Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Student Fasilitator And Explaining Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Reka Permata; Yanti Yandri Kusuma; M. Syahrul Rizal
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 7, No 2 (2023): MEI (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v7i2.50195

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas V SDN 001 Simalinyang, diketahui bahwa kemampuan berbicara masih rendah Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analis data dapat diketahui bahwa Keterampilan siswa dalam berbicara siswa sebelum tindakan diperoleh sebesar 35% dengan kategori sangat kurang, meningkat pada siklus I pertemuan I sebesar 50% dengan kategori sangat kurang dan di pertemuan II 65% dengan kategori kurang. Pada siklus II pertemuan I sebesar 75% dengan kategori cukup dan di pertemuan II menjadi 85% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model student fasilitator and explaining dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V di SDN 001 Simalinyang 
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 7E terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Siswa pada Muatan Pembelajaran IPA Kelas V SD Ilhami Cahaya Putri; Amir Luthfi; Vitri Angraini Hardi; Yanti Yandri Kusuma; Rizki Amalia
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1137

Abstract

Keterampilan.berpikir.tingkat.tinggi (HOTS) sangat diperlukan bagi siswa karena siswa harus mampu membuat keputusan serta dapat memecahkan masalah secara kritis dan kreatif dalam menghadapi tantangan globalisasi abad-21. Oleh karena itu, dilakukannya.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model Learning Cycle 7E terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa kelas V SDN 018 Bukit Sembilan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 018 Bukit Sembilan dengan sampel kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data penelitian dengan menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil analisis data menujukkan bahwa keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model Learning Cycle 7E yaitu sebesar 82,97 lebih tinggi jika dibandingkan dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa pada kelas kontrol yang menggunakan model konvensional yaitu sebesar 76,54. Hal ini juga terlihat dari hasil uji-t dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai sig. (2-tailed) (0,004) < a (0,05) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa model Learning Cycle 7E berpengaruh terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa (HOTS).
Penerapan Model Pembelajaran Drill untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar Aulia Mardatillah; Nurhaswinda Nurhaswinda; Sumianto Sumianto; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Yanti Yandri Kusuma
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1318

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa di kelas V UPT SD Negeri 001 Langgini. Penelitian ini merupakan penelitian tindalan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 15 orang siswa, sedangkan objeknya adalah dengan menggunakan model pembelajaran Drill untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar dokumentasi dan lembar tes belajar selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran Drill. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan melalui II siklus, diperoleh rata-rata hasil tes pada Siklus II pertemuan 1 sebesar 68,73 lalu meningkat lagi pada pertemuan 2 menjadi 83,6. Begitu juga dengan ketuntasan secara klasikal dari data awal 26,6% meningkat pada siklus I pertemuan 1 sebesar 40% pertemuan 2 sebesar 46%. Pada siklus II pertemuan 1 sebesar 60% dan di pertemuan 2 meningkat lagi menjadi 86,6%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Drill, maka dapat meningkatkan kemampuan pemahaman kosep matematika siswa kelas V UPT SD Negeri 001 Langgini.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Hasnah Faizah; Mangatur Sinaga; Charlina Charlina; Yanti Yandri Kusuma; M Imam Arifandy
CANANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : PELANTAR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/canang.v3i2.39

Abstract

Lack of teacher experience in making teaching materials based on local wisdom is one of the problems that arises at SDN 004 Pulau, SDN 009 Pulau, SDN 001 Pulau, SDN 005 Pulau, SDN 003 Muara Uwai, SDN 019 Muara Uwai, this is due to the teachers who teach in This school is a new graduate from the PGSD study program at Pahlawan University. Although in theory the teachers at the elementary school do not master educational science. In the learning process, teachers are less careful in making teaching materials based on local wisdom and still lack understanding about the proper and correct preparation of teaching materials, so there is a need for students' physical creativity which has not been facilitated by teachers. A solution must be immediately sought to find a solution for teachers to make teaching materials physically and mentally balanced. Increasing teachers' abilities through training is very important, but the SDNs mentioned above are still having problems in bringing in education experts to provide training. Based on these conditions, to be able to improve teachers' professional abilities in making teaching materials for elementary school teachers in elementary schools through training so that teachers gain direct experience in using good and correct teaching materials so that effective learning occurs.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Learning Start With A Question untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca di Sekolah Dasar Kusuma, Yanti Yandri
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan dapat meningkat kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 di kelas IV Sekolah Dasar PT Tunggal Yunus melalui penerapan model kooperatif tipe learnig start with a question. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 yang tidak mencapai nilai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 76. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun ajaran 2019-2020 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe learning start with a question, dan kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan tiap siklus yaitu: perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2. Sebelum tindakan ketuntasan hasil kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 siswa hanya mencapai 27%, lalu pada siklus I pertemuan I meningkat menjadi 40%, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 55% dan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 80% kemudian siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 95%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe learnig start with a question dapat meningkatkan kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 di Kelas IV Siswa Sekolah Dasar.
Peningkatan Hasil Belajar SIswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning di Sekolah Dasar Kusuma, Yanti Yandri
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.753

