Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISA INDIKATOR KINERJA TEROWONGAN ANGIN RANGKAIAN TERBUKA (OPEN CIRCUIT WIND TUNNEL) TIPE SUBSONIC Aditya, Vikra; Alchalil, Alchalil; Asnawi, Asnawi; Rahman, Abdul
Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2023): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : E-Journal Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v7i2.13658

Abstract

Fluid is a substance that can change its shape continuously due to the acting tangential shear force. Aerodynamics is a branch of fluid dynamics that studies specifically the forces acting on an object contained in a fluid flow. Wind Tunnel is a tool used in aerodynamics research to study airflow characteristics. Wind tunnel performance indicators include flow uniformity, flow and pressure distribution, aerodynamic forces acting on test objects in the wind tunnel. By using unsymmetrical airfoils, the impact of speed variations of 2 m/s, 4 m/s, 6 m/s, 8 m/s, 10 m/s and increasing angles of attack ranging from 0°, 5°, 10° on fluid flow can be determined. Tests were conducted in a section of the wind tunnel measuring 30 cm x 30 cm x 40 cm. Overall, the open-type wind tunnel has not been able to create uniform flow. The Reynolds number is at Re>4,000, so the wind tunnel under study is turbulent. The results of the speed variation and angle of attack increase also have an impact on the lift and drag coefficient values of the airfoil. At the maximum speed variation of 10 m/s with an angle of attack of 10°, the lift coefficient is 0.14350 and the drag coefficient is 0.15162.
SOSIALISASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA SEBAGAI UPAYA MENNGHINDARI KECELEKAAN KERJA BAGI SISWA PRAKTEK KERJA (PRAKERIN) PADA JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF SMK NEGERI 7 LHOKSEUMAWE Irwansyah, Irwansyah; Rahman, Edi; Hayati, Masrura; Hakim, Syahirman; Akmal, Ajmir; Nuraida, Nuraida; Fauzan, Saniar; Afrinanda, Cut; Dabet, Abubakar; Jumadil, Jumadil; Alchalil, Alchalil; Safriwardi, Ferri; Herlina, Herlina; Tando, Arjal; Padang, Welly Liku; Aries, Muhlin; Efendi, Rustam
Journal of Community Empowerment Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/joce.v2i2.20749

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman pengetahuan kepada para siswa SMK Negeri 7 Lhokseumawe tentang pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sehingga tercipta kenyamanan dan keamanan dalam melakukan Praktek Kerja Industri (Prakerin). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah melalui kegiatan ceramah, diskusi dan tanya jawab tentang K3. Acara sosialisasi ini melibatkan siswa kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif yang akan melaksanakan PRAKERIN. Adapun pelaksanaan kegiatan dalam rangka memberikan sosialisasi tentang tentang K3, cara melaksanakan K3 dan bahaya tidak melaksanakan K3. Dari hasil kegiatan pengabdian ini diketahui bahwa adanya tingkat pemahaman peserta semakin meningkat. Hal ini dilihat dari hasil kusioner yang diberikan pretest dan posttest dari kegiatan dilaksanakan. Dari hasil kusioner menunjukkan sebelum mengikuti kegiatan sosialisasi, nilai rata-rata adalah 53,57 %, namun setelah mengikuti kegiatan nilai rata-rata menjadi 82,77 %  maka persentase peningkatan sebesar 29,19 %. Maka dapat simpulkan sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berdampak pada peningkatan wawasan dan pengetahuan, sehingga dapat mencegah kecelakaan kerja selama mengikuti prakerin. Kata kunci: kenyamanan; keamanan; K3. ABSTRACTThe purpose of this community service activity is to provide knowledge understanding to the students of SMK Negeri 7 Lhokseumawe about the importance of Occupational Safety and Health (K3), so as to create comfort and safety in carrying out Industrial Work Practices (Prakerin). The implementation method used is through lectures, discussions and questions and answers about K3. This socialization event involves class XI students of the Department of Automotive Light Vehicle Engineering who will carry out PRAKERIN. The implementation of activities in order to provide socialization about K3, how to implement K3 and the dangers of not implementing K3. From the results of this service activity, it is known that the level of understanding of participants is increasing. This can be seen from the results of the questionnaire given pretest and posttest from the activities carried out. From the results of the questionnaire showed that before participating in socialization activities, the average score was 53.57%, but after participating in the activity the average score became 82.77%, the percentage increase was 29.19%. So it can be concluded that the socialization of occupational safety and health (K3) has an impact on increasing insight and knowledge, so as to prevent work accidents during prakerin. Keywords: comfort; safety; K3.
Evaluasi Unjuk Kerja Generator HHO Type Dry Cell dengan Variasi Penambahan Karbon Aktif pada Katalis Natrium Hidroksida (NaOH) Simanjuntak, Ochitria Cintia Br; Asnawi, Asnawi; Putra, Reza; Setiawan, Adi; Alchalil, Alchalil
Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology Vol. 8 No. 2 (2024): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology
Publisher : E-Journal Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v8i2.17844

