Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Biologi

MENANAMKAN KETERAMPILAN ILMIAH MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI PADA MATA KULIAH MKPBM I MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS RISET Nurmilawati, Mumun; Santoso, Agus Muji
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.994 KB)

Abstract

Upaya menanamkan keterampilan ilmiah kepada mahasiswa calon pendidik perlu dilakukan, tidak hanya pada mata kuliah keilmuan Biologi saja namun, juga pada mata kuliah tentang kependidikan.  Melalui upaya tersebut, diharapkan mahasiswa memiliki sikap ? sikap yang positif dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya ssebagai seorang pendidik. MKPBM I merupakan mata kuliah wajib yang bertujuan untuk membekali mahasiswa agar memiliki pemahaman yang utuh tentang dinamika sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis riset pada perkuliahan MKPBM I perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini dilaksanakan mulai Maret ? Juni 2013 pada perkuliahan MKPBM I. Terdapat 18 kelompok terdiri 4-5 mahasiswa dengan pemilihan topik dan tempat penelitian yang diminati mahasiswa yaitu SD, SMP, SMA baik negeri maupun mandiri. Penilaian dilakukan terhadap presentasi dan naskah laporan hasil penelitian. Data dianalisis secara kualitatif dan deskriptif. Aspek yang dinilai adalah keterampilan menyusun dan mengorganisasi bagian ? bagian laporan yang terdiri dari halaman muka; mendeskripsikan urgensi penelitian; kajian pustaka; metode penelitian; hasil dan pembahsan; simpulan dan rekomendasi, daftar pustaka dan lampiran. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan dalam mendeskripsikan hasil dan pembahasan serta menyusun simpulan maupun rekomendasi masih memerlukan pembinaan lebih lanjut jika dibandingkan aspek penilaian lainnya.  Kata ? kata kunci: keterampilan ilmiah, MKPBM I, pembelajaran berbasis riset.
GREEN EDUCATION IN BRIDGE CARD GAME: ALTERNATIF METODE PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK KELAS 4 SEKOLAH DASAR PADA POKOK BAHASAN SALING KETERGANTUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGANNYA Santoso, Agus Muji; Setyowati, Elly; Budiretnani, Dwi Ari; Nurmilawati, Mumun
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.079 KB)

