Tjokorda Sari Nindhia
Laboratorium Epidemiologi Dan Biostatistik Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Bali Indonesia

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Suplementasi Khitosan Dan Kuning Telur Terhadap Kadar Total Kolesterol Dan Profil Lipoprotein Serum Ayam Tjokorda Sari Nindhia; Ni Nyoman Werdi Susari; I Nyoman Suarsana
Jurnal Sain Veteriner Vol 24, No 2 (2006): DESEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.429

Abstract

.
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI KLINGKING DESA BUNGA MEKAR, KECAMATAN NUSA PENIDA, KABUPATEN KLUNGKUNG I Wayan Surata; Tjokorda GdeTirta Nindhia; Tjokorda Sari Nindhia
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.33 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i03.p27

Abstract

PEMANFAATAN BIOGAS UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK SKALA RUMAH TANGGA T.G.T. Nindhia; I.W. Surata; T.S. Nindhia; I.D.N.P. Swastika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2817.376 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p02

Abstract

Desa Cemadik, Kecamatan Tampaksiring di Kabupaten Gianyar, Bali merupakan desa Agraris dengan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Peternakan khusunya sapi dan babi banyak terdapat di daerah ini dan sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sumber energi cadangan khusunya biogas yang diperoleh dari pengolahan limbah peternakan melalui digester anaerobic. Biogas sudah umum digunakan untuk memasak namun penggunaan biogas lebih lanjut untuk pembangkit listrik tenaga biogas perlu dikembangkan dan disebarluaskan. Hal ini disebabkan ketersediaan energI konvensional semakin langka yang menyebabkan harga listrik terus meningkat. Pengabdian ini bertujuan membangun pilot proyek pembangkit listrik tenaga biogas untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan teknologi pembangkit listrik tenaga biogas skala rumah tangga yang terjangkau biayanya dan mudah teknologinya di Desa Cemadik, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali. Selanjutnya kegiatan ini berhasil membuat pembangkit listrik tenaga biogas dengan kapasitas 1000 watt dengan berbahan bakar biogas dan sudah terpasang dengan baik dilengkapi dengan rumah genset.
PELAYANAN KESEHATAN SAPI DI BANJAR BUANGGA, DESA GETASAN, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG I W. Suardana; I G.N. Sudisma; I K. Suatha; I N. Suartha; Tj. S. Nindhia; I N. Suarsana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.68 KB)

Abstract

Kesehatan ternak merupakan salah satu faktor penting yang amat menentukan tingkat keberhasilan jalannyasuatu usaha peternakan disamping faktor lainnya seperti pakan, manajemen, bibit, dan lain-lain. BanjarBuangga sebagai salah satu Banjar di Desa Getasan merupakan salah satu daerah potensial untukpengembangan ternak khususnya sapi sehingga menjadikan program pelayanan kesehatan di wilayah tersebutsangat potensial untuk dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat terhadap ternak sapi di Banjar ini,memperlihatkan respon positif yang dicirikan dengan cukup banyaknya jumlah ternak yang memperolehpelayanan yaitu sejumlah 44 ekor sapi dari 27 petani ternak. Jenis pelayanan yang dilakukan meliputi:pemberian vitamin terhadap semua ternak sapi yaitu 44 ekor (100%), disusul dengan pemberian obat cacingpada 37 ekor (84%), tindakan spraying berupa pemberian gusanex sebanyak 10 ekor (22,8%), pemberianobat butok sebagai anti lalat sebanyak 7 ekor (15.9%), serta pemberian delladryl dan Ivermectin masingmasingpada 2 ekor sapi (4,5%). Hasil ini mengindikasikan bahwa program pengabdian yang dilakukancukup efektif dapat menyentuh kebutuhan dasar petani ternak, sehingga benar-benar dapat dirasakanmanfaatnya.
Identifikasi Spesies Ikan Kerapu di Pasar Ikan Karangasem dan Kedonganan Bali Menggunakan DNA Mitokondria Gen 16s rRNA IDENTIFICATION OF GROUPER SPECIES USING 16S rRNA MITOCHONDRIAL DNA IN KARANGASEM AND KEDONGANAN FISH MARKET, BALI Ni Luh Made Ika Yulita Sari Hadiprata; I Made Bagus Arya Permana Ardiana Putra; I Gusti Ngurah Kade Mahardika; I Nengah Wandia; Tjokorda Sari Nindhia
Jurnal Veteriner Vol 16 No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.921 KB)