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup di kelas III SD Negeri 004 Pulau Bangkinang Seberang. Untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan Hasil belajar siswa pada tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi.. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas III yang berjumlah 20 orang, dengan jumlah laki-laki 9 orang, dan siswa perempuan berjumlah 11 orang. Teknik pengumpulan berupa dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Hasil belajar siswa tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup pada Siklus I Pertemuan 1 yaitu 55,68% dengan kategori cukup aktif. Pada Siklus I Pertemuan 2 hasil belajar siswa meningkat yaitu 65,55% dengan kategori cukup aktif. Pada Siklus II Pertemuan 1 hasil belajar siswa meningkat yaitu 46,35% dengan kategori aktif. Pada Siklus II Pertemuan 2 hasil belajar siswa meningkat yaitu 72,22% dengan kategori aktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema 1 Pertumbuhan dan perkembangan Makhluk Hidup di kelas III SD Negeri 004 Pulau Bangkinang Seberang
Penggunaan Bahan Ajar Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Kusuma, Yanti Yandri; Faizah, Hasnah; Nur, M; Elmustian, Elmustian; Hermandra, Hermandra
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4939

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang penggunaan bahan ajar dalam kearifan lokal. guna menghasilkan tenaga akademik, profesi, dan vokasi (calon guru dan guru) yang memiliki kompetensi unggul. Penyusunan bahan ajar yang selama ini dilaksanakan (model faktual) oleh guru masih ditemukan kelemahan, sehingga untuk mengatasi kelemahan tersebut peneliti mereview berdasarkan analisis kebutuhan di Sekolah dasar. Produk hasil penelitian ini dapat dijadikan panduan oleh pengawas maupun kepala sekolah dalam melakukan pembinaan bagi guru dalam penyusunan bahan ajar disekolah dalam kearifan lokal. Tujuan dari penggunaan bahan ajar kearifan lokal ini agar guru- guru dapat memahami dengan benar dan juga gunanya untuk meningkatkan kompetensi bagi guru serta memberi kesempatan kepada guru untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap baru yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar siswa
Peningkatan Pemahaman Konsep Pembelajaran IPA dengan Menggunakan Model Predict, Observer, Explain (Poe) Berbantuan Video Animasi Siswa Sekolah Dasar Ulandari, Liska; Surya, Yenni Fitra; Kusuma, Yanti Yandri; Rizal, M. Syahrul; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1811

Abstract

This study aims to improve the ability to understand concepts in class V UPT SD Negeri 007 Bangkinang. The background of this research is the low ability to understand science subject concepts in class V. This research is a class follow-up research, which was carried out in two cycles and each cycle consisted of two meetings. The subjects in this study were 1 teacher and 22 students, while the object was to use the POE (Predict, Observer, Explain) learning model to improve the ability to understand concepts. The research instrument consisted of teacher activity observation sheets, student activity observation sheets, documentation sheets and learning test sheets during learning using the POE (Predict, Observer, Explain) learning model. While the data analysis technique used is descriptive qualitative and quantitative analysis. Based on the results of research that has been carried out through 2 cycles, at the second meeting of cycle I the ability to understand the concept. The results of this study show that by using the animated video-assisted POE model in class V UPT SDN 007 Bangkinang there has been an increase, namely in cycle I meeting I students who completed 10 people or 45.46% with an average of 69.00, then in cycle I meeting II students who complete 13 people or 60% with an average value of 72.00. In cycle II meeting I, 15 students completed or 68.19% with an average score of 79.63, cycle II meeting II students completed 20 people or 90.10% with an average score of 87.55. By using the POE (Predict, Observer, Explain) learning model, it can improve the ability to understand the concepts of class V UPT SD Negeri 007 Bangkinang students. Keywords: Ability to Understand Concepts, POE Model (Predict, Observer, Explain)
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V SDN 007 Sipungguk Putri, Ririn Nadia; Rizal, M. Syahrul; Kusuma, Yanti Yandri; Ananda, Rizki; Surya, Yenni Fitra; Pebriana, Putri Hana
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1820

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SDN 007 Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPS lingkungan sahabat kita menggunakan model Student Facilitator and Explaining. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei 2023. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 26, yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan observasi. Hal ini sebelum dilakukan tindakan minat belajar siswa siswa adalah 42,31%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I meningkat menjadi 61,53%. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 84,61%. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPS materi lingkungan sahabat kita SDN 007 Sipungguk.
Penerapan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika di Sekolah Dasar Rahma, Fadila; Marta, Rusdial; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Kusuma, Yanti Yandri; Rizal, M. Syahrul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa di kelas III UPT SDN 013 Kumantan. Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas III. Penelitian ini merupakan penelitian tindalan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 11 orang siswa, sedangkan objeknya adalah dengan menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI) untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar dokumentasi dan lembar tes belajar selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI). Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan melalui 2 siklus, pada pertemuan kedua siklus I kemampuan pemahaman konsep Hasil tes pada siklus I pertemuan 1 dan 2 menunjukkan ada 6 orang siswa (54, 55%) dari 11 siswa yang tuntas dengan kategori rendah (≤55%), sedangkan pada siklus 2 pertemuan 1 menunjukkan ada 7 orang siswa (64%) dari 11 orang siswa yang tuntas dengan kategori cukup (≤70%), dan pada siklus II pertemuan 2 menunjukkan ada 9 orang siswa (81%) dari 11 orang siswa yang tuntas dengan kategoti tinggi (≤85%). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apabila menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI). Maka dapat meningkatkan Kemampuan pemahaman kosep matematika siswa kelas III UPT SDN 013 Kumantan.