p-Index From 2021 - 2026
7.754
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan JIKI STILISTIKA Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Konseling Educatif: Journal of Education Research ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Madrasah Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan jurnal dikdas bantara Devotion: Journal of Research and Community Service Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Studies in English Language and Education JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Educatif: Journal of Education Research PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Jurnal Pengabdian Multidisiplin Indonesia Jurnal Elementaria Edukasia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JIKI

EFEKTIFITAS KOMPRES METRONIDAZOLE DENGAN KOMPRES POVIDON IODINE PADA PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS TIPE II PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUKOHARJO Hamil, Yanuar Isna; Setya, Dhani; Nugrahani, Farida
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.352 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hasil survey pendahuluan terhadap 10 penderita DM yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo bahwa 60% mengalami luka yang cukup parah karena tidak mematuhi diet yang dianjurkan dan perawatan lukanya menggunakan betradine dan metronidazole, dan sisanya sebanyak 40% sudah mematuhi diet yang dianjurkan bagi penderita DM. Di samping itu, ada beberapa pasien yang sudah berobat tapi masih memiliki kadar gula tinggi, hal ini disebabkan karena pasca perawatan di rumah sakit tidak secara disiplin melakukan perawatan dengan kompres baik menggunakan betadine,NaCl maupun metronidazole dan kurang melakukan diet yang benar. Karena pembersihan luka merupakan aspek yang paling mendasar dalam manajemen perawatan luka. Tujuan : Mengetahui efektifitas penyembuhan luka Diabetes Mellitus tipe II antara kompres Metronidazole dengan kompres Povidon Iodine pada pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mendapat tindakan perawatan dengan luka DM tipe II yang menjalani perawatan di RSUD Sukoharjo berjumlah 509 pasien, dan diambil sampel sebanyak 86 pasien dengan teknik insidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t-test. Hasil : (1) Proses penyembuhan luka DM Tipe II yang dirawat dengan kompres Metronidazole yang berada dalam keadaan luka mengering mempunyai rata-rata 63%,aproksimasi jaringan baik (65%), tidak terjadi warna kemerahan pada luka (67%), tidak terjadi adanya aksudat (74%), tidak adanya peningkatan suhu (76%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (74%); (2) Proses penyembuhan luka dengan Povidon Iodine yang berada dalam keadaan luka mengering (55%), aproksimasi jaringan baik (56%), tidak terjadi warna kemerahan (56%), tidak terjadi aksudat (72%), tidak terjadi adanya peningkatan suhu (68%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (62%); (3) Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka Diabetes Mellitus Tipe II operasi di RSUD Kabupaten Sukoharjo (t = 5,416 ; p = 0,000). Simpulan: Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka DM II, dan penyembuhan luka diabetes mellitus tipe II yang menggunakan kompres metronidazole lebih efektif dibandingkan dengan kompres menggunakan povidon iodine
PENGARUH PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KERJA KADER POSYANDUTERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BALITA DAN IBU HAMIL DI POSYANDU DESA TEMON KECAMATAN BATURETNO WONOGIRI Zaeni, Ikhwan; Putra, Fajar Alam; Nugrahani, Farida
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.469 KB)

Abstract

Background: Posyandu program implemented for the benefit of society, it is expected that the community itself is the active form, organize, exploit and develop best IHC. Continuity IHC depends on the participation of the community itself. The organizers of IHC are cadres and the PKK from the village (Budioro, 2002). Based on the above description, it can be formulated: "Is there an effect of the level of Knowledge and Work Motivation Cadre IHC on the Quality of Health Care Toddler And Pregnant Women In Rural IHC TemonKecamatan Baturetno Winton?" Methodology: The research design used was a descriptive cross sectional correlation (cross-sectional). The population in the village cadres IHC Baturetno Temon District of Winton, a sample of 30 respondents. Analysis of the data by Linear. Results: Based on the results of the regression analysis and t test note that amounted to 4,594 tcount the value ? = 0.000
