Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Usia, Lama Kerja dan Beban Kerja dengan KelelahanKerja pada Pekerja Ojek di Pasar Beriman Kota Tomohon Rapar, Yesika Novita Esra; Palilingan, Richard Andreas; Bawiling, Nancy Sylvia
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/sfq4g491

Abstract

ABSTRACT Ojeks are motorbikes that are used by piggybacking passengers or their tenants. Ojek consists of conventional and online motorcycle taxis. In Indonesia, 72% of traffic accidents that occur involve motorcycles. Motorcycle taxi drivers are jobs that deserve special attention because the work process they do contains a lot of risk of accidents. In the Tomohon market, apart from working as traders, there are also those who work as motorcycle taxi drivers. Many motorcycle taxi workers do not pay attention to their safety when driving. The purpose of this study was to analyze the relationship between age, length of work and workload with work fatigue on motorcycle taxi workers in the Tomohon market. This study uses quantitative research using a cross sectional research design. The population in this study were all motorcycle taxi drivers in the Tomohon Faith Terminal with a total of 40 respondents. The sample in this study used the Total Population. The results show that there is a relationship between length of work and work fatigue (p value = 0.000), workload and work fatigue (p value = 0.024) and there is no relationship between age and work fatigue (p value = 0.388) for motorcycle taxi workers in the market. Tomohon. to motorcycle taxi workers at Tomohon Market. The conclusion of this study is that there is a relationship between length of work, workload and work fatigue and there is no relationship between age and work fatigue for motorcycle taxi workers in Tomohon Market. Keywords: Age, Length of Work, Workload, Work Fatigue.     ABSTRAK Ojek terdiri dari ojek konversional dan online. Di Indonesia 72% kecelakaan lalu lintas yang terjadi melibatkan kendaraan sepeda motor. Tukang ojek merupakan pekerjaan yang layak mendapatkan perhatian khusus karna proses kerja yang mereka lakukan banyak mengandung resiko kecelakaan.      Di pasar Tomohon selain bekerja sebagai pedagang ada juga yang bekerja sebagai tukang ojek. Banyak pekerja ojek yang belum memperhatikan keselamatan mereka saat berkendara. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan usia, lama kerja dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja ojek di pasar Tomohon. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan  desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tukang ojek pangkalan yang ada di Terminal Beriman Tomohon dengan Jumlah 40 responden. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Populasi. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Terdapat hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja (Nilai p = 0,000), Beban Kerja dengan kelelahan kerja (nilai p = 0,024) dan tidak terdapat hubungan antara usia dengan kelelahan kerja (nilai p = 0,388) pada pekerja ojek di Pasar Tomohon.pada pekerja ojek di Pasar Tomohon. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Terdapat hubungan antara lama kerja, beban kerja dengan kelelahan kerja dan tidak terdapat hubungan usia dengan kelelahan kerja pada pekerja ojek di Pasar Tomohon Kata Kunci: Usia, Lama Kerja, Beban Kerja, Kelelahan Kerja  
Sleep Quality, School Environment, and Quality of Life among High School Students: A Comparative Study: A Comparative Study Bawiling, Nancy Sylvia; Supit, Alva Sahiri Alexander
Journal of Educational, Health and Community Psychology VOL 14 NO 4 DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.vi.31395

