Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Identifikasi Sebaran Intrusi Air Laut Melalui Profil Kualitas Air Sumur Di Pantai Barombong Nurnawaty; M. Agusalim; Muh. Nurul Fitrah S; Ranum Indah Putri
Jurnal Karajata Engineering Vol. 5 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v5i2.3634

Abstract

Rapid development in Makassar City increases the demand for housing, clean water and industry, which encourages massive exploitation of groundwater. If this continues, it could degrade groundwater quality and quantity and trigger seawater intrusion, threatening groundwater availability in the region. The aim of this research is to analyze and identify measurements and values of salinity due to sea water on ground water quality at Barombong Beach. In this research, a research l ocation survey was carried out, sampling stage, sample testing stage, data processing stage, community interview stage. The well water at Barombong Beach has a salinity that is still categorized as fresh to brackish. Well water that has a salinity of <0.5% then the water is categorized as fresh, >0.5-30%, then the water is categorized as brackish and if the water salinity is >40% then the water is detected as salty. From the results of this research calculation, the highest salinity is found in well 15, namely 5% at a distance of 858.76 from the shoreline and the lowest is located at wells 1 and 2, namely 0.2% which is located at a distance of 165.98 m and 201.06 m from the shoreline.
Pengaruh Perubahan Bentuk Bangunan Peralihan Saluran Terbuka Terhadap Energi Spesifik dan Kehilangan Energi Mutiah, Andi Ulfa; Ramdhani, Nirwana Nilan; Hamdi, Fauzan; Nurnawaty, Nurnawaty; Karim, Nenny; Mahmuddin, Mahmuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i3.10155

Abstract

Saluran terbuka adalah saluran dimana air yang mengalir mempunyai permukaan bebas yang langsung berhubungan dengan udara luar. Pada saluran teruka sangat umum dijumpai banguna peralihan dan penyempitan, peralihan bangunan dan penyempitan akan membuat tinggi muka air, kecepatan, debit dan energi berubah. Oleh karena itu dilakukan penelitian terkait energi spesifik dan kehilangan energi pada 3 bentuk bangunan peralihan yakni segitiga, segiempat dan streamline. Adapun metode penelitian yang dilakukan yaitu uji laboratorium dengan menggunakan 3 variasi debit pada masing-masing bentuk bangunan peralihan. Adapun hasil penelitian yang didapatkan yaitu energi spesifik terbesar pada bangunan peralihan segiempat sedangkan yang terkecil pada bangunan peralihan streamline. Lalu titik tinjauan untuk kehilangan energi terbesar ada pada daerah peralihan ke penyempitan pada setiap bentuk peralihan. Dan dari tiga bentuk bangunan peralihan tersebut, dapat disimpulkan besar debit sangat menentukan nilai energi spesifik maupun kehilangan energi.
Perbandingan Parameter Hidrograf Satuan Sintesis Terhadap Hidrograf Satuan Amatan Collins pada Das Bialo Khafifa, Khafifa; Yusril, Yusril; Nanda, Abd. Rakhim; Agusalim, Agusalim; Nurnawaty, Nurnawaty; Tongeng, Andi Bunga; Kasmawati, Kasmawati
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i2.10269

Abstract

Banjir rencana (design flood) adalah salah satu klasifikasi besaran rencana untuk pembuatan struktur atau bangunan hidrolik, yang keberadaannya (fungsi dan kestabilannya) dipengaruhi oleh karakteristik aliran banjir. Banjir rencana dapat diperoleh melalui kegiatan analisis hidrologi yang hasilnya biasanya dapat berupa debit banjir maksimum, volume banjir atau hidrografi banjir. Tujuan untuk mengetahui keandalan metode Hidrograf Satuan Sintetis pada daerah aliran sungai (DAS) Bialo dan metode collins sebagai pembandingnya. Metode penelitian yang direncanakan akan memberikan informasi tentang parameter yang berpengaruh dalam menghitung hidrograf satuan. Adapun hasil penelitian dalam perhitungan metode HS amatan dan HSS yang diamati keduanya menggunakan persamaan empiris, perbedaan yang paling signifikan membedakan adalah waktu mencapai puncak (Tp).
Analisis Karakteristik Aliran pada Sungai Jeneberang di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa dengan Menggunakan HEC-RAS 6.0 Isha, Indah Fadhilah; Septiani, Andi Rini; Nurnawaty, Nurnawaty; Gaffar, Farida; Kasmawati, Kasmawati; Indriyanti, Indriyanti; Wangsa, Fithriyah Arief; Marupah, Marupah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7309

