Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Tumisan Daun Pepaya Muda (Carica Pepala L.) Terhadap Kecukupan Produksi ASI pada Ibu Nifas yang Menyusui Fatrin, Tiara; Sari, Yona; Aryanti; Wulan Permata Sari; Devi Oktarina
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.298

Abstract

Produksi ASI adalah pengeluaran ASI yang melibatkan hormon prolactin dan oksitosin.dimanan hormone prolaktin dan oksitosin berperan penting dalam produksi ASI. Jika produksi ASI ibu tidak cukup maka akan ASI yang diberikan pada bayi tidak tecukupi dan dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi, adapun makanan seperti sayur-sayuran dapat meningkatkan kecukupan produksi ASI salah satunya daun papaya muda (carica pepaya L.), dimana daun papaya muda (carica pepaya L.) mengandung laktogogum.  Laktogogum ini yang dapat menstimulasikan hormone oksitosin dan prolactin. Dan disini peneliti menggunakan daun papaya muda (carica pepaya L.)  yang diteliiti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecukupan produksi ASI pada ibu nifas yang menyusui. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang akan dilakukan dengan menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan two group pretest-postest. Analisa data yang di gunakan adalah bivariat dengan uji-t (Chi Square). Hasil uji Chi Square test menunjukkan nilai signifikan 0,007. Kesimpulannya Ha diterima dan Ho ditolak karena nilai p-value <0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian tumisa daun papaya muda (carica pepaya L.) untuk meningkatkan kecukupan produksi ASI pada ibu nifas yang menyusui.
Analisis Rencana Anggaran Biaya Pada Proyek Pembangunan Balai Kampung Nambah Rejo Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung Akbar, Aldharin Rizky; Juansyah, Yan; Oktavia, Amelia; Oktarina, Devi
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21735

Abstract

ABSTRAK Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) ialah untuk menghitung biaya-biaya yang diperlukan dari suatu bangunan dan dengan biaya ini bangunan tersebut dapat terwujud sesuai dengan yang direncanakan. Mengingat besar serta luasnya arti bangunan yang harus dihitung pembiayaannya maka pengetahuan akan hal-hal yang ada hubungannya denan perhitungan biaya sangat diperlukan. Ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk menyusun rencana anggaran biaya yaitu gambar konstruksi bangunan, harga bahan bangunan dan upah tenaga kerja. Tujuan Penelitian ini adalah tentang analisis rencana anggaran yang dilakukan pada Proyek Pembangunan Balai Kampung Nambah Rejo Kec. Kota Gajah Kab. Lampung Tengah. Metode penelitian yang digunakan mengambil perbandingan harga proyek dengan harga yang dilaksanakan dilapangan pada Kota Metro berdasarkan Harga Basic Price Upah dan Bahan Tahun 2025 Kota Metro. Dari hasil penelitian ini didapatkan beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan biaya total konstruksi, yaitu: harga bahan material, dan upah tenaga konstruksi di Kota Metro lebih murah dibandingkan harga yang ada di Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Kata Kunci: Analisis Rencana Anggaran Biaya, Balai Kampung dan Proyek ABSTRACT Budget Plan Analysis for the Nambah Rejo Village Hall Construction Project, Kota Gajah District, Central Lampung Regency, Lampung Province. The preparation of a Cost Budget Plan (RAB) is to calculate the costs required for a building and with this cost the building can be realized according to the plan. Considering the large and broad meaning of the building whose financing must be calculated, knowledge of things related to cost calculations is very necessary. There are requirements that must be met to prepare a cost budget plan, namely building construction drawings, building material prices and labor wages. The purpose of this study is to analyze the budget plan carried out on the Nambah Rejo Village Hall Construction Project, Kota Gajah District, Central Lampung Regency. The research method used is to compare the project price with the price implemented in the field in Metro City based on the Basic Price of Wages and Materials in 2025 for Metro City. From the results of this study, several factors were found that influenced the difference in total construction costs, namely: the price of materials and construction labor wages in Metro City were cheaper than the price in Central Lampung Regency, Lampung Province. Keywords: Budget Plan Analysis, Village Hall and Project
Kolaborasi FIK dan HPU dalam menumbuhkan kesadaran pemeriksaan kesehatan rutin sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular Nuryani, Dina Dwi; Listyaningsih, Erna; Sary, Lolita; Oktarina, Devi; Chrisanto, Eka Yudha; Muhani, Nova; Perdana, Agung Aji; Setiawati, Setiawati
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 6 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i6.1382

