Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

VOL. 2/NO.6/ MEI 2017; ISSN2502-731X , IDENTIFIKASI KEPADATAN LALAT DAN SANITASI LINGKUNGANSEBAGAI VEKTOR PENYAKIT KECACINGAN DI PEMUKIMAN SEKITAR RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) KOTA KENDARI TAHUN 2017 Pebriyanti, Iis Ria; Nirmala, Fifi; Saktiansyah, La Ode Ahmad
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.128 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.3029

Abstract

Kecacingan (Helminthiasis) merupakan infestasi satu atau lebih parasit usus golongan nematoda. Jeniscacing yang banyak menyerang adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (AncylostomaDuodenale dan Necator Americanus ), dan cacing cambuk (Trichuris trichiura). Penelitian ini bertujuan untukmendapatkan gambaran kepadatan lalat, sanitasi lingkungan, jarak pemukiman dari RPH dan identifikasi telurcacing pada lalat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif observasional. Responden dalampenelitian ini berjumlah 44 rumah.Metode pengambilan data dilakukan dengan observasi dan penangkapanlalat berdasarkan radius.Hasil penelitian menjelaskan bahwa untuk kategori tinggi, sedang dan rendahberturut-turut 30 (68.19%), 11 (25.00%), dan 3 (5.82%) pada rumah responden.Sanitasi perumahan 44responden (100%) tidak memenuhi syarat.Tingkat kepadatan lalat kategori tinggi dengan jarak perumahandekat (0 - ≤500 m) sebanyak 26 responden, sedangkan jarak perumahan jauh (>500 m - ≤1000 m) sebanyak 4responden. Telur cacing yang di temukan adalah telur cacing jenis Ascaris lumbricoides pada RPH sebanyak 1butir,pada radius 600 m sebanyak 1 butir, dan pada radius 800 m sebanyak 5 butir. Berdasarkan hasil tersebut,kesimpulan yang didapat yaitu kepadatan lalat sebagian besar kategori tinggi, sanitasi perumahan tidakmemenuhi syarat, kepadatan lalat tinggi pada jarak perumahan dekat dan di temukan 7 butir telur cacing jenisAscaris lumbricoides.Kata Kunci: Kecacingan, Kepadatan Lalat, Jarak Perumahan, Sanitasi Perumahan, Telur Cacing, RumahPemotongan Hewan (RPH)
SKRINING PARASIT MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUMI WONOREJO NABIRE-PAPUA TAHUN 2018 Tina, Lymbran; Bagubau, Fergiana; Nirmala, Fifi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v5i1.10615

Abstract

Abstrak Malaria adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit yang dapat menyebabkankematian pada manusia. Penyakit infeksi ini disebabkan oleh parasit Plasmodium yang hidup dan berkembangbiak dalam sel darah merah manusia dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Ada lima spesiesPlasmodium yang menyerang manusia yaitu : Plasmodium vivax, Plasmodium falciparum, Plasmodium malariae,Plasmodium ovale dan Plasmodium knowlesi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif denganrancangan penelitian crossectional atau potong lintang. penelitian ini dilakukan pemeriksaan skrining denganmaksud untuk melihat positif atau negatif parasit malaria di dalam sampel darah mengunakan mikroskop.Skrining malaria merupakan suatu usaha untuk mencari dan menemukan penderita penyakit malaria yangtampak gejala klinis melalui suatu tes atau pemeriksaan, yang secara singkat dan sederhana sehingga dapatmemisahkan mereka yang sehat dari mereka yang kemungkinan besar menderita penyakit malaria, yangselanjutnya diproses melalui diagnosis dan pengobatan. Penelitian ini dilakukan di laboratorium puskesmas BumiWonorejo kabupaten Nabire provinsi Papua tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang. Yaitu orang dengan gejala klinis seperti demam periodik, nyeri pada persendian, mual dan tinggal di wilayah kerjapuskesmas Bumi Wonorejo Nabire-Papua serta subjek bersedia di ambil sampel darah. Berdasarkan gambaran hasil pemeriksaan mikroskopis di Puskesmas Bumi Wonorejo Nabire-Papua tahun 2018 pada sediaan darahsubjek penelitian di peroleh positif malaria sebanyak 19 orang ( 63,3%) dan negatif malaria yaitu 11 0rang(36,3%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kasus positif malaria di wilayah kerja Puskesmas Bumi WonorejoNabirePapuatahun2018masihtinggi. Katakunci:skrining,mikroskopis,malari  
ANALISIS PROFIL HEMATOLOGI AKIBAT RADIASI PADA PETUGAS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD BAHTERAMAS, KENDARI Pratiwi, Arum Dian; Lisnawaty, Lisnawaty; Jumakil, Jumakil; Nirmala, Fifi; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.733 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12477