EFEKTIFITAS KOMPRES METRONIDAZOLE DENGAN KOMPRES POVIDON IODINE PADA PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS TIPE II PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUKOHARJO Hamil, Yanuar Isna; Nugrahani, Farida; Arumawati, Dhani Setya
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.515 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hasil survey pendahuluan terhadap 10 penderita DM yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo bahwa 60% mengalami luka yang cukup parah karena tidak mematuhi diet yang dianjurkan dan perawatan lukanya menggunakan betradine dan metronidazole, dan sisanya sebanyak 40% sudah mematuhi diet yang dianjurkan bagi penderita DM. Di samping itu, ada beberapa pasien yang sudah berobat tapi masih memiliki kadar gula tinggi, hal ini disebabkan karena pasca perawatan di rumah sakit tidak secara disiplin melakukan perawatan dengan kompres baik menggunakan betadine, NaCl maupun metronidazole dan kurang melakukan diet yang benar. Karena pembersihan luka merupakan aspek yang paling mendasar dalam manajemen perawatan luka. Tujuan : Mengetahui efektifitas penyembuhan luka Diabetes Mellitus tipe II antara kompres Metronidazole dengan kompres Povidon Iodine pada pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mendapat tindakan perawatan dengan luka DM tipe II yang menjalani perawatan di RSUD Sukoharjo berjumlah 509 pasien, dan diambil sampel sebanyak 86 pasien dengan teknik insidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t-test. Hasil : (1) Proses penyembuhan luka DM Tipe II yang dirawat dengan kompres Metronidazole yang berada dalam keadaan luka mengering mempunyai rata-rata 63%, aproksimasi jaringan baik (65%), tidak terjadi warna kemerahan pada luka (67%), tidak terjadi adanya aksudat (74%), tidak adanya peningkatan suhu (76%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (74%); (2) Proses penyembuhan luka dengan Povidon Iodine yang berada dalam keadaan luka mengering (55%), aproksimasi jaringan baik (56%), tidak terjadi warna kemerahan (56%), tidak terjadi aksudat (72%), tidak terjadi adanya peningkatan suhu (68%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (62%); (3) Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka Diabetes Mellitus Tipe II operasi di RSUD Kabupaten Sukoharjo (t = 5,416 ; p = 0,000). Simpulan: Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka DM II, dan penyembuhan luka diabetes mellitus tipe II yang menggunakan kompres metronidazole lebih efektif dibandingkan dengan kompres menggunakan povidon iodine.
EFEKTIFITAS KOMPRES METRONIDAZOLE DENGAN KOMPRES POVIDON IODINE PADA PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS TIPE II PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUKOHARJO Yanuar Isna Hamil; Dhani Setya; Farida Nugrahani
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hasil survey pendahuluan terhadap 10 penderita DM yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo bahwa 60% mengalami luka yang cukup parah karena tidak mematuhi diet yang dianjurkan dan perawatan lukanya menggunakan betradine dan metronidazole, dan sisanya sebanyak 40% sudah mematuhi diet yang dianjurkan bagi penderita DM. Di samping itu, ada beberapa pasien yang sudah berobat tapi masih memiliki kadar gula tinggi, hal ini disebabkan karena pasca perawatan di rumah sakit tidak secara disiplin melakukan perawatan dengan kompres baik menggunakan betadine,NaCl maupun metronidazole dan kurang melakukan diet yang benar. Karena pembersihan luka merupakan aspek yang paling mendasar dalam manajemen perawatan luka. Tujuan : Mengetahui efektifitas penyembuhan luka Diabetes Mellitus tipe II antara kompres Metronidazole dengan kompres Povidon Iodine pada pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mendapat tindakan perawatan dengan luka DM tipe II yang menjalani perawatan di RSUD Sukoharjo berjumlah 509 pasien, dan diambil sampel sebanyak 86 pasien dengan teknik insidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t-test. Hasil : (1) Proses penyembuhan luka DM Tipe II yang dirawat dengan kompres Metronidazole yang berada dalam keadaan luka mengering mempunyai rata-rata 63%,aproksimasi jaringan baik (65%), tidak terjadi warna kemerahan pada luka (67%), tidak terjadi adanya aksudat (74%), tidak adanya peningkatan suhu (76%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (74%); (2) Proses penyembuhan luka dengan Povidon Iodine yang berada dalam keadaan luka mengering (55%), aproksimasi jaringan baik (56%), tidak terjadi warna kemerahan (56%), tidak terjadi aksudat (72%), tidak terjadi adanya peningkatan suhu (68%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (62%); (3) Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka Diabetes Mellitus Tipe II operasi di RSUD Kabupaten Sukoharjo (t = 5,416 ; p = 0,000). Simpulan: Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka DM II, dan penyembuhan luka diabetes mellitus tipe II yang menggunakan kompres metronidazole lebih efektif dibandingkan dengan kompres menggunakan povidon iodine
PENGARUH PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KERJA KADER POSYANDUTERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BALITA DAN IBU HAMIL DI POSYANDU DESA TEMON KECAMATAN BATURETNO WONOGIRI Ikhwan Zaeni; Fajar Alam Putra; Farida Nugrahani
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Posyandu program implemented for the benefit of society, it is expected that the community itself is the active form, organize, exploit and develop best IHC. Continuity IHC depends on the participation of the community itself. The organizers of IHC are cadres and the PKK from the village (Budioro, 2002). Based on the above description, it can be formulated: "Is there an effect of the level of Knowledge and Work Motivation Cadre IHC on the Quality of Health Care Toddler And Pregnant Women In Rural IHC TemonKecamatan Baturetno Winton?" Methodology: The research design used was a descriptive cross sectional correlation (cross-sectional). The population in the village cadres IHC Baturetno Temon District of Winton, a sample of 30 respondents. Analysis of the data by Linear. Results: Based on the results of the regression analysis and t test note that amounted to 4,594 tcount the value ρ = 0.000
EFEKTIFITAS KOMPRES METRONIDAZOLE DENGAN KOMPRES POVIDON IODINE PADA PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS TIPE II PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUKOHARJO Yanuar Isna Hamil; Farida Nugrahani; Dhani Setya Arumawati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hasil survey pendahuluan terhadap 10 penderita DM yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo bahwa 60% mengalami luka yang cukup parah karena tidak mematuhi diet yang dianjurkan dan perawatan lukanya menggunakan betradine dan metronidazole, dan sisanya sebanyak 40% sudah mematuhi diet yang dianjurkan bagi penderita DM. Di samping itu, ada beberapa pasien yang sudah berobat tapi masih memiliki kadar gula tinggi, hal ini disebabkan karena pasca perawatan di rumah sakit tidak secara disiplin melakukan perawatan dengan kompres baik menggunakan betadine, NaCl maupun metronidazole dan kurang melakukan diet yang benar. Karena pembersihan luka merupakan aspek yang paling mendasar dalam manajemen perawatan luka. Tujuan : Mengetahui efektifitas penyembuhan luka Diabetes Mellitus tipe II antara kompres Metronidazole dengan kompres Povidon Iodine pada pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mendapat tindakan perawatan dengan luka DM tipe II yang menjalani perawatan di RSUD Sukoharjo berjumlah 509 pasien, dan diambil sampel sebanyak 86 pasien dengan teknik insidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t-test. Hasil : (1) Proses penyembuhan luka DM Tipe II yang dirawat dengan kompres Metronidazole yang berada dalam keadaan luka mengering mempunyai rata-rata 63%, aproksimasi jaringan baik (65%), tidak terjadi warna kemerahan pada luka (67%), tidak terjadi adanya aksudat (74%), tidak adanya peningkatan suhu (76%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (74%); (2) Proses penyembuhan luka dengan Povidon Iodine yang berada dalam keadaan luka mengering (55%), aproksimasi jaringan baik (56%), tidak terjadi warna kemerahan (56%), tidak terjadi aksudat (72%), tidak terjadi adanya peningkatan suhu (68%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (62%); (3) Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka Diabetes Mellitus Tipe II operasi di RSUD Kabupaten Sukoharjo (t = 5,416 ; p = 0,000). Simpulan: Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka DM II, dan penyembuhan luka diabetes mellitus tipe II yang menggunakan kompres metronidazole lebih efektif dibandingkan dengan kompres menggunakan povidon iodine.