Abstract

Adolescence is a critical developmental period in which sleep quality and the school environment shape health and well-being. We examined differences in sleep quality and quality of life (QoL) between Indonesian students attending a public (n=500) versus a Christian (n=50) high school and explored sex-specific patterns. In this cross-sectional study (May–June 2024), we administered the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) and the WHOQOL-BREF (physical, psychological, social, environmental domains). Females reported poorer sleep than males (PSQI: 6.40 ± 3.04 vs 5.51 ± 3.01; p=0.001), and lower general QoL (7.09 ± 1.44 vs 7.54 ± 1.53; p<0.001). Christian-school students scored higher on psychological QoL (Domain 2: 21.26 ± 3.43 vs 20.08 ± 3.55; p=0.024) and general QoL (7.78 ± 1.51 vs 7.20 ± 1.48; p=0.013) compared with public-school peers; sleep quality did not differ (p=0.733). Across all students, poorer sleep correlated with worse physical health (Domain 1: r = -0.15, p<0.001) and lower general QoL (r = -0.09, p=0.033); the sleep–physical QoL association persisted in males (r = -0.23, p=0.001) but not females. This study highlights the role of gender and school environment in understanding sleep quality and quality of life in adolescents. Practically, results support school-based sleep health education and leveraging faith-based community assets to enhance psychological well-being in resource-constrained settings.
ANALISIS PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA TOLIKARA ASRAMA WINANGUN DI MANANDO Tabuni, Kure; Toar, JilIy; Bawiling, Nancy
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Mahasiswa asal Tolikara yang tinggal di Asrama Winangun, Manado, menjadi fokus utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan metode kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku merokok di antara mereka. Tujuh mahasiswa dipilih melalui purposive sampling. Di Indonesia, prevalensi perokok pria sangat tinggi, terutama di kalangan mahasiswa, yang berisiko tinggi terkena penyakit seperti kanker paru-paru. Penelitian dan survei menunjukkan bahwa angka kematian perokok pria akibat kanker paru-paru terus meningkat. Hal ini menjadikan merokok di kalangan pria, terutama mahasiswa, sebagai masalah kesehatan yang serius. Pengaruh teman sebaya berperan signifikan dalam keputusan informan untuk merokok, sementara pengaruh keluarga juga memengaruhi perilaku ini. Meskipun informan menyadari bahaya rokok, mereka tetap menyetujui keberadaan iklan rokok dan kebiasaan merokok di kalangan mahasiswa. Meskipun mereka menyadari bahwa rokok mengandung zat berbahaya yang berdampak negatif terhadap kesehatan, tindakan mereka tidak mencerminkan pemahaman ini. Lebih lanjut, iklan rokok yang beredar di media dan ruang publik tampaknya kurang menarik bagi mereka. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, dan validitasnya diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis isi digunakan untuk menganalisis data yang terkumpul. Untuk mendorong anggota keluarga lainnya menerapkan gaya hidup sehat, orang tua memainkan peran penting dalam memberi contoh dengan tidak merokok. Demikian pula, penelitian ini juga mendorong siswa perokok untuk mengembangkan tekad dan komitmen yang kuat untuk berhenti, serta berpartisipasi aktif dalam program berhenti merokok yang dapat membantu mereka mengurangi kebiasaan merokok secara bertahap.
Gambaran Pengetahuan Siswa SMA Negeri 2 Langowan Tentang Pernikahan Dini Christina, Christina; Moleong, Maxi Marthen Luther; Bawiling, Nancy Sylvia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/p0hw1687

Abstract

Early marriage is defined as marriage occurring before the age of 19, which carries risks of various negative impacts from reproductive health, psychological, social, and economic perspectives. This study aims to determine the knowledge of students at SMA Negeri 2 Langowan regarding early marriage. The research method used was quantitative descriptive with a cross-sectional design. The study population consisted of 210 students, with a sample of 68 students selected using stratified random sampling. The results showed that the majority of students at SMA Negeri 2 Langowan had good knowledge about early marriage, with 54 respondents (79.4%). Regarding knowledge of the factors causing early marriage, the majority had adequate knowledge, with 47 respondents (69.1%). Regarding students' knowledge of the impacts of early marriage, the majority had adequate knowledge, with 42 respondents (61.8%). Additionally, regarding the use of contraception, the majority of students had adequate knowledge, with 34 respondents (50.0%). The conclusion is that the majority of students at SMA Negeri 2 Langowan already have adequate knowledge about early marriage, its causes, its impacts, and the use of contraception. Recommendation: It is hoped that this study can provide information so that SMA Negeri 2 Langowan can collaborate with the Community Health Center to conduct counseling for students about early marriage and the dangers of premarital sex.
Hubungan antara Kualitas Tidur dan Tingkat Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi Rumagit, Gracia Feyta; Paturusi, Achmad; Bawiling, Nancy
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/32b60p24

