rembong district, Manggarai regency, which was attended by 25 members of the pig farming community. The methods used in the implementation of this activity are counseling methods, and demonstrations of how to sanitize cages and make environmentally friendly bokashi fertilizer. The initial activity was in the form of a pre-test and then counseling was carried out, followed by a demonstration of how to sanitize cages and the waste treatment process in the form of making bokashi fertilizer. The PkM activity in Golowua village was successfully carried out and closed by an evaluation of the results in the form of a post-test which resulted in an increase in community knowledge about good and environmentally friendly cage design and management by an average of 56.5% while improving skills in making bokashi.
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN ALTERNATIF UNTUK TERNAK DENGAN MEMANFAATKAN BATANG PISANG TERFERMENTASI UNTUK MENINGKATKAN NILAI NUTRISI David Agustinus Nguru; Alberth N. Ndun; Alvrado B. Lawa; Simon E. Mulik; Salden E. Nifu; Hendrikus U. Padu; Diana M. Sabat; Morin M. Sol’uf; Ni M. P. Setyani; Adiyanto N. Banamtuan; Nautus S. Dalle
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20006

Abstract

Abstrak: Masalah yang dihadapi oleh peternak di Desa Ponain, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu sulitnya memenuhi kesediaan pakan secara kesinambungan baik mutu mau jumlahnya. Hal ini karena harga pakan yang tinggi, sehingga peternak memberikan pakan seadahnya tanpa melihat kebutuhan harian ternak babi yang menyebabkan produktivitas ternak babi menurun dan membutuhkan waktu pemeliharaan yang lebih lama. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memanfaatkan bahan lokal menjadi pakan alternatif dengan cara meningkatkan nilai gunanya dan pengurangi penggunaan pakan komersial sehingga lebih ekonomis serta meningkatkan softskill dan hardskill masyarakat dalam mengelolah pakan alternatif. Pelaksanaan PkM ini menggunakan metode ceramah dan eksperimen langsung bersama masyarakat. Masyarakat yang ikut dalam kegiatan ini adalah 25 orang dengan 19 laki-laki dan 6 orang perempuan. Evaluasi kegiatan ini dilihat dari adanya pre-test sebelum kegiatan dan post-test pada akhir kegiatan. Solusi yang di tawarkan yaitu pembuatan pakan alternatif menggunakan batang pisang yang difermentasi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kandungan nutrisi dan nilai guna batang pisang sehingga peternak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian ternak babi serta dapat menekan biaya pakan. Melalui kegiatan pengabdian ini peternak dapat mengetahui pemanfaatkan pembuatan pakan alternatif guna menekan biaya produksi pakan yang mahal. Berdasarkan hasil evaluasi melalui post-test dari 25 orang menunjukan hasil 80% responden mengalami peningkatan pengetahuan tentang fermentasi batang pisang.Abstract: The problem faced by breeders in Ponain Village, Amarasi District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara (NTT) is the difficulty of meeting feed supplies in a sustainable manner, both in quality and quantity. This is because the price of feed is high, so farmers provide as little feed as they can without considering the daily needs of pigs, which causes pig productivity to decrease and requires longer maintenance time. This Community Service (PKM) aims to utilize local ingredients into alternative feed by increasing its useful value and reducing the use of commercial feed so that it is more economical and improves the community's soft skills and hard skills in managing alternative feed. The implementation of PkM uses lecture methods and direct experiments with the community. There were 25 people who took part in this activity, 19 men and 6 women. Evaluation of this activity is seen from the pre-test before the activity and post-test at the end of the activity. The solution offered is making alternative feed using fermented banana stems. This aims to increase and optimize the nutritional content and use value of banana stems so that farmers can meet the daily nutritional needs of pigs and can reduce feed costs. Through this service activity, breeders can learn about the use of alternative feed production to reduce expensive feed production costs. Based on the results of evaluation via post-test from 25 people, the results showed that 90% of respondents had increased knowledge about banana stem fermentation.
EDUKASI GIZI ANAK MELALUI PENGENALAN MANFAAT SUSU DI KAPELA STASI WATU ALO: UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN GIZI SEJAK DINI Aleksius Arwandi Jeramat; Nautus Stivano Dalle; Wigbertus Gaut Utama; Roslin Gultom; Hilarius Yosef Sikone; Elisabeth Yulia Nugraha
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35707

