Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN BERDASARKAN HASIL INTERPRETASI VISUAL CITRA SATELIT (Studi Kasus: Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang) Ramadhan, Dino; Nugroho, Yuni Agung; Suharjanto, Toto
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6924

Abstract

Fenomena peningkatan kebutuhan lahan untuk pemukiman dan aktivitas ekonomi terjadi di Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Adanya kebutuhan lahan yang semakin tinggi juga berpengaruh terhadap Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang terus meningkat. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk menganalisis seberapa besar perubahan lahan pertanian di Desa Pandansari dan mengetahui besaran perubahan harga NJOP pada perubahan lahan pertanian tersebut. Metode analisis data yang digunakan adalah survei lapangan, interpretasi citra, tumpang susun peta, dan analisis deskriptif untuk penggunaan lahan pada rentang waktu 2019-2023. Hasil penelitian menunjukkan perubahan terhadap penggunaan lahan pertanian selama 5 tahun periode penelitian beralih fungsi menjadi permukiman, bangunan industri, dan bangunan komersial. Pada tahun 2023, terjadi perubahan terhadap luas lahan pertanian yang semula 416 Ha menjadi 395,6 Ha dan perubahan luas wilayah pemukiman sebesar 500,4 Ha dari semula 480,0 Ha. Hal tersebut juga berdampak terhadap NJOP, yang mana konversi lahan pertanian menjadi kawasan industri mengalami kenaikan NJOP tertinggi dengan rata-rata sekitar 6,40%. Konversi lahan pertanian menjadi perumahan tidak terencana dan terencana rata-rata sebesar 6,26% dan 6,38%, serta konversi lahan pertanian menjadi kawasan komersial rata-rata sebesar 6,15%. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk penataan wilayah di Desa Pandansari, khususnya untuk melindungi lahan pertanian.
HUBUNGAN SIFAT MORFOLOGI VEGETATIF TERHADAP PRODUKSI PADA TANAMAN STROBERI VARIETAS MENCIR Nugroho, Yuni Agung; Ningsih, Elik Murni Ningtias; Kusuma, Maryani Dwi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6928

Abstract

Produksi stroberi di Indonesia belum optimal. Faktor morfologi mempengaruhi produksi stroberi, termasuk hasil, bentuk, ukuran, dan ukuran buah. Memahami peran hubungan sifat morfologi dalam tanaman stroberi dapat membantu meningkatkan produksi stroberi. Penelitian ini dirancang untuk pemodelan hubungan antara sifat morfologis organ vegetatif terhadap organ generatif. Hal ini untuk memprediksi pengaruh variabel yang mempunyai hubungan nyata/berkontribusi terhadap produksi stroberi secara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan hubungan/kontribusi sifat morfologi terhadap kualitas dan kuantitas hasil stroberi. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap. Analisa data dilakukan dengan analisa jalur (path ways anaysis) menggunakan Smart PLS untuk menjelakan hubungan secara langsung antara variabel vegetatif terhadap variabel generative Luaran yang diharapkan adalah terbentuknya model hubungan antara variabel vegetatif terhadap produksi stroberi secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan nyata jumlah daun dengan jumlah buah pertanaman, panjang tanaman tidak berhubungan nyata dengan semua sifat morfologi produksi, dan Sifat morfologi produksi saling berhubungan nyata, kecuali bobot buah pertanaman dengan diameter buah.
EFEKTIVITAS BIOHERBISIDA PADA FITOTOKSISITAS GULMA RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus) Rohmah, Zailir; Ningsih, Elik Murni Ningtias; Nugroho, Yuni Agung
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6932