Abstract

Menstrual cycle irregularities in female students are influenced by factors such as sleep quality and stress levels. This study aims to determine the relationship and provide solutions so that students' reproductive health is maintained. This study aims to determine the relationship between sleep quality and stress levels with menstrual cycle disorders in Public Health Science students, Class of 2021, Manado State University. The method used is descriptive correlation through a Cross-sectional approach. The respondents in this study population were 59 female students. The results showed that sleep quality and stress levels with menstrual cycle disorders p = 0.00 <0.05. The conclusion of this study states that there is a relationship between sleep quality and stress levels with menstrual cycle disorders in public health students of the 2021 batch of Manado State University. Suggestions Public Health Students of the 2021 Batch of Manado State University are expected to regulate sleep habits with a consistent schedule, create a comfortable atmosphere, avoid gadgets and heavy foods before bed, and limit caffeine. In addition, implement a healthy lifestyle by consuming nutritious foods, exercising regularly, and getting enough rest. Time management and academic load are also important so that sleep quality and stress can be maintained, supporting the stability of the menstrual cycle and overall reproductive health.
Faktor Non Makanan yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita Londok, Rara; Munthe, Deviana P.; Bawiling, Nancy S.
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO (JIKMA)
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a condition in which toddlers consistently grow poorly due to prolonged malnutrition and frequent illness. This condition disrupts physical growth and brain development, increases the risk of disease in adulthood, and reduces work ability. This study aims to analyze non-dietary factors associated with stunting in Kotabunan District, East Bolaang Mongondow Regency. The study was conducted quantitatively and used a cross-sectional design. Seventy-nine toddlers aged 24 to 59 months and their mothers or caregivers were randomly selected. Data were collected through a questionnaire that had been tested for validity and reliability, as well as data from the Child Health Card (KMS) and community health center records. Data were analyzed using univariate, bivariate (chi-square test), and multivariate (logistic regression) methods. The chi-square test results showed a significant association between maternal education level (p=0.035), child vaccination status 0,002 access to health services (p=0.031), environmental sanitation conditions (p=0.018), and birth spacing (p=0.008) and stunting.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Kecepatan Reaksi pada Mahasiswa IKOR Universitas Negeri Manado Kadir, Mulyadi; Mokoagouw, Anuarudin; Bawiling, Nancy S.; Bokau, Jopie; Pangemanan, Melky; Podung, Beatrix J.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7665

Abstract

Kualitas tidur memiliki hubungan yang signifikan dan sangat kuat dengan kecepatan reaksi pada mahasiswa program Studi Ilmu Keolahragaan FIKKM Unima yakni sebesar 0,87 dengan kontribusi kualitas tidur terhadap kecepatan reaksi pada mahasiswa IKOR Unima sebesar 75,69%. Kualitas tidur yang buruk dapat memperlambat waktu reaksi sementara kualitas tidur yang baik dapat meningkatkan kecepatan reaksi. Mahasiswa yang mengalami gangguan tidur cenderung memiliki waktu reaksi yang lebih lambat dibandingkan dengan mereka yang memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Kualitas tidur yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kecepatan reaksi yang optimal pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kecepatan reaksi mahasiswa IKOR Universitas Negeri Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik korelasional, dengan sampel berjumlah 36 responden. Kesimpulan hasil penelitian yaitu (1) Kualitas tidur dengan kecepatan reaksi pada Mahasiswa IKOR Universitas Negeri Manado memiliki hubungan yang sangat kuat, yakni sebesar 0,87. Kontribusi kualitas tidur terhadap kecepatan reaksi pada Mahasiswa IKOR Universitas Negeri Manado sebesar 75,69% dan sisanya 24,31% ditentukan oleh variabel lain di luar masalah (variabel) penelitian yang diteliti; (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kecepatan reaksi pada Mahasiswa IKOR Universitas Negeri Manado, hal ini dibuktikan oleh nilai t hitung   10,289  lebih besar dari t tabel  2.013.
The Influence Of Health Promotion On Adolescents' Knowledge About Sexually Transmitted Infections Muntiaha, Frisilia Putri; Bawiling, Nancy; Syafriani, Syafriani; Toar, Jilly; Pramesti, Andi Ningsih; E. Manoppo, Jonesius
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10653