Abstract

Background: Maintaining health is a fundamental aspect in supporting quality of life, especially for vulnerable groups such as mothers and children. Prevention through early detection and health education is a key strategy in building public awareness. As a concrete manifestation of the university's role in improving public health, the Faculty of Health Sciences (FIK) of Malahayati University, in collaboration with Health Promoting University (HPU), conducted a community service activity. Purpose: To raise awareness and increase knowledge of mothers and children regarding the importance of regular health check-ups and adopting a healthy lifestyle as a preventative measure for non-communicable diseases (NCDs). Method: The activity was held on Sunday, May 24, 2025, involving 136 orphans and 120 mothers of orphans. The series of activities included a fun walk, health checks by FIK lecturers (measurement of blood pressure, blood sugar, uric acid, weight, and height), and distribution of iron tablets. Additionally, educational games were provided by the Psychology Study Program, reproductive health counseling by the Midwifery Study Program, and education on NCD prevention by the Public Health Study Program. Results: The number of participants in this activity was quite significant, demonstrating high public enthusiasm for the free health screening service. The majority of participants were housewives and school-aged children from communities with limited access to routine health services. The examination results indicated that some participants had test results that were outside the normal range, particularly for blood pressure and blood sugar levels. In children, several cases were found with a body mass index (BMI) below the standard. Conclusion: The basic health screening activity for mothers and orphans went smoothly and received high enthusiasm from participants. The basic health screening activity for mothers and orphans had a positive impact in raising awareness of the importance of early detection for preventing non-communicable diseases (NCDs). Suggestion: Participants are expected to undergo regular health checks, and relevant parties are also encouraged to facilitate access and improve health education in the community. Keywords: Community service; Early detection; Health education; Non-communicable diseases Pendahuluan: Menjaga kesehatan merupakan aspek fundamental dalam menunjang kualitas hidup, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu dan anak. Pencegahan melalui deteksi dini dan edukasi kesehatan menjadi strategi utama dalam membentuk kesadaran masyarakat. Sebagai wujud nyata peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Malahayati bekerja sama dengan Health Promoting University (HPU) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan: Untuk menumbuhkan kesadaran serta meningkatkan pengetahuan ibu dan anak mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Metode: Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2025, dengan melibatkan 136 anak yatim dan 120 ibu dari anak-anak yatim. Rangkaian kegiatan meliputi jalan sehat, pemeriksaan kesehatan oleh dosen FIK (pengukuran tekanan darah, gula darah, asam urat, berat badan, dan tinggi badan), serta pemberian tablet Fe. Selain itu, terdapat permainan edukatif oleh Prodi Psikologi, penyuluhan kesehatan reproduksi oleh Prodi Kebidanan, serta edukasi pencegahan PTM oleh Prodi Kesehatan Masyarakat. Hasil: Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini cukup signifikan, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Mayoritas peserta merupakan ibu rumah tangga dan anak-anak usia sekolah dari kelompok masyarakat dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan rutin. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki hasil pemeriksaan yang tidak berada dalam rentang normal, khususnya dalam hal tekanan darah dan kadar gula darah. Pada anak-anak, ditemukan beberapa kasus dengan indeks massa tubuh (IMT) yang berada di bawah standar. Simpulan: Kegiatan pemeriksaan kesehatan dasar bagi ibu-ibu dan anak-anak yatim berjalan dengan lancar, mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dasar bagi ibu-ibu dan anak-anak yatim berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini untuk pencegahan terjadinya penyakit tidak menular (PTM). Saran: Diharapkan pada peserta untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin dan pihak terkait juga diharapkan untuk memberikan kemudahan dalam peningkatan akses dan edukasi kesehatan di masyarakat.
Peningkatan Pakan Ternak Berkualitas dengan Metode Pencampuran dan Penghalusan Mesin Disc Mill Portable di Pekon Mataram, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu Oktarina, Devi; Apriyanto, Agus; Ergantara, Rani Ismiarti; Natalina, Natalina; Ibrahim, Fauzi
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 02 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i02.4406

