Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak program penyuluhan pertanian terhadap produktivitas kelompok ternak Mario Marennu 2 di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penyuluhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 25 orang peternak yang tergabung dalam kelompok ternak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis dengan menggunakan skala Likert untuk memperoleh skor total pada masing-masing variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program penyuluhan pertanian memiliki Dampak nyata terhadap produktivitas ternak, dengan total skor keseluruhan sebesar 555 yang berada dalam kategori Setuju (S). Variabel manajemen kesehatan ternak memperoleh skor tertinggi yaitu 190, diikuti oleh manajemen SDM ternak dengan skor 187, dan manajemen pakan dengan skor 178. Hal ini menegaskan bahwa penyuluhan berperan penting dalam meningkatkan pemahaman peternak mengenai kesehatan ternak, keterampilan pengelolaan sumber daya manusia, serta praktik manajemen pakan yang lebih baik.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program penyuluhan pertanian berfungsi tidak hanya sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan peternak untuk meningkatkan efisiensi usaha, keterampilan, serta keberlanjutan usaha peternakan.