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan yang tidak diharapakan keberadaannya oleh manusia, gulma sendiri dapat merugikan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Alternatif yang dapat dilakukan saat ini untuk pengendalian gulma yang berwawasan lingkungan sedang marak dilakukan. Mencari senyawa dengan potensi golongan fenol dari tumbuhan lain dapat dimanfaatkan sebagai bioherbisida. Tujuan penelian untuk mengetahui efektivitas dari herbisida ekstrak daun ketapang laut dan ekstrak daun mangga arumanis pada berbagai konsentrasi dalam mengendalikan gulma rumput teki. Penggunaan ekstrak daun ketapang laut dan ekstrak daun mangga dapat diindikasikan untuk menjadi herbisida nabatikarena senyawa yang terkandung seperti fenol, asam fenolik dan flavonoid dapat memberikan efek fitotoksisitas pada rumput teki. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial. Faktor pertama konsentrasi ekstrak daun ketapang dan ekstrak daun mangga arumanis , faktor kedua berbagai konsentrasi ekstrak yakni 40%, 60%, 80%, 100% dan menggunakan kontrol (0%). Perlakuan diulang sebanyak 4 kali pengulangan dan menghasilkan 36 unit percobaan. Metode analisa yang digunakan adalah analisis ragam yang dilanjut dengan Uji Dunnett. Hasil analisa menunjukkan penggunaan jenis ekstrak tanaman dan berbagai konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh signifikan terhadap fitotoksisitas rumput teki. Hal ini terjadi karena Pengaruh adanya reaksi dari herbisida nabati pada fitotoksisitas yang terjadi pada gulma teki.
PENGEMBANGAN BOARD GAME UNTUK PENGELOLAAN P4S BUMIAJI SEJAHTERA: STRATEGI GLOCALIZATION Purwanto, Arief; Iswari, Hanif Rani; Nugroho, Yuni Agung; Zahroh, Viony Alfiyatu; Ainun, Siti Nur
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6972

Abstract

P4S Bumiaji Sejahtera merupakan sebuah lembaga pelatihan berbasis masyarakat yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya tarik pertanian melalui strategi glocalization, yang memadukan nilai-nilai lokal dengan inovasi global. Pendekatan ini dikemas dalam bentuk board game interaktif bernama "Glocal Ladders," yang mengenalkan manajemen pertanian secara menyenangkan. Board game ini terdiri dari tiga fase: Fase Pengetahuan, untuk memperkenalkan konsep dasar pertanian dan pentingnya lingkungan; Fase Strategi Pertanian, yang memberikan wawasan tentang manajemen lahan dan pengendalian hama berkelanjutan; dan Fase Ekosistem Bisnis Agrowisata, yang mengajarkan manajemen bisnis agroeduwisata, mulai dari branding hingga pemasaran produk. Hasil awal menunjukkan bahwa metode edukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen pertanian pada generasi muda, sekaligus memperkuat identitas lokal desa sebagai daya tarik wisata. Pendekatan ini berpotensi diterapkan di wilayah lain dengan tantangan regenerasi serupa.
PEMBERDAYAAN PETERNAK SAPI PERAH DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI PADA SUMBER REJEKI DAIRY FARM DESA SLAMPAREJO KABUPATEN MALANG Sodik; Nugroho, Yuni Agung; Wulandari, Wahju; Kurniawati, Adelia; Maulidatus, Layli; Zahwa, Anindya Roshifa Az
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6974

Abstract

Mitra pengabdian Sumber Rejeki Dairy Farm adalah peternak sapi perah di Desa Slamparejo Kabupaten Malang. Usaha ternak merupakan pekerjaan turun-temurun, sehingga pola usahanya juga relatif sederhana. Pemerahan susu sapi dilakukan secara tradisional yaitu dengan menggunakan tangan. Usaha ternak sapi perah belum memanfaatkan teknologi, oleh karena itu jika ada sapi yang sakit mastitis maka akan menular pada sapi lain, sehingga susu yang diperoleh akan tertular penyakit tersebut, disamping itu berdampak pula pada perolehan susu, dan kualitas susu menjadi turun. Tujuan pengabdian sebagai pemberdayaan peternak untuk mengenalkan teknologi proses pemerahan susu sapi. Teknologi memberikan kemudahan peternak dari segi kesehatan sapi, efisiensi waktu dan dapat meningkatkan kualitas susu dan peningkatan penghasilan. Metode pelaksanaan dengan pelatihan dan penyuluhan kepada para peternak sapi perah dalam pengenalan teknologi vacum. Hasil pengabdian menunjukkan antusia bagi peserta, dari 10 orang yang diundang yang datang 13 orang atau 130%. Hasil pre test dari pengenalan usaha menunjukkan nilai sedangkan pemahaman tentang teknologi sebesar 67%.
Model Dinamik sebagai Upaya Pencapaian Sinkronisasi Nitrogen pada Budidaya Selada dengan Pupuk Hijau Paitan Nugroho, Yuni Agung; Ningsih, Elik Murni Ningtyas
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol. 14 No. 2: May 2009
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2009.v14i2.127-134

