Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

TINJAUAN FIKIH MUNAKAHAT TERHADAP TRADISI “NGANTAK SALAH” PADA PERKAWINAN ADAT LAMPUNG PEPADUN Hilya Zulva; Muhammad Misbakul Munir; Nurul Amalia
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 5 (2024): Mei 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis tradisi ngantak salah pada adat Lampung, yang merupakan bagian dari budaya tradisional masyarakat Lampung. Ngantak salah adalah praktik adat yang dilakukan oleh masyarakat Lampung untuk menghilangkan kesalahan atau dosa yang dilakukan oleh seseorang, biasanya dalam bentuk ritual atau upacara. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana tradisi ngantak salah ini dipraktikkan oleh masyarakat Lampung, apa tujuan dan implikasinya terhadap kehidupan masyarakat, serta bagaimana tradisi ini dapat dipertahankan dan dikembangkan dalam era globalisasi. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman lebih dalam tentang budaya tradisional masyarakat Lampung dan bagaimana cara mempertahankan dan mengembangkan tradisi ini untuk generasi mendatang. Tujuan perkawinan dalam Islam adalah terjaganya dan terpeliharanya keturunan dan kesucian diri manusia. Setiap di daerah pasti memiliki suatu adat dan kebiasaan yang berbeda-beda di dalam adat perkawinan, yang sering kita sebut sebagai tradisi. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana prosesi tradisi ngantak salah pada perkawinan adat Lampung Pepadun di Desa Banjar Agung Udik, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus? bagaimana tinjauan fiqih munakahat terhadap prosesi tradisi ngantak salah Suku Lampung bisa dibedakan antara masyarakat Lampung beradat Saibatin dan Pepadun. Kedua kelompok masyarakat adat tersebut memiliki struktur hukum adat yang berbeda.
KEDUDUKAN IBU DAN ISTRI DALAM PEMBERIAN NAFKAH OLEH SUAMI DALAM PRESPEKTIF ISLAM Alya Cahyani; Nurul Amalia; Rima Hafidz Ramadhani
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr585

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kedudukan ibu dan istri dalam pemberian nafkah menurut perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode analisis terhadap sumber-sumber hukum Islam, seperti Al-Quran, hadis, dan pendapat para ulama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum Islam, ibu dan istri memiliki kedudukan yang penting dalam pemberian nafkah. Suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah kepada istri dan anak-anaknya, termasuk kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.Selain itu, hukum Islam juga memberikan perlindungan kepada ibu sebagai istri dalam menerima nafkah dari suami. Ibu memiliki hak untuk menerima nafkah dalam periode tertentu setelah perceraian atau ketika anak-anak masih dalam masa menyusui.Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa pemberian nafkah bukan hanya kewajiban suami semata, tetapi juga merupakan hak istri dan anak-anak. Pemberian nafkah harus dilakukan dengan keikhlasan dan rasa tanggung jawab, tanpa adanya penindasan atau perlakuan yang tidak adil.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kedudukan ibu dan istri dalam pemberian nafkah menurut perspektif hukum Islam sangat penting. Suami memiliki tanggung jawab untuk memberikan nafkah kepada istri dan anak-anaknya, sementara ibu memiliki hak untuk menerima nafkah tersebut. Pemberian nafkah harus dilakukan dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab agar tercipta hubungan yang harmonis dalam keluarga.
Fulfillment of the Guarantee of Voting Rights for Voters with Disabilities in Metro City under Law Number 8 of 2016: Pemenuhan Jaminan Hak Pilih Pemilih Penyandang Disabilitas di Kota Metro Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Betha Rahmasari; Nurul Amalia
Lex Renaissance Vol. 8 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JLR.vol8.iss2.art3