Abstract

Gas HHO dapat menjadi energi alternatif dalam transisi energi menuju sistem energi yang lebih efisien, rendah karbon dan berkelanjutan. Gas HHO dihasilkan melalui elektrolisis air menggunakan listrik untuk mengurai air menjadi ion hidrogen. Elektrolisis air membutuhkan energi listrik yang besar sehingga digunakan karbon aktif untuk menghematnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja generator HHO type dry cell dengan penambahan karbon aktif untuk meningkatkan efisiensi dan laju produksi gas HHO. Dalam penelitian ini, data yang dihasilkan berupa daya yang dibutuhkan, laju produksi gas HHO dan efisiensi generator HHO. Metode eksperimen dilakukan dengan memvariasikan karbon aktif 0-10% pada katalis NaOH dengan interval 2.5% tiap variasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi NaOH dengan penambahan karbon aktif 7.5% mendapatkan laju produksi gas HHO tertinggi dan efisiensi tertinggi sebesar 458.72 ml/min dan 63.04%. Sedangkan variasi yang membutuhkan daya lebih sedikit pada variasi NaOH dengan penambahan karbon aktif 2.5% sebesar 103.01 Watt.  Kata kunci: Transisi energi, elektrolisis air, gas HHO, katalis, karbon aktif
Pemberdayaan Masyarakat Blang Pulo Kota Lhokseumawe Melalui Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Kelapa Muda Menjadi Produk Bioarang Setiawan, Adi; Alchalil, Alchalil; Daud, Muhammad; Nayan, Ahmad; Heikal, Mohammad; Nurmalita, Nurmalita; Karim, Firman; Siregar, Umar Ramadhan; Br. Simajuntak, Ochitria Cintia; Nasution, Ichsan Alwi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Blang Pulo merupakan salah satu Desa Binaan dari Universitas Malikussaleh dan berdekatan dengan kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh. Masyarakat di Desa Blang Pulo memiliki mata pencarian sebagai jualan toko kelontong, grosir, maupun penjual minuman salah satunya kelapa muda. Limbah kelapa ini memang termasuk limbah organik, namun memiliki kadar air yang tinggi dan bersifat sangat keras. Hal ini membuat kulit dan sabut kelapa muda sulit diurai oleh mikroorganisme. Sulitnya terurai dan memiliki ukuran yang cukup besar, menjadikan limbah ini mengalami penumpukkan sehingga berdampak buruk pada lingkungan. Di sisi lain, arang kayu yang digunakan selama ini bersumber dari tanaman hutan yang ditebang secara illegal sehingga terjadi deforestrasi yang mengancam lingkungan hidup. Untuk mengatasi persoalan ini dikembangkan sebuah strategi melalui pengolahan limbah kelapa muda menjadi bioarang dengan teknologi kiln. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah dalam bentuk pelatihan dan pembinaan/ penendampingan pada pengolahan limbah kelapa muda menjadi bioarang yang dapat digunakan oleh masyarakat sebagai bahan bakar padat pengganti arang kayu. Tahapan kegiatan ini diawali dengan memberikan pengetahuan mitra tentang pengelolaan limbah biomassa, pembuatan bioarang dari limbah kelapa muda menggunakan teknologi kiln. Harapan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Blang Pulo dengan memanfaatkan limbah kelapa muda pada menjadi bioarang, serta dapat menghasilkan produk turunan dari bioarang seperti bio-briket dan bio-pelet yang dapat dikomersialkan.
Retort Kiln Carbonization of Wet and Dry Young Coconut Wastes: Effects on Biochar Quality and Processing Efficiency Mufti, Rijalul; Setiawan, Adi; Dabet, Abubakar; Alchalil, Alchalil; Absa, Munzir; Iqbal, M.
DINAMIS Vol. 13 No. 1 (2025): Dinamis
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/dinamis.v13i1.19748