Abstract

AbstractSalah satu penerapan teknologi nuklir dalam bidang kesehatan atau medik adalah pelayanan radiologi. UnitPelayanan Radiologi merupakan salah satu instalasi penunjang medik, menggunakan sumber radiasi pengion(sinar-X) untuk mendiagnosis adanya suatu penyakit dalam bentuk gambaran anatomi tubuh yang ditampilkandalam film radiografi. Rumah Sakit Bahteramas Sulawesi Tenggara adalah rumah sakit yang memiliki instalasiradiologi dan unit CT-scan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dosis radiasi yang diterimaoleh pekerja instalasi radiologi dan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin, leukosit, dan trombositpada pekerja instalasi radiologi. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum BahteramasKendari, Sulawesi Tenggara. Variabel dalam penelitian ini adalah umur, masa kerja, dosis radiasi, kadarhemoglobin, leukosit, dan trombosit. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 12 responden. Penelitian inimenggunakan analisis data secara deskriptif dan secara analitik (uji beda). Hasil Penelitian menunjukkan bahwadosis radiasi yang diterima oleh petugas (dari hasil TLD badge) dalam kurun waktu 3 bulan masih jauh di bawahNilai Batas Dosis yang diperkenankan. Rata-rata dosis radiasi yang diterima adalah 0,2766 mSv dengan nilaimin-max = 0,2399 – 0,3525 mSv. Tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin (p-value = 0,894), kadar leukosit(p-value = 0144), dan kadar trombosit (p-value = 0,506) yang bermakna pada pekerja instalasi radiologi baikyang kontak langsung maupun yang tidak kontak langsung di RSUD Bahteramas Kendari.Kata kunci: Dosis Radiasi, Hemoglobin, Leukosit, Trombosit, Umur, Masa Kerja, RSUD Bahteramas 
EVALUASI PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) BERBASIS AKREDITASI DI INSTALASI FARMASI BLUD RUMAH SAKIT KONAWE TAHUN 2018 Sabarudin, Sabarudin; Ihsan, Sunandar; Nirmala, Fifi; Sartina, Sartina
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.702 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12467

Abstract

AbstrakPelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) merupakan bagian penting dalam pelayanan pasien.Pelayanan kefarmasian bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan menyelesaikan masalah terkait obat.Praktik penggunaan obat yang tidak aman dan kesalahan penggunaan obat adalah penyebab utama cederadan bahaya yang dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian pelayanankefarmasian dan penggunaan obat di Instalasi Farmasi BLUD Rumah Sakit Konawe Tahun 2018. Penelitian inimerupakan jenis penelitian non eksperimental dengan menggunakan rancangan studi kasus. Data dianalisissecara kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan instumen PKPO berdasarkan StandarNasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) dengan cara observasi dokumen dan wawancara mendalam. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kesesuaian PKPO di Instalasi Farmasi BLUD RumahSakit Konawe telah memenuhi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit dengan presentase yang diperolehyaitu pengorganisasian (100%), seleksi dan pengadaan (100%), penyimpanan (91,5%), peresepan danpenyalinan (100%), persiapan dan penyerahan (70,83%), pemberian obat (100%) dan pamantauan (100%).Kata kunci: SNARS; PKPO; Rumah Sakit Konawe
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSISALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA MASYARAKAT PESISIR DI KELURAHAN NAMBO KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI TAHUN 2019 Wulandari, Sherly; Yasnani, Yasnani; Nirmala, Fifi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v1i1.12610