Abstract

Dynamic Model as Attainment Effort of Nitrogen Synchronization at Lettuce Cultivation with Green Manure Paitan  (Y.A. Nugroho and E.M.N. Ningsih): Lettuce (Lactuca sativa) is  vegetable crop that consumed part of the leaf and harvested at a phase of vegetative. Nitrogen play important role in growth  at phase of vegetative. Nitrogen in spacious have the character of easy to lose because of leaching.  Increasing yield of  lettuce can be  done  by improving Nitrogen synchronization, that is precisely usage moment with ready moment  of N during and amount of its. The research was aimed to study of  the pattern nitrogen requirement  for lettuce crop, ready pattern of nitrogen by Tithonia diversifolia and design nitrogen synchronization model between lettuce crop with green manure of  T. diversifolia. The research were divided in two phases that are phase research 1: Dynamic modeling for nitrogen synchronization on lettuce cultivation by green manure of T. diversifolia, and phase research 2: Fertilizer technology of high nitrogen synchronization on lettuce cultivation by green manure of T. diversifolia. The result  of phase research 1 (first year research) shows that dynamic model of N requirement by lettuce crop,  release  and availability model of N by T. diversifolia and synchronization model of N  between requirement of N  lettuce with  release and availability of N by T. diversifolia.   The dynamic model   indicate that   giving  10 t ha-1  of  T. diversifolia which given 2 weeks before transplanting at lettuce crop can support high result and growth because happened good synchronization of N.
PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DI KELURAHAN TUNGGULWULUNG, KOTA MALANG Ningsih, Elik Murni Ningtias; Yuni Agung Nugroho; Sania Ramadhani
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i4.2667

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelompok PKK Dasa Wisma RT. 04 RW. 02 Kelurahan Tunggulwulung dalam budidaya tanaman sayuran menggunakan limbah wadah plastik sebagai media tanam. Metode pengabdian yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan pemanfaatan botol plastik bekas sebagai pot, pendampingan pemeliharaan tanaman, serta evaluasi keberhasilan budidaya sampai panen. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 100% peserta memahami materi penyuluhan, dan 90% tanaman sayuran yang ditanam tumbuh dengan baik, melebihi target keberhasilan 80%. Simpulan pengabdian ini adalah pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan pemanfaatan limbah plastik efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat dan berhasil menyediakan sumber pangan bergizi dari hasil panen sayuran. Kata Kunci: Budidaya Sayuran, Limbah Plastik, Media Tanam, Pemanfaatan Wadah Bekas
PENDAMPINGAN KELOMPOK TANI SUKA MAJU DALAM PERSIAPAN MENDUKUNG SWASEMBADA BERAS Darmadji, Darmadji; Nugroho, Iwan; Hanafie, Rita; Julitasari, Evi Nurifah; Nugroho, Yuni Agung; Sudiyono, Sudiyono; Suharjanto, Toto; Ningsih, Elik Murni Nintyas; Sahro, Hanifatus; Kiyono, Kiyono; Angraeni, Frida Dwi; Silvy Novita A.P; Deris Trian R; Junaidi, Fahmi
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Parabowo, memiliki komitmen besar dalam mewujudkan swasembada dan kesejahteraan petani. Salah satu motor pendukung adalah ketlibatan Kelompok tani (Poktan). Kegiatan pengbdian ini dilakukan di Kelompok Tani Suka Maju Kelurahan Wonokoyo kecamatan Kedungkandang kota Malang. Tujuan kegiatan adalah memberikan pendampingan kepada kelompok tani dalam mendukung arah baru kebijakan perberasan nasional sekaligus meningkatkan potensi kelompok yang berdampak terhadap kesejahteran petani. Metode kegiatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan Partisipatory. Bentuk Kegiatan pendampingan dengan menggalai potensi dan kendala yang dihadapi kelompok baik dalam mendukung swasembada. Hasil Kegiatan adalah: 1) teridentifikasinya berbagai persoalan baik yang bersifat teknis maupun non teknis, diantaranya yaitu: belum semua petani yang berhak menerima pupuk bersubsidi, belum memiliki alsintan, mahalnya biaya tenaga kerja, pengadaan bibit padi yang tidak tepat waktu tanam, petani masih susah lepas dari penggunaan pupuk kimia, produksi padi belum masksimal (sekitar 6 ton dari potensi sekitar 7 ton, jaringan irigasi yang belum sempurna diperbaiki, 2) disepakatinya kegiatan validasi data penerima pupuk bersubsidi, mendata ulang nama petani, luas lahan dan komoditas yang diajukan, 3) penggalakan pemakaian pupuk organic, hal ini didasarkjan pada realita di lapang bahwa petani sangat sulit melepaskan penakaian pupuk kimia, namun demikian sudah muncul pengakuan bahwa mereka mengakui pentingnya penggunaan pupuk organic, baik terkait dengan kesehatan tanah maupun masa depan petani penerusnya. Hasil kegiatan merekomendasikan pentingnya untuk memberikan pendampingan terhadap kelompok tani menuju kelompok tani yang sukses baik dalam mendukung swasemda maupun kesejahteraan petani.
PENETAPAN MAWAR SEBAGAI KOMODITAS UTAMA DENGAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DI SIDOMULYO KOTA BATU Nugroho, Yuni Agung; Ningsih, Elik Murni Ningtyas; Rudianingsih, Pinky Viona
Agrika Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v18i1.5780

