Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Sikap Tanggap Bencana Banjir Bagi Anak Usia Dini Sufi, Wasiah; Efastri, Sean Marta
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/g9tkmx37

Abstract

Teachers play a crucial role in fostering disaster preparedness understanding among children, particularly within the context of the newly implemented Merdeka Curriculum. In early childhood education, learning is generally play-based since the main concept is learning through play. This approach enhances children’s learning experiences, imagination, and critical thinking skills. Disaster preparedness education, especially regarding floods, is essential for all levels of society, including young children. Floods not only pose risks of drowning and drifting but also threaten health due to contaminated water; therefore, children need to understand that floodwater is harmful and can cause illness. Through engaging learning activities, children are expected to understand how to protect themselves during flood events. The study results show that for the knowledge and attitude indicators, children achieved an average score of 89.73%, indicating good comprehension. The emergency planning indicator reached an average of 88.06%, while the warning system indicator obtained the lowest average of 85.84%. Meanwhile, the resource mobilization indicator achieved the highest average score of 95.84%. Overall, children’s level of understanding regarding flood disaster response attitudes reached 90%, categorized as very good.
The effectiveness of universal design for learning (UDL)-based counselling guidance programs on the social-emotional readiness of early childhood children to elementary school early childhood children for elementary school Sean Marta Efastri; Novembli, Meta Silfia; Suharni; Devi Afriyuni Yonanda
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 14 No. 5 (2025): October
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v14i5.p768-779

Abstract

Social-emotional readiness constitutes a fundamental prerequisite for the successful transition of early childhood children to elementary school. The inherent limitations of conventional guidance and counselling approaches in accommodating the diverse learning profiles of children trigger the need for a more inclusive intervention model. This research examined the effectiveness of a counselling guidance program based on Universal Design for Learning (UDL) in enhancing children's social-emotional readiness. The study employed a one-group pre-test and post-test design with 30 children aged 5-6 years as subjects. The UDL intervention was implemented over 12 sessions, focusing on the three principles: Representation, Action and Expression, and Engagement. Social-emotional readiness was measured using the Social-Emotional Readiness Scale (SKSE) completed by teachers and the Child Behaviour Observation Sheet (LOPA). Data analysis was conducted using the Paired Samples t-test and the effect size calculation (Cohen's d). The t-test results showed a statistically highly significant increase in scores for both instruments (SKSE: t (29) = 9.22, p<0.001; LOPA: t (29) = 11.55, p<0.001). The effect size (Cohen's d) was considerable (SKSE: d=1.95; LOPA: d=2.44), indicating a substantial practical impact of the intervention. This significant improvement confirms that the UDL-based counselling guidance program, through its multimodal flexibility, effectively enhances emotional regulation and pro-social behaviour in early childhood children. The practical implication of this finding is that the UDL-based counselling model can be adopted as an inclusive, standard intervention framework to prepare children for the diverse demands of the elementary school environment.
Active Learning Approach Untuk Pedestrian Safety (Keselamatan Pejalan Kaki) Siswa TK Efastri, Sean Marta; O Liza, Ledya; Maulana, Fajar
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3596

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Gambaran pengetahuan siswa TK Karya Bunda Sei Kijang terhadap Pedestrian Safety sebelum diberikan intervensi Active Learning Approach. Gambaran pengetahuan siswa TK Karya Bunda Sei Kijang terhadap Pedestrian Safety setelah diberikan intervensi Active Learning Approach. Peneltian ini dilakukan dengan metode mengunakan metode Quasi experiment, dengan menggunakan One group pretest-postest design. Caranya adalah membandingkan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Pemahaman keselamatan berlalulintas pada siswa TK Karya Bunda Pedestrian Safety sebelum diberikan intervensi Active Learning Approach berada kriteria sedang. Hal ini terlihat dari hasil pre-test, hasil pre-test sebelum tindakan memiliki total nilai 65 dengan rata-rata 6,5 dan persentase 65%. Pemahaman keselamatan berlalu lintaspada siswa TK Karya Bunda Pedestrian Safety sesudah diberikan intervensi Active Learning Approach mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari hasil post-test setelah pada kelas eksperimen, terjadi peningkatan pengenalan dan pemahaman siswa yang cukup signifikan. Yaitu total nilai 77% setelah penerapan metode role playing indoor dan 93% setelah penerapan outdoor.
Analisis Manajemen Pola Asuh Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Sufi, Wasiah; Efastri, Sean Marta
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.4003

