Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Ideologi Perlawanan dalam Puisi “Wathan Khain” dan “Puisi Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia” (Kajian Sastra Banding) Nuzula, Firdausi; Tatik Mariyatut Tasnimah
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 22 No. 1 (2025): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v22i1.43033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ideologi perlawanan dalam puisi Wathan Khain karya Ahmad Matar dan puisi Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia karya Taufiq Ismail. Data dikumpulkan melalui metode simak dan catat, dengan tahap-tahap analisis data mencakup identifikasi, klasifikasi, dan analisis mendalam menggunakan perspektif Marxis. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan interpretasi terhadap teks puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua puisi memuat kritik dan perlawanan terhadap penindasan serta ketidakadilan yang terjadi akibat penguasa yang otoriter dan korup. Namun, puisi Wathan Khain lebih menyoroti pengkhianatan oleh penguasa yang menyebabkan hilangnya esensi tanah air, sementara Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia lebih menekankan kritik terhadap kerusakan sistem pemerintahan dan fenomena sosial. Gaya penyampaian keduanya juga berbeda, Ahmad Matar cenderung menggunakan gaya bahasa yang langsung dan tegas, sementara Taufiq Ismail naratif dan satir. Penelitian ini berkontribusi pada kajian sastra lintas budaya, serta memahami bagaimana puisi dapat menjadi media perlawanan terhadap penindasan sosial dan politik. Kata Kunci: Ideologi Perlawanan; Kritik Sosial; Sastra Banding; Marxis
The Interaction of Elderly Individuals in Learning to Read the Qur'an Nuzula, Firdausi; Mahmud, Amir; Rohtih, Wiwin Ainis
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol. 6 No. 1 (2025): Arabic Language, Literature, and Education
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v6i1.7366

Abstract

This study aims to examine the interaction of elderly individuals in learning to read the Qur’an, particularly in the context of the implementation of Surah Al-Qamar, verse 17. It also analyzes the teaching strategies employed, the symbolic interaction between participants and the Qur’an, and the learning motivation among elderly learners. This research was conducted at Pondok Pesantren Hidayatul Hidayah, located in Dusun Mojogeneng, Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, East Java. The pesantren provides Qur’anic learning programs for elderly learners in a supportive and age-friendly environment. This study adopts a qualitative approach utilizing a case study method with data obtained through in-depth interviews, observation, and documentation. The collected data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing to interpret the interaction of elderly learners in Qur’anic education. The findings reveal that applying the values contained in Surah Al-Qamar:17 strengthens participants’ faith and perseverance in learning the Qur’an. Meanwhile, adaptive teaching strategies that align with the characteristics of older adults play a crucial role in maintaining their motivation. The symbolic interaction developed between the participants and the Qur’an provides profound spiritual and emotional meaning, serving as a key driver for the continuity of learning in old age. The study also reveals that the motivation of elderly learners is not solely intrinsic but is also influenced by social support from their surrounding environment. However, the study's limitation lies in its focus on a single research site and its reliance on subjectively interpreted qualitative data, which should be considered when generalizing the findings. These results are expected to serve as a foundation for developing more effective and compassionate methods of Qur’anic instruction for elderly learners.
EDUKASI CARA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN: EDUCATION ON HOW TO PREVENT ANEMIA IN TEENAGE GIRLS IN BOARDING SCHOOL Elok Mardliyana, Nova; Anifah, Fulatul; Nuzula, Firdausi; Aryunani, Aryunani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.1934

Abstract

Anemia merupakan kondisi kesehatan yang umum terjadi pada kalangan remaja putri dan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia. Anemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kekurangan asupan zat besi, menstruasi yang berat, infeksi parasit, serta pola makan yang kurang seimbang, atau kondisi kesehatan lainnya. Remaja putri di pondok pesantren mungkin memiliki risiko anemia yang lebih tinggi karena faktor-faktor seperti pola makan yang kurang seimbang, kurangnya asupan makanan kaya zat besi, dan kurangnya edukasi gizi. Pondok pesantren maskumambang Dukun Gresik merupakan salah satu pusat pendidikan islam yang cukup terkenal di wilayah Jawa Timur. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi cara pencegahan anemia pada remaja putri dengan media audiovisual video. Kegiatan ini diikuti oleh 120 santri tingkat Madrasah Aliyah pada bulan Agustus 2024. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah santriwati menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang cara pencegahan anemia yang dibuktikan dengan hasil skor post test santri yang berpengetahuan baik sebanyak 73 % dibandingkan dengan hasil pre-test santri yang berpengetahuan baik hanya sebesar 10%.  Selain itu, santriwati menjadi lebih termotivasi untuk menjaga pola makan dan pola hidup sehat. Kegiatan edukasi cara pencegahan anemia di Pondok Pesantren ini mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan yaitu adanya peningkatan pengetahuan tentang cara pencegahan anemia pada remaja. Santriwati juga mulai akan mengubah pola makan dan pola hidup sehat dengan memanfaatkan bahan yang telah tersedia dilingkungan sekitar.
PERBEDAAN KECEMASAN PADA IBU BERSALIN DENGAN PERSALINAN NORMAL DAN SECTIO CAESAREA: PERBEDAAN KECEMASAN PADA IBU BERSALIN DENGAN PERSALINAN NORMAL DAN SECTIO CAESAREA Nuzula, Firdausi; Kasiati, K.; Maharrani, Titi
WELL BEING Vol 6 No 2 (2021): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v6i2.137

