Articles
UPAYA MENINGKATKAN CAPASITY BUILDING KELOMPOK TANI DI KECAMATAN GUNUNGPATI
Dyah Maya Nihayah;
Amin Pujiati
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v20i2.8332
Penduduk di Kecamatan Gunungpati sebagian besar bermata pencaharian petani. Hasil pertanian yang dihasilkan adalah buah rambutan. Hasil panen yang melimpah yang belum diimbangi dengan teknologi pasca panen dan rendahnya harga jual mengakibatkan buah rambutan tidak memiliki nilai ekonomis. Harga jual rambutan sangat rendah, hanya mencapai paling tinggi Rp 2.500,00 per ikat. Buah rambutan yang tidak habis terjual akan cepat layu, rusak dan busuk. Hal ini menunjukkan bahwa petani di Kecamatan Gunungpati yang menjadi khalayak sasaran belum produktif secara ekonomi. Penerapan teknologi pasca panen merupakan hal yang urgen untuk dilakukan untuk mempertahankan, meningkatkan dan menambah nilai jual produk olahan buah rambutan. Upaya yang dapat dilakukan agar buah rambutan memiliki nilai ekonomis yang tinggi dapat diupayakan melalui pengolahan buah rambutan menjadi beberapa produk olahan sehingga mampu meningkatkan nilai tambahnya agar dapat meningkatkan pendapatan petani di wilayah Kecamatan Gunungpati. Tujuan kegiatan ini, adalah membentuk kelompok usaha pengolahan buah pada kelompok tani dan penguatan kelembagaannya. Metode yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah sosialisai dan pelatihan dari aspek kelembagaan. Seluruh proses tersebut dilakukan pada dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Teger dan kelompok Tani Sumber Rejeki yang ada di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Pembentukan KUB serta pelatihan kelembagaan yang dilakukan merupakan usaha untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kelompok tani di Kecamatan Gunungpati.
Human Resources Planning Strategy at Vocational High School in Tegal Regency
Kurniasih Kurniasih;
Dyah Maya Nihayah
Economics Development Analysis Journal Vol 7 No 3 (2018): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/edaj.v7i3.24756
Industri pengolahan merupakan sektor dengan kontribusi tertinggi terhadap PDRB di Kabupaten Tegal. Namun banyaknya industri yang direfleksikan dengan terjadinya proses industrialisasi tidak dapat menyerap tenaga kerja di pasar tenaga kerja. Pengangguran di Kabupaten Tegal menduduki peringkat tertinggi di Jawa Tengah dengan tingkat pengangguran yang didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun strategi perencanaan SDM pada SMK di Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan alat Analytical Hierarchy Process (AHP). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber daya manusia; fasilitas; kelembagaan dan birokrasi; dan kemitraan. Hasil penelitian menggunakan AHP menunjukkan bahwa kriteria tenaga kependidikan merupakan aspek yang paling diprioritaskan. Kemudian aspek selanjutnya yang perlu diperhatikan atau menjadi prioritas adalah manajemen kurikulum yang inovatif, penempatan PKL siswa dan perlunya penyesuaikan kebutuhan industri dengan kompetensi keahlian. Berdasarkan prioritas tersebut, dalam upaya perencanaan Sumber Daya Manusia pada SMK di Kabupaten Tegal perlu adanya perbaikan tenaga pendidik, inovasi kurikulum yang relevan dengan dunia usaha dan industri agar lulusan yang ada menjadi lulusan yang berkompeten dan berdaya saing. The manufacturing is the sector with the highest contribution to GRDP in Tegal regency. However, the number of industries reflected in the industrialization process cannot absorb labor in the labor market. Unemployment in Tegal regency is ranked highest in Central Java with unemployment rates dominated by graduates of Vocational High School (SMK). Therefore, the purpose of this research is to formulate the strategy of human resource planning at SMK in Kabupaten Tegal. The method used in this research is a qualitative descriptive method with the Analytical Hierarchy Process (AHP) tool. The variables used in this study are human resources; amenities; institutions and bureaucracy; and partnerships. The results of the study using AHP indicate that the criteria of education personnel are the most priority aspects. Then the next aspects that need to be considered or become a priority are the innovative curriculum management, student placement of PKL and the need to adjust the needs of industry with the competence of expertise. Based on these priorities, in the effort of human resource planning at SMK in Tegal regency need improvement of education, curriculum innovation relevant to the business world and industry so that existing graduates become competent and competitive graduates.