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Gambaran pola asuh terhadap kemandirian anak usia dini di TK Amaliyah Perawang. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui Manajeman Pola Asuh Terhadap Kemandirian Anak termasuk kategori baik. Hasil persentase pernyataan faktor Anak mampu berinteraksi adalah sebanyak 69,58% responden dengan kategori S, hasil persentase nomor 2 Anak mulai mematuhi aturan adalah sebanyak 69,72% reponden dengan kategori S, hasil persentase pernyataan nomor 3 yaitu Anak dapat mengendalikan emosi adalah sebanyak 75% responden dengan kategori S, hasil persentase pernyataan nomor 4 yaitu Anak dapat menunjukkan rasa percaya diri adalah sebanyak 71,39% responden dengan kategori S, hasil persentase nomor 5 yaitu Dapat menjaga diri sendiri adalah sebanyak 67,1%. Hasil persentase tersebut dapat dinyatakan bahwa Analisis Manajemen Pola Asuh Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Di Tk Amaliyah Perawang yang memiliki pengaruh tertinggi ialah Anak dapat mengendalikan emosi yang berada dalam kategori S dengan tingkat 75%.
Pengaruh Ketergantungan Gadget Melalui Behaviour Therapy Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Efastri, Sean Marta; Suharni
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.4004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh ketergantungan gadget melalui behaviour therapy terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Menurut (Sugiyono, 2012) penelitian eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dengan desain Pre-Eksperimen (Pre-Experiment design) dengan jenis one group pretest and posttest. Menurut (Sugiyono, 2012) one group pretest and posttest design adalah suatu teknik untuk mengetahui efek sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Hasil dari penelitian ini yakni terdapat pengaruh behavior therapy terhadap perkembangan sosial anak usia dini yang ketergantungan pada gadget. Berdasarkan hasil analisis statistik t-test yang diperoleh yaitu thitung = 14,276 pada taraf kesalahan 0,05 atau 5% sehingga nilai ttabel = 2.145. Nilai tersebut menunjukkan perubahan yang signifikan terlihat dari nilai sig (2 tailed) sebesar 0,000. Karena nilai sig 0,000 Ë‚ 0,05 atau sig kecil dari 0,05, dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh behavior therapy terhadap perkembangan sosial anak usia dini yang ketergantungan pada gadget.
Efektivitas Penanganan Anak Tempertantrum Melalui Role Playing Efastri, Sean Marta; Hasanah, Nisaul; Sufi , Wasiah; Reswita; Fadillah, Siti; Suharni
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya penanganan anak tempertantrum melalui role playing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Metode ini dipilih karena tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari suatu perlakuan (treatment), yaitu pelaksanaan efektivitas penanganan temper tantrum dengan menggunakan metode role playing yang diterapkan pada kelompok anak. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Eksperimen Semu atau Quasi Experimental dengan satu kelompok objek yang akan dilibatkan dalam penelitian atau yang disebut dengan one group pretest-posttest design. Berdasarkan uraian diatas penggunaan pendekatan Quasi dapat menghasilkan data eksperimen mengenai efektivitas penanganan anak tempertantrum role playing. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya ada efektivitas role playing (bermain peran) dalam penanganan anak temper tantrum di KB Delima Indah Siak. Hal tersebut ditunjukkan dengan uji T-test yang lebih kecil dari taraf signifikansi yaitu 0,00<0,05. Nilai rata-rata persentase posttest efektivitas role playing dalam penanganan anak temper tantrum yaitu 80,56% yang termasuk ke dalam kategori berkembang sesuai harapan.
Mengintegrasikan Loose Parts dalam Project Based Learning: Inovasi Pembelajaran untuk Anak Usia Dini di Era Kurikulum Merdeka Atika Putri, Azlin; Efastri, Sean Marta
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi loose parts dalam Project Based Learning (PjBL) sebagai inovasi pembelajaran untuk anak usia dini di era Kurikulum Merdeka. Pendekatan survei digunakan untuk memahami tingkat pemahaman dan kesiapan guru, dampak integrasi loose parts dalam PBL terhadap keterampilan kognitif dan sosial anak, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi pada 101 guru PAUD di Kecamatan Bukit Raya berbagai sekolah. hasil persentase integrasi loose parts dalam project based learning (PjBL) Pemahaman Guru tentang Loose Parts dan PjBL sebesar 22,7 %, Penerapan Loose Parts dalam PjBL sebesar 18,4%, Kendala yang Dihadapi dalam Implementasi sebesar 17,5 %, Dampak Integrasi Loose Parts pada Perkembangan Anak sebesar 22,4% dan Kebutuhan untuk Pengembangan Lebih Lanjut sebesar 19,0%.
PELATIHAN MANAJEMEN PENDIDIK PAUD DALAM MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL SE-KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU Lucky Lhaura Van FC; Sean Marta Efastri
J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service Vol. 4 No. 1 (2024): J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jcoscis.v4i1.16843

