Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Efficient: Indonesian Journal of Development Economics

FACTORS AFFECTING THE USE OF PUBLIC TRANSPORTATION IN SEMARANG CITY Tazaruwah, Destin Witari; Nihayah, Dyah Maya
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol 2 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.556 KB) | DOI: 10.15294/efficient.v2i3.35867

Abstract

Economic activities require the transfer of goods and services to be effective and efficient with transportation. The number of motorized vehicles at this time is not comparable to the place of mobility, causing traffic jams. Efforts to reduce congestion are implemented in the city of Semarang through public transportation called BRT Trans Semarang. However, these efforts have not been successful because the number of motorized vehicles has increased after the BRT, which means that the public transportation in Semarang has not been able to overcome traffic jams and facilitate the people of Semarang City. Therefore, it is necessary to know the factors that influence the community in using the BRT Trans Semarang. This study aims to determine the factors that influence the decision to use the BRT Trans Semarang and its surplus. This study used a questionnaire to 100 respondents. Distribution of questionnaires with non probability sampling methods. The dependent variable of this study is the decision to use BRT Trans Semarang. While the independent variables are travel time, accessibility to bus stops, private vehicle ownership, and the presence of online transportation. Besides the willingness to pay variable to calculate the surplus. The analysis tool used is binary logistic regression.The results showed that the accessibility variables to stops, private vehicle ownership, and the presence of online transportation had an influence on decisions in the use of the BRT Trans Semarang. Consumer surplus from BRT Trans Semarang users from the tariff of Rp. 86,000. Kegiatan ekonomi berupa perpindahan barang dan jasa akan lebih efektif dan efisien dengan transportasi. Kondisi saat ini jumlah kendaraan bermotor tidak sebanding dengan tempat mobilitasnya, sehingga terjadilah kemacetan. Upaya untuk mengurangi kemacetan melalui transportasi publik berupa BRT Trans Semarang belum sesuai dengan harapan karena masih banyaknya pengguna kendaraan pribadi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam penggunaan BRT Trans Semarang dan surplusnya. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden. Penyebaran kuesioner dilakukan dengan metode non probability sampling. Variabel dependen penelitian ini adalah keputusan penggunaan BRT Trans Semarang. Sedangkan variabel independen nya adalah waktu tempuh, aksesibilitas ke halte, kepemilikan kendaraan pribadi, dan adanya transportasi online. Selain itu variabel willingness to pay untuk menghitung surplusnya. Adapun alat analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel aksesibilitas ke halte, kepemilikan kendaraan pribadi, dan adanya transportasi online memiliki pengaruh terhadap keputusan dalam penggunaan BRT Trans Semarang. Surplus konsumen pengguna BRT Trans Semarang dari tarif sebesar Rp 86.000.
Analisis Gap dan Strategi Peningkatan Program Indonesia Pintar Rahayu, Wiwiet Septiani; Nihayah, Dyah Maya
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v3i2.39306

Abstract

This study aims to determine the conditions and development of the application of the Smart Indonesia Program and strategies for improving the Smart Indonesia Program in Brebes Regency. This type of research is quantitative descriptive and qualitative descriptive. The data used are primary data. Respondents used in this study were 100 high school / vocational students who received the Indonesia Smart Program in Brebes Regency and 7 keyperson. The analytical tool used in this study is gap analysis and Analitycal Hierarchy Proccess (AHP) analysis. The results in this study indicate that the conditions and development of the implementation of the Smart Indonesia Program in Brebes Regency is quite good with the percentage of indicator application of 45%. Based on the results of the AHP analysis shows that the order of priority strategies for improving the Smart Indonesia Program in Brebes Regency are sequence, monitoring and evaluation, government policies, and human resources. Based on these priorities, in an effort to improve the Smart Indonesia Program in Brebes Regency, it is necessary to improve the mechanism for implementing the Smart Indonesia Program. Whereas the alternative priority in the Smart Indonesia Program Improvement strategy in Brebes Regency is that funds are channeled directly to the recipients of the Smart Indonesia Program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan penerapan Program Smart Indonesia dan strategi untuk meningkatkan Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 siswa sekolah menengah / kejuruan yang menerima Program Indonesia Smart di Kabupaten Brebes dan 7 orang kunci. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kesenjangan dan analisis Analitycal Hierarchy Proccess (AHP). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi dan perkembangan implementasi Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes cukup baik dengan persentase penerapan indikator 45%. Berdasarkan hasil analisis AHP menunjukkan bahwa urutan strategi prioritas untuk meningkatkan Program Indonesia Pintar di Kabupaten Brebes adalah urutan, pemantauan dan evaluasi, kebijakan pemerintah, dan sumber daya manusia. Berdasarkan prioritas ini, dalam upaya meningkatkan Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes, perlu untuk meningkatkan mekanisme untuk menerapkan Program Smart Indonesia. Sedangkan prioritas alternatif dalam strategi Peningkatan Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes adalah bahwa dana disalurkan langsung ke penerima Program Smart Indonesia.
Analisis Gap dan Strategi Peningkatan Program Indonesia Pintar Rahayu, Wiwiet Septiani; Nihayah, Dyah Maya
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v3i2.39306