Abstract

ABSTRAK  Pengambilan keputusan pemilihan komoditas utama didasarkan pada kriteria tertentu yang memberikan keyakinan bahwa budidaya tanaman tersebut secara ekonomi menguntungkan dan secara teknologi budidaya dapat dilakukan dengan baik, sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarga dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan ilmiah pemilihan tanaman mawar sebagai komoditas pertanian yang utama di Desa Sidomulyo Kota Batu. Penelitian ini diharapkan memberi manfaat: 1) memberikan justifikasi ilmiah atas pengambilan keputusan masyarakat Sidomulyo memilih tanaman mawar sebagai komoditas utama; 2) menjadi pertimbangan dalam pengembangan tanaman mawar pada masa yang akan datang. Penelitian dilaksanakan di sentra tanaman mawar yaitu desa Sidomulyo Kota Batu. Pengumpulan data dilaksanakan dengan metode survei yaitu menyebarkan kuesioner kepada petani di Desa Sidomulyo. Pendalaman materi (indepth study) untuk konfirmasi terhadap hasil jawaban kuesioner yang bertentangan dengan jawaban secara umum. Kuesioner berisikan jenis tanaman yang ditanam, pendapatan dari usaha tani, tingkat penguasaan budidaya tanaman, pengendalian organisme penganggu tanaman (OPT), kecocokan iklim dan penghasilan. Data hasil penelitian dianalisa menggunakan Analitycal Hierarchy Process (AHP) yaitu metode/cara pengambilan keputusan bertingkat (multikriteria) dengan cara menyusun kriteria dan alternatif daalam suatu set. Hasil dari analisa AHP kemudian dikonfirmasi dengan analisa sensivitas dua dimensi. Kriteria tertinggi pengambilan keputusan multikriteria adalah tingkat budidaya yang diikuti pengendalian OPT, penghasilan dan kecocokan iklim. Mawar merupakan komoditas utama di Sidomulyo Kota Batu diperkuat dengan hasil uji sensivitas dua dimensi bahwa mawar selalu menempati pada kuadran D (yaitu kuadran dengan nilai  tertinggi pada paduan dua kriteria pengujian). ABSTRACT The decision to select the main commodity is based on certain criteria that provide confidence that the cultivation of the plant is economically profitable and technologically the cultivation can be carried out well, so that it is able to meet the family's needs well. This research aimed to explain the scientific reasons for choosing roses as the main agricultural commodity in Sidomulyo Village, Batu City. This research was expected to provide benefits: 1) provide scientific justification for the decision of the Sidomulyo community to choose rose plants as the main commodity; 2) be a consideration in the development of rose plants in the future. The research was carried out in the rose plant center, namely Sidomulyo village, Batu City. Data collection was carried out using a survey method, namely distributing questionnaires to farmers in Sidomulyo Village. In-depth study of the material (in-depth study) to confirm the results of questionnaire answers that conflict with general answers. The questionnaire contains the types of plants grown, income from farming, level of mastery of plant cultivation, control of plant pest organisms (OPT), climate suitability and income. The research data were analyzed using the Analytical Hierarchy Process (AHP), namely a method/method of multilevel decision making (multi-criteria) by arranging criteria and alternatives in a set. The results of the AHP analysis were then confirmed by two-dimensional sensitivity analysis. The highest criteria for making multi-criteria decisions was the level of cultivation followed by pest control, income and climate suitability. Roses are the main commodity in Sidomulyo, Batu City, confirmed by the results of the two-dimensional sensitivity test that roses always occupy quadrant D (i.e. the quadrant with the highest score in the combination of the two test criteria).
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN BAWAH BERKHASIAT OBAT DI RPTN COBAN TRISULA KAWASAN TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU Maya, Siti; Wardhani, Tri; Suharjanto, Toto; Nugroho, Yuni Agung; Arifianto, Teguh
Agrika Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v18i1.5799