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang semakin meningkat pada kelompok remaja akibat kurangnya pengetahuan dan akses informasi yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) pada siswa SMK N 5 Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental melalui pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi berupa edukasi kesehatan menggunakan media PowerPoint (PPT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum edukasi adalah 24,53 dan meningkat menjadi 29,82 setelah diberikan edukasi. Hasil uji statistik menggunakan paired t-test menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah promosi kesehatan melalui edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang Infeksi Menular Seksual (IMS).
Profil Daya Tahan Jantung Paru pada Anggota Club Tondano Runners Rivaldo Chandra Lapian; Fentje Welliam Langitan; Nancy Sylvia Bawiling; Melky Pangemanan; Maxi Moleong; Fredrik Alfrets Makadada
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8686

Abstract

Daya tahan jantung paru (cardiorespiratory endurance) merupakan komponen vital kebugaran jasmani yang menggambarkan efisiensi sistem kardiovaskular dan pernapasan dalam menyediakan oksigen bagi otot selama aktivitas fisik berkepanjangan. Individu yang rutin berlari cenderung memiliki VO₂max lebih tinggi, yang berkorelasi dengan penurunan risiko penyakit kronis. Meskipun Klub Tondano Runners aktif menjalankan fun run, belum ada data objektif mengenai profil daya tahan jantung paru anggotanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil daya tahan jantung paru anggota Klub Tondano Runners di Kabupaten Minahasa. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 34 anggota aktif. Pengukuran dilakukan menggunakan Multi-Stage Fitness Test (Bleep Test), yakni tes lari progresif maksimal bolak-balik 20 meter mengikuti irama bunyi yang semakin cepat. Level dan shuttle terakhir yang berhasil diselesaikan dikonversi menjadi estimasi nilai VO₂max, lalu diklasifikasikan berdasarkan norma baku menjadi lima kategori. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22 anggota (64,7%) mencapai kategori baik sekali, 7 anggota (20,6%) kategori baik, dan 5 anggota (14,7%) kategori cukup; tidak ada yang termasuk kategori kurang maupun kurang sekali. Proporsi dominan pada kategori baik sekali mengindikasikan tingkat kebugaran kardiorespirasi yang tinggi di kalangan anggota. Disimpulkan bahwa latihan lari rutin yang dijalani komunitas Tondano Runners telah memberikan dampak positif terhadap daya tahan jantung paru. Namun, anggota dengan kategori cukup perlu mendapat perhatian melalui program latihan yang lebih terindividualisasi agar pemerataan kebugaran optimal tercapai. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi berkala dan penyesuaian program untuk mempertahankan serta meningkatkan kebugaran seluruh anggota.
Influence of social media influencers on adolescents’ confidence and emotions in health education Nancy Sylvia Bawiling; Suprapto Suprapto
Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Volume 3 Number 3 December 2025
Publisher : Edukasi Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61099/junedik.v3i3.143