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. WHO menyatakan bahwa hampir empat juta orang meninggal akibat ISPA setiap tahun sebanyak 98%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian ISPA adalah lingkungan rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kondisi fisik rumah dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada masyarakat pesisir di Kelurahan Nambo Kecamatan Nambo Tahun 2019. Penelitian ini bersifat survei analitik observasional dengan rancangan studi cross sectional. Metode penelitian ini bersifat survei analitik observasional dengan rancangan studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini diperoleh 74 responden yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil, ada hubungan yang bermakna antara jenis lantai (p-value= 0,007), jenis dinding (p-value=0,012), dan atap rumah (p-value=0,040) dengan kejadian penyakit ISPA. Tidak ada hubungan yang bermakna antara ventilasi (p-value= 0,736), pencahayaan alami pada pagi hari (p-value= 0,980), pada siang hari (p-value=0,181), pencahayaan pada sore hari (p-value=0,549) dan kelembaban (p-value=0,183) tidak menunjukkan hubungan terhadap kejadian Penyakit ISPA. Hasil analisis multivariat menunjukkan ada pengaruh jenis lantai (p-value= 0,006; OR=4,737), jenis dinding (p-value= 0,029; OR=3,272), dan atap rumah (p-value= 0,029; OR=3,336). Kesimpulan penelitian ini adalah hanya jenis lantai, jenis dinding, dan atap rumah yang berpengaruh terhadap kejadian Penyakit ISPA.
DETERMINAN PEMILIHAN PERTOLONGAN PERSALINAN DI DESA LINSOWU KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA TAHUN 2019 Suntrisnawati, Suntrisnawati; junaid, Junaid; Nirmala, Fifi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v5i2.13126

Abstract

Persalinan adalah serangkaian kejadian pada ibu hamil yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan, disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh si ibu. Tujuan penelian Untukmengetahui hubungan pendidikan ibu, adat istiadat, dukungan suami, dan sosial ekonomi dalam pemilihanpertolongan persalinan di Desa Linsowu Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara Tahun 2019. Jenispenelitian ini penelitian observasional Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian iniadalah seluruh ibu nifas yang melahirkan ditolong oleh tenaga kesehatan dan ditolong oleh tenaga dukunsebanyak 36 dalam waktu satu tahun (Januari-Mei 2019). Pengambilan sampel dalam peneletian ini Sampeldalam penelitian ini menggunakan teknik Total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yangmelahirkan ditolong oleh tenaga kesehatan dan ibu yang melahirkan di tolong oleh dukun yang bertempattinggal di Desa Linsowu Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara berjumlah 36 responden tahun 2019. Hasilada hubungan pendidikan ibu terhadap pemilihan pertolongan persalinan di Desa Linsowu Kecamatan KulisusuKabupaten Buton Utara tahun 2019 Berdasarkan uji chis-square diperoleh nilai p-value= 0,014 (p-value <0,05),tidak ada hubungan kepercayaan tradisional terhadap pemilihan pertolongan persalinan di Desa LinsowuKecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara tahun 2019 Berdasarkan uji chis-square diperoleh nilai p-value=0,657 (p-value >0,05), ada hubungan dukungan suami terhadap pemilihan pertolongan persalinan di DesaLinsowu Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara tahun 2019 Berdasarkan uji chis-square diperoleh nilai p-value= 0,213 (p-value >0,05), ada hubungan sosial ekonomi terhadap pemilihan pertolongan persalinan di DesaLinsowu Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara tahun 2019 Berdasarkan uji chi-square diperoleh nilai p-value= 0,037 (p-value <0,05) Kata kunci: Pendidikan, Adat Istiadat, Dukungan Suami (Keluarga), Sosial Ekonomi
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR PADA KAWASAN RAWAN BANJIR DI KECAMATAN PONDIDAHA KABUPATEN KONAWE Nurmaladewi, Nurmaladewi; Sabilu, Yusuf; Saktiansyah, La Ode Ahmad; Afa, Jusniar Rusli; Nirmala, Fifi; Tina, Lymbran; Jumakil, Jumakil
Preventif Journal Vol 6, No 1 (2021): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v6i1.22595