Abstract

Background: Due to the painful nature of childbirth and its maternal and neonatal complications, the woman needs support in this phase of their life. The anxiety felt by women before caesarean delivery caused psychological problems, the increased of surgical pain therefore increased the need for pain relief, and prolong hospitalization. This study aimed to investigate the difference of anxiety in intrapartum mothers with normal and sectio caesarea. Subjects and Method: A cross sectional study was conducted at Haji hospital, Surabaya, East Java, Indonesia. A sample of 34 intrapartum mothers was selected by consecutive sampling. The dependent variable was anxiety. The independent variables were normal and section cesarea birth delivery. The data were collected by questionnaire and analyzed by independent t test. Results: There was no difference of anxiety in intrapartum mothers with normal birth delivery (Mean= 56.82; SD= 15.02) and mother those with section cesarea (Mean= 58.19; SD= 12.02). Conclusion: There is no difference of anxiety in intrapartum mothers with normal birth delivery and mother those with section cesarea.
EDUKASI INFEKSI TOKSOPLASMOSIS PADA MASYARAKAT DI DESA BALONG PANGGANG GRESIK Rohmayani, Vella; Arimurti, Anindita Riesti Retno; Lukiyono, Yauwan Tobing; Nuzula, Firdausi; Romadhon, Nurhidayatullah; Lihabi, Lihabi
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.14360

Abstract

Toksoplasmosis merupakan penyakit yang disebabkan karena terjadinya infeksi parasite Toxoplasma gondii. Penyakit ini bersifat zoonosis, karena dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Kucing menjadi hospes definitive dari T. gondii, penyakit ini dapat menginfeksi manusia ketika mengkonsumsi daging mentah, mengkonsumsi makanan dan minuman ang terkontaminasi dan dapat ditularkan dari ibu ke janin atau ke bayi yang disusuinya. Kondisi ini umumnya dialami oleh kucing liar atau kucing peliharaan yang sering diberikan daging mentah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya toksoplasmosis, sehingga dapat melakukan cara pencegahan dan antisipasi penyebaran toksoplasmosis. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah presentasi dan diskusi tentang bahaya toksoplasmosis. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terkait bahaya toksoplasma, dilakuakn pretest di awal dan dilakukan postest diakhir kegiatan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 38 peserta, yaitu ibu-ibu rumah tangga di balong panggang Gresik. Adapun rat-rata nilai pretest adalah sebesar 51,43 poin, sedangkan rata-rata nilai postest sebesar 72,29 poin. Hasil ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyebab, bahaya, cara penularan dan cara pencegahan penyakit toksoplasmosis. Kegiatan edukasi diharapkan dapat berkelanjutan sehingga masyarakat tersebut dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan infeksi penyakit toksoplasmosis
PEMBERDAYAAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM TADABUR ALAM PADA SISWA MADRASAH ALIYAH (MA) MA'ARIF DURENSEWU PANDAAN Nahdiyah, Dini; Wati, Silvia Yuniar; Taqwa, Kaulia; Nuzula, Firdausi; Aprilia, Sofia Sasa Bella; Kirom, Askhabul
Ngabekti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Ngabekti: Edisi Desember 2023
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ngabekti.v1i2.2066