Abstract

Pekon Mataram di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, merupakan salah satu sentra peternakan ayam ras petelur yang memiliki potensi ekonomi lokal cukup signifikan. Namun, mayoritas peternaknya masih menghadapi permasalahan mendasar, terutama terkait tingginya biaya produksi akibat ketergantungan pada pakan komersial serta keterbatasan dalam manajemen usaha dan pemasaran. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kemandirian peternak melalui pemanfaatan teknologi tepat guna berupa mesin disc mill portable, pelatihan formulasi pakan mandiri berbasis bahan lokal, serta penguatan kapasitas manajerial dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan mencakup kegiatan sosialisasi, pelatihan teknis dan manajerial, pendampingan intensif, dan evaluasi capaian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 70 persen peternak mitra mampu mengoperasikan mesin secara mandiri, dan 80 persen telah mengimplementasikan formulasi pakan lokal. Selain itu, terjadi peningkatan produktivitas ternak sebesar 10–15 persen, penurunan biaya pakan hingga 30 persen, serta peningkatan kompetensi manajerial dan adopsi pemasaran digital oleh sebagian besar mitra. Program ini tidak hanya berdampak pada aspek teknis, tetapi juga mendorong terbentuknya kelembagaan peternak mandiri yang berorientasi pada keberlanjutan usaha. Dengan demikian, hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi sederhana, pelatihan praktis, dan pemberdayaan berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing peternak skala kecil di pedesaan. Model ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
PENYULUHAN PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG RUMAH SEHAT BAGI WARGA MASYARAKAT KELURAHAN PINANG JAYA KOTA BANDAR LAMPUNG Oktarina, Devi; Febrina, Rina; Fadilasari, Dewi; KA, Anang; S, Tri Handini
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v3i1.10860

Abstract

Setiap warga masyarakat mengharapkan mempunyai rumah tempat tinggal yang dapat melindungi mereka dari panas matahari dan air hujan.  Fungsi rumah tidak hanya dapat melindungi tapi juga dapat menjaga kesehatan dari pemilik atau penghuni rumah tersebut. Rumah yang sehat memerlukan persyaratan -persyaratan yang harus dipenuhi, seperti : sirkulasi udara yang lancar, system pencahayaan yang baik, air bersih yang tersedia, tersedianya aliran pembuangan air limbah, lantai dan dinding yang kedap air. Rumah warga di Kelurahan Pinang Jaya Kota Bandar Lampung masih ada yang belum memenuhi persyaratn rumah sehat yaitu sistem pencahayaan yang kurang dan pengolahan sampah yang tidak tertata dengan baik. Keadaan rumah yang belum memenuhi persyaratan sebagai rumah sehat akan berdampak terhadap terjangkitnya resiko penyakit. Dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Penyuluhan tentang Rumah Sehat ini diharapkan warga masyarakat kelurahan Pinang Jaya Kota Bandar Lampung dapat meningkatkan pengetahua dan pemahamannya.
PENGENALAN PONDASI TAHAN GEMPA UNTUK RUMAH TINGGAL SEDERHANA Juansyah, Yan; Oktarina, Devi; Febrina, Rina; Fadilasari, Dewi
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 1, No 2 (2021): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v2i1.7311

Abstract

Pondasi merupakan suatu jenis kontruksi yang menjadi dasar dari suatu bangunan di bidang teknik sipil dan berada diatas tanah dasar. Pondasi ini berfungsi sebagai penopang bangunan yang ada di atasnya dan ini bertujuan untuk diteruskan secara bertahap dan merata ke lapisan tanah. Sehingga sangat diperlukan pengetahuan tentang perancangan dan pemilihan jenis pondasi yang dibutuhkan sesuai dengan beban dan daya dukung tanah dasarnya. Salahsatu beban yang harus diperhitungkan adalah beban gempa, karena wilayah Provinsi Lampung termasuk wilayah yang rawan terhadap gempa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan ilmu pengetahuan tentang pondasi tahan gempa untuk rumah sederhana melalui penyuluhan kepada para pekerja bangunan. Para pekerja bangunan ini atau sumber daya manusia merupakan salah satu faktor sangat penting penentu dari mutu bangunan. Sehingga pondasi yang dibuat dapat menahan beban gempa yang terjadi.  Hasil yang diharapkan akan meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya para pekerja bangunan di daerah kelurahan Sukabumi Bandar Lampung akan pentingnya pembuatan konstruksi pondasi tahan gempa yang benar untuk rumah tinggal yang sederhana dengan cara penyuluhan. Kedua kelurahan tersebut dipilih karena termasuk masyarakat ekonomi kebawah sebagai pekerja bangunan. Jika mereka sudah terampil dalam membuat pondasi tentunya akan meningkatkan pendapatan mereka.
ANALISIS KUAT TARIK LENTUR BETON DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL BATU BASALT (STUDI KASUS : fs = 4.5 MPa) Ika, Nurika Aulia; Oktarina, Devi; Gumay, Arminsyah
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v6i2.7455