Abstract

Peningkatan konsumsi kelapa di Indonesia telah menyebabkan akumulasi limbah tempurung kelapa muda yang masih belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi sebagai sumber energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi karbonisasi yang efektif menggunakan retort kiln untuk menghasilkan bioarang berkualitas tinggi. Metode eksperimen dilakukan dengan dua perlakuan kadar kelembapan bahan baku (basah dan kering), dikarbonisasi pada suhu 400°C menggunakan reaktor retort kiln skala pilot, dengan pengeringan awal pada bahan basah selama 3 jam kemudian dilanjutkan pemanasan selama 5 jam. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kandungan karbon tetap dari 56,25% menjadi 62,32% dan nilai kalor dari 5537 cal/g menjadi 6376 cal/g ketika bahan baku basah dikeringkan di reaktor sebelum proses karbonisasi, sementara konsumsi bahan bakar tercatat sebesar 1,636 L/kg untuk bahan baku basah dan 1,076 L/kg untuk bahan baku kering. Temuan ini membuktikan bahwa pengeringan awal pada proses karbonisasi limbah kelapa muda basah secara signifikan mempercepat produksi bioarang dan meningkatkan kualitas produk, sehingga mendukung pemanfaatan limbah biomassa pertanian melalui teknologi retort kiln secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Capacity building model development to improve the professionalism of vocational school teachers in the field of mechanical engineering expertise Alchalil, Alchalil; Siraj, Siraj; Nasrah, Sayni; Dahrum, Dahrum
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 3 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v3i5.5976

Abstract

The initial study has found several fundamental problems related to the professionalism of vocational teachers. These problems are in the form of 1) unequal teachers in getting the opportunity to participate in competency improvement programs; 2) lack of awareness in conducting research; 2) lack of desire to write articles and teaching materials, and 3) low level of desire to design instructional media in the field of mechanical engineering expertise. The objectives of this study were to 1) test the efficiency and effectiveness of the capacity building model; 2) find the determinants of success in professional development, and 3) produce a model for professional development of vocational teachers in the field of mechanical engineering expertise through effective and efficient capacity building. This study uses the Research and Development method. The subjects in this study were teachers in the field of mechanical engineering expertise in Bireuen Regency, the principal, two education management experts, and two mechanical engineering vocational education experts. Data collection techniques used in this research are through observation, interviews, FGD, documentation and questionnaires. Based on the research results, it can be concluded that the teacher capacity building model can improve teacher professionalism. These activities are carried out through the formation of learning communities, virtual self-education, writing, critical development groups, peer assistance, teacher exchanges, further studies, congregational action research, conferences and seminars, and ongoing training.
Empowering Renewable Energy Awareness through Promoting Sustainable Cooking Solution with Biomass Stove Demonstration towards Energy Self-sufficiency at a Rural Islamic Boarding School in North Aceh Alchalil, Alchalil; Setiawan, Adi; Syahputra, Azhar; Safitri, Dinda
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Hurriah: Journal of Educational Evaluation and Research
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kemanusiaan Hurriah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56806/jh.v6i2.302

Abstract

The growing need for sustainable and affordable energy in rural Islamic boarding schools presents both a challenge and an opportunity for innovation. This community service project showed the use of woodchip-fueled biomass stoves as an alternative cooking fuel at Al-‘Urwatul Wutsqa Islamic Boarding School in Aceh Utara. It took place in Cot Seurani Village, Muara Batu Subdistrict. The scarcity and rising cost of LPG as the main cooking fuel were the main issues, limiting cooking options in the boarding school and remote communities. Onsite training and a practical demonstration of a rocket-type biomass stove using available woodchips comprised the activity. The team conducted a simple efficiency test and distributed an illustrated operational manual to support knowledge transfer. Results showed high student interest and positive response because of the stove’s affordability, environmental benefits, and ease of use. This initiative raised awareness of renewable energy options, empowered the local community with practical solutions, and encouraged reduced reliance on fossil fuels (LPG). The program also laid the foundation for future development of energy self-sufficiency in the boarding school atmosphere.
Karakteristik Biobriket Dari Campuran Limbah Kulit Kopi (Coffea Husk) Dan Limbah Ampas Tebu (Bagasse) Menggunakan Perekat Natrium Silikat Supia, Dede Irawan; Sayuthi, Muhammad; Amani, Yasir; alchalil, Alchalil; Nayan, Ahmad; Suryadi, Suryadi
Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology Vol. 9 No. 1 (2025): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology (MJMST)
Publisher : E-Journal Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v9i1.23237