Abstract

ABSTRAKHutan merupakan aset alam yang melimpah dengan keanekaragaman hayati. Hutan berperan menyediakan hasil kayu dan bahan selain kayu, di antaranya tanaman obat. Keberagaman kondisi lingkungan memberikan kesempatan berbagai jenis tumbuhan mendiami ekosistem, termasuk jenis tumbuhan bawah. Tumbuhan bawah merupakan bagian pokok lapisan tumbuhan di bawah kanopi hutan, selain dari permudaan pohon, yang terdiri atas rumput, herba dan semak belukar. Tanaman ini berfungsi mempertahankan kestabilan ekosistem hutan. Penelitian ini bertujuan memperoleh data potensi keanekaragaman, komposisi dan struktur jenis tumbuhan bawah berkhasiat obat di tiga blok RPTN Coban Trisula, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yaitu Blok Pusung Bledok Pasang, Blok Beji, dan Blok Jemplang. Penentuan petak contoh menggunakan teknik purposive sampling dengan karakteristik jenis tumbuhan bawah berkhasiat obat yang ditemukan di lantai hutan, lantai hutan terbuka dan tepi jalan, mulai ketinggian 1500, 2000, dan 2200 mdpl. Metode analisa vegetasi menggunakan teknik jalur berpetak (quadrat line transect). Setiap blok yang ditetapkan terdiri dari 5 petak contoh berukuran 2 x 2 meter. Jarak antar petak contoh 20 meter. Jumlah keseluruhan unit sampel yang digunakan 15 petak contoh dengan luas total 60 m2. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 jenis tumbuhan bawah berkhasiat obat dari 11 famili yang tersebar di 3 blok penelitian. Dari ketiga blok, famili Asteraceae paling banyak ditemukan. Nilai indeks keanekaragaman jenis tergolong sedang. Blok Pusung Bledok Pasang memiliki nilai 1.01 (sedang), Blok Beji 2 (sedang) dan Blok Jemplang 2.37 (sedang). Nilai indeks kemerataan jenis di Blok Pusung Bledok Pasang 0.34 (tertekan), Blok Beji 0.70 (labil), dan Blok Jemplang 0.84 (stabil).ABSTRACTForests are natural assets that are abundant with biodiversity. Forests play a role in providing wood products and materials other than wood, including medicinal plants. The diversity of environmental conditions provides opportunities for various types of plants to inhabit the ecosystem, including types of undergrowth plants. Undergrowth is the main part of the plant layer under the forest canopy, apart from tree regeneration, which consists of grass, herbs and shrubs. This plant functions to maintain the stability of the forest ecosystem. This research aims to obtain data on the potential diversity, composition and structure of understory plants with medicinal properties in three blocks of the Coban Trisula RPTN, Bromo Tengger Semeru National Park (TNBTS) area, namely the Pusung Bledok Pasang Block, the Beji Block and the Jemplang Block. Determination of sample plots using a purposive sampling technique with the characteristics of understory types of medicinal plants found on the forest floor, open forest floor and roadside, starting at heights of 1500, 2000 and 2200 meters above sea level. The vegetation analysis method uses a quadrat line transect technique. Each designated block consists of 5 sample plots measuring 2 x 2 meters. The distance between sample plots is 20 meters. The total number of sample units used was 15 sample plots with a total area of 60 m2. The research results showed that there were 18 types of medicinal plants from 11 families spread across 3 research blocks. Of the three blocks, the Asteraceae family was most commonly found. The species diversity index value is classified as moderate. The Pusung Bledok Pasang block has a value of 1.01 (medium), the Beji Block 2 (medium) and the Jemplang Block 2.37 (medium). The species evenness index value in the Pusung Bledok Pasang Block is 0.34 (depressed), the Beji Block is 0.70 (unstable), and the Jemplang Block is 0.84 (stable).