Abstract

ABSTRAK Beton merupakan salah satu bahan bangunan yang pada saat ini banyak dipilih untuk digunakan pada pembangunan-pembangunan, Pesatnya perkembangan pembangunan saat ini dapat meningkatkan kebutuhan material yang mana juga dapat mengakibatkan deposit minimal, salah satu yang dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan material campuran beton yaitu batu basalt scoria. Salah satu daerah yang banyak terdapat batu basalt scoria yaitu Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Lampung Timur. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mencari alternatif material pengganti agregat kasar yang dapat digunakan pada bahan campuran beton. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen dengan melakukan pembuatan beton berbentuk balok ukuran 15 cm x 15 cm x 60 cm, yang akan diuji pada umur 7, 14, dan 28 hari dengan jumlah benda uji sebanyak 15 buah. Penelitian ini menggunakan ukuran maksimum agregat kasar yaitu batu basalt scoria 20 mm, dan menggunakan semen tipe I yaitu Ordinary Portland Cement (OPC). Dari hasil pengujian kuat tarik lentur beton yang telah dilaksanakan didapat nilai rata-rata kuat tarik lentur beton pada umur 28 hari yaitu sebesar 5.36 MPa, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan batu basalt scoria sebagai bahan campuran pembuatan beton pada penelitian ini mampu memenuhi bahkan melebihi nilai mutu yang telah direncanakan awal yaitu fs = 4.5 MPa.  Kata Kunci : beton, agregat, batu basalt, kuat tarik lentur.     ABSTRACT Analysis Of Flexural Tensile Strength Of Concrete Using Bassal Stone Material (Case Study : Fs = 4.5 Mpa). Concrete is one of the building materials that is currently widely chosen for use in construction, the rapid development of current development can increase material requirements which can also result in minimal deposits, one of which can be used to meet the needs of concrete mix materials, namely basalt stone. scoria. One area with a lot of basalt scoria is Lampung Province, especially East Lampung Regency. The main purpose of this research is to find an alternative material to replace coarse aggregate that can be used in concrete mixtures. This type of research is experimental research by making concrete in the form of blocks measuring 15 cm x 15 cm x 60 cm, which will be tested at the age of 7, 14, and 28 days with a total of 15 specimens. This study used the maximum size of coarse aggregate, namely basalt scoria stone 20 mm, and used type I cement, namely Ordinary Portland Cement (OPC). From the results of testing the flexural tensile strength of concrete that has been carried out, the average value of the flexural tensile strength of concrete at the age of 28 days is 5.36 MPa, so it can be concluded that the use of scoria basalt stone as a concrete mix material in this study is able to meet and even exceed the quality value. which was originally planned, namely fs = 4.5 MPa. Keywords: concrete, aggregate, basalt stone, flexural tensile strength
ANALISA STABILATAS LERENG(STUDY KASUS KM 83+770M – 83+840M BATAS KOTA AGUNG – RANTAU TIJANG KABUPATEN TANGGAMUS) Asmariyadi, Dafa; Juansyah, Yan; Oktarina, Devi
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v6i2.3561