Abstract

Sungai Jeneberang merupakan salah satu sungai yang ada di Sulawesi Selatan, dan memiliki panjang 78,75 km. Sungai Jeneberang memiliki Daerah Aliran Sungai (DAS) sekitar 782,85 km². Tujuan penelitian ini untuk mengetahui debit maksimum yang melewati Sungai Jeneberang dan mengetahui hasil analisis karakteristik aliran pada sungai dengan menggunakan HEC-RAS 6.0. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan melakukan pengumpulan data sekunder seperti peta DAS, data curah hujan, data cross section, dan long section. Hasil penelitian ini menghasilkan nilai debit maksimum yang diperoleh dari nilai metode HSS nakayasu, karena memiliki nilai yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan metode yang lain artinya nilai debit ini dapat mencakup nilai debit yang lebih kecil. Nilai debit maksimum berturut-turut yaitu : 486,811; 577,485; 631,897; 683,278; 694,044; 737,010; 777,541 dan 816.585 m3/detik. Analisis karakteristik aliran dengan menggunakan software HEC-RAS 6.0 pada aliran Sungai Jeneberang diperoleh suatu hasil analisis karakteristik aliran dimana STA 0 adalah aliran kritis, sedangkan STA 1 s/d 62 merupakan aliran subkritis (Fr < 1,0).
Tinjauan Perencanaan Check Dam Bonto Cani Kab. Bone Provinsi Sulawesi Selatan Gemilang, Berni Satria; Munawir, Mohamad; Nurnawaty, Nurnawaty; Latief, Fausiah; Kuba, Syafa’at S.; Mahmuddin, Mahmuddin; Anas, Andi Bunga Tongeng
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7315

Abstract

Check Dam atau Dam Penahan adalah suatu bangunan yang dibangun di lembah sungai yang cukup dalam untuk menahan, menampung dan mengendalika sedimen agar jumlah sedimen yang mengalir menjadi lebih kecil atau sebagai sarana untuk usaha melestarikan sumber-sumber air dan pengendalian sedimen. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besar debit banjir rencana yang terdapat pada check dam Bonto Cani dan mengetahui kondisi eksisting bangunan check dam Bonto Cani.Langka awal dalam perencanaan check dam ini yaitu analisis hidrologi untuk menentukan debit banjir rencana digunakan 3 stasiun data pencatatan curah hujan, dimana stasiun Pallattae, stasiun Camba, dan stasiun Malino, dengan masing-masing data yang digunakan 30 tahun dimulai dari tahun 1991 sampai tahun 2020. Hasil analisa debit banjir rencana selanjutnya digunakan untuk analisis hidrolis check dam dan struktur check dam yang meliputi tinggi Main dam, panjang lantai, dan Subdam. Luas DAS Bonto Cani 459,26 km2, Panjang sungai Utama ± 69,169 km
EVALUASI SISTEM JARINGAN DRAINASE UNTUK MENGATASI GENANGAN AIR (STUDY KASUS DI BANTAENG) Fitrida, Fitrida; Tahir, Sulqadri; Mansida, Amrullah; Nurnawaty, Nurnawaty
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4501-4508

Abstract

Kota Bantaeng merupakan Kabupaten Bantaeng yang sekaligus menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan perekonomian dari Kabupaten Bantaeng, memerlukan fasilitas yang memadai untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan bebas dari banjir atau genangan air. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Limpasan permukaan (run off)  di Saluran Drainase Kota Bantaeng, debit rancangan drainase di Kota Bantaeng, dan Menganalisis eksisting drainase di Kota Bantaeng. Metode penelitian yang dipilih menggunakan Metode Penelitian Deskriptif Kuantitatif, yaitu metode perhitungan dan penjabaran hasil dari pengolahan data lapangan dari tiap lokasi yang ditinjau. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada jalan Terminal Pasar Baru Bantaeng, didapatkan hasil perhitungan untuk intensitas curah hujan (I) dari tiga staisun curah hujan ( stasiun lamalaka, staisun karatuang dan staisun onto) dalam jangka waktu 20 tahun terakhir (2003 sampai 2022) untuk periode sesuai  dengan ketentuan jalan raya yaitu periode 2 tahun. Didapatkan nilai intensitas curah hujan (I) sebesar 233,28 mm/jam. Dengan hasil akhir didapatkan debit banjir rencana (Qr) sebesar 1,402 m3/detik dengan kecepatan aliran sebesar 2,07 m3/detik, Kesimpulan Analisis limpasan permukaan (Qr) didapat Kala ulang 2 Tahun 1,402 m3/detik untuk saluran tersier, Kala ulang 5 Tahun 2,198 m3/detik untuk saluran sekunder dan Kala ulang 25 Tahun 4,003 m3/detik untuk saluran primer. Analisis debit rancangan drainase didapat 1,520 m3/detik untuk saluran tersier, 2,513 m3/detik untuk saluran sekunder dan 5,678 m3/detik untuk saluran primer. Evaluasi sistem jaringan drainase dari ruas 13 drainase.
Integrating multi-criteria decision making and public sentiment analysis for sustainable urban green space planning S. Kuba, Muhammad Syafaat; Faisal, Muhammad; Nurnawaty, Nurnawaty; Abdul Rahman, Titik Khawa; Syamsuri, Andi Makbul; Hayat, Muhyiddin AM; Bakti, Rizki Yusliana
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 15, No 2: April 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eei.v15i2.11168

