Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DENGAN MENGGUNAKAN REWARD STICKER PICTURE PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR Yudhi Novriadi; Yanti Yandri Kusuma; Putri Hana Pebriana
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v8n1.p77-83

Abstract

This research is motivated by the low discipline of the student learning process in the fourth grade thematic learning at SDN 004 Bangkinang Kota. This study aims to improve student learning discipline by using Reward Sticker Pictures in class IV learning at SDN 004 Bangkinang Kota. This type of research is classroom action research (CAR). This research was carried out in 2 cycles and each cycle was carried out in two meetings. The subjects of this study were the fourth grade students of SDN 004 Bangkinang Kota, totaling 12 students with 4 male students and 8 female students. Data collection techniques used in the study were observation and documentation techniques. Based on the results of the study, it can be concluded that in the first cycle it is still quite adequate with an average of 70.1%. Student learning outcomes in cycle II are classified as good with an average of 89.5%. Thus, it can be concluded that using Reward Sticker Picture can improve student learning discipline in grade IV SDN 004 Bangkinang Kota
Penerapan Model Kooperatif Tipe Learning Start With A Question untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca di Sekolah Dasar Yanti Yandri Kusuma
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan dapat meningkat kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 di kelas IV Sekolah Dasar PT Tunggal Yunus melalui penerapan model kooperatif tipe learnig start with a question. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 yang tidak mencapai nilai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 76. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun ajaran 2019-2020 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe learning start with a question, dan kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan tiap siklus yaitu: perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2. Sebelum tindakan ketuntasan hasil kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 siswa hanya mencapai 27%, lalu pada siklus I pertemuan I meningkat menjadi 40%, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 55% dan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 80% kemudian siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 95%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe learnig start with a question dapat meningkatkan kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 di Kelas IV Siswa Sekolah Dasar.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN POGIL (PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SEKOLAH DASAR Silvia Yoki Handayani; Iis Aprinawati; Yanti Yandri Kusuma; Muffarizudin Muffarizudin; Rizki Ananda
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 8, No 1 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/muallimuna.v8i1.7850

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of students at school base. One of the efforts to overcome this problem is to using the POGIL learning model (Process Oriented Guided Inquiry Learning). In this study, Quantitative. The research design used by the researcher is “Nonequivalent control group design” or quasi-experimental research. Study This was done at SDN 020 Ridan Permai. Cempaka Putih Street, Bangkinang City, in Class VB-VC Semester 2 (Even) with a total of 23 students in VB class and VCclass. Dataccollection techniquesmused inmresearch This is an interview and test questions (pre-test and post-test) Oriented Guided Inquiry Learning) is higher than the learning outcomes using the conventional. This can be seen from the T test with a significant level of 0.001 < 0.05 then HO is rejected and Ha is accepted. So it can be concluded that there is a difference which is significant in science learning outcomes between POGIL. learning models (Process Oriented Guided Learning) in class VB
Pengembangan Model Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Nilai Karakter dalam Kearifan Lokal pada perspektif Pendidikan Global di Sekolah Dasar Yanti Yandri Kusuma; Sumianto Sumianto; Iis Aprinawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11446