Abstract

ABSTRAK   Terbatasnya beberapa daya dukung satuan pendidikan, pembelajaran lingkungan hidup pada jenjang dasar di Kota Kediri masih dilaksanakan secara konvesional. Selain itu, kajian penggunaan kartu bridge dalam dunia pendidikan belum banyak dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menransformasikan fungsi kartu bridge menjadi media edukasi penanaman nilai lingkungan hidup untuk peserta didik sekolah dasar kelas 4 pada materi saling ketergantungan antar makhluk hidup dengan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif - kualitatif. Sintesis produk diawali dari studi kasus yang dilanjutkan uji coba satu kali di SDN Mojoroto I, Kediri. Produk diujicobakan dan disempurnakan sebanyak tiga kali, pada tiga sekolah dasar berbeda di Kota Kediri (SDN Mojoroto II, SDN Blabak III, SDN Rejomulyo). Efektifitas metode diketahui dengan menggunakan indikator tes ranah kognitif dan afektif melalui pre dan post test, kemudian dianalisis dengan uji t berpasangan. Data ranah psikomotor diperoleh dengan observasi non partisipan dan terstruktur, selanjutnya dianalisis dengan membandingkan skor perolehan dengan skor kriterium kemudian dibandingkan dengan KKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai tes ranah kognitif (df=11, n=12) pada tahap pengujian I tidak signifikan (thit 1,185< ttabel 1,796), sedangkan tahap II dan III ada perbedaan yang signikan (secara berurutan: thit 2,4391 > ttabel 1,796 dan thit 2,3592 > ttabel 1,796) dengan rata-rata N-Gain tahap I, II, III sebesar 0,02; 0,08; dan 0,15; (2) hasil tes ranah afektif (df=11,n=12) pada tahap I, II, dan III menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (pada ttabel 1,796) secara berurutan: 0,4939; 1,4776; 0,8013, sedangkan N-Gain nya berurutan 0; 0,08; 0,06; (3) ketuntasan ranah psikomotor  tahap I, II, III sebesar 85%, 85%, 83%. Adapun rata-rata validasi metode yang dilakukan sebanyak tiga kali sebesar 97,53. Kompleksitas aspek-aspek pembentukan nilai pada ranah afektif peserta didik menjadi salah satu faktor bahwa produk ini belum memberikan hasil yang lebih optimal pada ranah afektif.   Kata kunci:  bridge card game, pembelajaran lingkungan hidup, siswa sekolah dasar.
PEMBANGUNAN KARAKTER MELALUI LESSON STUDY PADA PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL Santoso, Agus Muji; Setyowati, Elly; Nurmilawati, Mumun
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.113 KB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya bagi guru dalam jabatan adalah dengan lesson study. Pada lesson study pembentukan (recontruction) karakter guru dibentuk secara terpadu untuk meningkatkan kompetensi profesional, pedagogi, sosial, dan kepribadian. Salah satu upaya pembangunan karakter adalah pada lingkup pengelolaan lingkungan hidup bagi peserta didik di mana masih dipandang perlu dideseminasikan lagi sebagai salah satu peta jalan dalam strategi pengelolaan lingkungan melalui pendidikan secara berkesinambungan. Di samping itu, berkembangnya asumsi kurang proporsional tentang lesson study, misal keaktifan peserta didik terkesan sudah dikondisikan dan hanya guru-guru MIPA saja yang dapat melakukan lesson study. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk dan sumber motivasi belajar peserta didik selama mengikuti pembelajaran melalui lesson study. Model implementasi lesson study pendidikan lingkungan hidup yang dikembangkan meliputi plan, do, see, dan menambahkan tahap pre-plan untuk menganalisis keunggulan lokal yang dapat diimplementasikan. Keunggulan lokal kemudian diintegrasikan pada pembelajaran dilakukan saat plan, dilaksanakan dengan open lesson dengan satu guru model dan lainnya sebagai observer, dilanjutkan tahap see untuk merefleksikan pembelajaran. Model digunakan pada pokok bahasan pencemaran dan diujikan pada satu rombongan belajar kelas X SMA Ar-Risalah Kota Kediri, 2-20 Januari 2011, sebanyak tiga siklus. Hasil yang diperoleh antara lain: ketuntasan belajar siklus I, II, dan III berturut-turut 50%, 80%, dan 90%. Bentuk motivasi yang teramati adalah rasa ingin tahu peserta didik yang tinggi dari kasus diskusi yang disampaikan guru model berupa bencana alam karena ulah manusia. Bentuk motivasi ini diperoleh rata-rata (mulai siklus I sampai III) sejumlah 81,67%. Sumber motivasi tertinggi (selain faktor pembelajaran yang lebih dekat dengan peserta didik) diperoleh peserta didik ketika peserta didik melihat kerja sama baik antar guru-guru mereka walaupun berbeda bidang keahlian (mata pelajaran), yaitu mencapai 90%. Penyebab turunnya motivasi tersebut saat pendapat peserta diskusi mulai dapat disanggah oleh kelompok lain sejumlah 95%. Penanaman nilai karakter selain dapat dilakukan dengan mendesain pembelajaran yang kontekstual melalui integrasi keunggulan lokal pada pembelajaran, namun juga dapat dimulai dengan membentuk profil keteladaan guru dengan membentuk learnig comunity melalui lesson study (ing ngarso sung tulado, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani) yang menumbuhkan motivasi untuk melaksanakan tugas sebagai generasi bangsa.   Kata-kata kunci: karakter, lesson study, keunggulan lokal.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS KOAGULAN TAWAS DAN BIJI KELOR TERHADAP KADAR BOD PADA AIR LIMBAH JASA CUCI PAKAIAN Trestianingrum, Ratna; Rahayu, Sarini; Nurmilawati, Mumun