Abstract

Introduction: The growing popularity of social media has positioned influencers as important agents in shaping adolescents’ attitudes, behaviors, and perceptions toward reproductive health topics. Adolescence is a critical developmental period when understanding and confidence regarding reproductive issues are often limited. This study aimed to analyze the influence of exposure to influencer-generated content on adolescents’ positive emotions and self-confidence in the context of reproductive health education. Methods: A quantitative quasi-experimental design was employed, involving 100 students, divided equally into intervention and control groups. Data collection instruments included the Positive and Negative Affect Schedule (PANAS) to assess positive emotions and the Rosenberg Self-Esteem Scale to measure self-confidence. The intervention group received reproductive health education through influencer-created social media content, while the control group did not receive any exposure. Data were analyzed using the Paired Sample T-Test and the Independent T-Test. Results: The findings showed significant improvements in the intervention group across all variables: reproductive health knowledge (p=0.000), self-confidence (p=0.000), and positive emotions (p=0.000). In contrast, the control group exhibited no significant changes, indicating that influencer-based education effectively enhanced adolescents' cognitive and psychological aspects. Conclusion: Exposure to accurate, empathetic, relatable influencer content significantly improved adolescents’ emotional engagement and confidence. Therefore, collaboration among health educators, professionals, and social media influencers is recommended to develop credible, appealing, and youth-centered digital reproductive health communication strategies.
Co-Authors . Fredrik Alfrets Makadada Achmad Paturusi Agusteivie Albert Jefta Telew Ahmad Paturusi Ahmad Paturusi Albertus Billy Titirlolobi Alva Sahiri Alexander Supit Andre Samuel Langkai Angansani Polnika Prang Angelina Amelia Turang Angely Belahdita Dayoh Anuardin Mokoagow Beatrix Jetje Podung Bokau, Jopie BUKROANAH AMIR MAKKAU Christina Christina Cindy Pamela C Munaiseche Dawid, Nivantri Delia Demsi Ilantang Lumente Deviana Pratiwi Munthe Dunggio, Hairudin E. Manoppo, Jonesius Fat Buang Runtu Fentje Welliam Langitan Geraldo Gerungan Gita Cahyani Mokoagow Gloria Tuelah Hajingo, Mega Silvia Hiskia Kamang Manggopa I Nyoman Adi Putra I Wayan Gede Suarjana Ilham Salam Injillia Jacobis Jilly Angle Priskila Rengkuan Jilly Toar Jonesius Eden Manopo Kadir, Mulyadi Kaleb S. Harilama Kartika Majuntina Ketut Tirtayasa Koba, Tujiro I. lamhot pasaribu Laotji, Novianty Gabriella Londok, Rara Lucyana Leonita Pongoh Lukas, Glerenza Lumowa, Novelia Novia Lumowa, Silvana Jinny Damaris Mandey, Gissella Maria Oroh Maxi Moleong Meity Martina Pungus Melany Rori Melky Pangemanan Mira Kumayas Mokoagouw, Anuarudin Moleong, Maxi Marthen Luther Mondigir, Jeliny V. Montovani, Glen K. R. Muntiaha, Frisilia Putri Nasar, Inez Zulfitri Ningsih, Andi Pramesti Novelia Novia Lumowa Palilingan, Richard Andreas Penaonde, Lidia Evling Monika Poene, Diana Claudia Pondaag, Daniel Figo Prycilia Pingkan Mamuaja Purukan, Ade Jovi Putri Farmi Thalia Abudi Rapar, Yesika Novita Esra Rissa Della Azjara Rivaldo Chandra Lapian Rumagit, Gracia Feyta Rumopa, Henrico N. Sanggamele, Rifay Serli Ompi Stevani Gea Suprapto Suprapto Suyoko, Kezia Mirachelly Syafriani Syafriani, Syafriani Tabuni, Kure Theo W. E Mautang Tia Charenina Tika Bela Sari Tiwa, Julen Kevin Toar, JilIy Vandy Andrey Manitik Vivi Peggie Rantung Waraney Dirk Siahaan Welliam A. Kawuwung