Abstract

This study aims to determine the conditions and development of the application of the Smart Indonesia Program and strategies for improving the Smart Indonesia Program in Brebes Regency. This type of research is quantitative descriptive and qualitative descriptive. The data used are primary data. Respondents used in this study were 100 high school / vocational students who received the Indonesia Smart Program in Brebes Regency and 7 keyperson. The analytical tool used in this study is gap analysis and Analitycal Hierarchy Proccess (AHP) analysis. The results in this study indicate that the conditions and development of the implementation of the Smart Indonesia Program in Brebes Regency is quite good with the percentage of indicator application of 45%. Based on the results of the AHP analysis shows that the order of priority strategies for improving the Smart Indonesia Program in Brebes Regency are sequence, monitoring and evaluation, government policies, and human resources. Based on these priorities, in an effort to improve the Smart Indonesia Program in Brebes Regency, it is necessary to improve the mechanism for implementing the Smart Indonesia Program. Whereas the alternative priority in the Smart Indonesia Program Improvement strategy in Brebes Regency is that funds are channeled directly to the recipients of the Smart Indonesia Program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan penerapan Program Smart Indonesia dan strategi untuk meningkatkan Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 siswa sekolah menengah / kejuruan yang menerima Program Indonesia Smart di Kabupaten Brebes dan 7 orang kunci. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kesenjangan dan analisis Analitycal Hierarchy Proccess (AHP). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi dan perkembangan implementasi Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes cukup baik dengan persentase penerapan indikator 45%. Berdasarkan hasil analisis AHP menunjukkan bahwa urutan strategi prioritas untuk meningkatkan Program Indonesia Pintar di Kabupaten Brebes adalah urutan, pemantauan dan evaluasi, kebijakan pemerintah, dan sumber daya manusia. Berdasarkan prioritas ini, dalam upaya meningkatkan Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes, perlu untuk meningkatkan mekanisme untuk menerapkan Program Smart Indonesia. Sedangkan prioritas alternatif dalam strategi Peningkatan Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes adalah bahwa dana disalurkan langsung ke penerima Program Smart Indonesia.
Factors Affecting the Use of Public Transportation in Semarang City Tazaruwah, Destin Witari; Nihayah, Dyah Maya
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol 2 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v2i3.35867

