Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Kemampuan Abstraksi Reflektif Siswa dalam Merekonstruksi Konsep Limit Fungsi ditinjau dari Perbedaan Jenis Kelamin Rahmawati, Helmi; Supratman, Moh.
Empiricism Journal Vol. 3 No. 1: June 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v3i1.768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menggambarkan kemampuan abstraksi reflektif siswa dalam merekonstruksi konsep limit fungsi ditinjau dari perbedaan jenis kelamin. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitian yang terdiri terdiri dari dua siswa (laki-laki and perempuan) kelas XI MIPA MA Darul Mahmudien NW Montonggamang dengan kemampuan matematika tinggi. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes dan wawancara. Penelitian ini menggunakan struktur mental teori APOS (Aksi, Proses, Objek, Skema) untuk menggambarkan mekanisme mental interiorisasi, enkapsulasi, dan tematisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada setiap tahap, (1) Siswa Laki-laki (SL) mampu menghubungkan pengetahuan matematika yang dimiliki yang terkait dengan materi limit fungsi untuk menemukan jawaban (aksi), (2) menjelaskan bagaimana menemukan jawaban (proses), (3) belum dapat menjelaskan aturan yang digunakan (objek), dan (4) belum dapat menyelesaikan soal yang lebih kompleks (skema). Di pihak lain, Siswa Perempuan (SP) hanya mencapai tahap aksi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan abstraksi reflektif SL lebih baik dari pada SP dalam merekonstruksi konsep limit fungsi. Analysis of Students' Reflective Abstraction Ability in Reconstructing the Concept of Function Limits in terms of Gender Differences Abstract This study aims to reveal and describe students' reflective abstraction skills in reconstructing the concept of limit function in terms of gender differences. This research is qualitative research with research subjects consisting of two students (male and female) class XI MIPA MA Darul Mahmudien NW Montonggamang with high mathematical ability. The data in this study were obtained through tests and interviews. This study uses the mental structure of APOS theory (Action, Process, Object, Schema) to describe the cognitive mechanisms of interiorization, encapsulation, and thematization. The results showed that at each stage, (1) male students (SL) were able to relate their mathematical knowledge related to the limit function material to find answers (action), (2) explain how to find answers (process), (3 ) has not been able to explain the rules used (objects), and (4) have not been able to solve more complex problems (schemas). On the other hand, female students (SP) only reached the action stage. So it can be concluded that the reflective abstraction ability of SL is better than SP in reconstructing the concept of limit function.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variable Siswa Kelas VIII SMPN 21 Mataram Haeriah, Haeriah; Rahmawati, Helmi; Fadli, Saiful
Empiricism Journal Vol. 3 No. 2: December 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v3i2.1082

