Claim Missing Document
Check
Articles

Simulasi dengan Program SWMM 5.2 untuk mengetahui Titik Banjir pada Jaringan Drainase Perumahan Kodam III M Agusalim; Syamsuri, Andi Makbul; Firman; Sarjun
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 2: Oktober (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i2.628

Abstract

Kota Makassar, sebagai kota metropolitan yang berkembang pesat, menghadapi tantangan serius terkait banjir akibat ketidakmampuan sistem drainase perkotaan, termasuk Perumahan Kodam III di Kecamatan Biringkinayya. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi titik-titik luapan banjir signifikan di Perumahan kodam III menggunakan Software Storm Water Management Model (SWMM) dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan luapan banjir tersebut. Hasil analisis hidrologi periode ulang 5 tahun dan simulasi SWMM 5.2 menunjukkan bahwa titik-titik luapan banjir yang signifikan terdapat di Blok J17 dengan volume 8.760,000 liter dengan lama luapan 6.61 jam dan J14 dengan volume 2.832.00 liter dengan lama luapan 1,50 jam. Faktor utama yang berkontribusi terhadap luapan banjir adalah elevasi saluran yang semakin tinggi menuju hilir.
PERENCANAAN SEAWALL DI PANTAI LAYAR PUTIH Ikhwal Lukman, Muh; Hardiansyah, Hardiansyah; Makbul Syamsuri, Andi; Israil, Israil
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4496-4500

Abstract

Pantai Layar Putih yang berada di Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, kota makassar merupakan pantai yang mengalami abrasi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Tinggi Gelombang Signifikan (Hs) Dan Periode Gelombang Signifikan (Ts) pada Pantai Layar Putih, dan untuk  mendesain dimensi bangunan pantai seawall di Pantai Layar Putih. Metode pada Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Tinggi Gelombang terbesar (Hs) pada pantai Layar Putih adalah setinggi 1,64 meter, dan periode gelombang signifikan terbesar (Ts) pada pantai Layar Putih adalah sebesar 6,78 detik, Untuk Dimensi Seawall yang didapatkan dari hasil perhitungan adalah Lebar puncak seawall adalah b= 2 meter, lebar bawah seawall B= 19,23 m, lebar Toe Protection bToe= 3,42 m.  untuk tinggi elevasi merchu H = 5 m, tinggi Toe Protection h = 1,00 m, dan tinggi keseluruhan Hmax = 6,00 m. Berat lapis pelindung luar W1 adalah sebesar 510 kg dan tebal lapis lindung t1 adalah 1,27 meter, Berat lapis pelindung kedua W2 sebesar 51 kg dan tebal lapis lindung t2 adalah 0,60 m, Dan berat lapis core layer w3 adalah sebesar 3 kg, dan berat butir toe protection Wtoe 285 kg.
PENGARUH VARIASI DIAMETER LUBANG PADA BREAKWATER SISI MIRING BERPORI TERHADAP KOEFISIEN REFLEKSI DAN TRANSMISI Al Imran, Hamzah; Makbul Syamsuri, Andi; Alqadri Aras Putra, Muhammad; Anam, Chairatul
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i4.2025.1494-1500

Abstract

Pemecah gelombang berpori merupakan struktur yang dirancang untuk melindungi garis pantai dari erosi dan abrasi yang disebabkan oleh energi gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh diameter lubang terhadap koefisien refleksi dan transmisi pada pemecah gelombang sisi miring berpori. Dalam penelitian ini, model pemecah gelombang dengan variasi diameter lubang dan jarak antar lubang digunakan untuk mengukur koefisien refleksi dan transmisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter lubang berpengaruh signifikan terhadap koefisien refleksi dan transmisi. Model dengan diameter lubang yang besar menunjukkan nilai koefisien refleksi yang lebih kecil dan nilai koefisien transmisi yang lebih besar. Hal ini karena gelombang yang menerpa model dengan diameter lubang yang besar cenderung lebih diserap dan tidak dipantulkan secara signifikan, sehingga energi gelombang yang datang dapat lebih efektif diredam.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Dalam Observasi Lapangan Oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar dengan Mahasiswa Universitas Lakidende Syamsuri, Andi Makbul; Rumata, Nini Apriani; Nurhidayat, M.; Haerul, Muh. Farhan
Jurnal BALIRESO Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v8i1.186