Abstract

Kendala lapangan guru paud belum srata satu kemudian tidak bisa menggunakan laptop menjadi problem nyata yang menjadi masukan bagi pemerintah agar lebih banyak memberikan bantuan kepada guru paud agar guru-guru tersebut tidak ketinggalan zaman dalam menjalankan proses pembelajaran. Keterbatasan ekonomi di kalangan guru paud karena dengan gaji yang tidak banyak sehingga menjadi faktor utama juga bagi guru paud tidak memiliki laptop sehingga hanya memanfaatkan media karton dan media dari bahan bekas dalam proses pembelajaran. khususnya dalam memperoleh wawasan membuat media yang menarik. Padahal media pembelajaran berbasis digital ini sangat mampu membuat anak-anak untuk tetap fokus dalam proses pembelajaran, terutama menggunakan video animasi, melalui youtube atau aplikasi kekinian.
Hubungan Ketergantungan Gadget dengan Pendekatan REBT terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi PG-PAUD FKIP UNILAK Efastri, Sean Marta; Putri, Azlin Atika; Fadillah, Siti
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 02 (2018): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.593 KB) | DOI: 10.31849/paudlectura.v1i2.1172

Abstract

Abstrak Penggunaan gadget yang tepat secara langsung atau tidak langsung mempunyai pengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa di lingkungan kampus. Mahasiswa yang memiliki cara belajar yang baik akan selalu membagi waktu secara efektif dan efisien untuk melaksanakan semua aktifitas belajar, baik di kampus maupun di luar kampus. Di samping itu, mereka juga akan mampu menetapkan skala prioritas, membagi waktu yang jelas terhadap objek atau kegiatan yang dilakukan. Dalam kaitan pentingnya menggunakan gadget yang baik terhadap motivasi belajar siswa sehingga dengan menggunakan pendekatan REBT dapat mengurangi pengaruh negatif dari penggunaaan gadget tersebut. Abstract The use of the right gadgets directly or indirectly has an effect on students' motivation in the campus environment. Students who have a good way of learning will always divide the time effectively and efficiently to carry out all learning activities, both on campus and off campus. In addition, they will also be able to set priorities, share clear time with objects or activities undertaken. In terms of the importance of using good gadgets for student learning motivation so using the REBT approach can reduce the negative influence of the use of the gadget. Keywords: gadget dependency, rebt approach, learning motivation
Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Permainan Finger Painting Usia 5-6 Tahun di TK Harapan Bunda Pekanbaru Jumilah, Jumilah; Efastri, Sean Marta; Fadillah, Siti
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 01 (2018): PAUD Lectura - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.546 KB) | DOI: 10.31849/paudlectura.v2i01.1989

Abstract

Abstrak Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang berupa gagasan maupun karya nyata. Adapun tujuan dari penelitian yaitu untuk mendapatkan data perkembangan kreativitas anak melalui permainan finger painting. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK) . Subjek yang diambil untuk penelitian terdiri dari 15 anak di TK Harapan Bunda. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan menggunakan rumus persentase= f/n x100 % . Hasil penelitian data yang diperoleh dalam meningkatkan perkembangan kreativitas anak melalui permainan finger painting, sebelum tindakan adalah 59 % ( Mulai Berkembang / MB ) dan meningkat pada siklus I dengan kategori BSH “ Berkembang Sesuai Harapan” dengan rata – rata peningkatan 71 % dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan kategori BSB “ Berkembang Sangat Baik” yaitu rata-rata 84 %. Jadi peningkatan kreativitas anak dari data awal 59 % ke data siklus II 84 %, terjadi peningkatan sebanyak 25 %. Kata Kunci : Kreativitas Anak, permainan finger painting Abstract Creativity is the ability to create a new something which is in the form of ideas or real works. There is a purpose of definition that is to get data of children's development creativity through Finger painting games. Determination methods used are definition of class actions (ptk). Observation sheet, and documentation. Analysis technique is using the percentage formula f / n x 100%. The research results obtained in improving the development of children's creativity through finger painting, before the action was 59% (developing / mb) and increasing in the first cycle with the bsh category "developing as expected" with an average increase of 71% and in the second cycle experiencing an increase with the bsb category "develops very well" which is an average of 84%. So increasing children's creativity from the initial data of 59% to data cycle ii 84%, an increase of 25%. Key words : children's creativity, finger painting game