Abstract

Groupers are bio-indicators of the health of coral ecosystems and high economic value. Various speciesof grouper fish sold in markets in Indonesia is not known. The purpose of this study was to identify thespecies of grouper fish market located in Karangasem and Kedonganan. The method used in this studywas polymerase chain reaction(PCR) techniqueand mitochondrial DNA 16S rRNA gene as a molecularmarker. Grouper samples were collected from the fish market Karangasem total of 11 samples and 42samples collected from Kedonganan. Sequences from each sample was obtained from the analysis inBerkeley Sequencing Facility, California. Sequencing samples were then analyzed by BLAST and matchedwith the sequences found in GenBank. The analysis showed that six species can be identified from the fishmarket Karangasem namely Cephalopholis leopardus, C.cyanostigma, C. miniata, C. sonnerati, Variolaalbimarginata, and Epinephelus fasciatus. Seven species can be identified in the fish market Kedonganannamely E. fuscoguttatus, E. coeruleopunctatus, E. merra, E. polyphekadion, C. cyanostigma, C. miniata andV.albimarginata.
Seroprevalensi Virus Avian Influenza H9N2 pada Ayam Kampung (Gallus domesticus) di Pasar Beringkit, Kabupaten Badung, Bali Brigita Galilea Adu; Messy Saputri Boru Sembiring; Oktryna Hodesi Sibarani; I Gusti Ngurah Kade Mahardika; Ida Bagus Kade Suardana; I Gusti Ayu Agung Suartini; Tjokorda Sari Nindhia
Jurnal Veteriner Vol 21 No 3 (2020)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.636 KB)

Abstract

Virus Avian Influenza (Avian Influenza Virus/AIV) subtipe H9N2 (AIV-H9N2) telah menjadi perhatian bagi kesehatan unggas. Virus ini telah dilaporkan di beberapa provinsi di Indonesia. Pasar Beringkit merupakan pasar unggas yang menerima suplai unggas dari berbagai daerah di Bali. Pasar ini menjual berbagai jenis unggas seperti: ayam, itik dan ayam kampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seroprevalensi virus Avian Influenza subtipe H9N2 pada unggas domestik di pasar Beringkit, Kabupaten Badung, Bali. Sebanyak 187 sampel darah dikumpulkan dari tiga kali pengambilan yang berbeda. Serum diambil dari ayam broiler, ayam kampung dan itik yang belum divaksin dan diuji menggunakan Hambatan Hemaglutinasi (Haemagglutination Inhibition/HI). Serum diencerkan lima kali dengan NaCl dan dipanaskan 55oC selama 30 menit sebelum dilakukan pengujian. Hasil pemeriksaan uji HI dianalisis dengan uji statistik Non-parametrik Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 187 sampel serum,43 sampel positif mengandung antibodi AIV-H9N2. Seroprevalensi AIV-H9N2 pada ayam broiler sebesar 15,9% (dari total 63), ayam kampung 35,5% (dari total 62) dan itik sebesar 17,7% (dari total 62). Hasil analisis statistika menunjukkan bahwa sampel yang diambil dari antar spesies dengan tiga kali pengambilan berbeda menunjukkan hasil tidak berbeda nyata. Penelitian ini menunjukkan bahwa unggas domestik di Bali telah terinfeksi AIV-H9N2. Biosekuriti, pengawasan pasar dan vaksinasi efektif dalam mencegah infeksi perlu ditingkatkan. Dampak ekonomi yang disebabkan AIV-H9N2 pada unggas domestik perlu dikaji lebih lanjut.
Faktor-faktor Risiko Penyebaran Escherichia coli O157:H7 pada Sapi Bali di Kuta Selatan, Badung, Bali (RISK FACTORS FOR DISSEMINATION OF ESCHERICHIA COLI O157:H7 IN BALIN CATTLE IN SOUTH KUTA, BADUNG, BALI) Korbinianus Feribertus Rinca; Tjokorda Sari Nindhia; I Wayan Suardana
Jurnal Veteriner Vol 17 No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.911 KB)