Determinant on the Development of Agroecotourism
Shella Monica Fatimahtuzzahra;
Dyah Maya Nihayah
Economics Development Analysis Journal Vol 8 No 4 (2019): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/edaj.v8i4.27271
This research is about the direct and indirect effect of the government willings, community based tourism and the development of agroecotourism to people walfare through mediation variabel community based tourism and infrastructure. The methodology of the reserch is a quantity reserch. The population of the reserch is the people of Serang Village surrounding Lembah Asri. The sample is based on purposive sampling method as many as 110 people. The methodology of data analysis that has used evaluation of inner and outer model by using application of WarpPLS 6.0. The result of the determine of the hypothesis on the direct influence shows us that there is a positive and significance correlation between one variabel and the others. But on the influence of the correlation government wises and people walfare on the result of laniary outputthere is a result which has negative wave It means that the government wises should be bordered so the people creativities wil develop well so their walfare can be reached and even gotten more successfully. On the indirect influence which is mediated by community based tourism and infrastructure there is a positive, significance correlation and in the form of partial mediation with cretarian VAF between 20%-80%.
Analysis of Willingness to Pay (WTP) at Vocational High School
Anik Susanti;
Dyah Maya Nihayah
Economics Development Analysis Journal Vol 8 No 2 (2019): Economic Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/edaj.v8i2.29884
The purpose of this study is to estimate and analyze the willingness to pay (willingness to pay) and fax tor the factors that affect the willingness to pay at Vocational High School in the of Semarang. The method used is Contingent Valuation Method (CVM) and multiple linear regression analysis. The number of samples in this study were 100 respondents, the sampling technique was done by purposive sampling and proportional sampling. The results of this study indicate that the average willingness to pay (WTP) of households in Vocational High Schools in Semarang is Rp. 167.950,00. Factors that have a significant influence on WTP values ​​are income variables, number of household dependents, age and length of access. Whereas the factors that have no effect on willingness to pay (WTP) are parents' education variables. Based on the results of the study, the suggestions that can be put forward are the management or the government to improve the quality of the Vocational School as well as the development of a transparency policy on the collection and allocation of user fees and other resources
Analisis Elastisitas Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Daging Sapi
Dikky Nur Hidayat;
Agung, Agung;
Amin Pujiati;
Dyah Maya Nihayah
JEPP : Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Pariwisata Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Palangka Raya (UPR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52300/jepp.v4i2.15961
Komoditas pangan menjadi penting diperhatikan oleh negara, kebutuhan akan suatu bahan pokok haruslah dipenuhi pemerintah untuk masyarakatnya. Akan tetapi, pada penelitian ini, peneliti berfokus kepada permintaan komoditas pangan, yaitu daging sapi. Dimana tingkat konsumsi daging sapi tahun 2023 mengalami penurunan dibanding 2022. Hal ini menarik untuk diteliti, apa saja faktor yang mempengaruhi jumlah permintaan daging sapi, dan bagaimana tingkat elastisitas daging sapi itu sendiri. Metode penelitian ini menggunakan studi kajian literatur, melalui pengumpulkan artikel penelitian yang relevan dan juga menggunakan analisis elastisitas untuk melihat nilai elastis dari permintaan akan daging sapi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah permintaan daging sapi, antara lain 1) harga daging sapi, 2) harga barang subtitusi, 3) Pendapatan perkapita masyarakat
Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Pemberdayaan dan Perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Purwakarta
Imam Mubarok;
Amin Pujiati;
Dyah Maya Nihayah
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji dampak kebijakan pemerintah terhadap pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Purwakarta dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah telah mendukung sektor UMKM namun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan administratif, akses terhadap teknologi, keterampilan, rendahnya produktivitas dan sertifikasi produk sehingga hal tersebut menghambat dalam pertumbuhan UMKM di Kabupaten Purwakarta. Hal ini mengindikasikan perlunya kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap PDB Daerah dan Nasional.