Abstract

The emphasis is placed on the importance of protecting human rights, including the political rights of people with disabilities, in the context of the Rule of Law to achieve well-being and justice. Challenges in implementing general elections for people with disabilities and the significance of their presence in the political system. The implementation of Article 5 of Law Number 8 of 2016 regarding people with disabilities as voters in general elections in Metro city. The determination and barriers faced by people with disabilities in the conduct of elections in Metro city. This research aims to understand the implementation of Article 5 of Law Number 8 of 2016 concerning the voting rights of people with disabilities in general elections and to find out how to determine and overcome barriers faced by people with disabilities in the conduct of general elections. This research uses a type of empirical juridical research that examines and analyzes facts obtained from research results and field observations. Fulfilling the rights of people with disabilities through laws increases participation in general elections, but barriers need to be overcome, and accessibility and disability-friendly electoral movements are taken into consideration. The role of election organizers needs to be enhanced, and cooperation with the disability community is required.Keywords: Disabilities, Guarantee, General Elections AbstrakPenekanan diberikan pada pentingnya perlindungan hak asasi manusia, termasuk hak politik penyandang disabilitas, dalam konteks Negara Hukum untuk mencapai kesejahteraan dan keadilan. Kendala dalam pelaksanaan pemilihan umum bagi penyandang disabilitas dan pentingnya kehadiran mereka dalam sistem politik. Implementasi Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 terhadap penyandang disabilitas sebagai hak pilih dalam pemilihan umum di kota Metro. Penetapan dan hambatan penyandang disabilitas dalam penyelenggara pemilu di kota Metro. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pelaksanaan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 terhadap hak pilih penyandang disabilitas dalam pemilihan umum dan mengetahui cara menetapkan serta mengatasi hambatan penyandang disabilitas dalam penyelenggaraan pemilihan umum. penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris yang mengkaji dan menganalisa fakta-fakta yang diperoleh dari hasil penelitian dan observasi di lapangan. Pemenuhi hak-hak penyandang disabilitas dengan undang-undang, partisipasi pemilihan umum meningkat, tetapi hambatan perlu diatasi, aksesibilitas dan gerakan pemilu ramah disabilitas diperhatikan. Peran penyelenggara pemilihan umum perlu ditingkatkan, dan kerjasama dengan komunitas disabilitas diperlukan.Kata Kunci: Disabilitas, Jaminan, Pemilihan Umum
Kualitas Pelayanan Publik Bagi Penyandang Disabilitas Pada Pemerintah Kota Makassar Herman Herman; Muhammad Irvan Nur Iva; Andi Asripan; Andi Ceri Susilawati; Adelia Ramadani; Ibunga Tang; Nurul Amalia
Perspektif Administrasi Publik dan hukum Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Perspektif Administrasi Publik dan hukum
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/perspektif.v2i4.721

Abstract

One of the missions and objectives of establishing an ideal government bureaucracy it to provide good public services to the community, particularly optimal service quality for persons with disabilities. To assess the extent to which the measures/benchmarks of service quality success can be examined from the criteria of the dimensions of public service quality. This study aims to determine the extent to which the quality of public service provided is able to meet the needs of persons with disabilities at the Makassar City Government. This type of research uses a qualitative approach tiwh a case study strategy and both primary and secondary data sources. Data collection is based on observations from the study, and data analysis uses an interactive method that includes data presentation, data condensation, and drawing conclusions. Research results indicate that the quality of public services for people with disabilities at the Makassar City Government specifically sosial service is overall not yet optimal in meeting the needs of people with disabilities and still needs improvement. Based on the service quality dimension indicators, namely: Tangible (physical evidence); Reliability; and Responsiviness, they still need to be enhanced because they are not yet optimal due to limited facilities and infrastructure, lack of employee awareness, and insufficient attention to fulfilling the needs of people with disabilities. Meanwhile, Assurance and Empathy are already categorized as good and adequate thanks to the guidance and quick response from rehabilitation officers. However, comprehensive and continuous improvement is still necessary
PENERAPAN COLLABORATIVE STRATEGIC READING (CSR) BERBANTUAN PLATFORM BOOK CREATOR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V UPT SPF SD INPRES PARANG KOTA MAKASSAR Nurul Amalia; Widya Karmila Sari Achmad; Rosdiah Salam
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36230

Abstract

This study was motivated by the low reading comprehension skills of fifth-grade students at UPT SPF SD Inpres Parang, Makassar. The purpose of this study was to improve students’ reading comprehension skills through the implementation of Collaborative Strategic Reading (CSR) assisted by the Book Creator platform. This study employed a qualitative approach with the type of classroom action research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were one classroom teacher and 15 fifth-grade students. The data were collected through observation, tests, and documentation, using observation sheets and reading comprehension tests as instruments. The data were analyzed through three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study showed an improvement in both teacher and student activities in implementing CSR assisted by the Book Creator platform, increasing from the fair (C) category to the good (B) category according to the implementation target. In addition, students’ reading comprehension test results improved from cycle I to cycle II, achieving a mastery level of 80%, which exceeded the minimum target of ≥70%. Thus, it can be concluded that the implementation of Collaborative Strategic Reading (CSR) assisted by the Book Creator platform can improve the reading comprehension skills of fifth-grade students at UPT SPF SD Inpres Parang, Makassar.
HUKUM PERAMPASAN ASET DI TINJAU DARI FATWA MUI No. IV TAHUN 2012 Azri Alkhudri; Abdul Rochim; Nurul Amalia
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i3.9953