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi tentang pengembangan model pembelajaran berdiferensiasi adalah ketika proses pembelajaran guru menggunakan beragam cara agar murid dapat mengeksploitasi isi kurikulum, guru juga memberikan beragam kegiatan yang masuk akal sehingga murid dapat mengerti dan memiliki informasi atau ide, serta guru memberikan beragam pilihan di mana murid dapat mendemonstrasikan apa yang mereka pelajari. Contoh kelas yang belum menerapkan pembelajaran berdiferensiasi adalah guru lebih memaksakan kehendaknya sendiri. Guru tidak memahami minat, dan keinginan murid. Kebutuhan belajar murid tidak semuanya terenuhi karena ketika proses pembelajaran menggunakan satu cara yang menurut guru sudah baik, guru tidak memberikan beragam kegiatan dan beragam pilihan. Tujuan penelitian ini untuk mengupaya menciptakan peserta didik yang unggul dan mampu berdaya saing secara global sesuai dengan gaya belajar, minat, dan keunggulan yang ada dalam diri peserta didik. Guru juga dapat memodifikasi isi pelajaran, proses pembelajaran, produk atau hasil dari pembelajaran yang diajarkan, dan lingkungan belajar dimana peserta didik belajar Pembelajaran ini adalah bentuk bantuan yang diberikan oleh pengajar sehingga siswa memperoleh ilmu pengetahuan, kemahiran dan membentuk sikap serta kepercayaan. Terdapat empat teori pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru profesional dalam kegiatan belajar mengajar. Teori tersebut diantaranya adalah behavioristik, kognitivisme, humanistic dan sosial. Dalam teori behavioristik hasil dari proses belajar berupa perubahan sikap dan perilaku siswa, dalam artian perubahan terjadi karena proses pembelajaran bukan dari pendewasaan dalam diri siswa. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini, adalah metode Reasearch and Development (R & D) adalah suatu jenis penelitian yang membuat atau mengembangakan produk baru dengan menggunakan Langkah-langkah tertentu (Mulyana, 2020). Hal ini senada dengan pendapat (Hanafi, 2017) menyatakan bahwa Penelitian R & D merupakan metode penelitian yang menghasilkan suatubarangdan kemudian di uji keefektifannya. Hasil penelitian ini Dapat disintesiskan penelitian pengembangan model berdiferensiasi merupakan pembelajaran mencampurkan perbedaan- perbedaan untuk mendapatkan informasi atau ide yang didapatkan oleh siswa sekolah Dasar, peran guru sangat penting dalam pembelajaran berdiferensiasi sehingga mempengaruhi motivasi dalam memberikan kebutuhan siswa, serta mampu membangun keharmonisan bagi siswa dan guru.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Di Sekolah Dasar rahma ainur; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Putri Hana Pebriana; Yanti Yandri Kusuma; Mufarizuddin Mufarizuddin
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 JANUARY 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i1.3630

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil keterampilan membaca pemahaman siswa pada materi teks cerita anak di kelas III SDN 013 kumantan. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan model CIRC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa pada materi teks cerita dengan menerapkan model CIRC pada siswa kelas III SDN 013 Kumantan. Design penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas, dengan jenis penelitian kualitatif.  Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 013 Kumantan yang berjumlah sebanyak 9 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi aktivitas guru dan siswa dan tes membaca pemahaman siswa yang berupa pemberian soal tertulis yang dikerjakan secara individu. Teknik analisis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah perpaduan dari data kuantitatif dan data kualitatif. Data kualiatatif digunakan untuk menganalisis data kemampuan pemecahan masalah selama proses pembelajaran berlangsung. Data kuantitatif dalam penelitian ini adalah nilai tes membaca pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan jumlah siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) dan peningkatan nilai rata-rata kelas dan klasikal. nilai rata-rata dan persentasi ketuntasan klasikal siklus I pertemuan I 44,44%, pada siklus I pertemuan II 55,55% dan siklus II pertemuan I 66,67% pada siklus II Pertemuan II 88,89%. Kesimpulannya penerapan model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa di Sekolah Dasar.
Penerapan Model Direct Reading Thinking Activity (DRTA ) Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Tria Nurul Hidayah; Yenni Fitra Surya; Putri Hana Pebriana; Yanti Yandri Kusuma; Rizki Ananda
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 7, No 1 (2023): Januari (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v7i1.38582

Abstract

This study aims to determine the improvement of students' reading comprehension skills on the theme of the beauty of togetherness through the application of the Direct Reading Thinking Activity (DRTA) model for the fourth grade of the State Elementary School 011 Pulau Jambu. The subjects in this study were 1 teacher and 24 fourth grade students at SDN 011 Pulau Jambu. Data collection techniques using observation techniques, tests, and documentation. Can be seen from before the act of students learning completeness of 29,17% was in the less category with an average 60,21. In the first cycle, it increased to 54,17% in the sufficient category with an average of 67,81. Then in the second cycle, it increased to 83,33% in the very good category with an average 86,46 .Thus, it can be concluded that the Direct Reading Thinking Activity (DRTA) learning model can improve students' reading comprehension skills on the theme of the beauty of togetherness in class IV at SDN 011 Pulau Jambu.
MEMBANGUN KOMUNIKASI ORGANISASI YANG EFEKTIF Sumianto Sumianto; Yanti Yandri Kusuma; Joni Joni; Vigi Inda Permatha Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12307