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak usia 4-12 tahun sebanyak 45 orang mengenai pentingnya konsumsi susu bagi pertumbuhan dan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Kapela Stasi Watu Alo dengan mengusung tema “Kenali Kebaikan Susu: Gizi Terpenuhi Prestasi Tercapai.” Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu survei dan persiapan, pelaksanaan kegiatan edukatif, serta evaluasi hasil kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan edukasi interaktif yang mencakup pemberian materi, permainan edukatif, kegiatan minum susu bersama, serta pengisian pre-test dan post-test sederhana untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan anak-anak secara signifikan; sekitar 90% peserta mampu menjawab benar pertanyaan post-test terkait manfaat susu setelah kegiatan berlangsung. Anak-anak juga menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif selama kegiatan. Temuan ini membuktikan bahwa metode edukasi interaktif efektif dalam meningkatkan literasi gizi anak, khususnya di wilayah pedesaan. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya pendekatan berbasis komunitas keagamaan dalam mendukung penyebaran informasi gizi yang lebih luas dan berkelanjutan. Dengan demikian, program ini diharapkan menjadi model kegiatan pengabdian yang dapat dikembangkan di wilayah lain untuk menanamkan kebiasaan minum susu sejak dini.Abstract: This community service activity aimed to increase the knowledge and awareness of children aged 4-12 years about the importance of milk consumption for growth and health. The activity was carried out at Kapela Stasi Watu Alo under the theme “Knowing the Goodness of Milk: Nutrition Fulfilled, Achievement Achieved.” The implementation consisted of three main stages: location survey and preparation, educational activities, and evaluation. The educational stage included interactive learning through presentations, educational games, a milk-drinking session, and simple pre- and post-tests to measure the participants’ improvement in understanding. The results showed a significant increase in children’s knowledge, with about 90% of participants correctly answering post-test questions about the benefits of milk. Children were highly enthusiastic and actively involved throughout the activity. These findings indicate that interactive educational methods are effective in improving nutrition literacy among children, particularly in rural areas. The program also highlights the effectiveness of faith-based community approaches in disseminating nutrition information more broadly and sustainably. Therefore, this activity can serve as a model for future community engagement programs aimed at fostering healthy milk-drinking habits from an early age.
PENERAPAN MODEL INTEGRASI TERNAK SAPI BALI DAN TANAMAN HORTIKULTURA YANG SUSTAINABLE MENUJU GREEN ECONOMY RUMAH TANGGA PADA KELOMPOK TANI TUNGKU MOSE Hilarius Yosef Sikone; Defiyanto Djami Adi; Nautus Stivano Dalle; Serlin Anjelita Djami; Marianus Suparti Jehatu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28347

Abstract

Abstrak: Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil mendorong peningkatan konsumsi daging, terutama daging sapi, namun produksi domestik belum mampu memenuhi permintaan tersebut. Kelompok tani Tungku Mose menghadapi kendala produksi, terutama kurangnya pemahaman tentang integrasi budidaya sapi Bali dan tanaman hortikultura yang ramah lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan selama 6 bulan yang dimulai dari bulan September 2024 sampai dengan bulan Februari 2025, di kelompok tani Tungku Mose kabupaten Manggarai sebanyak 35 orang. Tim merumuskan akar masalah dan menetapkan tujuan yakni penerapan model integrasi ternak sapi bali dan tanaman hortikultura yang sustainable. Pelaksanaan diklat dan demonstrasi cara penyiapan media tanam berfokus pada peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kelompok tani (mitra) tentang pengenalan teknologi irigasi tetes dan cara budidayanya ternak sapi bali (pemberian pakan dan manajemen penanganan limbah ternak) sebagai pupuk organik padat bagi tanaman. Selanjutnya tim memberikan pendampingan yang berkelanjutan dengan melakukan kunjungan rutin ke peternak dan meninjau persiapan lahan, penanaman hingga pasca panen nantinya. ..Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan summative evaluation yakni membandingkan hasil dari sebelum dan sesudah kegiatan PkM dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan kegiatan PkM memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan mitra sebesar 95% tentang manfaat integrasi antara budidaya ternak sapi bali dengan tanaman hortikultura dan menggunakan aplikasi teknologi irigasi tetes dan penanganan limbah (kotoran ternak) menjadi pupuk organik padat serta aplikasinya bagi tanaman. Abstract: Indonesia, with its continued positive and stable economic growth, also has an impact on the significant growth rate of meat consumption, especially those sourced from beef. The main problem in the livestock industry, especially beef, is that the increasing demand for meat products is not proportional to the growth rate of domestic beef production. The obstacle that the Tungku Mose farmer group often faces in relation to the production aspect is still a low understanding of the integration of Balinese cattle cultivation and environmentally friendly horticultural crops. This Community Service (PkM) activity was carried out for 6 months starting from September 2024 to February 2025, in the Tungku Mose farmer group, Laci Carep village, Langke Rembong district, Manggarai district. The team formulated the root of the problem and set the goal, namely the implementation of a sustainable Balinese cattle and horticultural crop integration model. The implementation of training and demonstration of how to prepare planting media focuses on improving the knowledge and skills of farmer groups (partners) about the introduction of drip irrigation technology and how to cultivate Balinese cattle (feeding and management of livestock waste handling) as solid organic fertilizer for plants. Furthermore, the team provides sustainable assistance by conducting regular visits to farmers and reviewing land preparation, planting and post-harvest later. From the above PkM activities, it can be concluded that in general, the implementation of PkM activities with training activities, demonstrations of methods, assistance in making bokashi fertilizer to the cultivation of horticultural plants on partner land has been successfully carried out and has a significant impact on increasing partner knowledge about the benefits of integration between Balinese cattle cultivation and horticultural plants and using the application of drip irrigation technology and handling waste (livestock manure) into fertilizer solid organic and its application for plants.
OPTIMALISASI KESEJAHTERAAN TERNAK BABI DALAM PENERAPAN PRAKTIK YANG BERKELANJUTAN Elisabeth Yulia Nugraha; Hendrikus Demon Tukan; Aleksius Arwandi Jeramat; Nautus Stivano Dalle; Hilarius Yosef Sikone; Gaudensius Oktofibryanto Padua; Silvester Luki Jamba; Marianus Supardi Jehatu; Claudius Lippershey Bright Caling
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23175