Abstract

AbstrakBanjir merupakan salah satu bencana alam yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir berdampak serius pada kesehatan masyarakat seperti terjadinya kontaminasi air minum dan penumpukan limbah domestik, banyaknya bakteri patogen dan vektor penyakit di sekitar perairan yang tergenang. Selain itu, peristiwa banjir dapat menyebabkan potensi wabah penyakit menular peningkatan penyakit yang ditularkan oleh vector (vector-borne diseases) dan penyakit bawaan air (water-borne diseases). Kabupaten Konawe merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara yang rawan dengan bencana banjir. Pola curah hujan tahunan di Kabupaten Konawe antara 1.500-1.00 mm, hal ini menjadi penyebab terjadinya banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Konawe. Salah satu  wilayah yang rawan bencana banjir di Kabupaten Konawe ialah Kecamatan Pondidaha. Hasil survey awal menunjukkan bahwa salah satu permasalahan yang ditemui di wilayah rawan banjir di Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe adalah masalah kualitas air. Sebagian besar kebutuhan air minum masyarakat Kecamatan Pondidaha menggunakan air sumur dan air PDAM. Kondisi sanitasi masyarakat Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe yang masih kurang baik diperkirakan akan berdampak pada kualitas air tanah maupun sungai terutama pada saat banjir. Hasil penelitian menunjukkan kualitas fisika (padatan Terlarut/Total Dissolved Solid (TDS)) masih berada di bawah nilai baku mutu sehingga masih layak digunakan sebagai air bersih yang digunakan sebagai sumber air baku untuk air minum dan hasil uji kualitas mikrobiologi (uji bakteri coliform dan Escherichia coli) tanah pada kawasan rawan banjir di Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe masih berada di bawah nilai baku mutu sehingga masih layak digunakan sebagai air bersih yang digunakan sebagai sumber air baku untuk air minum. Kata kunci: air, banjir, fisik, biologi
SOSIALISASI GERAKAN SOCIAL DISTANCING DAN ENHANCED HYGIENE DALAM RANGKA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYEBARAN COVID-19 DI KELURAHAN LALODATI, KOTA KENDARI, PROVINSI SULAWESI TENGGARA Nirmala, Fifi; Muhammad, Al Jalali; Fithria, Fithria; Dita, Aslan
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.177 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i1.14874

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang belum lama tepatnya pada bulan Desember 2019 muncul dan mewabah. Penyakit ini pertama kali ditemukan di China yang belum diketahui secara pasti asal mulanya tepatnya di Wuhan. Penularannya dapat terjadi secara lansung maupun tidak lansung. Oleh karena itu penting untuk melakukan social distancing dan enhanced hygiene dengan siapapun karena waktu inkubasi virus ini terjadi selama 14 hari. Upaya-upaya ini dilakukan sebagai bentuk pengurangan transmisi. Dengan social distancing orang yang sehat dan sakit tidak bersentuhan sehingga peluang untuk penyebaran COVID-19 semakin kecil. Begitu pula dengan enhanced hygiene, misalnya dengan rajin mencuci tangan. Kita sering kali tidak sadar telah menyentuh permukaan benda-benda yang tidak bisa dipastikan apakah steril dari SARS-CoV-2 atau tidak.  Hal ini bisa jadi disebabkan karena sebagian warga Indonesia belum mengetahui upaya pencegahan serta penanganan COVID-19. Kota Kendari pun terimbas COVID-19. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah serta melakukan pengendalian terhadap penyebaran COVID-19 mengingat angka mortalitas Indonesia yang tinggi. Hasil dari kegiatan ini sangatlah positif, secara umum dari setiap kegiatan yang dilakukan, masyarakat memberikan respon yang sangat positif, yaitu masyarakat mempraktekkan hasil sosialisasi serta memberikan petanyaan yang menurut mereka masih belum jelas seperti aturan social distancing serta enhanced hygiene.
Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat Pesisir di Kelurahan Lapulu Kota Kendari Tahun 2019 Majid, Ruslan; Zainuddin, Asnia; Yasnani, Yasnani; Nirmala, Fifi; Tina, Lymbran
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.269 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v2i1.12149