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber energi alternatif merupakan salah satu upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan berdampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik biobriket dari campuran limbah kulit kopi dan ampas tebu dengan menggunakan perekat natrium silikat, serta menganalisis pengaruh variasi komposisi bahan terhadap sifat fisik dan termal biobriket. Komposisi bahan divariasikan dalam lima perbandingan kulit kopi dan ampas tebu (80:20, 70:30, 50:50, 30:70, dan 20:80) gram dengan 15% perekat Natrium Silikat. Hasil uji proximate menunjukkan bahwa kadar air tertinggi sebesar 4,336%, kadar abu tertinggi 0,69% ,karbon terikat tertinggi mencapai 17,946% dan untuk hasil pengujian nilai kalor tertinggi sebesar 6231,715 kal/gram pada komposisi 80 kulit kopi dan 20 gram ampas tebu dan nilai kadar zat terbang tertinggi sebesar 87,218% dengan perbandingan 20 gram kulit kopi dan 80 gram ampas tebu. Penelitian ini membuktikan bahwa campuran kulit kopi dan ampas tebu dengan perekat natrium silikat memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif, dengan dominasi kulit kopi menghasilkan karakteristik biobriket yang lebih optimal. Tetapi untuk penambahan ampas tebu disarankan tidak lebih dari 30 gram agar mendapatkan nilai kalor yang memenuhu SNI 1-6235-2000.
Analisa Laju Korosi Elemen Logam pada Sistem Bahan Bakar Mesin Diesel dengan Metode Celup (Immerse Test) dan Variasi Suhu Pemanasan Biodiesel (B35) Alkhaidir, Alkhaidir; Alchalil, Alchalil; Syahputra, Azhar; Fatwa, Islami; Taufiq, Taufiq
Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology Vol. 9 No. 1 (2025): Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology (MJMST)
Publisher : E-Journal Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa laju korosi material berbahan logam pada sistem bahan bakar mesin diesel dengan metode celup (immerse test) dan variasi suhu pemanasan selama 168 jam (1 minggu) sehingga diperoleh data yang menunjukkan pengaruh penggunaan biodiesel (B35) pada kendaraan mesin diesel sejak pemerintah Indonesia menerapkan program mandatori biodiesel B35 pada tanggal 1 Februari 2023, yang mewajibkan campuran 35% biodiesel dari minyak kelapa sawit dengan 65% solar untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan mengukur kehilangan berat (weight loss) sampel, dengan spesimen langsung dari komponen sistem bahan bakar mesin diesel yaitu pipa injection pump PS 125 canter yang dipotong beberapa bagian kecil untuk dicelupkan kedalam cairan biodiesel (B35) yang sudah dipersiapkan pada alat uji korosi sederhana yang dilengkapi dengan thermostat pengatur suhu pemanasan dan termometer sebagai alat pengukur suhu biodiesel yang diinginkan yaitu 80⁰C, 90⁰C, dan 100⁰C. Sebuah pengaduk (Agitator) dipasang pada alat uji tersebut untuk menunjukkan proses korosi yang terjadi selama bahan bakar mengalir (bergerak). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata kehilangan berat pada spesimen pipa injection pump PS 125 canter dengan suhu pencelupan 80⁰C yaitu 170 mg, suhu pencelupan 90⁰C yaitu 420 mg, serta suhu pencelupan 100⁰C, sebanyak 430 mg dan nilai rata-rata laju korosi pada spesimen pipa injection pump PS 125 canter dengan suhu pencelupan 80⁰C yaitu 8.892 mmpy, suhu pencelupan 90⁰C yaitu 22.312 mmpy, serta suhu pencelupan 100⁰C sebanyak 23.319 mmpy.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Efisiensi Energi Untuk Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Energi Terbarukan Pada Kelompok Masyarakat Fatmi, Nuraini; Fitriani, Henni; Nazaruddin, Nazaruddin; Alchalil, Alchalil; Audina, Nabillah; Zahara, Eva
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3198

