Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Aroma Terapi Lemon Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Ruang Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru Azma Ulia; Rohmi Fadhli; Ahmad Redho; Mersi Eka Putri
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1045

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan yang umum terjadi pada ibu hamil muda                            terutama pada trimester 1 karena adanya perubahan hormonal. Salah satu upaya non farmakologi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Pengaruh aroma terapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Ruang Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan dengan pretest dan posttest. Penelitian ini dilakukan di RSIA ZAINAB Kota Pekanbaru. Sampel penelitian ini adalah  22 ibu hamil trimester 1 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi terhadap emesis gravidarum  menggunakan 24-hour Pregnancy-Unique Quantification of Emesis (PUQE-24) Scale  Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon  dengan kepercayaan 95%. Secara univariat ditemukan bahwa sedang yaitu  90,9%,  mengalami. penurunan menjadi 63,6% yang   mengalami  mual dan muntah ringan setelah diberikan terapi lemon. Secara bivariat terdapat pengaruh aroma terapi lemon terhadap penurunan emesis gravidarum  pada ibu  hamil trimester 1 di Ruang   Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru (p=0,000). Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh aroma terapi lemon terhadap penurunan emesis gravidarum  pada ibu  hamil trimester 1 di Ruang   Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru. Disarankan kepada RSIA ZAINAB Kota Pekanbaru untuk  mensosialisasikan atau menerapkan aromaterapi lemon dalam penurunan emesis gravidarum  pada ibu  hamil trimester 1.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis Di Ruangan HD RS Awalbros A Yani Pekanbaru Miki Sepriadi; Rifa Yanti; Suci Amin; Ahmad Redho
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1055

Abstract

Kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis cukup menarik perhatian bagi profesional kesehatan, karena masalah kualitas hidup menjadi sangat penting dalam pemberian layanan keperawatan yang menyeluruh bagi pasien, dengan harapan pasien dapat menjalani hemodialisa dan mampu bertahan hidup walau dengan bantuan mesin dialisat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada pasien yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Awal Bros A Yani , dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling sebanyak 62 pasien. Hasil analisi menggunakan uji correlation person-spearman’s, uji regresi linear, uji maan whitney dan uji kruskal wallis test. Menunjukan adanya hubungan bermakna antara kadar hemoglobin dengan kualitas hidup responden yang menjalani hemodialisa (p value 0,000) dan hubungan yang kuat (r = 0,647) nilai r menunjukkan semakin tinggi kadar Hb semakin tinggi nilai kualitas hidup. Besaran koefisien determinasi (R Square) hb adalah 38,7 % Hb berarti 38,7% Hb menentukan nilai kualitas hidup responden yang menjalani hemodialisa, sisahnya 61,3 % ditentukan faktor lain. Pada persamaan garis regresi linear sederhana, nilainya sebesar (6,339 Hb) artinya bahwa setiap penurunan kadar Hb 1% maka nilai kualitas hidup responden akan menurun sebesar 6,339 Hb. Tidak terdapat hubungan bermakna antara usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan lama menjalani hemodialisa. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perawat hemodialisa dalam memberikan asuhan keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis dan memberikan edukasi, dorongan motivasi pada pasien yang menjalani hemodialisis.