Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STORYTELLING FOR EMOTIONAL DEVELOPMENT: THE IMPLEMENTATION OF STORYTELLING ACTIVITIES AS TEACHERS’ EFFORTS TO FOSTER EMOTIONAL MATURITY IN CHILDREN AGED 5–6 YEARS Tito Parta Wibowo Tito; Ani sumarni; Nuryati
Cakrawala Pedagogik Vol. 10 No. 1 (2026): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v10i1.880

Abstract

Abstract This study aims to explore and comprehensively describe the efforts of teachers in fostering emotional maturity in children aged 5–6 years through storytelling activities at PAUD BKB Kemas Iqro. Emotional maturity is a critical foundation in early childhood personality development, encompassing the ability to recognize and understand one’s own emotions and those of others, express feelings appropriately, and regulate emotional responses in various social contexts. A descriptive qualitative method was employed, using observation, in-depth interviews with teachers, and documentation of learning activities. Twenty children from Group B participated in this research. The findings reveal that well-structured, varied, and interactive storytelling sessions encourage children to express their emotions more openly, enhance empathy, and develop better self-control. Teachers play a central role in this process, acting as facilitators, emotional companions, and role models in expressing feelings in a healthy manner. The selection of stories that resonate with children's daily experiences, combined with techniques such as reflective questioning and facial expression modeling, serve as key contributing factors. This study concludes that storytelling is not only a medium for literacy development but also an effective educational tool to support the growth of emotional maturity in early childhood.
Hubungan Kualitas Pelayanan Dan Fasilitas Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan Di Klinik Islam Gotong Royong Babat Rahmawati, Sinta Amelia; Saputra, Muhamad Ganda; Nuryati
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v4i4.365

Abstract

Loyalitas pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan yang dipengaruhi oleh kualitas pelayanan dan fasilitas yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap loyalitas pasien rawat jalan di Klinik Islam Gotong Royong Babat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah rata-rata pasien rawat jalan Klinik Islam Gotong Royong Babat sebanyak 1.117 pasien dengan besar sampel 89 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi logistik sederhana dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berada pada kategori baik (50,6%), fasilitas berada pada kategori cukup (56,2%), dan loyalitas pasien berada pada kategori loyal (84,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dengan loyalitas pasien (p=0,001) dan fasilitas dengan loyalitas pasien (p<0,000). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (p=0,001; Exp(B)=2,065; 95% CI=1,330–3,208) dan fasilitas (p=0,006; Exp(B)=1,727; 95% CI=1,172–2,543) berpengaruh terhadap loyalitas pasien, dengan kualitas pelayanan sebagai variabel yang paling dominan. Disimpulkan bahwa kualitas pelayanan dan fasilitas berpengaruh terhadap loyalitas pasien rawat jalan di Klinik Islam Gotong Royong Babat. Oleh karena itu, klinik perlu mempertahankan kualitas pelayanan dan meningkatkan fasilitas secara berkelanjutan guna meningkatkan loyalitas pasien.