Abstract

In a plan requires an accurate analysis. Accurate analysis results are determined by the accuracy of the data obtained during field observations. At this time the development of technology is developing very rapidly. This is in line with the technology that can be used when conducting field observations in an area. The problem that often arises is the procurement of field observations in data collection is still done manually so that the results of these observations tend to be inaccurate and take a very long time to complete. The purpose of this service is to increase knowledge in the use of technology for field observations or surveys between the Regional and City Planning Study Program at Muhammadiyah Makassar University and the Urban and Regional Planning Study Program at Lakidende University. The method of this service is training in the use of appsheet applications and the use of drones to take satellite images of areas that already have coordinates. The results of the use of these two technologies are then expected to provide benefits in field observations, especially identifying areas and the availability of facilities and infrastructure accurately. The implementation is in the form of assistance for training, practical assistance and evaluation of the success of activities.
PENGARUH PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI TERHADAP KEHIDUPAN EKONOMI PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR SE’PON TENGAH DESA SE’PON Dayana, Lucke Ayurindra Margie; Syamsuri, Andi Makbul
Jurnal BALIRESO Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v7i1.182

Abstract

Development is a systematic effort to create conditions that can provide various alternatives for achieving the aspirations of every citizen. Various kinds of government efforts to improve the welfare of the community, among others, by building physical facilities and infrastructure. One of the developments carried out by the Government in the construction of irrigation for agriculture. The Ministry of PUPR has an irrigation development program, namely the Program for the Acceleration of Improved Irrigation Water Use (P3-TGAI). P3-TGAI is an activity that aims to improve the performance of village irrigation for the welfare of farmers, improve the economy of the surrounding community, and contribute to food security. This activity also aims to foster farmer participation in the improvement and improvement of irrigation networks based on needs where the community is involved in the development of small irrigation under 150 hectares by involving P3A directly. In its implementation, P3-TGAI activities are accompanied by Community Assistance Personnel (TPM). The method of implementing this activity is proposed using participatory data collection and mapping with P3-TGAI, Village Government, and WUA. The results of service activities in this data collection activity will be used as recommendations to the P3-TGAI program implementers.
Analisis Debit Limpasan Pada Perencanaan Sistem Underground Drainage Jalan Lingkar Tengah Makassar Muh. Syafaat S Kuba; Andi Makbul Syamsuri; M Agusalim
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Jalan Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar rencananya akan dilaksanakan secara bertahap, dimana tahap pertama direncanakan sepanjang 3,050 km mulai dari Jl. Perintis Kemerdekaan melintasi Jl. Dr. Laimena dan berakhir di Jl. Borong Raya dengan lebar total 42 m termasuk prasarana saluran drainase. Dalam pembangunan jalan harus dibarengi dengan sistem saluran drainase yang baik dimana sistem drainase tersebut mampu melayani air limpasan hujan yang terjadi di permukaan jalan dan kawasan – kawasan sekitar jalan yang akan membebani saluran – saluran drainase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit limpasan yang terjadi di kawasan Pembangunan Jl. Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar dan sekitarnya yang akan membebani saluran drainase jalan dan untuk merencanakan dimensi saluran drainase tertutup (underground drainage) yang mampu mengalirkan debit aliran air maksimum. Hasil yang diharapkan adalah perencanaan sistem underground drainage sebagai alternatif pemecahan masalah banjir dan genangan pada ruas Jl. Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar.
Analisis Pengaruh Diameter Sedimen terhadap Kestabilan Lereng Bawah Air di Perairan Dangkal (Studi Eksperimental) Hidriansyah Idhan Akbar; Muhammad Yunus Ali; Andi Makbul Syamsuri
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kestabilan lereng bawah air pada area pengerukan dipengaruhi oleh karakteristik butiran dan perubahan geometri lereng selama pembebanan hidrodinamik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi diameter sedimen yang direpresentasikan oleh sampel D16, D50, dan D100 terhadap parameter sudut geser dalam semu dan faktor keamanan relatif lereng bawah air di perairan dangkal. Metode yang digunakan adalah studi eksperimental laboratorium dengan pengamatan pada kedalaman air 13, 21, dan 23 cm serta lama pembebanan gelombang 5, 10, dan 15 menit. Parameter yang dianalisis meliputi sudut runtuh, tinggi sedimen, proyeksi horizontal lereng, dan perubahan geometri sesudah pengujian. Hasil menunjukkan bahwa rerata parameter sudut geser dalam semu tertinggi diperoleh pada D16 sebesar 15.43°, kemudian D100 sebesar 13.46°, dan D50 sebesar 13.38°. Faktor keamanan relatif sesudah pengujian menunjukkan nilai tertinggi pada D50 sebesar 0.935, diikuti D16 sebesar 0.910 dan D100 sebesar 0.908. Diameter sedimen memengaruhi kestabilan lereng bawah air, tetapi pengaruhnya terhadap faktor keamanan tidak hanya ditentukan oleh sudut runtuh, melainkan juga oleh perubahan geometri lereng akibat erosi dan redistribusi sedimen selama pengujian. Kontribusi penelitian ini terletak pada pembacaan simultan antara parameter material dan perubahan geometri lereng untuk mengevaluasi kestabilan lereng bawah air skala laboratorium.
Analisis Kondisi Hidro-Oseanografi di Pantai Galesong Kabupaten Takalar Novi Julianti; K Kasmawati; Andi Makbul Syamsuri
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah pesisir merupakan kawasan dinamis yang dipengaruhi oleh berbagai parameter hidro-oseanografi seperti gelombang dan pasang surut. Pantai Galesong di Kabupaten Takalar memiliki peranan penting sebagai kawasan ekonomi dan wisata, sehingga perlu dilakukan kajian terhadap kondisi hidro-oseanografi di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gelombang serta pola pasang surut di Pantai Galesong. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa data angin dan pasang surut dari BMKG. Analisis gelombang dilakukan melalui perhitungan fetch dan peramalan gelombang, sedangkan analisis pasang surut menggunakan metode Admiralty untuk menentukan konstanta harmonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik gelombang dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin dominan, sedangkan tipe pasang surut di lokasi penelitian termasuk dalam kategori campuran. Kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan.
Analisis Gelombang pada Ujung Bangunan Breakwater di Pulau Gusung Lisda Lisa; Andi Makbul Syamsuri; K Kasmawati
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah pesisir merupakan kawasan dinamis yang dipengaruhi oleh interaksi gelombang laut, angin, dan morfologi pantai. Salah satu struktur pelindung pantai yang umum digunakan adalah breakwater yang berfungsi meredam energi gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tinggi gelombang da n panjang gelombang serta menentukan koefisien difraksi gelombang pada ujung bangunan breakwater di Pulau Gusung. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa data angin dan gelombang dari BMKG Maritim Paotere periode 2021-2025. Analisis dilakukan melalui perhitungan fetch efektif, tinggi gelombang, panjang gelombang, serta koefisien difraksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi dan panjang gelombang berpengaruh signifikan terhadap pola difraksi di ujung breakwater, dimana semakin besar tinggi gelombang maka energi gelombang yang terdifraksi juga semakin besar. Nilai koefisien difraksi menunjukkan adanya reduksi energi gelombang pada daerah terlindung, namun tetap memberikan pengaruh terhadap kondisi perairan di belakang bangunan.
Dampak Reklamasi Center Point Of Indonesia (CPI) terhadap Perubahan Garis Pantai Pulau Lae-Lae, Kota Makassar Lilis Suganda; Andi Makbul Syamsuri; Nenny
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 4 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v4i1.3085

