Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Project-Based Learning melalui Pembuatan Public Service Announcement (PSA) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi: Implementation of Project-Based Learning through the Creation of Public Service Announcements (PSAs) to Improve Sociology Learning Outcomes Nursanti, Ni Nyoman Putri; Nismawati, Nismawati; Jannah, Raudatul; Tilova, Ulfa Della Nova
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 03 (2025): Research Articles, December 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i03.7638

Abstract

Sociology learning plays a strategic role in equipping students to understand and analyze social phenomena critically. However, school learning practices are often dominated by conventional teacher-centered approaches, resulting in suboptimal student participation and learning outcomes. This study aims to describe improvements in sociology learning outcomes through the application of the Project-Based Learning (PjBL) model with Public Service Announcement (PSA) creation activities. The study used the Classroom Action Research (CAR) design model by Kemmis and McTaggart, which was implemented in two cycles: planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 36 students from class XI IPS 3 SMAN 10 Jakarta, selected purposively because they had low average cognitive learning outcomes. Data collection techniques included observation of learning implementation, student attitude questionnaires, cognitive learning outcome tests, and documentation. Data analysis was conducted descriptively, qualitatively, and quantitatively. The results showed that applying PjBL through PSA creation improved the quality of the process and student learning outcomes. Learning implementation increased from an average of 73% in cycle I to 89% in cycle II. Student attitudes during learning also increased from 51% (less good) to 70% (good). In addition, cognitive learning outcomes increased from an average of 67 in the pre-cycle to 81 in cycle II, thus exceeding the Minimum Completion Criteria (KKM) of 75. These findings indicate that PjBL, through the creation of PSA, is an effective and contextually relevant learning strategy to improve sociology learning outcomes and encourage active student involvement in the learning process.
Peran Guru Dalam Penggunaan Metode Pemberian Tugas Pada Topik Sosiologi Kelas VII SMP Negeri 1 Tombariri Ogi, Danielo; Salem, Veronika E.T.; Nismawati, Nismawati
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 1 (2025): (NOVEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/668sfh58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam penerapan metode pemberian tugas pada topik Sosiologi di kelas VII SMP Negeri 1 Tombariri. Latar belakang penelitian didasari oleh kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman konsep Sosiologi dan menumbuhkan sikap tanggung jawab serta kemandirian belajar siswa melalui penggunaan metode pemberian tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman (Sugiyono, 2011).  Teori kemp dan dayton proses pembelajaran digunakan untuk penelitian ini serta teori fungsionalisme talcott parsons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran dalam perencanaan penggunaan metode pemberian tugas pada topik sosiologi sebelum mengimplementasi dalam pembelajaran, guru berperan aktif dalam membangun interaksi dengan siswa serta lingkugan sosial, kemudian guru juga berperan dalam mengevaluasi keseluruhan tugas yang telah dikerjakan siswa sebagai bagian penting dalam penilaian akhir.
Penggunaan Gadget dalam Kehidupan Remaja di Desa Kema 3 Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara Risal, Risal; Hamsah, Hamsah; Nismawati, Nismawati
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 1 (2025): (NOVEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/9st6qh09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gadget dalam kehidupan remaja di Desa Kema 3, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap beberapa remaja sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gadget kini menjadi sarana utama bagi remaja dalam berkomunikasi, mencari hiburan, serta memperoleh informasi. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat mengakibatkan ketergantungan serta mengurangi interaksi sosial secara langsung antara remaja dengan lingkungan sekitar. Selain manfaat, ditemukan pula dampak negatif penggunaan gadget, khususnya dalam aspek kehidupan sosial. Remaja cenderung menghabiskan lebih banyak waktu berkomunikasi melalui media sosial dibandingkan bertatap muka langsung. Hal ini menyebabkan pola interaksi sosial menjadi lebih terbatas dan pada akhirnya memengaruhi kemampuan remaja untuk bersosialisasi secara langsung di kehidupan nyata. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pergeseran pola interaksi sosial remaja akibat penggunaan teknologi di era digital.
Eksistensitas Partuturan pada Mahasiswa Suku Batak Toba Perantauan di Lorong Pasar, Tataaran II, Kabupaten Minahasa Lubis, Sonya; Salem, Veronika E. T.; Nismawati, Nismawati
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 2 (2025): (November) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/6beqd956

