Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Bioedukasi

PENDEKATAN FENETIK TAKSONOMI DALAM IDENTIFIKASI KEKERABATAN DAN PENGELOMPOKKAN IKAN GENUS TOR DI INDONESIA ENDIK DENI NUGROHO, DWI ANGGOROWATI RAHAYU
BIOEDUKASI Vol 7, No 1 (2014): BIOEDUKASI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.841 KB)

Abstract

Ikan Tor merupakan ikan air tawar lokal Indonesia dan termasuk ikan terancam punah. Upaya konservasi yang harus dilakukan salah satunya adalah penentuan kekerabatan berdasarkan pendekatan fenetik. Hal ini dikarenakan kedudukan taksonomi dan klasifikasi diantara genus Tor masih rancu. Sumber data yang digunakan adalah karakter meristrik, morfometrik, morfologi secara umum, dan karakter khusus penentu spesies. Karakter khusus penentu spesies diantara ikan genus Tor adalah keberadaan dan ukuran cuping pada bibir bawah. Sampel ikan Tor diambil dari Telaga Banyu Biru Pasuruan (nama lokal ikan Sengkaring dan Tambra), serta spesies acuan (Tor tambraides dari Kalimantan Barat, Tor duoronensis dari Padang, and Tor soro dari Sumatra Utara). Fenogram dibentuk berdasarkan metode UPGMA. Berdasarkan fenogram yang terbentuk diperoleh 3 kelompok kekerabatan dari yang terdekat hingga terjauh dan 2 kelompok apomorfi serta 4 kelompok automorfi. Percabangan pertama terdiri dari dua subklad yaitu Tor duoronensis dan Sengkaring memiliki kesamaan 100%, dan Tambra merupakan sister clad dari Tor duoronensis yang didukung dengan nilai similaritas 92,9%. Subklad kedua terdiri dari Tor Tambra dan Tor soro (Apomorfi B) dengan nilai similaritas 59%, sedangkan Tor tambraides memiliki kekerabatan terjauh dengan indeks kesamaan sebesar 45, 625%. Ikan Sengkaring dan Tambra menunjukkan pola pengelompokan yang dekat dengan Tor duoronensis berdasarkan tujuh karakter morfometrik pembeda utama. Ketujuh karakter pembeda utama tersebut adalah ukuran cuping, SL (panjang standart), MXBL (panjang sungut rahang atas), CPL (panjang batang ekor), PDL (panjang sebelum sirip dorsal), IW (jarak antar mata) dan SNL (panjang moncong). Hasil analisis morfometrik menunjukkan bahwa ikan Sengkaring dan Tambra mutlak bukan merupakan ikan Tor Tambraides maupun Tor soro dikarenakan ukuran tubuh yang berbeda secara signifikan. Keywords:     Tor, Kekerabatan, Fenetik, Morfologi, Karakter khusus, Meristrik, Konservasi
Co-Authors - Ibrahim, - Adelyn Salurapa Ahwan, Zainul Ainiyah, Roisatul Aji, Fafit Rahmat Aji, Fatit Rahmar Amang Fathurrohman Amang Fathurrohman Amang Fathurrohman, Amang Andari, Kadek Dewi Wahyuni Azrianingzih, Rodiyati Azrianingzih, Rodliyati Binti Mamat, Noorhidayah Candra, Puspa Mega Dahlia Dahlia Damayanti, Ayu Elysia Dayat, Muhammad Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Listyorini Fadhlan Muchlas Abrori Fadilah Fafit Rahmat Aji Hamdani, Khoirul Haryono Haryono Haryono Haryono Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ixora Sartika Mercuriani Kasiman, Kasiman Khaleyla, Firas KHOIRUL ANAM Kuswanto, Wawan Lukman Hadi, Lukman Mamat, Noorhidayah Binti Matrani Maylina Ilhami Khurniyati Nawir, Daud Naya Rabbani, Calista Nia Kurniawan Nia Kurniawan Novianti, Nilam Nur Anisa NUR LINA SAFITRI Nur'aini, Afifah Diyah Nursiah Nursiah, Nursiah Panjaitan, Viona Angelina Erlan Pasaribu, Aswin Poetri, Dini Andini Rabbani, Calista Naya Rahayu, M.Si, Dwi Anggorowati Rahayu, Tanti Rangga, Adam Dwi Rasidah H., Laila Reza Ardiansyah Rodiyati Azrianingsih Rodliyati Azrianingzih Roisatul Ainiyah Rupa, Darius Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Salurapa, Adelyn Silfia Ilma Sulung, Cahya Ajeng Valenta Tresna Sururi, Ahmad Misbakhus Syarifa Ramadhani Nurbaya Tarmudi, Imam Tresna Sulung, Cahya Ajeng Valenta Trio Ageng Prayitno, Trio Ageng Vlorensius Vlorensius Wanandi, Ichsan Bakhtiar Wibisono, Mulyono Yuliawati, Witri Yunita Khilyatun Nisak Zultan, Achmad