Abstract

Komunikasi yang baik merupakan komunikasi yang dapat menyampaikan informasi dari komunikan kepada komunikator. Komunikasi yang efektif terlaksana dengan menghasilkan kesepakatan penyampaian pesan dan diterima dengan baik antar kedua belah pihak. Komunikasi yang terjadi di lingkungan SMK Dirgantara Riau terlaksana cukup baik namun terdapat permasalahan berupa rendahnya keterampilan komunikasi yang efektif oleh siswa. Pengabdian ini dilaksanakan di SMK Dirgantara Riau yang diikuti oleh 38 orang siswa pada jurusan Akuntansi dan Perbankan Syariah serta jurusan Usaha Perjalanan Wisata. Prosedur pelaksanaan pengabdian dilakukan secara berkesinambungan berupa bimbingan secara langsung pada pelaksanaan komunikasi organisasi yang efektif melalui bahasa lisan dan tulisan dengan pemberian materi atau teori dan bimbingan menulis surat yang efektif. Hasil pengabdian menunjukkan pelaksanaan bimbingan behasil dengan sangat baik, terlihat dari hasil komunikasi siswa menjadi lebih efektif baik secara lisan maupun secara tulisan dengan tulisan jelas, penggunaan tata bahasa telah rapi, serta penggunaan tanda baca sudah baik dan sesuai, pemilihan bahasa yang efektif. Dilihat dari kepuasan bimbingan yang telah dilakukan terdapat 31 orang siswa (81,58%) merasa puas dengan pelaksanaan kegiatan. Dilihat dari harapan pelatihan yang diinginkan siswa, sebagian besar siswa menginginkan pelatihan dibidang teknologi pendidikan sebesar 71,05% atau sebanyak 25 orang siswa.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEAKTIFAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Suci Rahmadani; Mufarizuddin Mufarizuddin; Yanti Yandri Kusuma
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v2i1.37

Abstract

The background of this research is to describe the factors that influence the learning activity of elementary school students. This research is a qualitative descriptive study. The subjects of this study were fifth grade students of SD Negeri 004 Bangkinang Kota. Methods of data collection using observation and interviews. The data analysis technique uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The data validity technique uses source and technique triangulation. The results showed that the internal factors that affect the learning activity of fifth grade students are (1) physiological factors, namely physical (sensory) and physical conditions, (2) psychological factors, namely attention, memory, and responses. External factors that affect the learning activity of fifth graders are (1) social factors, namely teachers and peers, (2) non-social factors, namely places and facilities. The dominant factor that affects the learning activity of class V students is the student's psychological factor.
Penggunaan Bahan Ajar Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Yanti Yandri Kusuma; Hasnah Faizah; M Nur; Elmustian Elmustian; Hermandra Hermandra
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4939

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang penggunaan bahan ajar dalam kearifan lokal. guna menghasilkan tenaga akademik, profesi, dan vokasi (calon guru dan guru) yang memiliki kompetensi unggul. Penyusunan bahan ajar yang selama ini dilaksanakan (model faktual) oleh guru masih ditemukan kelemahan, sehingga untuk mengatasi kelemahan tersebut peneliti mereview berdasarkan analisis kebutuhan di Sekolah dasar. Produk hasil penelitian ini dapat dijadikan panduan oleh pengawas maupun kepala sekolah dalam melakukan pembinaan bagi guru dalam penyusunan bahan ajar disekolah dalam kearifan lokal. Tujuan dari penggunaan bahan ajar kearifan lokal ini agar guru- guru dapat memahami dengan benar dan juga gunanya untuk meningkatkan kompetensi bagi guru serta memberi kesempatan kepada guru untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap baru yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar siswa
Penggunaan Bahan Ajar Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Yanti Yandri Kusuma; Hasnah Faizah; M Nur; Elmustian Elmustian; Hermandra Hermandra
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4939

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang penggunaan bahan ajar dalam kearifan lokal. guna menghasilkan tenaga akademik, profesi, dan vokasi (calon guru dan guru) yang memiliki kompetensi unggul. Penyusunan bahan ajar yang selama ini dilaksanakan (model faktual) oleh guru masih ditemukan kelemahan, sehingga untuk mengatasi kelemahan tersebut peneliti mereview berdasarkan analisis kebutuhan di Sekolah dasar. Produk hasil penelitian ini dapat dijadikan panduan oleh pengawas maupun kepala sekolah dalam melakukan pembinaan bagi guru dalam penyusunan bahan ajar disekolah dalam kearifan lokal. Tujuan dari penggunaan bahan ajar kearifan lokal ini agar guru- guru dapat memahami dengan benar dan juga gunanya untuk meningkatkan kompetensi bagi guru serta memberi kesempatan kepada guru untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap baru yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar siswa