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah pada materi sistem persamaan linear dua variable siswa kelas VIII SMPN 21 Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMPN 21 Mataram tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu dengan tes berupa soal uraian. Setelah data terkumpul, maka dilakukan analisis jawaban siswa. Nilai kemampuan pemecahan masalah yang diperoleh dari perhitungan kemudian dikategorikan. Berdasarkan analisis jawaban siswa terdapat 1 siswa kemampuan pemecahan masalahnya cukup, 11 orang berkemampuan kurang, dan 9 orang lainnya berkemampuan sangat kurang. kurangnya kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel yang salah satu faktornya yaitu kurangnya pemahaman siswa tentang materi sistem penyelesaian linier dua variabel. Analysis of Problem Solving Ability in the Material of Two Variable Linear Equation System of Grade VIII Students of SMPN 21 Mataram Abstract The purpose of this study was to analyze problem-solving abilities in the matter of a system of linear equations with two variables for class VIII students of SMPN 21 Mataram. This research is a descriptive study using qualitative and quantitative approaches. The subjects in this study were class VIII students at SMPN 21 Mataram for the 2022/2023 academic year, which consisted of 21 students. The data collection technique is a test in the form of description questions. After the data is collected, an analysis of student answers is carried out. The value of problem solving ability obtained from the calculation is then categorized. Based on the analysis of student answers, there was 1 student with sufficient problem solving ability, 11 people with less ability, and 9 other people with very poor ability. the lack of students' problem-solving abilities in solving two-variable linear equation system problems, one of the factors is the lack of students' understanding of the two-variable linear solution system material.
Pengembangan Keterampilan Praktis Mahasiswa melalui Program Pelatihan Alat Peraga Laboratorium IPA Azmi, Irham; Asy’ari, Muhammad; Prayogi, Saiful; Hunaepi, H.; Firdaus, Laras; Rahmawati, Helmi; Sukarma, I Ketut
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa Program Studi Fisika di Universitas Pendidikan Mandalika melalui Program Pelatihan Alat Peraga Laboratorium IPA. Mitra yang terlibat dalam program ini adalah mahasiswa semester 2 dan 4 dari Fakultas Sains dan Teknologi Terapan, dengan total peserta sebanyak 15 mahasiswa. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah In-Service Training (IST) dan On-Service Training (OST), yang mencakup sesi teori, demonstrasi, dan praktik langsung di laboratorium. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan praktis mahasiswa. Nilai pretest berkisar antara 40 hingga 65, sedangkan nilai posttest berkisar antara 85 hingga 100. Peningkatan nilai terbesar adalah 57 poin, dan yang terkecil adalah 25 poin. N-Gain untuk semua responden berada di atas 0.7, menunjukkan efektivitas tinggi dari program pelatihan ini. Partisipasi aktif mahasiswa juga meningkat, dengan 75 respons menyatakan bahwa kontribusi mereka dihargai selama sesi praktek, dan masing-masing 70 respons untuk lingkungan belajar yang kondusif dan dukungan dari instruktur. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk memperluas program pelatihan ini ke skala yang lebih besar dan mengimplementasikannya pada bidang studi lain yang memerlukan keterampilan laboratorium. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program ini terhadap kinerja akademik dan karir profesional mahasiswa. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lain dalam mengembangkan keterampilan praktis mahasiswa. Developing Student Practical Skills through the Science Laboratory Teaching Equipment Training Program This study aims to enhance the practical skills of Physics Study Program students at Universitas Pendidikan Mandalika through the Science Laboratory Teaching Equipment Training Program. The partners involved in this program are second and fourth-semester students from the Faculty of Applied Science and Technology, with a total of 15 students participating. The implementation methods used are In-Service Training (IST) and On-Service Training (OST), which include theoretical sessions, demonstrations, and hands-on practice in the laboratory. The results of this program show a significant improvement in students' understanding and practical skills. The pretest scores ranged from 40 to 65, while the posttest scores ranged from 85 to 100. The highest increase in scores was 57 points, and the lowest was 25 points. The N-Gain for all respondents was above 0.7, indicating high effectiveness of the training program. Students' active participation also increased, with 75 responses indicating that their contributions were valued during practice sessions, and 70 responses each for a conducive learning environment and instructor support. The recommendations from this study are to expand this training program to a larger scale and implement it in other fields of study that require laboratory skills. Additionally, further research is needed to evaluate the long-term impact of this program on students' academic performance and professional careers. This program is expected to serve as a model for other educational institutions in developing students' practical skills.
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIS GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MATEMATIS SISWA Supratman, Moh.; Rahmawati, Helmi; Solihah, Fatimatus
Mathematics Education And Application Journal (META) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/meta.v5i2.4860