Abstract

ABSTRAKTanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang banyak menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang sangat besar, seperti rusaknya lahan pertanian, pemukiman, jalan, jembatan, saluran irigasi, dan prasaran fisik lainnya. Longsoran adalah perpindahan massa tanah atau batu pada arah tegak, mendatar atau miring dari kedudukan semula, gerakan tanah mencakup gerak rayapan dan aliran maupun longsoran. Salah satunya adalah kerusakan akibat longsor yang terjadi di KM 83+770 - 83+840 batas Kota Agung- Rantau Tijang akibat struktur tanah yang labil dan terletak di pinggir jurang sehingga ketika hujan turun tanah pada sisi jalan mengikis. Dalam penelitan ini bertujuan menganalisis stabilitas di KM 83+770 - 83+840 batas Kota Agung- Rantau Tijang, Kabupaten Tanggamus yang sering terjadi longsor. Metode Fellenius merupakan metode perhitungan stabilitas lereng yang dapat digunakan pada lereng-lereng dengan kondisi isotropis, non isotropis dan berlapis-lapis. Berat irisan dipecahkan menjadi kekuatan sejajar dan tegak lurus terhadap dasar irisan. Gaya tegak lurus terhadap irisan dasar adalah base normal force, yang digunakan untuk menghitung kekuatan geser yang tersedia Komponen berat yang sejajar dengan dasar irisan adalah gaya gravitasi. Geostudio merupakan perangkat lunak di bidang geoteknik yang dikembangkan dari Kanada. Dalam penelitian ini program ini dipakai untuk menganalisa stabilitas lereng. Dalam menganalisa stabilitas lereng pada perangkat lunak tersebut menggunakan menu SLOPE/W, adapun metode yang digunakan di dalam program ini adalah Metode Limit Equilibrium. Berdasarkan perhitungan dengan metode irisan falensius kondisi tanah pada lereng menunjukan bahwa kondisi tanah pada lereng kritis serta dapat longsor kapan saja. Analasisa stabilitas lereng menggunakan softwer geotudio slope/w 2012 daerah yang sangat rentan longsor pada jarak 25-34 meter dikernakan dekat dengan aliran air dan kemiringan nya yang curam. Kata kunci : faktor aman lereng, metode falenius, geostudio   ABSTRACTSlop Stability Analysis (Case Study KM 83+770M – 83+840M Border Of Kota Agung – Rantau Tijang Tanggamus District. Landslides are one of the natural disasters that cause many casualties and enormous material losses, such as damage to agricultural land, settlements, roads, bridges, irrigation canals, and other physical infrastructure. Landslide is the movement of soil or rock mass in an upright, horizontal or oblique direction from its original position, soil movements include creeping and flowing motion as well as landslides. One of them is the damage caused by a landslide that occurred at KM 83+770 - 83+840 the Kota Agung-Rantau Tijang boundary due to the unstable soil structure and is located on the edge of a ravine so that when it rains the soil on the side of the road erodes. This study aims to analyze the stability at KM 83+770 - 83+840 the boundary of Kota Agung- Rantau Tijang, Tanggamus Regency which often occurs landslides. The Fellenius method is a slope stability calculation method that can be used on slopes with isotropic, non-isotropic and multi-layered conditions. The weight of the wedge is broken down into forces parallel and perpendicular to the base of the wedge. The force perpendicular to the base wedge is the base normal force, which is used to calculate the available shear strength. The component of weight parallel to the base of the wedge is the gravitational force. Geostudio is a geotechnical software developed from Canada. In this study this program is used to analyze slope stability. In analyzing slope stability in the software using the SLOPE/W menu, the method used in this program is the Limit Equilibrium Method. Based on calculations using the Falensius slice method, the soil conditions on the slopes show that the soil conditions on the slopes are critical and can slide at any time. Slope stability analysis using geotudio slope/w 2012 softwer area that is very prone to landslides at a distance of 25-34 meters is due to the proximity of the water flow and the steep slope. Keywords: slope safe factor, slope stability, geostudio
ANALISIS PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA BANGUNAN MENGGUNAKAN METODE SNI DAN BOW (STUDI KASUS : RENCANA ANGGARAN BIAYA BANGUNAN GEDUNG KWARDA PRAMUKA LAMPUNG ) Juansyah, Yan; Oktarina, Devi; Zulfiqar, Muhammad
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v1i1.979