Abstract

Sustainable planning of green open spaces (GOS) requires decision-making models that combine expert evaluation with public input. This study proposes a novel hybrid framework that integrates multi-criteria group decision making (MCGDM) with public sentiment analysis to support community-based and data-driven urban planning. The workflow consists of evaluating 25 community-proposed GOS locations using stepwise weight assessment ratio analysis (SWARA) for criteria weighting and MABAC-BORDA for multi-criteria ranking, resulting in 11 feasible alternatives. To incorporate community perspectives, a term frequency-inverse document frequency-support vector machine (TF-IDF–SVM) classifier was applied to 1500 public comments, where SVM achieved the highest accuracy (0.80–0.96). The integrated approach improves ranking stability, reduces decision ambiguity, and strengthens alignment between expert judgment and community sentiment. This study contributes a transparent, participatory decision-support model that unifies MCGDM and sentiment analysis to enhance the effectiveness of sustainable GOS planning.
Explainable Fake News Detection in Indonesian Language Using IndoBERT and SHAP Muhammad Hasraddin Hasnan; Rizky Yusliana Bakti; Muhammad Faisal; Titik Khawa Abd Rahman; Nurnawaty Nurnawaty; Muhammad Syafaat S. Kuba; Titin Wahyuni
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v7i2.3466

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mempercepat penyebaran berita palsu, sehingga diperlukan sistem deteksi yang akurat, andal, dan mudah diinterpretasikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi fake news berbahasa Indonesia dengan mengintegrasikan IndoBERT sebagai model klasifikasi teks dan SHAP sebagai pendekatan Explainable Artificial Intelligence (XAI) untuk menjelaskan kontribusi kata terhadap hasil prediksi. Dataset diperoleh dari TurnBackHoax dan Kaggle, kemudian melalui tahapan preprocessing berupa cleaning text, filtering bahasa Indonesia, tokenisasi, serta penyeimbangan data menggunakan random oversampling pada data latih. Dari 5.347 data awal, diperoleh 4.980 data setelah filtering bahasa Indonesia, terdiri atas 3.613 data valid dan 1.367 data hoaks. Data dibagi secara stratifikasi dengan rasio 80% untuk pelatihan dan 20% untuk pengujian. Setelah oversampling, data latih menjadi seimbang dengan masing-masing 2.890 sampel per kelas. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model baseline TF-IDF dan Logistic Regression memperoleh akurasi 77%, sedangkan IndoBERT mencapai akurasi 87%, dengan precision 0,87, recall 0,95, dan F1-score 0,91 pada kelas hoaks. Visualisasi SHAP menunjukkan token penting yang memengaruhi klasifikasi. Hasil ini membuktikan bahwa integrasi IndoBERT dan SHAP efektif meningkatkan deteksi berita palsu sekaligus memberikan transparansi model.
Analisis Perbandingan Kinerja Arsitektur CNN VGG19, ResNet50, EfficientNetB0, dan MobileNetV2 untuk Deteksi Wajah Asli dan Wajah Buatan AI Erika Yanti; Muhammad Faisal; Titin Wahyuni; Abd Rakhim Nanda; Nurnawaty Nurnawaty; Rizki Yusliana Bakti
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v7i2.3465