Abstract

The aim of this research is to explain how teachers acquire teaching skills to develop students' mathematical competence. The research method used is literature study. This research was conducted using a systematic literature review (SLR) approach. The data collection instrument was an article, carried out using the Publish Or Perish (POP) application then entered into Google Schoolar with the keyword "pedagogy development for mathematics teachers". The articles collected are articles published in SINTA accredited journals during the period 2015 to 2022. The results of the analysis can be concluded as follows; 1) Mathematical competency is mastery of knowledge and mathematical skills consisting of hard skills and soft skills. Mathematics hard skills are students' thinking abilities that enable them to gain significant knowledge. Meanwhile, soft skills are skills possessed in interactions with other people. 2) Teacher ability is the teacher's ability to understand students and master interactive and pedagogical learning. 3) The mathematics MGMP forum can help mathematics teachers gain pedagogical competence. They can also receive training and workshops, support for using new technology, and empowerment through supervision.Keywords: Pedagogical Competency; Mathematical Skills  Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana guru memperoleh keterampilan mengajar untuk mengembangkan kompetensi matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan sistematik literatur review (SLR). Instrumen pengumpulan data berupa artikel, dilakukan menggunakan aplikasi Publish Or Perish (POP) kemudian masuk ke google schoolar dengan kata kunci “pengembangan pedagogi untuk guru matematika”. Artikel yang dikumpulkan merupakan artikel yang diterbitkan pada jurnal terakreditasi SINTA selama periode 2015 hingga 2022. Hasil analisis dapat disimpulkan yaitu; 1) Kompetensi matematika adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan matematika yang terdiri dari hard skill dan soft skill. Hard skill matematika adalah kemampuan berpikir siswa yang memungkinkan mereka memperoleh pengetahuan yang signifikan. Sedangkan soft skill adalah keterampilan yang dimiliki dalam interaksi dengan orang lain. 2) Kemampuan guru adalah kemampuan guru untuk memahami siswa dan menguasai pembelajaran interaktif dan pedagogis. 3) Forum MGMP matematika dapat membantu guru matematika memperoleh kompetensi pedagogis. Mereka juga dapat mendapatkan pelatihan dan worshop, dukungan untuk menggunakan teknologi baru, dan pemberdayaan melalui supervisi. Kata kunci: Kompetensi Pedagogi; Keterampilan Matematis
Pengaruh Metode Demonstrasi terhadap Daya Nalar Matematis Siswa Sekolah Menengah Rahmawati, Helmi
Journal of Authentic Research Vol. 1 No. 1 (2022): January
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v1i1.652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi terhadap daya nalar siswa pada materi garis dan sudut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan nonequivalent control group design. Kelas VII A (37 siswa) dan VII B (37 siswa) pada salahsatu SMP di Lombok Tengah digunakan sebagai sampel yang diambil secara purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen tes berbentuk essai. Data daya nalar siswa dianalisis secara statistic menggunakan uji Z. Berdasarkan hasil tes akhir, rata-rata daya nalar siswa pada kelas eksperimen sebesar 76,95 dan pada kelas kontrol sebesar 60,56. Hasil uji-Z daya nalar siswa diperoleh Zhitung  sebesar 0,579 lebih besar dari Ztabel sebesar 1,96 dan hasil, maka Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode demonstrasi terhadap daya nalar siswa sekolah menegah. The Effect of the Demonstration Method on Students' Mathematical Reasoning Ability in Secondary School Abstract This study aims to determine the effect of the demonstration method on students' reasoning abilities in the topic of lines and angles. This research employs a quasi-experimental design with a nonequivalent control group. Class VII A (37 students) and VII B (37 students) in one of the middle schools in Central Lombok were selected as the sample using purposive sampling. Research data was collected using an essay test instrument. Students' reasoning abilities data were statistically analyzed using the Z-test. Based on the final test results, the average reasoning ability score of the experimental group was 76.95, while that of the control group was 60.56. The Z-test results for students' reasoning abilities yielded a calculated Z value of 0.579, which is greater than the critical Z value of 1.96. As a result, the null hypothesis (Ho) is rejected, leading to the conclusion that there is an influence of the demonstration method on the reasoning abilities of secondary school students.
Analysis of Student Skills Using Discovery Learning Based on Differences in Learning Styles Rahmawati, Helmi; Solihah, Fatimatus; Fadli, Saiful; Fitriana, Saadatun
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 13, No 1: January 2025
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i1.14080