Abstract

Dalam hal perkiraan rencana anggaran biaya bangunan (RAB), di Indonesia menggunakan analisa satuan harga dan upah yang berpedoman pada metode BOW (Burgeslijke Openbare Werken) dan SNI (Standar Nasional Indonesia) yang mana metode SNI adalah penyesuaian dan pembaharuan dari analisa BOW yang merupakan analisa peninggalan Pemerintahan Belanda yang berisi sistem pekerjaan padat karya dan konvesional. Akan tetapi kenyataan dilapangan metode BOW masih banyak digunakan untuk pekerjaan kontruksi bangunan karena angka koefisien yang dipakai lebih besar dibandingkan dengan menggunakan metode SNI sehingga memungkinkan untuk mendapat laba yang lebih besar. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa rencana anggaran biaya bangunan gedung (RAB) Kwarda Pramuka Lampung dengan menghitung ulang harga satuan pekerjaan menggunakan metode SNI dan BOW dengan harga satuan upah, bahan, dan sewa alat yang sama tahun keluaran 2013 untuk wilayah Bandar Lampung. Sehingga hasil rencana anggaran biaya bangunan dari kedua metode tersebut dapat di bandingkan apakah terdapat selisih atau tidaknya. Hasil yang didapat dari analisa yang dilakukan pada Gedung Kwarda Pramuka Lampung adanya perbedaan hasil akhir maupun tiap sub analisa pekerjaan dari kedua metode. Rencana anggaran biaya bangunan (RAB) gedung Kwarda Pramuka Lampung dengan menggunakan metode SNI adalah Rp 3.225.681.370,00 sementara dengan menggunakan metode BOW adalah Rp 3.538.491.454,00. Sehingga didapat selisih Rp 312.810.084,00 dengan metode BOW lebih besar dibandingkan dengan metode SNI.Kata Kunci : RAB, SNI, BOW ABSTRACT: Comparative Analysis Of Cost Plan Of The Building Using SNI And BOW (Case Study : Cost Plan Of The Building Kwarda Pramuka Lampung).In terms of the estimated cost plan of the building (RAB) , in Indonesia using the analysis unit prices and wages are guided by the method BOW (Burgeslijke Openbare Werken) and ISN (Indonesian National Standard) which method SNI is the adjustment and renewal of the analysis BOW that an analysis Netherlands Government relic containing systems and conventional labor-intensive job . But the fact the field BOW method is still widely used for building construction work because the numbers used coefficient greater than using ISN making it possible to obtain greater profits. Therefore, this study was conducted by analyzing cost plan of the building (RAB) Kwarda Pramuka Lampung by recalculating unit price used ISN and BOW method with the unit price of wages, materials, dan equipment rental output the same year 2013 in the region Bandar Lampung. So that the cost plan of the building of the two method can be compared whether there is a difference or not. The results of the analysis carried out on the building Kwarda Pramuka Lampung differences and the final result of each sub- analysis of the work of both methods . Building cost plan of the building (RAB) Kwarda Pramuka Lampung using SNI is Rp 3,225,681,370.00 while using BOW is Rp3,538,491,454.00 . Thus obtained difference of Rp 312,810,084.00 with BOW method is greater than the SNI method.Keywords : RAB, ISN, BOW 
PENGGUNAAN CANGKANG KELAPA SAWIT UNTUK BATA BETON RINGAN Oktarina, Devi; Natalina, Natalina
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v2i1.1111

Abstract

Berkembangnya industri minyak kelapa sawit menyebabkan meningkatnya limbah cangkang kelapa sawit yang merupakan salah satu limbah pengolahan minyak kelapa sawit yang cukup besar, yaitu mencapai 60% dari produksi minyak. Limbah cangkang kelapa sawit dalam peneliti an ini dimanfaatkan untuk campuran bata beton sebagai bahan bangunan berupa dinding dengan menggunakan beton ringan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan membuat benda uji berupa balok dengan ukuran 40 cm x 10 cm x 20 cm untuk uji penyerapan air dan uji kuat tekan dengan perbandingan campuran 1Pc : 7Ps, dimana campuran ini akan diberi tambahan cangkang kelapa sawit sebagai bahan tambah dengan mengurangi jumlah persentase dari berat pasir. Hasil pengujian untuk kuat tekan bata beton ringan CKS persentase CKS 3%, dan 6% mengalami peningkatan dari bata beton normal sebesar 9,49% dan 18,64%. Bata beton persentase CKS 3% dan CKS 6% yang kuat tekannya sebesar 27,47 kg/cm2 dan 29,76 kg/cm2 melampaui kuat tekan tingkat mutu bata beton pejal IV dan berdasarkan standar PUBI 1989 melampaui kuat tekan tingkat mutu bata beton pejal A1.Kata kunci : bata beton ringan, cangkang kelapa sawit (CKS), kuat tekan dan penyerapan airABSTRACT: The Use of Palm Oil Shell For Brick Light Concrete. The expansion of the the oil industry that stole oil palm resulted in the increasingly any type of waste palm shell oil which is one of waste processing crude palm oil that is large enough , even up to 60 % of the production of oil. The shell of a waste oil palm in research that it was used to a mixture of brick concrete as building material in the form of a wall by using light concrete. Methods used in research this is the method his experiments with make things test the form of bars with size 40 cm x 10 centimeters x 20 cm to test the absorption of water and the strong press with comparison a mixture of 1pc: 7ps, where a mixture of this will given additional shells palm oil as a added by reducing the number of the percentage of heavy sand. The results of testing for vigorous press brick light concrete cks the percentage of cks 3 % , and 6 % has increased in number from brick concrete normal as much as 9,49 % and 18,64 % . Brick concrete the percentage of cks 3 % and cks 6 % well known fact that you tekannya as much as 27,47 kg/cm2 and 29,76 kg/cm2 beyond strong press level of quality brick concrete pejal iv of rp trillion and based on the standard PUBI 1989 beyond compression strength of quality brick concrete A1.Key words : brick light concrete, the shell of a palm oil ( CKS ), compression strength and water absorption