Co-Authors A.M., Ali Imron Agung Setyarini Ahza Fatekhah Choirun Nisa Al-Ma'ruf, Ali Imron Al-Ma’ruf, Ali Imron Ali Imron Ali Imron Al-Ma’ruf Andres Alam Dewangga Arini Purnamasari Arini Purnamasari Arsetya, Khonsa Nur Astantiya Sabarani Astuti, Bekti Tri Ayu Agustin, Anis Benedictus Sudiyana Betty Gama Dahestin Yusehadi Deby Dewi Kusumaningsih Dewi Shinta Dhani Setya Dhani Setya Arumawati Dhani Setya Arumawati, Dhani Setya Dhani Setya, Dhani Diniseptiari, Wahyu Djatmiko Hidajat Elfira Amalia Hakiki Endang Sawitri Erlinda Novia Sabila Risqul Karim Fajar Alam Putra, Fajar Alam Feri Ekayanti Giyatno Giyatno Hana Zakiyyah Handayani, Sri Hanifah, Anisa Muthi'atul Heni Marfuah Herlyna Enggar Febrianingrum Hidajat, Diatmiko Hidayaturrohmah, Naim Ikhwan Zaeni Irawati, Rully Iriani SRT , Rina Isnaini, Ruswi Joko Suryono Kiki Dwi Fani Kurniawan, Andriyanto Lala, Andi Maryati Maryati Mashuri, Fajar Ali Meidawati Suswandari, Meidawati Mukiman Mukiman Mukiman, Mukiman Mukti Widayati Nugroho, Aziz Widhi Nugroho, Aziz Widi Nuraini, Aisah Nurjanah, Elvina Isna Nurnaningsih Nurnaningsih Nurnaningsih Nurnaningsih, Nurnaningsih Nurul Hidayati Pancawati, Nuryani Purnawati, Lilik Raden Mohamad Herdian Bhakti Restu Dwi Saputri, Finas Revangga, Adhitya Rila Pangesthi Riyan Wik Irawan Rohani, Yuliah S Sadino Sadino, S Sari, Dini Wulan Septonanto, Daniel Setyowati, Titik Sih Jami Rahayu Solly Aryza Sri Hartati Sri Hartini Sri Wahyuni Sudiyana, Benidictus Sugiyatmi, Anik Suhadaningsih, Khori Sukarno . Sulistyowati, Henggar Suparmin Suparmin Suratno Suryanti, Enny Susy Ermawaty Suwarto Suwarto Suwarto Suwarto Suwarto Syahputraa, Alfi Okta Than, Alda Surya Tri Widayati, Retno Trias Nafiulana Veronika Unun Pratiwi Veronika, Unun Pratiwi Vitasari, Endah Lux Wahyudi wedaswari, Made winanto, winanto Windiatmoko, Akmal Irfan Wiwin Nur Pratiwi Wiwit Nur Fatyimah Wulandari, Anggita Febriana Yanuar Isna Hamil Yanuar Isna Hamil, Yanuar Isna Yoto Widodo Yudiyanto Yudiyanto Yulyanti, Eny Zaeni, Ikhwan Zainal Arifin Zuraifah, I'if