Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Generasi Sehat Berkemajuan: Menguatkan Fondasi Kesehatan Ranting Muhammadiyah-Aisyiyah: Langkah Awal untuk Generasi Sehat yang Berkemajuan Wardani, Yuniar; Gustina, Erni; Sofiana, Liena; Hariyanti, Baiq Qatrunnada; Febriana, Kania Valentia; Oktaviana, Ardyawati Wira
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20844

Abstract

Background: Muhammdiyah menjalankan dakwah melalui berbagai program sosial, termasuk pendidikan dan kesehatan, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dalam bidang kesehatan, dakwah Muhammadiyah mencakup penyuluhan.Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) adalah cara untuk memberikan bantuan awal yang cepat dan tepat kepada orang yang sakit atau terluka. Tempat-tempat umum seperti rumah ibadah, rumah makan, karaoke, warung kopi, pusat perbelanjaan, dan tempat-tempat ramai lainnya wajib mampu menangani keadaan darurat seperti keadaan luka maupun non-luka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman takmir dan marbot masjid mengenai P3K dan kaderisasi dalam menciptakan lingkungan ibadah yang aman dan berkelanjutan. Metode: Sosialisasi penyampaian materi mengenai pentingnya kaderisasi generasi Muhammadiyah dan dasar-dasar P3K. Bermitra dengan marbot masjid di PCM Genteng Muhammadiyah dengan jumlah sebanyak 24 peserta. Survey pengetahuan melalui kuesioner pilihan ganda yang dianalisis secara deskriptif yang mencakup tiga indikator utama. Hasil: Tingkat pengetahuan responden terbagi cukup seimbang antara kategori baik (54,2%) dan buruk (45,8%). Kesimpulan: Edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan kesadaran responden akan pentingnya kesiapsiagaan P3K sebagai bentuk kepedulian dan kaderisasi sebagai upaya regenerasi Dibutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif, seperti pelatihan simulasi P3K dan lokakarya kaderisasi.
Pemberdayaan Remaja Melalui Pembentukan PIK-R di Lereng Merapi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini Oktaviana, Ardyawati Wira; Sofiana, Liena; Wahyuningrum, Desi; Wulandari, Isnaini Yogiana; Murtianingsih, Fepriyani; Yudho, Adam Rekso; Gustina, Erni; Ayu, Suci Musivita; Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdausy; Waruwu, Arjuna Pratama; Guzali, Adi
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.707

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesehatan reproduksi, keberlanjutan pendidikan, serta kesejahteraan sosial remaja. Wilayah lereng Merapi menghadapi kerentanan khusus akibat faktor budaya, ekonomi, dan keterbatasan akses informasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan remaja melalui pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai upaya pencegahan pernikahan dini. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat di Dusun Besalen, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, dan melibatkan 23 remaja berusia 14–24 tahun. Tahapan kegiatan meliputi pelatihan kader dan Duta PIK-R, pembentukan struktur organisasi, penyusunan program kerja, serta evaluasi melalui pre–posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan proporsi remaja dengan tingkat pengetahuan baik dari 21,74% sebelum kegiatan menjadi 52,17% setelah kegiatan, disertai terbentuknya kepengurusan PIK-R yang aktif melaksanakan edukasi sebaya. Pemberdayaan remaja melalui PIK-R berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif yang berkelanjutan dalam pencegahan pernikahan dini dan stunting di wilayah lereng Merapi serta mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat dan berkualitas.
Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Cuci Tangan dan Gosok Gigi Rosmawati, Elly; Maulidya, Siti; Yunus, Zaskia Al Isra; Rahmadina, Nasrilia; Oktaviana, Ardyawati Wira; Nusa, Mufdhalifah; Akbar, Nusul
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.627

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah penting dalam mencegah penyakit menular pada anak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi edukasi praktik cuci tangan dan gosok gigi pada siswa SD YPK Getsemani Saporkren, Raja Ampat, menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode PAR digunakan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui tahapan perencanaan bersama, tindakan (pelaksanaan edukasi), observasi, dan refleksi. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, demonstrasi langkah-langkah cuci tangan pakai sabun dan teknik menyikat gigi yang benar, serta praktik langsung yang melibatkan siswa sebagai subjek aktif pembelajaran. Sebanyak 33 siswa kelas 3–6 mengikuti rangkaian kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menerapkan praktik higienis, terlihat dari kemampuan mereka mengulang langkah cuci tangan dan menyikat gigi secara mandiri. Antusiasme tinggi selama kegiatan mempertegas efektivitas pendekatan PAR yang menekankan pembelajaran partisipatif dan praktik langsung. Program ini memiliki signifikansi dalam memperkuat perilaku pencegahan penyakit pada anak, terutama di wilayah kepulauan dengan akses kesehatan terbatas, serta berpotensi menjadi model edukasi PHBS berkelanjutan di sekolah dasar lainnya.
MEDICATION COMPLIANCE AND THE ROLE OF MEDICATION SUPERVISOR BASED ON THE PERCEPTION OF TUBERCULOSIS PATIENTS: A DESCRIPTIVE STUDY Wulan, Dinarsih Ayuning; Sofiana, Liena; Oktaviana, Ardyawati Wira
Journal of Public Health Research and Community Health Development Vol. 9 No. 2 (2026): March
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA), Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jphrecode.v9i2.75538

Abstract

Background: The success of tuberculosis (TB) treatment largely depends on patient adherent to Anti-Tuberculosis Drugs. Medication supervisors play a crucial role in supporting adherence through the Directly Observed Treatment Short course. Purpose: This study aims to describe medication adherence and the role of medication supervisors based on TB patients’ perceptions. Methods: This descriptive quantitative study involved a population of 35 tuberculosis patients undergoing treatment at Depok III Health Center (27 cases) and Godean I Health Center (8 cases) from May to October 2023. A total of 31 patients with consent were included as respondents using a total sampling technique. Data on medication adherence and perceptions of the role of medication supervisors were collected through a structured questionnaire tested for validity and reliability, then analyzed descriptively. Results: The majority of respondents were male, aged 15–39 years and demonstrated a high level of medication adherence (96.8%). Respondents perceived medication supervisors as effective in reminding them to take medication and explaining treatment procedures, but less optimal in providing direct assistance, family education, and information about side effects. Conclusion: Medication adherence among TB patients in the study area was high. However, the role of medication supervisors needs to be strengthened in direct assistance, family education, and side effect management. Capacity building through structured training and supervision is required to increase the success of TB treatment.