Abstract

Abstrak: Peternak babi di Kecamatan Reok menghadapi tantangan besar dalam praktik beternak mereka, termasuk kesejahteraan hewan, penyakit, dan dampak lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dan menjaga lingkungan melalui praktik beternak babi yang berkelanjutan melalui peningkatan kemampuan hardskill dan softskill para peternak. Dengan memberikan pelatihan, penyuluhan, pendampingan, dan menerapkan praktik berkelanjutan, diharapkan masyarakat Reok dapat meningkatkan efisiensi beternak, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan pendapatan. Kolaborasi antara enam orang dosen, tiga orang mahasiswa, Kepala Camat Reok, dan empat puluh lima orang peternak babi yang berada di Kecamatan Reok bertujuan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan kesejahteraan ekonomi yang lebih baik di Reok. Sistem evaluasi menggunakan pretest dan posttest untuk menilai efektivitas kegiatan pengabdian. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, dengan pemahaman peternak tentang praktik berkelanjutan meningkat dari 47% menjadi 80%. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesejahteraan dan keberlanjutan lingkungan di Kecamatan Reok. Abstract: Pig farmers in the Reok District face significant challenges in their farming practices, including animal welfare, diseases, and environmental impacts. This community service aims to improve the welfare of farmers and preserve the environment through sustainable pig farming practices by enhancing both the hard and soft skills of the farmers. By providing training, education, mentoring, and implementing sustainable practices, it is hoped that the Reok community can increase farming efficiency, reduce environmental impact, and enhance income. Collaboration between six lecturers, three students, the Head of the Reok District, and forty-five pig farmers in the Reok District aims to create a sustainable environment and better economic well-being in Reok. The evaluation system employs pretest and posttest methods to assess the effectiveness of the community service. The evaluation results indicate a significant improvement, with pig farmers' understanding of sustainable practices increasing from 47% to 80%. Thus, this community service is expected to make a significant contribution to the welfare and environmental sustainability in the Reok District.
Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati yang Ramah Lingkungan sebagai Upaya Pengendalian Hama Kakao pada Kelompok Tani Sahabat Tani di Desa Persiapan Wae Munde Kabupaten Manggarai NTT Defiyanto Djami Adi; Jessyca Putri Chourunnisa; Yuliana Wahyu; Nautus Stivano Dalle; Hilarius Yosef Sikone; Wigbertus Gaut Utama; Yohana Maria Febrizky Bollyn; Puspita Cahya Achmadi; Maria Salestina Ngoni
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i3.21410

Abstract

This community service program aims to improve farmers' knowledge and skills in producing and applying botanical pesticides derived from lemongrass (Cymbopogon citratus) and betel leaves (Piper betle) as an environmentally friendly alternative for cocoa pest management. The program was implemented through educational outreach and hands-on training, with participant learning outcomes evaluated using pre-test and post-test assessments analyzed descriptively. The results demonstrated a high level of participant engagement throughout both the theoretical and practical sessions. Knowledge evaluation revealed a substantial improvement, with the average score increasing from 25% in the pre-test to 92% in the post-test, representing a 67-percentage-point gain. These findings indicate that the combination of lectures, group discussions, and practical demonstrations was effective in enhancing farmers' understanding of the production and application of botanical pesticides. In addition to strengthening farmers' capacities, the program introduced a safer, more affordable, and sustainable pest management alternative through the utilization of locally available natural resources.
GLOBAL TREND OF ECONOMIC ANALYSIS OF ANIMAL FARMING (2015-2025): A BIBLIOMETRIC ANALYSIS Tukan, Hendrikus Demon; Dalle, Nautus Stivano; Kerau, Ester Nurani
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 4 (2026): Volume 10, Nomor 4, August 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i4.50820