Optimizing the Role of Community-Based Enterprises to Improve Performance and Competitiveness in Indonesia
Nihayah, Dyah Maya;
Pujiati, Amin;
Rahman, Yosi Aulia;
Nihayah, Annis Nurfitriana;
Nursaidah, Nursaidah;
Damayanti, Anggita;
Ridzuan, Abdul Rahim
Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 25, No 1 (2024): JEP 2024
Publisher : Muhammadiyah University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jep.v25i1.23597
This study aims to identify the characteristics and roles of the village-owned enterprises (BUMDES) model and determine the appropriate development strategy to improve performance and competitiveness. This research is a qualitative study with a case study approach. Data were taken from key persons the director of BUMDES, village officials, and the community as BUMDES partners in Semarang Regency. Data were analyzed using Atlas.ti and Analytical Networking Process (ANP) methods. The results show that BUMDES in Semarang Regency leads to the community-based enterprises (CBE) model than social enterprises because some of the characteristics they have to include the purpose of establishing BUMDES is to contribute to the village economy through the village income (PADes), improving the welfare of rural communities; BUMDES strategy to gain profits, and have strong social capital. Strategies to improve attractive marketing techniques and increase competence through joint training and mentoring are top priorities to improve performance and competitiveness. The limitation of the study is the sample should include the differentiated BUMDES based on village typology so that models and behavior can be identified according to their respective roots.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: DAMPAK KESENJANGAN LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PENGGUNA LAYANAN PAY LATER
Kholqiyah, Dewi Azizatul;
Mustapa, Alan;
Khayati, Afif Nur;
Nuryana, Ita;
Nihayah, Dyah Maya
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54373/ifijeb.v5i2.2983
Tingginya inklusi keuangan tanpa disertai literasi keuangan yang baik membuat masyarakat cenderung kurang mempertimbangkan kemampuan finansial mereka sehingga mereka akan cenderung berperilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lebih dalam dampak kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan terhadap perilaku konsumtif pengguna layanan pay later serta merumuskan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka kerja PRISMA. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan memiliki peran yang penting dalam membentuk perilaku konsumtif pengguna layanan pay later.
Systematic Literature Review: Persepsi Penggunaan QRIS Sebagai Peningkatan Efektivitas Alat Pembayaran dan Sistem Keuangan Digital
Pangestika, Zalma Niendya;
Putri, Dian Khoiriyani;
Angelica, Seanita Febriana;
Nuryana, Ita;
Nihayah, Dyah Maya
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jupe.v13n2.p103-115
Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi sistem pembayaran di Indonesia, salah satunya melalui implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Meskipun penggunaannya semakin luas, masih sedikit kajian yang secara sistematis mengulas persepsi pengguna dan efektivitas QRIS dalam meningkatkan efisiensi transaksi dan memperkuat sistem keuangan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara komprehensif hasil-hasil penelitian terdahulu terkait penggunaan QRIS melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada alur PRISMA. Data dikumpulkan dari Google Scholar dan Garuda menggunakan kata kunci “Penggunaan QRIS”, “QRIS sistem pembayaran”, dan “QRIS alat transaksi”, dengan batasan kurun waktu 10 tahun terakhir. Dari 40 artikel yang ditemukan, 15 artikel relevan dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS mampu meningkatkan efisiensi dan kenyamanan transaksi digital, baik bagi konsumen maupun pelaku usaha, serta memfasilitasi integrasi layanan keuangan dalam satu platform. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa keberhasilan QRIS dipengaruhi oleh sosialisasi yang efektif, kesadaran masyarakat terhadap keamanan transaksi, dan ketersediaan akses teknologi yang merata. Implikasi dari penelitian ini memberikan peta literatur yang berguna untuk pengembangan kebijakan dan studi lanjutan di bidang keuangan digital.
Model Pengembangan Wisata Berkelanjutan: Studi Kasus Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang
Nurjannah Rahayu Kistanti;
Dyah Maya Nihayah;
Syifa Sa’adah;
Badar Fadlan Ibrahim;
Dewi Karisma;
Medi Elfani
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 6 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47467/elmal.v6i6.8671
The purpose of this research is to analyze the sustainable tourism development model in Lerep Tourism Village, Semarang Regency. The data collection method was conducted by primary survey in the form of participatory Business Model Canvas (BMC) workshop to identify the economic potential of the village (tourism sector) and exploring through semi-structured interviews to several village stakeholders using purposive sampling. This data was analyzed using descriptive and SWOT analysis. The results showed that tourism development in Lerep Village requires improvement efforts in several aspects of BMC. By applying a framework such as the Business Model Canvas (BMC), Lerep Village can specifically identify different market segments and value propositions, thus enabling a coherent development approach. In order to implement the concept of community-based tourism (CBT) in various villages, a strong synergy between the government, the community, and the private sector is needed in formulating and realizing the vision of a sustainable tourism village.