Abstract

Escherichia coli O157:H7 is a strain of E.coli which has ability to produce toxin known as shiga-liketoxin. Shiga like toxin can cause colitis haemorrhagic and hemolytic uremic syndrome in human. However,in calves, it can cause diarrhea, while in adult cattle can be career. Cattle are primary reservoir of E. coliO157:H7. Study of dissemination pattern of E.coli O157:H7 was carried out using 60 samples of cattlefeces. This is a cross sectional study and samples were collected using purposive sampling technique.Based on statistic calculation using chi-square and Odds ratio tests, it was found some risk factorsaffected the dissemination of E.coli O157:H7 infection in South Kuta District, Badung, Bali. Some of thosewere the altitude of sea level that showed the cattle which were maintained in highland showed more riskthan cattle that was in the lowland, with odds ratio value 1.12. The management animal husbandryshowed cattle that maintained in captive management were in higher risk than cattle that was notmanaged in captive system, with odds ratio value 2.50. The type of captive floor, which made from cementwas higher risk than cattle that was raised in captive floor which were made from non cement with oddsratio value 6.22. The chi-square test result did not show a significant difference to the dissemination of E.coli O157:H7 in the South Kuta-district.
Menduga Berat Karkas pada Sapi Bali Jantan dan Betina Menggunakan Bobot Hidup Tjokorda Sari Nindhia; Elizabeth Kezi Damayanti; Putu Sampurna
Jurnal Veteriner Vol 22 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.12 KB) | DOI: 10.19087/jveteriner.2021.22.1.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menduga bobot karkas pada sapi bali jantan dan betina dengan menggunakan bobot hidupnya. Hal tersebut dapat membantu peternak dan pembeli sapi untuk menduga bobot karkas menggunakan bobot hidup. Penelitian ini menggunakan sampel yaitu sapi bali sebanyak 20 ekor jantan dan 24 ekor betina yang dipotong di Rumah Potong Hewan Mambal. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan pengukuran langsung pada bobot hidup dan bobot karkas. Data yang diperoleh dianalisis dengan independent t-test kemudian dianalisis dengan regression metode power. Hasil rata-rata pengukuran dari bobot hidup pada sapi bali jantan yaitu 312,55±13,96 kg sedangkan pada sapi bali betina 247,00±6,96 kg serta hasil rata-rata pengukuran dari bobot karkas pada sapi bali jantan yaitu 171,87±9,14 kg sedangkan pada sapi bali betina 115,43±3,33 kg. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan untuk sapi bali jantan adalah 0,954 sedangkan untuk sapi bali betina adalah 0,918. Nilai koefisien deteminasi (R2) yang didapatkan untuk sapi bali jantan adalah 0,91 dan untuk sapi bali betina adalah 0,843 sehingga ditemukan hubungan yang erat antara bobot hidup dengan bobot karkas pada sapi bali jantan dan betina. Hasil penelitian ini menunjukkan bobot karkas dapat diduga menggunakan bobot hidup dengan persamaan pada sapi bali jantan yaitu Y= 0,208X1,168 sedangkan pada sapi bali betina yaitu Y=0,763X0,911. Berdasarkan hasil analisis regression metode power dapat diketahui laju perubahan bobot karkas pada sapi bali jantan lebih tinggi daripada sapi bali betina sehingga sapi bali jantan lebih ekonomis untuk dipotong karena memiliki persentase bobot karkas lebih tinggi daripada sapi bali betina.
Pelacakan Ekspresi Antigen Toxoplasma gondii secara Imuno(sito)histokimia (TRACKING EXPRESSION OF TOXOPLASMA GONDII ANTIGENS USING IMMUNO(CYTO)HISTOCHEMISTRY METHOD) Ida Ayu Pasti Apsari; Ida Bagus Oka Winaya; Tjokorda Sari Nindhia; Ida Bagus Ngurah Swacita
Jurnal Veteriner Vol 18 No 4 (2017)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.568 KB) | DOI: 10.19087/jveteriner.2017.18.4.535