Abstract

Partuturan dalam budaya Batak Toba merupakan sistem komunikasi yang digunakan seseorang berinteraksi dan menyapa satu sama lain berdasarkan hubungan kekerabatan. Namun, dalam konteks perantauan, eksistensinya mengalami perubahan akibat berbagai faktor sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensitas Partuturan pada mahasiswa Suku Batak Toba yang merantau di Lorong Pasar, Tataaran II, Kabupaten Minahasa, serta upaya mereka dalam mempertahankan nilai-nilai Partuturan di lingkungan perantauan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Suku Batak Toba di Lorong Pasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensitas Partuturan di kalangan mahasiswa Batak Toba di perantauan mengalami pergeseran. Sebagian mahasiswa masih mempertahankan penggunaannya dalam interaksi sosial, terutama dalam komunitas sesama mahasiswa Batak Toba. Namun, ada pula yang mulai jarang menggunakannya karena berbagai faktor, seperti pengaruh budaya lokal, modernisasi, Pergeseran ini terjadi karena mahasiswa lebih sering berinteraksi dengan masyarakat Minahasa dan mahasiswa dari latar belakang budaya lain, Penelitian ini bermanfaat bagi mahasiswa Suku Batak Toba sebagai refleksi atas pentingnya mempertahankan identitas budaya di tengah perubahan sosial. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan mengenai bagaimana nilai-nilai adat dapat tetap lestari meskipun berada di lingkungan yang berbeda.
Pelestarian Bahasa Tontemboan pada Masyarakat Desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan Batas, Frenki Kefin Arnol; Nismawati, Nismawati; Sidik, Sangputri
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 2 (2026): (JANUARY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/ynvcay13

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meneliti tentang bagaimana pelestarian bahasa Tontemboan di masyarakat desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan dengan bertujuan untuk mengeksplorasi pelestarian bahasa Tontemboan di desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teknik triangulasi wawancara, observasi dan dokumentasi maka hasil penelitian yang di peroleh adalah sebagai berikut: penggunaan bahasa Tontemboan di desa Wulurmaatus masih digunakan atau sering digunakan meskipun di dominasi oleh orang-orang tua. Faktor yang menyebabkan bahasa Tontemboan tidak diwariskan atau tidak dilestarikan di desa Wulurmaatus yaitu seperti orang-orang tua tidak mengenalkan dan mengajari anak-anaknya tentang bahasa Tontemboan, anak-anak muda sudah tidak berminat untuk belajar bahasa daerah, ada juga karena pengaruh pendatang dari daerah lain dan kurangnya kesadaran diri dan kepedulian akan budaya daerah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu: pelestarian bahasa Tontemboan di desa Wulurmaatus masih belum terlaksana karena sudah sangat kurang dan jarang digunakan bahasa Tontemboan ini. Di desa Wulurmaatus yang masih menggunakan bahasa Tontemboan hanyalah orang-orang tua dulu sedangkan orang-orang muda sudah jarang menggunakan bahasa Tontemboan apalagi anak-anak muda sudah tidak tertarik lagi dengan bahasa ini karena menurut mereka bahasa ini sudah ketinggalan zaman atau kuno dan lebih memilih untuk belajar bahasa internasional atau bahasa asing. Bagi masyarakat di harapkan menggunakan dan menerapkan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari serta keluarga harus berperan aktif dalam memperkenalkan bahasa daerah, bagi pemerintah diwajibkan memberikan arahan, penjelasan serta motivasi kepada masyarakat akan pentingnya kesadaran diri dan kepedulian terhadap warisan budaya terutama bahasa daerah.