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) memungkinkan pembuatan citra wajah sintetis yang sangat menyerupai wajah asli, sehingga menimbulkan tantangan terhadap keaslian informasi digital, privasi, dan keamanan identitas. Penelitian ini mengevaluasi kinerja empat arsitektur Convolutional Neural Network (CNN), yaitu VGG19, ResNet50, EfficientNetB0, dan MobileNetV2, dalam klasifikasi wajah asli dan wajah hasil generasi AI. Dataset yang digunakan adalah HFD-8000 yang terdiri atas 8.000 citra wajah dengan skenario klasifikasi biner. Tahapan penelitian meliputi prapemrosesan data, pembagian dataset, augmentasi, penanganan ketidakseimbangan kelas, serta pelatihan model menggunakan transfer learning. Evaluasi dilakukan menggunakan accuracy, precision, recall, F1-score, ROC-AUC, dan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ResNet50 dan VGG19 memperoleh performa terbaik dengan akurasi 99,50% dan macro F1-score 99,22%. EfficientNetB0 mencapai akurasi 97,83% dan F1-score 96,61%, sedangkan MobileNetV2 memperoleh akurasi 92,58% dan F1-score 86,40%. Secara keseluruhan, ResNet50 menjadi model paling optimal karena menunjukkan keseimbangan antara akurasi, stabilitas, efisiensi, dan keandalan dalam klasifikasi wajah asli dan sintetis.
Analisis Pola Aliran dan Muka Air Tanah di Irigasi Bili-Bili Menggunakan Surfer 25 Nurnawaty; Nur Isra; Amrullah Mansida
Jurnal Karajata Engineering Vol. 6 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v6i1.3996

Abstract

Groundwater is essential for supporting irrigation activities and agricultural sustainability. The presence of secondary irrigation canals can influence groundwater flow patterns and groundwater level conditions in the surrounding areas. This study aims to analyze the groundwater flow pattern and changes in groundwater table elevation around the secondary canal in the Bili-Bili Irrigation Area, Gowa Regency, South Sulawesi. The research used a quantitative descriptive method through field observations and groundwater measurements at several observation points. The collected data included coordinates, land elevation, and groundwater depth, which were analyzed using Surfer 25 software to generate contour maps and determine groundwater flow directions. The results showed that groundwater flow patterns initially spread irregularly, but later became more directed toward the secondary canal, indicating that the canal functions as a groundwater discharge zone. Groundwater table elevation changes ranged from 34 cm to 44.9 cm between upstream and downstream areas. These findings indicate that hydraulic gradients and topographic conditions affect groundwater movement around irrigation channels.
Co-Authors A.M Radinal Mukhtar Aan Ardiansyah Abdul Hakim Abdul Rahman, Titik Khawa Abdul Rakhim Nanda Agusalim, Agusalim Ahmad Fajrin Ajeng, Tendri Alamsyah - Amrullah Mansida Anas, Andi Bunga Tongeng Andi Alyah Ayu Mariska Waris Andi Asmi Rani Andi Bunga Tongeng Andi Bunga Tongeng Anas Andi Nurannisa Andi Reza Gifari Andi Rini Septiani Andi Ulfa Mutiah Asrul Aswandi Ismail Bakti, Rizki Yusliana Berni Satria Gemilang Besse Emmy Saphira Erika Yanti Ery Sanbrualim Syawal Fadillah, Intan Fausiah Latief Fausiah Latief Fausiah Latif Fauzan Hamdi Fauzan Hamdi Fauzan Hamdi, Fauzan Fenty Daud S Fithriyah Arief Wangsa Fitrida, Fitrida Gaffar, Farida Gemilang, Berni Satria Habibur Fathur Rahman Ihwan Ihwan Indah Fadhilah Isha Indriyanti Indriyanti Indriyanti Indriyanti Indriyanti, Indriyanti Isha, Indah Fadhilah Ismail S itha, Nur Masita Karim, Nenny Kasmawati Kasmawati Khafifa Khafifa Khafifa, Khafifa Latief, Fausiah M Agusalim Mahmuddin Mahmuddin Mahmuddin Mansida, Amrullah Marupah Marupah Marupah, Marupah Marwah Ahmad Mirna Safitri Mohamad Munawir Muh. Nurul Fitrah S Muhaemina Muhamemina Muhammad Faisal Muhammad Hasraddin Hasnan Muhyiddin A.M Hayat Munawir, Mohamad Mutiah, Andi Ulfa Nenny Karim Nirwana Nilan Ramdhani Nur Isra Ramdhani, Nirwana Nilan Ranum Indah Putri Rian Sophian Rizki Yusliana Bakti Rizky Yusliana Bakti S. Kuba, Muhammad Syafa'at Septiani, Andi Rini Suhardiman Suhardiman Sukmasari Antaria sumardi Sumardi Syamsiar, Syamsiar Syamsuri, Andi Makbul Tahir, Sulqadri Titik Khawa Abd Rahman Titin Wahyuni Tongeng, Andi Bunga Toni Aprilian Putra Wahyudi Wahyudi Wangsa, Fithriyah Arief Yunita Afliani Rahayu Yusril Yusril Yusril Yusril