Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

The Influence of Spindle Rotation Variation on The Wear of Carbide Cutting Tools Using a Gedee Weiler Lz-330 G Lathe Aljufri, Aljufri; Syahputra, Rio Mandala; Alchalil; Putra, Reza; Setiawan, Adi; Rahman, Abdul; Suryadi
Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology Vol. 9 No. 2 (2025): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology (MJMST)
Publisher : E-Journal Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v9i2.25326

Abstract

This study was conducted to determine the effect of spindle speed on the wear rate of CNMG 120404 carbide cutting tools using a dry machining process without coolant. The specimens used were AISI 1045 steel shafts, The cutting tool used was a CNMG 120404 carbide with conditions assumed to be the same in each experiment. The machine used was a Gedee Weiler LZ-330 G lathe with fixed parameters of 0.2 mm/revolution feed and 0.4 mm cutting depth, as well as spindle speed variations of 450 rpm and 660 rpm. The cutting time was carried out in stages starting from 5, 10, 15, 20, to 25 seconds. In this study, the parameters observed included tool wear and the surface roughness of the turning results on the AISI 1045 specimen. Tool wear was measured using visual macro documentation, while surface roughness was tested with a surface roughness tester. The results showed that the lowest wear value occurred at 450 rpm with a cutting time of 5 seconds, amounting to 0.012 mm, while the highest wear was achieved at 660 rpm with a cutting time of 25 seconds, amounting to 0.036 mm. In terms of surface quality, the lowest roughness value was obtained at 450 rpm with a cutting time of 5 seconds, amounting to 2.43 µm, while the highest roughness occurred at 660 rpm with a cutting time of 25 seconds, amounting to 4.56 µm. This data shows that the higher the speed and the longer the cutting time, the greater the tool wear and the lower the surface quality due to friction and increased temperature in the cutting zone. Wear on carbide tools is more influenced by friction between the tool and the workpiece and the duration of cutting. The speed factor is not as dominant as the effects of friction and cutting duration.
Pelatihan Rancang Bangun PLTS Off Grid untuk Peningkatan Ekonomi Mikro Masyarakat Gampong Reuleut Barat Muhammad, Muhammad; Meliala, Selamat; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Amri, Amri; Alchalil, Alchalil; Jannah, Misbahul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20862

Abstract

Background: Perkembangan energi terbarukan mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid sebagai alternatif sumber energi. Gampong Reuleut Barat, Kecamatan Muara Batu, membutuhkan program positif bagi pemuda untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mendukung ekonomi mikro. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi pemuda dalam merancang dan membangun sistem PLTS off-grid sebagai backup PLN. Metode: Pelatihan dilaksanakan kepada pemuda Gampong Reuleut Barat melalui pemberian materi dasar PLTS, praktik merakit perangkat keras, dan evaluasi pemahaman dengan kuisioner. Kegiatan dilakukan secara partisipatif agar peserta aktif dalam setiap tahapan. Hasil: Peserta mampu merakit komponen PLTS secara bertahap sesuai materi pelatihan. Evaluasi kuisioner menunjukkan skor rata-rata pemahaman sebesar 66, menandakan peningkatan keterampilan teknis dan pemahaman konsep dasar. Kesimpulan: Pelatihan rancang bangun PLTS off-grid berhasil meningkatkan keterampilan pemuda desa sekaligus mendukung pengembangan ekonomi mikro berbasis energi terbarukan.
Pemberdayaan Petani Desa Cot Keumuneng Melalui Pemanfaatan Produk Pirolisis sebagai Biopestisida dan Soil Amandement Adi Setiawan; Khairul Anshar; Muhammad Daud; Alchalil; Muhammad; Lukman Hakim; Muhammad Ishak Idrus Panjaitan; Kurniawan; Rio Rangga Yudha Saragih; Wahyu Sepriawantama; Fadhillah Dandy Satrio
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.25168