Abstract

Korupsi masih menjadi kejahatan ekonomi yang amat merugikan negara dan masyrakat. Dengan di sahkanya Hukum perampasan aset di rasa menjadi suatu payung hukum yang amat komparensif untuk mengatasi masalah ganti rugi dari tindak kejahatan korupsi, masalah ganti rugi akibat korupsi menjadi salah satu hal yang perlu di perhatikan sehingga perlunya segerah di sahkanya RUU perampasan aset tindak pidana korupsi yang mana meninjau dari peraturan hukum pada undang-undang No 31 tahun 1999 sebagai mana di perbarui dalam undang-undang No 20 tahun 20001 mengenai tindak pidana korupsi yang di rasa belum cukup efektif untuk menganti kerugian negara. Hukum perampasan aset tidak hanya di atur dalam undang-undang saja, dalam syariat islam mengantur mengenai perampasan aset dengan melalui dalil al-quran dan al hadist dan di perjelas melalui ijtima ulama. Di dalam fatwa ulama indonesia No IV tahun 2012 menegaskan dan mengatur mengenai perampasan aset tindak pidana korupsi. Untuk mengetaui korelasi mengenai hukum perampasan aset tindak pidana korupsi dalam perseptif hukum islam dalam penelitian ini peneliti mengunka metode pendekaran normatif melalui daftar pustaka, buku, jurnal, artikel dan karya ilmia lainya. Untuk mengetahui apakah hukum perampasan aset tindak pidana korupsi dalam undang-undang No 31 tahun 1999 sebagai mana di perbarui dalam undang-undang No 20 tahun 2001 dan RUU perampasan aset tindak pidana sesuai dengan hukum syariat islam dengan menjiau pada fatwa ulama indonesia No IV tahun 2012 mengenai hukum perampasan aset tindak pidana korupsi.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL YANG BERKAITAN DENGAN HASIL BELAJAR PRAKTIK PELURUSAN DAN PENGERITINGAN RAMBUT KELAS XI DI SMKN 3 TANGERANG Nurul Amalia; Mari Okatini Armandari; Neneng Siti Silfi Ambarwati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62853

Abstract

This study aims to analyze the internal and external factors associated with the learning outcomes of Hair Straightening and Hair Perming practical courses among eleventh-grade Hair Beauty students at SMKN 3 Tangerang. This research employed a quantitative approach using a survey method. The study population consisted of 65 students, all of whom were selected as the sample using a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires to measure internal and external factors, while students' practical learning outcomes were obtained from their practical assessment scores. The data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results showed that internal factors did not have a significant relationship with the learning outcomes of Hair Straightening and Hair Perming practice, with a significance value of 0.879 (> 0.05). In contrast, external factors had a significant effect on learning outcomes, with a significance value of 0.010 (< 0.05). These findings indicate that external factors play a more dominant role than internal factors in influencing students' learning outcomes. Based on the results, it can be concluded that improvements in students' practical learning outcomes in Hair Straightening and Hair Perming are influenced more by external factors than by internal factors. Therefore, schools, teachers, parents, and students are expected to work collaboratively to create a conducive learning environment, improve the quality of instruction, and optimize practical learning facilities to enhance students' learning outcomes.
Potential Antithrombotic Candidate of Moringa oleifera L. Leaf: Study In Vitro Microscopic Evaluation of Erythrocyte Morphology Bio Putri ayanti; Nurbidayah; Nurul Amalia; Muhammad Arsyad; Maya Herliana Sasmitha; Noor Zahwa Mubarokah; Dina Novita Sari
JURNAL BIOSAINS Vol. 12 No. 2 (2026): JURNAL BIOSAINS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/199bx227

Abstract

Moringa oleifera leaves are rich in bioactive compounds with purported therapeutic properties, including potential antithrombotic activity. This study evaluated the in vitro effects of Moringa oleifera leaf filtrate on erythrocyte morphology and aggregation. Whole blood samples were treated with varying concentrations of the filtrate (25%, 50%, 75%, and 100%), and microscopic examination was performed to assess changes in erythrocyte morphology and aggregation patterns. The results showed distinct, concentration-dependent effects on erythrocytes. At a low concentration of 25%, erythrocytes maintained normal morphology and remained evenly distributed without signs of aggregation. Conversely, increasing the concentration to 50%–100% induced significant poikilocytosis and anisocytosis, along with increased erythrocyte aggregation characterized by rouleaux formation. These findings suggest that although Moringa oleifera L. filtrate exhibits promising antithrombotic potential at low concentrations, higher concentrations may negatively alter erythrocyte integrity and promote aggregation. Further research is needed to elucidate the underlying molecular mechanisms and establish a safe therapeutic range.