Abstract

Abstract An attitude of caring for the environment is an attitude that must be instilled and introduced to every child from an early age to adulthood until it becomes a habit and obligation to protect and preserve the environment. This empowerment aims to produce environmentally caring behavior among MA Ma'arif Durensewu Pandaan students. This community service activity is carried out using the 5t PAR method (to know, to understand, to plan, to act, to reflect). The results of the empowerment are in the form of Socialization of the Tadabbur Alam Program, Introducing the Relationship between Humans and Nature, 1st Education on how to manage used bottles, 2nd Education on caring for the school environment, Assistance with tadabbur alam. Thus, through the assistance provided students to MA Ma'arif Durensewu Pandaan students become intelligent in science, but also have a deep sense of concern for nature conservation. Keywords: empowerment, Tadabbur Nature, Environmental Care Attitude   Abstrak Sikap peduli lingkungan merupakan sikap yang harus ditanamkan dan dikenalkan pada setiap anak sejak usia dini hingga dewasa hingga menjadi suatu kebiasaan dan kewajiban menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Pemberdayaan ini bertujuan untuk menghasilkan perilaku peduli lingkungan di kalangan siswa Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif Durensewu Pandaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode 5t PAR (to know, to understand, to plan, to act, to reflect). Hasil dari pemberdayaan tersebut berupa Sosialisasi Program Tadabbur Alam, Pengenalan Hubungan Manusia dan Alam, Edukasi I cara mengelola botol bekas, Edukasi II peduli lingkungan sekolah, Pendampingan tadabbur alam. Dengan demikian, melalui bantuan yang diberikan siswa MA Ma'arif Durensewu Pandaan menjadi siswa yang cerdas dalam bidang sains, serta memiliki rasa kepedulian yang mendalam terhadap kelestarian alam. Kata Kunci: Pemberdayaan, Alam Tadabbur, Sikap Peduli Lingkungan
Pemberdayaan kader kesehatan sebagai garda terdepan deteksi dini kanker serviks bagi masyarakat Puspita, Irma Maya; Kusumawati, Yessie Ardina; Murdiyani, Hetty; Anifah, Fulatul; Nuzula, Firdausi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24254

Abstract

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan angka kejadian kanker serviks yang tergolong tinggi, meskipun angka pastinya dapat bervariasi setiap tahunnya. Sekitar 70% kasus kanker serviks terdeteksi pada stadium lanjut, yang mengindikasikan rendahnya tingkat deteksi dini di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kader kesehatan dalam upaya pencegahan kanker serviks melalui peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan fokus pada pemberdayaan kader. Tahapan kegiatan meliputi pretest, pemberian materi edukatif mengenai kanker serviks dan deteksi dininya, demonstrasi praktik deteksi dini, roleplay, dan diakhiri dengan posttest. Sebanyak 65 kader kesehatan dari organisasi Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta: sebelum pelatihan hanya 6 peserta (10,2%) yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan setelah pelatihan meningkat menjadi 48 peserta (81,4%). Capaian ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis pemberdayaan kader efektif dalam meningkatkan kesiapan kader untuk mendukung deteksi dini kanker serviks di komunitasnya. Namun, kegiatan ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti durasi pelatihan yang singkat, serta evaluasi yang hanya mengandalkan pretest dan posttest. Ke depan, dibutuhkan pelatihan lanjutan dengan jangkauan yang lebih luas serta evaluasi jangka panjang untuk menilai dampak terhadap praktik nyata di lapangan.
Menciptakan Layanan Pengawasan Ketenagakerjaan secara Profesional, Moderm dan Bermartabat Berbasis Teknologi Digital Nuraeni, Yeni; Rahmatika, Nurlia; Nuzula, Firdausi; Nasution, Faizal Amir
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022915595