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pemberdayaan Perempuan Melalui Efisiensi Energi untuk Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Energi Terbarukan pada Kelompok Masyarakat Desa Blang Cruem”. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam pemanfaatan teknologi energi ramah lingkungan, khususnya kompor biomassa dan panel surya, guna mendukung usaha mikro rumah tangga dan perdagangan kecil. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi, serta praktik langsung penggunaan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, khususnya anggota komunitas LBK Keumala Hayati, dengan rata-rata kenaikan 35–40% setelah pelatihan. Dampak yang dihasilkan meliputi efisiensi biaya operasional usaha mikro, peningkatan kesadaran lingkungan, serta terjalinnya kolaborasi antara komunitas, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Program ini berpotensi direplikasi di desa lain, sejalan dengan upaya pemberdayaan perempuan berbasis energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pemberdayaan Perempuan Melalui Efisiensi Energi untuk Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Energi Terbarukan pada Kelompok Masyarakat Desa Blang Cruem”. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam pemanfaatan teknologi energi ramah lingkungan, khususnya kompor biomassa dan panel surya, guna mendukung usaha mikro rumah tangga dan perdagangan kecil. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi, serta praktik langsung penggunaan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, khususnya anggota komunitas LBK Keumala Hayati, dengan rata-rata kenaikan 35–40% setelah pelatihan. Dampak yang dihasilkan meliputi efisiensi biaya operasional usaha mikro, peningkatan kesadaran lingkungan, serta terjalinnya kolaborasi antara komunitas, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Program ini berpotensi direplikasi di desa lain, sejalan dengan upaya pemberdayaan perempuan berbasis energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Pemberdayaan Perempuan Melalui Efisiensi Energi untuk Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Energi Terbarukan pada Kelompok Masyarakat Desa Blang Cruem”. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam pemanfaatan teknologi energi ramah lingkungan, khususnya kompor biomassa dan panel surya, guna mendukung usaha mikro rumah tangga dan perdagangan kecil. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi, serta praktik langsung penggunaan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, khususnya anggota komunitas LBK Keumala Hayati, dengan rata-rata kenaikan 35–40% setelah pelatihan. Dampak yang dihasilkan meliputi efisiensi biaya operasional usaha mikro, peningkatan kesadaran lingkungan, serta terjalinnya kolaborasi antara komunitas, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Program ini berpotensi direplikasi di desa lain, sejalan dengan upaya pemberdayaan perempuan berbasis energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan.
Co-Authors Abdul Rahman Abdul Rahman Absa, Munzir Abubakar Dabet Adi Setiawan Aditya Kamanurandi Aditya, Vikra Afrinanda, Cut Ahmad Nayan Akmal Akmal Akmal, Ajmir Aljufri Aljufri aljufri aljufri, aljufri Alkhaidir, Alkhaidir Amri Amri Andika Syahputra Aries, Muhlin Asnawi Audina, Nabillah Azis, Andy Br. Simajuntak, Ochitria Cintia Chatarina Umbul Wahyuni Dabet, Abubakar Dahrum, Dahrum Dirga, Muhammad Edi Rahman, Edi Ezwarsyah Ezwarsyah Fachry Abda El Rahman Fajriana Fatwa, Islami Fauzan, Saniar Hakim, Syahirman Halimatus Sakdiah Hayati, Masrura Heikal, Mohammad Henni Fitriani Herlina Herlina I. Irwansyah Irwansyah Irwansyah Iryana Muhammad Iryana Muhammad, Iryana Jumadil, Jumadil Karim, Firman M. Iqbal M. Satria Misbahul Jannah Mufti, Rijalul Muhammad Muhammad Daud Muhammad Fauzan Muhammad Habibi Muhammad Muhammad Muhammad Nuzan Rizki Muhammad Rizqi Almuhtadee Muhammad Sayuthi N. Nazaruddin Nasrah, Sayni Nasrah, Sayni Nasution, Ichsan Alwi Nuraida Nuraida Nuraini Fatmi Nuraini Fatmi, Nuraini Nurmalita Nurmalita Nurul Islami, Nurul Padang, Welly Liku Putra, Reza Rifanida Rifanida Riskina, Shafira Rizqon Hasibuan Rustam Efendi Safitri, Dinda Safriwardi, Ferri Satria, M. Selamat Meliala Shafira Riskina Simanjuntak, Ochitria Cintia Br Siraj Siraj Siraj Siregar, Umar Ramadhan Siti Nurjannah Supia, Dede Irawan Suryadi Suryadi Suryadi Syahputra, Azhar Syahputra, Rio Mandala T Taufik Tando, Arjal Taufiq Taufiq Taufiq Taufiq Yasir Amani Z Zulfahmi Zahara, Eva Zulfahmi Z Zulfahmi Zulfahmi