Abstract

The research objective want to track the expression of Toxoplasma gondii antigenes in the heart of the free-range chicken with immuno(cyto)histochemistry technique. In the present study were examined three methods to track antigen T.gondii, first method direct microscopic examination of the heart digests, the second method to detect antigen of T.gondii with immunocytochemistry technique of the chicken heart digests and the third immunohistochemistry examination of the heart free-range chicken. The number of material samples examined were 100 heart free-range chicken. Direct microscopic examination of the heart digests free-range chicken to track the bradyzoite form (inside cyst). Examination by immuno(cyto)histochemistry technique keep track T.gondii an antigen expression on cells and heart muscle tissue. The results showed that the direct microscopic examination on the heart tissue unable to detect cyst and antigen T.gondii. Immunohistochemical examination successfully detected the expression of antigenes T.gondii and was found 2% (2/100) positive. It can be concluded that T.gondii antigen expression in the heart of range chicken could be detected by immunohistochemistry.
PROFIL LIPOPROTEIN DAN KADAR KOLESTEROL TOTAL SERUM AYAM YANG DIBERI SUPLEMENTASI KHITOSAN (THE EFFECT OF CHITOSAN SUPPLEMENTATION TO THE LIPOPROTEIN PROFILE AND TOTAL SERUM CHOLESTEROL LEVEL OF CHICKEN) Tjokorda Sari Nindhia; Ni Nyoman Werdi Susari; I Nyoman Suarsana
Jurnal Veteriner Vol 8 No 2 (2007)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was carried out to evaluate the effect of chitosan supplementation in the chicken food with high cholesterol diet on total cholesterol level and serum lipoprotein profile of chicken. The aims of this study were to evaluate the effects of chitosan supplementation on lipid level, total cholesterol, triglyceride, High density lipoprotein (HDL), Very low density lipoprotein (VLDL) and Low density lipoprotein (LDL) concentration on serum chicken. The experimental design used in this study was completely randomized design with 4 treatment groups. Group K (as a controlled without cholesterol er and chitosan), group A (treated with cholesterol 1% without chitosan), group B (treated with cholesterol 1% and chitosan 15%) and group C (treatment with cholesterol 1% and chitosan 30%). The results showed that treatment with egg yolk powder (group A) could cause hyperlipydemia on chickens and cholesterol total was significantly different (p<0,05) compared to group K (control). Treatment with 30% chitosan were reducing lipid concentration, cholesterol total, triglyceride, VLDL and LDL serum of chicken, respectively (p<0,05) compared to group A (egg yolk powder without chitosan), total HDL concentration was not significantly different (P>0,05). It was concluded that the suplementation of 30% chitosan in the chicken food could reduce total serum cholesterol level in hyperlipydemia chicken.
Co-Authors ANAK AGUNG NGURAH OKA PUJAWAN Anak Agung Sagung Kendran Ananda, Made Krisna Angelica Ramadya Putri Candrianisa Brigita Galilea Adu Cahyani, Ni Luh Risna D.N.K.P. Negara Dewa Kade Agung Hendra Putra Dinata Dwi Arum Permatasari Elfani Sarah Faradina Elizabeth Kezi Damayanti Florensia, Dheadora Geidha Lailia Luzain I Gusti Agung Ayu Suartini I Gusti Komang Dwijana I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Gusti Ngurah Sudisma I K. SUATHA I Ketut Suada I Ketut Suatha I Made Bagus Arya Permana Ardiana Putra I Made Kardena I Made Widiyarta i Nengah Wandia I Nyoman Dodik Gunawan I Nyoman Suarsana I Nyoman Suartha I Putu Sampurna I Putu Windhu Mahardika I Wayan Batan I Wayan Suardana I Wayan Suardana I Wayan Surata I.B.P. Purwadnyana I.D.G.P. Swastika I.D.N.P. Swastika I.G.N.W. Gunawan I.W.A.R. Dana Ida Ayu Pasti Apsari Ida Ayu Pasti Apsari Ida Bagus Bagus Kade Suardana Ida Bagus Kade Suardana Ida Bagus Kade Suardana Ida Bagus Kade Suardana Suardana Ida Bagus Ketut Indra Permana Ida Bagus Ngurah Swacita Ida Bagus Oka Winaya Ihtifazhuddini, Fiqi Manaya Tibyana Iwan Harjono Utama Kadek Karang Agustina Kakang, Dorteany Mayani Keliat, Dosmonytha Br Ketut Ari Andhita Badraresta Arnaya Ketut Ayu Cudemani Putri Korbinianus Feribertus Rinca Kristianto, Kartika Leonardo, Edo Lijung, Derfina Mahindra, Aditya Try Marson, Fransiska Gratia Sonita Messy Saputri Boru Sembiring Negara, Putu Maha Suta Ni Ketut Suwiti Ni Luh Eka Setiasih Ni Luh Eka Setiasih Ni Luh Made Ika Yulita Sari Hadiprata Ni Made Suksmadewi Wisnantari Ni Nyoman Werdi Susari Nicolas Yarisetouw, Nicolas Oktryna Hodesi Sibarani Pero, Fransisco Victoriano Pratama, Rendi Tegar Putra, I Made Wira Diana Sadipun, Elizabeth Liliane Sri Kayati Widyastuti Sunarko, Stefanie Nadya Stellanora Suputra, Gusde Wahyu Krisna Suriana, Ni Komang Valerie Tjokorda Gde Tirta Nindhia Tomáš Ruml Yizhar Eka Zdenek Knejzlík