Abstract

Keterbatasan sumbar daya manusia  pengawasan ketenagakerjaan serta kondisi georgrafis negara Indonesia yang berupa kepulauan, merupakan alasan utama pentingnya penggunaaan teknologi digital dalam penyelenggaraan pengawasasn ketenagakerjaan. Masih lemahnya koordinasi antar instansi terkait pengawasan ketenagakerjaan, mengkibatkan sistem pendataan dan pelaporan penyelenggaraan pengawasan ketenagakerjaan belum berjalan dengan baik.  Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin cepat, diharapkan dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh pengawas ketenagakerjaan dalam rangka  penegakan hukum ketengakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pemanfaatan teknologi digital dapat membantu penyelenggaraan pengawasan ketenagakerjaan di Indonesia. Hasil penelitian diharapkan dapat memberi masukkan bagi instansi terkait dalam pembangunan dan pengembangan teknologi digital di bidang pengawasan ketengakerjaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif deskriptif terhadap data primer yang diperoleh melalui pengisian angket dan wawacara mendalam. Pemilihan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang dipilih adalah  provinsi yang padat industri yaitu Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten. Teknologi informasi yang sudah dikembangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan berupa Sisnaker dan Siwasnaker belum dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi penyelenggaraan pengawasan ketenagakerjaan. Masih lemahnya koordinasi antar instansi terkait dalam penyediaan data dan pelaporan penyelenggaraan pengawasan ketenagakerjaan menjadi salah satu hambatan dalam pemanfaatan Tenologi Informasi dan Komunikasi. Kurangnya sosialisasi, pembinaan dan pemberian hak akses oleh Kementerian Ketenagakerjaan menjadi kendala pemanfaatan aplikasi Sisnaker dan Siswasnaker. Diperlukan regulasi yang kuat dalam pengaturan koordinasi antar instansi terkait dalam penyediaan data serta pengembangan TIK dibidang pengawasan ketenagakerjaan.AbstractThe limited human resources of labor inspection and the geographical condition of Indonesia, which is an archipelago, are the main reasons for the importance of using digital technology in the implementation of labor inspection. The lack of coordination between agencies related to labor inspection has resulted in the system of data collection and reporting on the implementation of labor inspection that has not been running properly. The rapid development of information and communication technology is expected to be able to overcome the problems faced by labor inspectors in the context of enforcing labor law. This study aims to determine how much the use of digital technology can help the implementation of labor inspection in Indonesia. The results of the research are expected to provide input for relevant agencies in the development and development of digital technology in the field of labor inspection. The analysis was carried out qualitatively and quantitatively descriptively using primary data obtained through questionnaires and in-depth interviews. The selection of research samples using purposive sampling method. The selected sample is a province that is densely industrial, namely West Java Province and Banten Province. Information technology that has been developed by the Ministry of Manpower in the form of Sisnaker and Siwasnaker has not been able to provide maximum benefits for the implementation of labor inspection. The lack of coordination between relevant agencies in providing data and reporting on the implementation of labor inspection is one of the obstacles in the utilization of Information and Communication Technology. The lack of socialization, guidance and granting of access rights by the Ministry of Manpower is an obstacle to using the Sisnaker and Siswasnaker applications. Strong regulations are needed in regulating coordination between relevant agencies in providing data and developing ICT in the field of labor inspection.
Konseptualisasi Munasabah dalam Al-Qur'an : Studi Komparatif Pemikiran Michel Cuypers dan Sa'id Hawwa' Nuzula, Firdausi
Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/takwiluna.v6i1.1992

Abstract

Salah satu cabang Ulum Al-Qur’an yang membahas mengenai hubungan korelasi baik itu susunan ayat maupun tertib surah adalah ilmu Munāsabah. Lebih jelasnya cabang ilmu ini membahas secara khusus mengenai persesuaian antara ayat dengan ayat lainnya dan hubungan urutan antar surah dalam Al-Qur’an. Seorang orientalis Michel Cuypers dalam karyanya yang berjudul The Composition of Qur’an menyebutkan bahwa struktur Al-Qur’an terdiri dari beberapa komposisi dan kombinasi yang bersifat dasar dan saling berhubungan yang dapat dianalisa berdasarkan kesusateraan semitic, di lain sisi dalam tafsir Al-Asas fii Tafsir karya Sa’id Hawwa’ mengungkapkan bahwa Al-Qur’an merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan dan berkesinambungan satu sama lain. Maka penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan konsep munāsabah menurut Michel Cuypers dan Sa’id Hawwa’.
Developmental Psychology In the Arabic Language Learning and Teaching Process/ Psikologi Perkembangan Dalam Proses Belajar Mengajar Bahasa Arab Nuzula, Firdausi; Mufidah, Nuril
Jurnal Bahasa Arab Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Bahasa Arab
Publisher : Bumi Lingua Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69988/nw10hb49

Abstract

This article discusses the importance of developmental psychology in learning and teaching the Arabic language. Data were obtained from a literature study in the form of journal article documents and reference books related to developmental psychology and Arabic language learning. The results of the study showed that developmental psychology provides insights into how individuals develop cognitively, socially, and emotionally at various stages of their lives. This understanding is crucial for teachers in designing and implementing effective teaching strategies that cater to the needs of students. The article highlights how teaching strategies tailored to students' developmental stages can enhance motivation and learning outcomes. Additionally, the article identifies the challenges teachers face in applying the principles of developmental psychology, such as individual differences among students, limited resources, and inadequate training. Teachers can create a more inclusive and effective learning environment by addressing these challenges through continuous support and training. Implementing developmental psychology in Arabic language teaching is expected to help students reach their full potential and improve the overall quality of education.