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.611 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektifitas dua jenis koagulan tawas dan biji kelor terhadap limbah usaha jasa cuci pakaian dalam menjernihkan air serta untuk mengetahui korelasi efektivitas koagulan dengan kandungan BOD air. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan perlakuan yaitu tawas dan biji kelor sejumlah 0,05 g; 0,1 g; 0,15 g. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas tertinggi dan terendah pada tawas masing-masing adalah  88% dan 58,6% pada konsentrasi 0,15 g dan 0,05 g,  sedangkan pada kelor efektivitas tertinggi dan terendah adalah 82,9% dan 77,9 % pada konsentrasi 0,15 g dan 0,05 g. Semakin efektif kerja koagulan yang digunakan maka semakin rendah BOD yang terdapat pada air limbah jasa cuci pakaian, hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi endapan kelor = 0,871.  Kata kunci : Biji Kelor, Tawas, BOD, Kejernihan, Limbah Jasa Cuci Pakaian
PENGARUH PEMBELAJARAN INOVATIF MODEL TTW (THINK TALK WRITE) PADA BAHASAN PROTISTA TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS X SEMESTER GANJIL DI SMA NEGERI 6 KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2011-2012 Mistyardi, Toni; Nurmilawati, Mumun
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.242 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik kelas XSMAN 6 Kediri melalui model pembelajaran inovatif model TTW (Think Talk Write). Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang terdiri atas dua kelas yaitu kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMAN 6 Kediri pada bulan Nopember ? Desember. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas X SMA yang berjumlah 40 peserta didik. Untuk prosedur kerja penelitian ini antara lain: Melakukan randomisasi dua kelas yang akan dijadikan sampel atau sasaran penelitian, Menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan tehnik sampling yaitu: mengambil 2 (dua) kelas dari 9 (sembilan) kelas. Tehnik sampling dengan cara diundi dan diperoleh dua kelas sebagai sampling yaitu X4 dan X5 jumlah 40 peserta didik, Menyusun RPP, Menerapkan Pembelajaran Konvensional dengan tanya jawab pada kelas X4 sebagai kelas kontrol, Menerapkan Pembelajaran Inovatif Model TTW (Think Talk Write) pada kelas X5 sebagai kelas eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan hasil dari ulangan harian. Ketuntasan pada masing-masing peserta didik disesuaikan dengan standar ketuntasan minimum (SKM) di sekolah yaitu 76. Hasil penelitian menunjukkan, dari analisis menggunakan jasa komputerisasi melalui program SPSS versi 17, diketahui harga t-hitung sebesar 2,883, dari hasil perbandingan terhadap harga kritik t hitung dengan program SPSS 17 pada taraf signifikansi 95% (atau tingkat kesalahan 0,05) diketahui jauh besar nilainya pada perlakuan dengan Model TTW (Think Talk Write) yaitu 1,178 dibandingkan dengan pembelajaran konvensional yaitu sebesar 0,091, pada peserta didik kelas eksperimen dengan ketuntasan klasikal sebesar 94,25% dan peserta didik kelas kontrol dengan ketuntasan klasikal sebesar 89,98%. Dan penelitian menunjukkan, pada kelas eksperimen perilaku berkarakter sangat baik di bandingkan dengan kelas kontrol sangat berbeda dilihat dari diagram Fomat pengamatan Perilaku Berkarakter meliputi Perhatian, Jujur, Teliti, Tanggung jawab, kerjasama, Menghargai Pendapat. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif Model TTW (Think Talk Write) pokok bahasan protista dapat meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Kediri tahun pelajaran 2011-2012.   Kata Kunci: Pembelajaran Inovatif, TTW(Think Talk Write), Hasil  Belajar.
Co-Authors Abdul Aziz Hunaifi Abidah, Bintan Agus Kambali Agus Muji Santoso Agustin Laela Prunama Ahmad Ali Ulan Saniq Alma’un, Kurnia Amalia, Kharisma Ismu Ambaria, Ambaria Anisya Nur Karisma Aprilia Novitasari Aprilia Novitasari Apriliana, Sinta Azizah, Fadhilatul Nur Baehaqi Basori, Moh. Bayu Guruh Binangkit Betty Lukiati Budhi Budhi Utami Christiono, Eko Budi Cintaningtya, Eka daniarti, happy Daniel Swanjaya Dewi Rossylia Wati Dhian Dwi Nur Wenda, Dhian Dwi Nur Dwi Ari Budiretnani Dwi Ari Budiretnani Eka Elly Setyowati Erwin Putera Permana F. Fatnatin Fahruddin, Rafid Fanisia, Lika Faridhotuz Zulfa Khusnaini fauzi, indra Herman Wayudi Antoni Hidayatul, Rizky HUMAIROH, SILKENANDA QURROTA ‘AINI AL Ida Rahmawati Imron, Ilmawati Fahmi Inayah Nur Afifah indah, tutut Indra Fauzi jalaludin, mohammad anwar Kharisma, Dahniar Widya Khusnaini, Faridhotuz Zulfa Kukuh Andri Aka Lailatul Riska Lailatul Riska Laili Nurohmaningrum Moch. Yordan Adi Pratama Modok, Sonya Getrida Mohamad Amin Mohammad Anwar Jamaludin Mukmin, Bagus Amirul Mumun mutiara juni wulandari Mutiara Juni Wulandari, Mutiara Juni Natalia, Devi Novan Sandika Novi Nitya Santi Novi Nitya Santi, Novi Nitya nunung, valentina Nurhidayah, Cindy Nurul Hidayah NURUL HIDAYAH Nurwenda, Dhian Dwi Poppy R Primandiri Poppy Rahmatika Primandiri Poppy Rahmatika Primandiri Primasari, Berliana Esti Puji Lestari purnama, agustin laela Putri, Kharisma Eka Putri, Rosita Eka Qonita Nur Rohmania Rahayu, Indriati Rahmawati, Novi Chandra Ayu Ratna Trestianingrum Ratnasari, Deny Rianti, Dita Fatma Rika Wahyuni Rika Wahyuni Rizky Saniah, Khoirotul Binti sanjayati, arum Sari, Ayu Titis Rukmana Sarini Rahayu Sayuti, Renata Eka Siti Siti Fatimah Siti Fatimatuz Zahro Siti Mutmainah Siti Mutmainah SITI YULIANA Siti Yuliana Sri Ratna Dewi Sri Ratna Dewi, Sri Ratna St Enny Nur Fitria Sulistiono Sulistiono Sutiman Bambang Sumitro Sutrisno Sahari, Sutrisno Toni Mistyardi Tutut TUTUT INDAH SULISTIYOWATI Tykha Amanda Riskia Putri Utami, Dini Sri Violia, Zahara Wahid Ibnu Zaman Wahyu Sugiharti Wahyudi Wahyudi Wulansari, Wiwin Yayoi Kodama Yenita Endah Puspitowati, Yenita Endah Zunaidah, Farida Nurlaila