Abstract

Economic activities require the transfer of goods and services to be effective and efficient with transportation. The number of motorized vehicles at this time is not comparable to the place of mobility, causing traffic jams. Efforts to reduce congestion are implemented in the city of Semarang through public transportation called BRT Trans Semarang. However, these efforts have not been successful because the number of motorized vehicles has increased after the BRT, which means that the public transportation in Semarang has not been able to overcome traffic jams and facilitate the people of Semarang City. Therefore, it is necessary to know the factors that influence the community in using the BRT Trans Semarang. This study aims to determine the factors that influence the decision to use the BRT Trans Semarang and its surplus. This study used a questionnaire to 100 respondents. Distribution of questionnaires with non probability sampling methods. The dependent variable of this study is the decision to use BRT Trans Semarang. While the independent variables are travel time, accessibility to bus stops, private vehicle ownership, and the presence of online transportation. Besides the willingness to pay variable to calculate the surplus. The analysis tool used is binary logistic regression.The results showed that the accessibility variables to stops, private vehicle ownership, and the presence of online transportation had an influence on decisions in the use of the BRT Trans Semarang. Consumer surplus from BRT Trans Semarang users from the tariff of Rp. 86,000. Kegiatan ekonomi berupa perpindahan barang dan jasa akan lebih efektif dan efisien dengan transportasi. Kondisi saat ini jumlah kendaraan bermotor tidak sebanding dengan tempat mobilitasnya, sehingga terjadilah kemacetan. Upaya untuk mengurangi kemacetan melalui transportasi publik berupa BRT Trans Semarang belum sesuai dengan harapan karena masih banyaknya pengguna kendaraan pribadi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam penggunaan BRT Trans Semarang dan surplusnya. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden. Penyebaran kuesioner dilakukan dengan metode non probability sampling. Variabel dependen penelitian ini adalah keputusan penggunaan BRT Trans Semarang. Sedangkan variabel independen nya adalah waktu tempuh, aksesibilitas ke halte, kepemilikan kendaraan pribadi, dan adanya transportasi online. Selain itu variabel willingness to pay untuk menghitung surplusnya. Adapun alat analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel aksesibilitas ke halte, kepemilikan kendaraan pribadi, dan adanya transportasi online memiliki pengaruh terhadap keputusan dalam penggunaan BRT Trans Semarang. Surplus konsumen pengguna BRT Trans Semarang dari tarif sebesar Rp 86.000.
Analisis Gap dan Strategi Peningkatan Program Indonesia Pintar Rahayu, Wiwiet Septiani; Nihayah, Dyah Maya
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v3i2.39306

Abstract

This study aims to determine the conditions and development of the application of the Smart Indonesia Program and strategies for improving the Smart Indonesia Program in Brebes Regency. This type of research is quantitative descriptive and qualitative descriptive. The data used are primary data. Respondents used in this study were 100 high school / vocational students who received the Indonesia Smart Program in Brebes Regency and 7 keyperson. The analytical tool used in this study is gap analysis and Analitycal Hierarchy Proccess (AHP) analysis. The results in this study indicate that the conditions and development of the implementation of the Smart Indonesia Program in Brebes Regency is quite good with the percentage of indicator application of 45%. Based on the results of the AHP analysis shows that the order of priority strategies for improving the Smart Indonesia Program in Brebes Regency are sequence, monitoring and evaluation, government policies, and human resources. Based on these priorities, in an effort to improve the Smart Indonesia Program in Brebes Regency, it is necessary to improve the mechanism for implementing the Smart Indonesia Program. Whereas the alternative priority in the Smart Indonesia Program Improvement strategy in Brebes Regency is that funds are channeled directly to the recipients of the Smart Indonesia Program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan penerapan Program Smart Indonesia dan strategi untuk meningkatkan Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 siswa sekolah menengah / kejuruan yang menerima Program Indonesia Smart di Kabupaten Brebes dan 7 orang kunci. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kesenjangan dan analisis Analitycal Hierarchy Proccess (AHP). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi dan perkembangan implementasi Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes cukup baik dengan persentase penerapan indikator 45%. Berdasarkan hasil analisis AHP menunjukkan bahwa urutan strategi prioritas untuk meningkatkan Program Indonesia Pintar di Kabupaten Brebes adalah urutan, pemantauan dan evaluasi, kebijakan pemerintah, dan sumber daya manusia. Berdasarkan prioritas ini, dalam upaya meningkatkan Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes, perlu untuk meningkatkan mekanisme untuk menerapkan Program Smart Indonesia. Sedangkan prioritas alternatif dalam strategi Peningkatan Program Smart Indonesia di Kabupaten Brebes adalah bahwa dana disalurkan langsung ke penerima Program Smart Indonesia.
Determinants of The Unemployment University Graduates in Java Island Kinasih, Putri Suri; Nihayah, Dyah Maya
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v5i1.49150