Abstract

Perkembangan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai di Pulau Lae-Lae akibat reklamasi Centre Point of Indonesia (CPI) serta mengkaji dampaknya terhadap kondisi pesisir. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis spasial dan temporal dengan memanfaatkan citra satelit tahun 2014 dan 2019. Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS). Parameter yang digunakan meliputi Net Shoreline Movement (NSM) untuk mengetahui besarnya pergeseran garis pantai dan End Point Rate (EPR) untuk menghitung laju perubahan garis pantai per tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan garis pantai di Pulau Lae-Lae didominasi oleh proses akresi. Dari 27 transek yang dianalisis, sebanyak 23 transek (85,19%) mengalami akresi dan 4 transek (14,81%) mengalami abrasi. Nilai NSM berkisar antara -12,50 meter hingga +21,08 meter. Akresi terbesar terjadi pada Transek 4 sebesar +21,08 meter, sedangkan abrasi terbesar terjadi pada Transek 19 sebesar -12,50 meter. Nilai EPR menunjukkan laju perubahan garis pantai berkisar antara -2,50 m/tahun hingga +4,22 m/tahun. Dominasi akresi menunjukkan adanya penambahan daratan akibat perubahan pola arus dan distribusi sedimen pasca reklamasi CPI. Perubahan garis pantai tersebut berdampak pada kondisi fisik pesisir Pulau Lae-Lae, seperti terbentuknya timbunan sedimen baru dan abrasi pada beberapa bagian pantai yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat pesisir.