Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Lansia Di Wilayah Puskesmas Tumbang Rahuyan Evan Soradi; Setia Budi; Nur Hidayah; Rahmadani Rahmadani
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1051

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular pada lansia yang memerlukan terapi jangka panjang. Keberhasilan terapi dipengaruhi oleh kepatuhan dalam penggunaan obat antihipertensi, yang salah satunya berkaitan dengan tingkat pengetahuan pasien tentang hipertensi dan pengobatannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien lansia penderita hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kepatuhan dalam minum obat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan sedang hingga tinggi dan sebagian besar responden tergolong patuh dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien lansia (p < 0,05). Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan Sebanyak 40,0% responden memiliki kepatuhan rendah, 33,3% kepatuhan sedang, dan 26,7% kepatuhan tinggi dalam penggunaan obat antihipertensi. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien lansia (p < 0,05), sehingga peningkatan edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan terapi.
Potensi Filtrat Kulit Jeruk Sunkist dalam Menurunkan Kadar Logam Merkuri (Hg) Pasca Penambangan Emas di Sungai Barito: Potential of Sunkist Orange Peel Filtrate in Reducing Metal Mercury (Hg) Levels After Gold Mining in the Barito River Rahmadani Rahmadani; Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tambun
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.7449

Abstract

Sungai barito sering dimanfaatkan dalam beberapa keperluan yang diiringi dengan pembuangan limbah sehingga menyebabkan dampak yang buruk bagi lingkungan sungai. Kualitas perairan sungai barito tercemar oleh logam merkuri (Hg) pasca penambangan emas. Kemungkinan terkontaminasi oleh logam berat seperti merkuri (Hg) yang mengendap di dasar perairan. Asam sitrat sangat efektif sebagai pengikat ion logam, sehingga makanan yang mengandung cemaran logam dapat dibebaskan melalui asam sitrat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah ada potensi dan pengaruh lama waktu perendaman filtrat kulit jeruk sunkist terhadap penurunan kadar logam merkuri (Hg) pasca penambangan emas di sungai barito. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan post-test only control group design dan dianalisis data menggunakan teknik ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filtrat kulit jeruk sunkist memiliki potensi dalam menurunkan kadar logam berat merkuri (Hg) dengan ditunjukkan data analisis terdapat hasil < 0,05 yang menunjukkan signifikansi pada penurunan konsentrasi logam berat merkuri (Hg) dengan perbedaan waktu kontak filtrat kulit jeruk sunkist.
EFEKTIVITAS KARBON AKTIF DARI KULIT JERUK SIAM (Citrus nobilis) YANG DIAKTIVASI HCl, UNTUK PENGURANGAN KONSENTRASI ZAT BESI PADA AIR SUNGAI MARTAPURA Hafiz ihyadin; Tuti Alawiyah; Risyda Komaliya; Rahmadani
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 1 (2026): JSRD, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i1.1568

Abstract

Latar Belakang: Sungai Martapura merupakan salah satu sumber air utama di Kalimantan Selatan yang saat ini mengalami pencemaran logam berat, khususnya besi (Fe), dengan kadar melebihi baku mutu air bersih. Akumulasi logam Fe dalam tubuh berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan sehingga perlu dilakukan upaya penurunan konsentrasinya. Tujuan: Mengetahui efektivitas karbon aktif dari kulit jeruk siam (Citrus nobilis) yang diaktivasi menggunakan HCl dalam menurunkan kadar Fe pada air Sungai Martapura. Metode: Penelitian ini merupakan true exsperimental laboratorium dengan rancangan posttest only control group design. Karbon aktif dibuat melalui proses karbonisasi pada suhu 500°C, kemudian diaktivasi dengan HCl 0,1 N. Uji kualitas karbon aktif meliputi kadar air, kadar abu, dan daya serap iodin. Sampel air Sungai Martapura dianalisis menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dengan variasi waktu kontak 30, 60, dan 90 menit. Hasil: Karbon aktif kulit jeruk siam memiliki daya serap iodin sebesar 848 mg/g serta mampu menurunkan konsentrasi Fe dengan penurunan tertinggi pada waktu kontak 30 menit sebesar 40,65%. Simpulan: Karbon aktif dari kulit jeruk siam yang diaktivasi HCl efektif digunakan sebagai adsorben alami untuk menurunkan kadar Fe dalam air Sungai Martapura.