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Provincial Minimum Wage, Economic Growth, Foreign Investment, and Inflation on the educated unemployment of university graduates in Java. This study uses a quantitative method with panel data from 6 provinces in Java and in the 2010-2020 period. The test in this study uses the Fixed Effect regression analysis method with the Ordinary Least Square (OLS) method. The result of this research is that the variable of economic growth has a significant effect on the impact of educated university graduates on the island of Java, while the variables of the provincial minimum wage, foreign investment, and inflation have no significant effect. Suggestions from the results of this study are that the government and companies pay more attention to the welfare of the community and their employees. The government can maintain the stability of economic growth and pay more attention to macro policies related to economic growth. The government can optimize the role of established foreign investment in Indonesia to be able to absorb more workers and make regulations that encourage companies to be more productive so as to increase production output. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Provinsi, Pertumbuhan Ekonomi, Penanaman Modal Asing, dan Inflasi terhadap pengangguran terdidik lulusan universitas di Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data panel dari 6 provinsi di Jawa dan pada periode 2010-2020. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi Fixed Effect dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian ini adalah variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap dampak lulusan perguruan tinggi terdidik di pulau Jawa, sedangkan variabel upah minimum provinsi, penanaman modal asing, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan. Saran dari hasil penelitian ini adalah pemerintah dan perusahaan lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan karyawannya. Pemerintah dapat menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi dan lebih memperhatikan kebijakan makro terkait pertumbuhan ekonomi. Pemerintah dapat mengoptimalkan peran penanaman modal asing yang sudah mapan di Indonesia agar mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta membuat regulasi yang mendorong perusahaan untuk lebih produktif sehingga dapat meningkatkan output produksi.
Co-Authors Aditria, Intan Putri Afif Dhia Pratama Agung Aditya Agung Agung Agus Hermanto Ahmad Shidiq, Ahmad Akhtar, Rana Sharjeel Amin Pujiati Andryan Setyadharma Angelica, Seanita Febriana Anik Susanti Anik Susanti Annis Nurfitriana Nihayah Aulia, Rizka Elfina Avi Budi Setiawan Badar Fadlan Ibrahim Badar Fadlan Ibrahim Cahya Wulandari Damayanti, Anggita Dewanto, Effri Satrio Dewi Karisma Dewi Karisma Dewi, Lutfiani Puspita Dikky Nur Hidayat Dwi Rahmayani, Dwi Eni Kusrini, Eni Etty Soesilowati Fafurida Fafurida Fatimahtuzzahra, Shella Monica Fredericho Mego Sundoro Hakim, Muh. Adrikni Al Imam Mubarok Indung Wijayanto Ita Nuryana Jeane Talakua Karsinah - Khayati, Afif Nur Kholqiyah, Dewi Azizatul Kinasih, Putri Suri Kurniasih Kurniasih Kurniasih Kurniasih Kurniawan, Gilang Fajar Kusumantoro Malia, Shavera Sofiana Margaret, Silvia Medi Elfani Medi Elfani MG. Endang Sri Utari, MG. Endang Sri Moh. Khoiruddin Mukhoyyaroh, Vina Durrotul Mustapa, Alan Nihayah, Annis Nurfitriana Nurfitrokha, Yunilia Nuriya, Alvi Shafira Khoiri Nurjannah Rahayu Kistanti Nursaidah Nursaidah, Nursaidah P. Eko Prasetyo Pangestika, Maulida Dewi Pangestika, Zalma Niendya Phany Ineke Putri Phany Ineke Putri, Phany Ineke Phany Inneke Putri Prasetyo Ari Bowo, Prasetyo Ari Prastiwi, Fifi Setyo Putri Patria Kusuma Putri, Dian Khoiriyani Rachman, Mohammad Aulia Rafikawati, Yulia Fajar Rahayu, Wiwiet Septiani Rahayu, Wiwiet Septiani Rahman, Yosi Aulia Rediana Setiyani, Rediana Reikha Habibah Yusfi Retno Febriyastuti Widyawati Ridzuan, Abdul Rahim Rindra, Sarah Rizka Elfina Aulia Rochaningrum, Eka Rochaningrum, Eka Santos, Nisrina Hanifah Shavera Sofiana Malia Shella Monica Fatimahtuzzahra Sri Utari, MG. Endang Sucihatiningsih DWP Syifa Sa’adah Syifa Sa’adah Tazaruwah, Destin Witari Wahyu Hardyanto Yozi Aulia Rahman, Yozi Aulia Yunilia Nurfitrokha