Abstract

Desa Cot Keumuneng merupakah salah satu desa binaan Universitas Malikussaleh dan berjarak 4 km dari pusat kecamatan Sawang. Mayoritas mata pencaharian di Desa Cot Keumuneng sebagai petani dan berkebun. Berdasarkan hasil survey menunjukkan luas lahan untuk sawah yaitu 24.000 Ha dan luas lahan untuk yang bukan sawah, salah satunya lahan perkebunan yaitu 3.000 Ha. Desa Cot Keumuneng saat menghadapi permasalahan serius dalam sektor pertaniannya, terutama terkait dengan penurunan kualitas tanah akibat penggunaan pupuk kimia secara intensif serta meningkatnya serangan hama tanaman. Kondisi ini berdampak langsung pada produktivitas pertanian masyarakat. Di sisi lain, limbah perkebunan yang melimpah di desa tersebut belum dimanfaatkan secara optimal kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi berbasis teknologi tepat guna melalui pemanfaatan limbah perkebunan dengan metode pirolisis untuk menghasilkan dua produk utama: biochar sebagai soil amendment untuk memperbaiki pH dan kesuburan tanah, serta asap cair sebagai biopestisida alami untuk mengendalikan hama secara ramah lingkungan. Target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah timbulnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan limbah perkebunan sebagai bahan baku untuk pembenah tanah dan biopestisida. Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat desa serta meminimalkan penggunaan pupuk pestisida kimia. Untuk mencapai target tersebut, maka Tim Pengabdian telah menyusun langkah kerja. Tahapan kegiatan ini diawali dengan memberikan pengetahuan dan penyadaran terhadap mitra tentang pengelolaan limbah perkebunan yang ada disekitar, memproduksi bioarang dan asap cair menggunakan teknologi pirolisis, demonstrasi lapangan, serta pendampingan penggunaan produk hasil pirolisis berupa bioarang dan asap cair.
Pemberdayaan Masyarakat Blang Pulo Kota Lhokseumawe Melalui Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Kelapa Muda Menjadi Produk Bioarang Adi Setiawan; Alchalil Alchalil; Muhammad Daud; Ahmad Nayan; Mohammad Heikal; Nurmalita Nurmalita; Firman Karim; Umar Ramadhan Siregar; Ochitria Cintia Br. Simajuntak; Ichsan Alwi Nasution
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Blang Pulo merupakan salah satu Desa Binaan dari Universitas Malikussaleh dan berdekatan dengan kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh. Masyarakat di Desa Blang Pulo memiliki mata pencarian sebagai jualan toko kelontong, grosir, maupun penjual minuman salah satunya kelapa muda. Limbah kelapa ini memang termasuk limbah organik, namun memiliki kadar air yang tinggi dan bersifat sangat keras. Hal ini membuat kulit dan sabut kelapa muda sulit diurai oleh mikroorganisme. Sulitnya terurai dan memiliki ukuran yang cukup besar, menjadikan limbah ini mengalami penumpukkan sehingga berdampak buruk pada lingkungan. Di sisi lain, arang kayu yang digunakan selama ini bersumber dari tanaman hutan yang ditebang secara illegal sehingga terjadi deforestrasi yang mengancam lingkungan hidup. Untuk mengatasi persoalan ini dikembangkan sebuah strategi melalui pengolahan limbah kelapa muda menjadi bioarang dengan teknologi kiln. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah dalam bentuk pelatihan dan pembinaan/ penendampingan pada pengolahan limbah kelapa muda menjadi bioarang yang dapat digunakan oleh masyarakat sebagai bahan bakar padat pengganti arang kayu. Tahapan kegiatan ini diawali dengan memberikan pengetahuan mitra tentang pengelolaan limbah biomassa, pembuatan bioarang dari limbah kelapa muda menggunakan teknologi kiln. Harapan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Blang Pulo dengan memanfaatkan limbah kelapa muda pada menjadi bioarang, serta dapat menghasilkan produk turunan dari bioarang seperti bio-briket dan bio-pelet yang dapat dikomersialkan.
Co-Authors Abdul Rahman Abdul Rahman Absa, Munzir Abubakar Dabet Adi Setiawan Aditya Kamanurandi Aditya, Vikra Afrinanda, Cut Ahmad Nayan Akmal Akmal Akmal, Ajmir Aljufri Aljufri aljufri aljufri, aljufri Alkhaidir, Alkhaidir Amri Amri Andika Syahputra Aries, Muhlin Asnawi Audina, Nabillah Azis, Andy Chatarina Umbul Wahyuni Dabet, Abubakar Dahrum, Dahrum Dirga, Muhammad Edi Rahman, Edi Ezwarsyah Ezwarsyah Fachry Abda El Rahman Fadhillah Dandy Satrio Fajriana Fatwa, Islami Fauzan, Saniar Firman Karim Hakim, Syahirman Halimatus Sakdiah Hayati, Masrura Henni Fitriani Herlina Herlina I. Irwansyah Ichsan Alwi Nasution Irwansyah Irwansyah Jumadil, Jumadil Khairul Anshar Kurniawan Lukman Hakim M. Iqbal M. Satria Misbahul Jannah Mohammad Heikal Mufti, Rijalul Muhammad Muhammad Muhammad Daud Muhammad Fauzan Muhammad Habibi Muhammad Ishak Idrus Panjaitan Muhammad Muhammad Muhammad Nuzan Rizki Muhammad Rizqi Almuhtadee Muhammad Sayuthi Muhammad, Iryana N. Nazaruddin Nasrah, Sayni Nasrah, Sayni Nuraida Nuraida Nuraini Fatmi Nuraini Fatmi, Nuraini Nurmalita Nurmalita Nurul Islami, Nurul Nurwijayanti Ochitria Cintia Br. Simajuntak Padang, Welly Liku Putra, Reza Rifanida Rifanida Rio Rangga Yudha Saragih Riskina, Shafira Rizqon Hasibuan Rustam Efendi Safitri, Dinda Safriwardi, Ferri Satria, M. Selamat Meliala Shafira Riskina Simanjuntak, Ochitria Cintia Br Siraj Siraj Siraj Siti Nurjannah Supia, Dede Irawan Suryadi Suryadi Suryadi Syahputra, Azhar Syahputra, Rio Mandala T Taufik Tando, Arjal Taufiq Taufiq Taufiq Taufiq Umar Ramadhan Siregar Wahyu Sepriawantama Yasir Amani Z Zulfahmi Zahara, Eva Zulfahmi Z Zulfahmi Zulfahmi