Abstract

Integral is a branch of algebra included in the calculus course, making it essential to master. This research aims to analyze the skills of students with visual learning styles, auditory learning styles, and kinesthetic learning styles using discovery learning on the topic of integrals. The method used in this study is a mixed-method approach with an Explanatory Design. The first stage involves the collection and analysis of quantitative data, which takes priority in answering the research questions. The next stage is the qualitative data collection phase, where three students with different learning styles are interviewed to gain deeper insights. The results of the study indicate that learning using the discovery learning model has a significant effect on students' learning outcomes. The average score improvement of visual, auditory, and kinesthetic students shows positive results through learning using the discovery learning model, with the highest improvement seen in kinesthetic students (23.67) and visual students (22.89). The results of the mean comparison test or ANOVA (One-Way ANOVA) show that the significance value is 0.027 < 0.05, which means there is a difference in the mean posttest scores of visual, auditory, and kinesthetic students. This study demonstrates the significant impact of the discovery learning model on integral learning outcomes, revealing that visual learners outperform auditory learners, while kinesthetic learners show comparable outcomes to visual learners.
Pembinaan Olimpiade Matematika Tingkat Madrasah Ibtidakiyah (MI) Nurul Wahyi Pada Siswa Kelas V Fadli, Saiful; Solihah, Fatimatus; Rahmawati, Helmi; Dasarja, Lalu Butsiawan; Hardianti, Bq. Dina; Damayanti, Linda; Moh. Supratman
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2024): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v4i02.151

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang sering di “olimpiadekan” mulai dari tingkat SD/MI sampai tingkat SMA/MA. Olimpiade matematika tingkat SD/MI biasanya diadakan setiap tahun yaitu pada bulan mei-juni. Soal-soal olimpiade matematika sangat jauh beda dengan pelajaran matematika di sekolah. Oleh karena itu selain siswa harus sering berlatih dalam menjawab atau memecahkan soal-soal olimpiade, siswa juga harus memiliki tutor/pembimbing sebagai perantara untuk menuju dunia olimpiade matematika.Tujuan Kegiatan ini adalah sebagai bentuk penguatan sekaligus pembinaan agar siswa lebih siap dalam mengikuti olimpiade matematika. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama lima hari. Kegiatan pelaksanaan PKM ini dilaksanakan pada tanggal 4-10 November 2024 di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Wahyi, fokus kegiatan kami di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Wahyi kelas V. Adapun banyak siswa sebagai sampel dalam kegiatan PKM ini adalah 20 orang, yang terdiri dari 6 laki-laki dan 14 perempuan.Hari pertama kami berikan soal pretest sebanyak 5 soal yang terdiri dari 2 soal tipe soal rutin dan 3 soal tipe non rutin. Pada hari kedua kami jelaskan materi tentang bilangan yang meliputi: bilangan cacah, bilangan bulat, bilangan rasional, dan bilangan prima. Hari ketiga yang dibahas adalah: Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK), dan Kelipatan Persekutuan Terbesar (FPB). Sedangkan pada hari keempat yang dibahas adalah: persamaan linear satu variabel dan persamaan linear dua variabel. Adapun yang dibahas pada hari kelima adalah kami berikan soal-soal posttest. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa dari sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu sebelum diberikan perlakuan nilai rata-rata siswa adalah dan sesudah diberikan perlakuan nilai rata-rata siswa adalah .
Pelatihan Reference Managemenet Software (RMS) Zotero dalam pengelolaan Sumber Rujukan Penelitian Muhammad Asy’ari; Hunaepi Hunaepi; Baiq Mirawati; Armansyah Armansyah; Helmi Rahmawati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.813

Abstract

Kurangnya pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan Reference Managemenet Software (RMS) Zotero menjadi kendala dalam menyusun sumber pustaka yang sistematis dan presisi. Pengabdian Kemitraan Masyrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dna keterampilan mahasiswa pendidikan biologi menggunakan Reference Managemenet Software (RMS) Zotero dalam pengelolaan sumber rujukan. Mitra dalam kegiatan ini adalah mahasiswa semester enam program studi pendidikan biologi Universtas Pendidikan Mandalika, jumlah mitra yang terlibat 6 orang mahasiswa. Metode pelaksanaan adalah knowledge transfer dan Model Community development  dengan tahapan kegiatan; 1) plan, 2) implementation, dan 3) evaluation. Setelah kegitan dilaksanakan terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan  Reference Managemenet Software (RMS) Zotero dalam pengelolaan sumber rujukan. Keterampilan menggunakan RMS Zotero penting untuk dimiliki oleh mahasiswa yang sedang menempuh matakuliah tugas akhir, sehingga materi tetang RMS Zotero ini perlu menjadi salah satu  pokok bahasan dalam mata kuliah teknik penulisan artikel ilmiah. Zotero Reference Management Software (RMS) training in managing Research Reference Sources for Biology Education Students The lack of students' understanding and skills in using Zotero's Reference Management Software (RMS) becomes an obstacle to compiling systematic and precise library sources. This Community Partnership Service aims to improve the understanding and skills of biology education students using Zotero's Reference Management Software (RMS) in managing referral sources. Partners in this activity are sixth-semester students of the Biology education study program at the Mandalika Education University, the number of partners involved is 6 students. The implementation method is a knowledge transfer and Community development model with activity stages; 1) plan, 2) implementation, and 3) evaluation. After the activity was carried out there was an increase in partners' understanding and skills in utilizing Zotero's Reference Management Software (RMS) in managing referral sources. The skill of using RMS Zotero is important for students who are taking final project courses, so this material about RMS Zotero needs to be one of the topics in the technical article writing engineering course.
Sekolah Binaan “Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa” Mohamad Supratman; Helmi Rahmawati; Saiful Padli; Ria Noviana; Susianti Susianti; Fatimatus Solihah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1071