Abstract

The global livestock sector faces dual pressures from increasing consumption demand and urgent sustainability mandates. This study maps the global research trajectory in Economic Analysis of Animal Farming (EAEF) (2015–2025) to understand its intellectual structure and identify future novelty. A comprehensive bibliometric analysis was conducted using data from Scopus and Dimensions databases. The stages included identification, screening, eligibility, and inclusion. VOSviewer was employed to analyze annual trends, collaboration networks (countries/authors), and thematic gaps. Results confirm EAEF's high intellectual maturity (over 90% cited), its thematic anchoring in the circular economy and the SDG framework, and a unique connection to archaeozoology. However, the collaboration network is highly centralized and geopolitically asymmetrical (core-periphery dynamics), with the UK and US as leaders. Crucially, thematic mapping revealed a major deficit: the term "nonhuman animals" is highly relevant but low-density, indicating a failure to adequately integrate ethical and welfare metrics into economic models. We conclude that the field's future lies in methodological expansion. This highly centralized structure, as evidenced by reliance on a few pivotal bridging authors, suggests that the global research agenda is primarily steered by the interests and funding priorities of developed economies. The most critical finding, directly addressing the Research Gaps, is the pronounced methodological deficit in integrating ethical and biological metrics within EAEF models. Novel research must focus on developing interdisciplinary econometric tools to quantify the non-market value of animal welfare, thereby ensuring that EAEF provides holistic and socially equitable policy advice.
Co-Authors A A Jeramat Achmadi, Puspita Cahya Adi, Defiyanto Djami Adi, Defiyanto Stivano Djami ADVENTTEN, G. G. F. Adventten, George G. F. Adyanto Nessy Banamtuan Alberth Nugrahadi Ndun Aleksius A. Jeramat Aleksius Arwandi Jeramat Aleksius Arwandi Jeramat Ambrosius Fandi Berek, Christalia Bernadius Mariano Djamin Claudius Lippershey Bright Caling David Agustinus Nguru Defiyanto Adi Djami Defiyanto Djami Adi Diana Meliani Sabat Dionsius Filma Djami Adi, Defiyanto Elisabeth Y. Nugraha Feka, Wolfhardus Vinansius Filma, Dionisius Gaudensius Oktofibryanto Padua GONAL, P. S. GULTOM, R. H D Tukan H Y Sikone H.D., TUKAN Hendrikus D,. Tukan Hendrikus Demon Tukan Hendrikus Demon Tukan Hendrikus Demon Tukan Hendrikus Demon Tukan Hendrikus U. Padu Jemahu, Kamel Kristian Jeramat, Aleksius Arwandi Jessyca Putri Choirunnisa Jessyca Putri Chourunnisa Juni Sumarmono Kamel Jemahu Kantur, Yohanes Monterio Kasmir Gon Kerau, Ester Nurani Lawa, Alvrado Bire Lazarus B. Ramandey, Lazarus B. M A A Karlina Maria Apriliana Ade Karlina Maria Aprlliana Ade Karlina Maria Salestina Ngoni Maria Tarsisia Luju Maria Tarsisia Luju Marianus Supardi Jehatu Marianus Suparti Jehatu Maru, Viktorinus Midan, Sandriana Morin M. Sol’uf Nabut, Asael Ebson NDAU, W. A. Ni Made Paramita Setyani NUGRAHA, E. Y. Nugraha, Elisabeth Yulia Nurdin . Oktofianus Purnama Ndau P C Achmadi Paskalina Dewi Egi Puspita Cahya Achmadi Puspita Cahya Achmadi Puspita Chaya Ahmadi Roselin Gultom Roslin Gultom S. Sembiring Salden E. Nifu SEKAR, V. K. Sekar, Viktor kevin Serlin Anjelita Djami Sijung, Maria Dortiana Sikone, Hilarius Yosef Silvester Luki Jamba Simon E. Mulik Sudirman, Paulus Every TUKAN, H. D. Utama, Wigbertus Gaut Veronika Senau Viktor Kevin Sekar W G Utama Wensislaus Arman Ndau Wigbertus Gaut Utama Wigbertus Gaut Utama Yohana Maria Febrizki Bollyn Yohana Maria Febrizki Bollyn Yohana Maria Febrizky Bollyn Yohana Nurciyani Yuliana Wahyu