Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : sebatik

PELATIHAN PEMBUATAN MUFFIN TALAS BENENG DI YAYASAN UMMATAN WASATHON, KECAMATAN KASEMEN, KOTA SERANG SEBAGAI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL Winda Nurtiana; Bayu Meindrawan
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2277

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan muffin Talas Beneng dilakukan oleh dosen Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam rangka hilirisasi salah satu riset yang merupakan bagian dari pengembangan pangan lokal untuk meningkatkan diversifikasi pangan lokal menuju ketahanan pangan. Pengabdian ini dilakukan pada pengurus dan anggota Yayasan Ummatan Wasathon, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Talas Beneng merupakan umbi indigenous khas Kabupaten Pandeglang yang kaya akan serat pangan dan senyawa fungsional lain seperti karotenoid dan pati resisten yang baik bagi kesehatan, akan tetapi pemanfaatannya belum optimal. Selama ini pemanfaatannya hanya digoreng dan dikukus. Salah satu cara untuk memperkenalkan talas beneng adalah mengaplikasikan pada pangan yang disukai oleh masyarakat seperti produk bakery contohnya muffin. Muffin merupakan quick bread yang pembuatannya sangat mudah dan cepat karena tidak menggunakan ragi dan tidak memerlukan fermentasi, serta harga jualnya cukup terjangkau. Selama ini pembiayaan Yayasan Ummatan Wasathon cukup bergantung pada penjualan cuanki yang diproduksinya, sehingga perlu ada sumber pembiayaan lain untuk mendukung kegiatan sehari-hari yayasan. Hasil pengabdian yang diperoleh peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dan diskusi. Hal yang diharapkan muffin Talas Beneng dapat diproduksi dan dijual dengan harga yang bersaing sehingga dapat menjadi pemasukan lain Yayasan Ummatan Wasathon. Selain itu, pemanfaatan talas beneng pada muffin diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi pangan lokal sehingga Talas Beneng menjadi lebih dikenal oleh masyarakat.
Co-Authors Adiwinata, Doni AINUN NAFISAH Ainun Nafisah Alfi Rahmawan Alfidah, Rahma Alhazazie, Nauval Andini Risma Dewi Andrew Christian Handoyo Anggoro Suryo Pramudyo Anggraeni, Dian Anggraeni, Sherly Apriliani, Widya Ardi, Fakhri Zuhdi Athiefah Fauziyyah Bayu Meindrawan Bayu Meindrawan Bayu Meindrawan Deana Zeni Rofita Delvina, Audrey Diana Dhiya Fathinah Dian Anggraeni Dinar Arum Ningtias Dini Nur Hakiki Dzikribillah, Muhammad Dhabit Eko Yuliastuti E.S Eva Johan Fany Dwi Wahyuni Febriyani, Rosa Filki Ardiansyah Fitria Riany Eris Fitria, Aini Nur Ghina Aulia Giberto Siburian Hariyanti, Rahma Hasanah, As Shifa Husniyyah, Erlinda Alya Ila Maratush Shalihah Intan Puspanita Istiqomah, Zidna Amalia Al Izzah, Alya Nurul Karmelia Nurrohmah Kartika, Tati Khairi, Wildan Kosmilia, Tri Ana Kusumasari, Septariawulan Lazuardi, Amanda Deviena Mohamad Ana Syabana Mohamad Ana Syabana Mohamad Rajih Radiansyah Muhammad Dhabit Dzikribillah Muhammad Dhabit Dzikribillah Muthmainah, Sayyidah Muthmainnah, Haura Nada Nabilah, Nurjihan Najah, Zulfatun Nanda Kurniauli P Nauval Alhazazie Nia Ariani Putri Nia Ariani Putri Nia Ariani Putri Ningrum, Marwah Astria Ningtias, Dinar Arum Nugroho, Insaan Nurpitriani, Irna Puji Wulandari Puji Wulandari Kuncorowati Putra, Onetusfifsi Putri, Ade Amelia Putri, Nezly Nurlia Putri, Nia Ariani Rahma Hariyanti Rahma, Cukri Ratna Mega Sari Reizza Muhammad Giyats Al Hisyam Dwi Samara Rifqi Ahmad Riyanto Rifqi Ahmad Riyanto Rifqi Ahmad Riyanto Rina Rismaya Rinawati Rinawati Ririn Betris Fatjria Riyanto, Rifqi Ahmad Safrida Safrida Salma, Fitria Salsabila Saputri, Salsabila Siti Erisna Wati Slamet Budijanto Subianto Subianto Tubagus Bahtiar Rusbana Tubagus Bahtiar Rusbana Tubagus Bahtiar Rusbana, Tubagus Bahtiar Ulfuadah, Rachmawati Anisa Vega Yoesepa Pamela Vony Armelia Wulandari, Dita Albarita Yeni Januarsi Yeni Kurniati Yonida Salsabila Yudi LA Salampessy Zira Rahmadhania Zulfatun Najah Zulfatun Najah Zulfatun Najah