Abstract

Program Studi Pendidikan Matematika FKIP-UNIQHBA memiliki beberapa sekolah binaan yang fokus dalam meningkatkan Literasi Numerasi siswa. Salah satu sekolah binaan adalah MA. Darul Hikmah Darek, Lombok Tengah. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan bertujuan untuk: 1) meningkatkan pengetahuan siswa terhadap  literasi numerasi; 2) meningkatkan gemar literasi numerasi bagi siswa; 3) meningkatkan pengetahuan siswa terhadap manfaat literasi numerasi dalam kehidupan. Metode pelaksanaan yaitu memberikan pendampingan dan pelatihan tentang penggunaan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka yang diikuti oleh 35 orang siswa dari kelas X, XI dan 3 orang guru matematika. Hasil dari evaluasi kegiatan yaitu 1) adanya pemahaman siswa tentang penggunaan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari; 2) adanya peningkatan motivasi dan minat siswa untuk belajar matematika; 3) indikator ketercapaian pelaksanaan rata-rata 92,8 % berada pada kriteria sangat baik. Foster Schools "Improving Students' Numerical Literacy" The FKIP-UNIQHBA Mathematics Education Study Program has several target schools that focus on improving student Numeracy Literacy. One of the target schools is MA. Darul Hikmah Darek, Central Lombok. This Community Service is carried out aimed at: 1) increasing students' knowledge of numeracy literacy; 2) increase the love of numeracy literacy for students; 3) increase students' knowledge of the benefits of numeracy literacy in life. The implementation method is to provide assistance and training on the use of mathematical concepts in everyday life. This activity was carried out face-to-face which was attended by 35 students from classes X, XI and 3 mathematics teachers. The results of the evaluation of activities are 1) students' understanding of the use of mathematical concepts in everyday life; 2) there is an increase in student motivation and interest in learning mathematics; 3) The average implementation achievement indicator of 92.8% is on the very good criteria.
Efektivitas Penggunaan Modul Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Jannah, Miftahul; Supratman, Moh.; Rahmawati, Helmi
Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2021): Tirai Edukasi : Jurnal Pendidikan edisi Vol 4 No 1 2021
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/pendidikan.v4i1.313

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan menggunakan bantuan alat peraga kartu bilangan serta mengetahui keefektifan alat peraga kartu bilangan pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimental design dengan model nonequivalent control group design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dan sampel yang terpilih pada penelitian ini adalah kelas VII B yang berjumlah 25 siswa dan kelas VII C yang berjumlah 23 siswa. Selanjutnya peneliti memberikan pretest untuk mengetahui keadaan kelas (kontrol dan eksperimen) sebelum treatment dan kemudian memberikan posttest untuk mengetahui keadaan kelas (kontrol dan eksperimen) setelah treatment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga kartu bilangan efektif untuk menyampaikan materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII MTs. Qamarul Huda Bagu tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini dapat diketahui dari perbedaan rata-rata hasil belajar pre-test dan post-test siswa dan diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 lebih kecil dari 0.05, dengan nilai rata-rata 59.52 sebelum diberikan perlakuan alat peraga kartu bilangan dan nilai rata-rata setelah diberikan perlakuan alat peraga kartu bilang adalah 76.04, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.