Abstract

Permasalahan persampahan di Kelurahan Lapulu bukan hanya disebabkan karena peningkatan jumlah penduduk saja, namun disebabkan pula dari rendahnya tingkat pelayanan prasarana dan sarana dasar lingkungan khususnya dalam bidang pelayanan persampahan yang tidak tuntas sehingga menimbulkan adanya timbulan-timbulan sampah yang tidak terangkut setiap harinya. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 bentuk, yang pertama bersifat non-fisik berupa sosialisasi pengelolaan sampah sejak dini pada anak Sekolah Dasar, penyuluhan tentang pengelolaan sampah tingkat Rumah Tangga, Pelatihan Pembuatan tempat sampah terpadu, dan pembagian leaflet kesadaran pengelolaan sampah pada komunitas Pasar Lapulu. Kedua berupa intervensi fisik yaitu pembuatan insenerator sederhana dan gerakan kesadaran pengelolaan sampah di masyarakat. Kegiatan ini telah terlaksana secara maksimal melalui pemberdayaan masyarakat dalam membentuk kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah yang dimulai dengan cara pemilahan sampah, pemanfaatan limbah sampah dengan konsep 3R, menyediakan tempat pembuangan sampah yang ramah lingkungan dan rutinitas membersihkan sampah bersama- sama.
KNOWLEDGE AND PRACTICES OF MIDWIVES REGARDING ZIKA VIRUS IN KENDARI, SOUTHEAST SULAWESI, INDONESIA Tosepu, Ramadhan; Nisa Patawari, Indri Eka Artamevia Khaerun; Lestari, Hariati; Karimuna, Siti Rabbani; Sety, La Ode Muhamad; Nirmala, Fifi
Public Health of Indonesia Vol. 6 No. 3 (2020): July - September
Publisher : YCAB Publisher & IAKMI SULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v6i3.344

Abstract

Background: In 2016 Zika virus infection became an international public health emergency concern.Objective: This study aimed to evaluate the knowledge and practice of midwives regarding the Zika virus.Methods: This research was an analytic study with a cross-sectional approach. A total of samples was 191 selected using a proportional random sampling technique. WHO questionnaire was used to collect data on knowledge and practice related to the Zika virus and a set of explanatory variables.Results: The midwife's knowledge of the Zika virus revealed that only the workplace and sources of information were associated with knowledge of the Zika virus infection. Public health center had a greater chance of having good knowledge than hospitals with OR: 5.130 (CI: 2.591-10.157) and first knew Zika information more than one year ago had a greater chance of having good knowledge than the first midwife knew about Zika on the day the study was conducted with OR: 3.035 (CI: 1.485-6.203).Conclusion: Knowledge and practice regarding Zika virus infection among midwives in Kendari city Indonesia was relatively good. Furthermore, midwives who work in the public health center had a five times chance compared to midwives who work in hospitals to have better knowledge related to the Zika virus.
Co-Authors Afa, Jusniar Rusli Akifah, Akifah Al Jalali Muhammad Arum Dian Pratiwi, Arum Dian Bagubau, Fergiana Bahar, Hariati Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Dita, Aslan Elviani, Ila Veti Fauziah, Izzah Fauziyah, Rahma Febriyanti, Dwika Fithria, Fithria Hariati Lestari Haritsha, Sitti Anna Zaid Hartati Bahar Hasyim, Muhammad Syawal Ibrahim, Karma Idwan, Ismi jufri, Nurnashriana Jumakil Jumakil Junaid Junaid, Junaid Kamrin Karimuna, Siti Rabbani Kohali, Rizki Eka Sakti Octaviani L. Lisnawati La Aba La Dupai, La La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode Ali Imran La Ode Nggawu Lestari, Yunita Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Lymbran Tina Mahmudah, Rifa’atul Mersatika, Agnes Misnawati Misnawati Muchtar, Febriana Munsir, Noviani Nadillah, Nadillah Nani Yuniar Nisa Patawari, Indri Eka Artamevia Khaerun Nurjanna, Yustina Nurmaladewi, Nurmaladewi Nurrahmah, Sitti Pandiana, Fitri Hajra Pebriyanti, Iis Ria Putri, Annisa Almaqhira Syahrani Putri, Sartika Aulia Qalbi, Lutfia Rachim, Audrey Wina Keisyiah Rahmayani, Irma Ramadani, Erin Rahmi Ramadhan Tosepu Reski, Agil Ridhayani, Nurul Hikmah Ruslan Majid, Ruslan Rusliafa, Jusniar Ruslin SABARUDIN Sabarudin Sabarudin Saktiansyah, La Ode Ahmad Saktiansyah, La Ode Ahmad Saputri, Atika Indra Saputri, Rizda Sandiva Sari, Wana Mayang Sartina, Sartina Sety, La Ode Muhamad Suhadi Suhadi Suhadi Sunandar Ihsan, Sunandar Suntrisnawati, Suntrisnawati Syahbudin Triningrum, Chusnul Alya Wulandari, Sherly Yasnani Yasnani Yasnani, Yasnani Yusran, Sartiah Yusuf Sabilu, Yusuf Zainab Hikmawati, Zainab Zainuddin, Asnia