Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Tingkat Pencemaran Udara dari Limbah Feses Kerbau Ditinjau dari Persepsi Masyarakat yang Bermukim di Sekitar Pasar Hewan Bolu, Kabupaten Toraja Utara Sitti Nurani Sirajuddin
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 8 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v8i2.31958

Abstract

This study aims to determine the level of air pollution from fecal waste in terms of the perception of the people who live around the Bolu animal market, North Toraja Regency. This research was conducted from June 2022 to August 2022. The type of research used was descriptive research. . The number of samples used in this study were 22 respondents using purposive sampling method or chosen intentionally. Data collection methods used are observation and interviews. Analysis of the data used is descriptive analysis. The results showed that the level of air pollution from buffalo feces was disturbed according to the people who live around the Bolu Animal market, North Toraja Regency.
Peran Perempuan yang Tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Pada Usaha Ternak Sapi Potong dengan Sistem Integrasi Yulia Irwina Bonewati; Sitti Nurani Sirajuddin; Agustina Abdullah
Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jstp.v4i1.1857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) pada usaha ternak sapi potong dengan sistem integrasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2016 bertempat di KWT Annisa Ghony, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kerangka analisis model Harvard. Digunakan alat analisis skala pengukuran Guttman untuk memudahkan interpretasi data. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anggota KWT yakni sebanyak 32 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan dalam aspek akses informasi, aspek kontrol, dan aspek pengambilan keputusan cukup besar dalam usaha ternak sapi potong dengan sistem integrasi. Perempuan mendapatkan manfaat dari usaha ternak sapi potong dengan sistem integrasi dalam hal peningkatan pendapatan keluarga, peningkatan pengetahuan tentang usaha ternak sapi potong dengan sistem integrasi, dan peningkatan kerjasama yang baik antar anggota kelompok tani.
Strategi Pemasaran Jagung Hasil Pengembangan Upsus Pajale Di Kabupaten Mamuju Effendi, Zulfiani; Siregar, Ahmad Ramadhan; Sirajuddin, Sitti Nurani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.107 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i7.3513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemasaran jagung hasil pengembangan UPSUS PAJALE di Kabupaten Mamuju dan merumuskan alternatif dan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pemasaran jagung hasil pengembangan UPSUS PAJALE di Kabupaten Mamuju. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Responden dalam Penelitian ini di tentukan secara purposive sampling dengan mewawancarai tiga puluh tiga informan yang juga adalah responden. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Penelitian ini mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang kemudian dianalisis dengan menggunakan matriks internal eksternal (IE). Hasil dari matriks IE digunakan sebagai rujukan untuk menyusun strategi pemasaran dengan menggunakan matriks SWOT. Alternatif strategi pemasaran yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan QPSM untuk menentukan prioritas strategi yang akan dijalankan. Hasil penelitian menunjukkan Matriks IE (Internal Eksternal) berada di sel V yaitu Konsentrasi melalui Integrasi Horizontal. Strategi ini kemudian dirumuskan di Matriks SWOT dan menghasilkan tujuh strategi pemasaran. Strategi tersebut dianalisa menggunakan QSPM dan diperoleh strategi prioritas untuk pemasaran jagung hasil UPSUS PAJALE di Kabupaten Mamuju yaitu mendorong terbentuknya BUMD yang bergerak untuk memanfaatkan produk jagung sehingga bisa menjadi stabilisator bagi harga jagung atau mendorong investasi dan menumbuhkan industri yang menggunakan jagung sebagai bahan utamanya.
The Role of Gender on Biosecurity Practices in Beef Cattle Supply Chain Farms in Bone Regency, South Sulawesi Lestari, Veronica Sri; Rahardja, Djoni Prawira; Sirajuddin, SittiNurani
International Journal of Supply Chain Management Vol 9, No 5 (2020): International Journal of Supply Chain Management (IJSCM)
Publisher : ExcelingTech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59160/ijscm.v9i5.5769

Abstract

Abstract. The aim of this study was to know the role of gender on biosecurity practices in beef cattle farms in Bone Regency, South Sulawesi. Total sample was 51 beef cattle farmers which was chosen through purposive sampling. Data were collected through observation and depth interview by using questionnaire. There was 22 questions which were divided into 5 sub variables: participation, isolation, sanitation, traffic control and other activities. Guttman scale was used to know whether beef cattle farmers take a part on those activities or not. The score was 1 if they DO, and the score was 0 if they DO NOT DO. Data were calculated by using SPSS version 23.0 and were analyzed descriptively by using percentage table. The results showed that the highest percentage was sanitation (69.02%), and the lowest percentage of the role of gender on biosecurity practices in beef cattle farms was participation (13.07%) which consisted of training, seminar and looking for information. On average, the role of men were greater than the role of women on biosecurity practices in beef cattle farms in Bone Regency, South Sulawesi: 54.70% and 45.30% respectively.
Performance of Goat Production Supply Chain Models and Institutions in South Sulawesi, Indonesia Hastang, Hastang; Baba, Syahdar; Asnawi, Aslina; Andi Dagong, Muhammad Ihsan; Sirajuddin, Sitti Nurani
International Journal of Supply Chain Management Vol 9, No 5 (2020): International Journal of Supply Chain Management (IJSCM)
Publisher : ExcelingTech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59160/ijscm.v9i5.5741

Abstract

Abstract This study examines the model for the goat production supply chain and institution performance in the supply chain from production centers (Jeneponto Regency) to consumption centers (Makassar City). The institutions discussed here are only institutions that are included in the chain as primary members. The performance of goat supply chain institutions can be seen from the benefits obtained in the highest order, namely breeders, retailers, and collectors in Channel 1, while in Channel 2, they are farmers, intermediary consumers, collectors and retailers. The profit gained breeders from marketing margins in both channels is quite good; the respective values are 67.43% and 64.66% of total marketing margins.
Analisis Komparasi Pendapatan pada Usaha Pembibitan dan Penggemukan Sapi Potong Hasan, Hastang; Siregar, Ahmad Ramadhan; Rohani, St.; Sirajuddin, Sitti Nurani; Jamila, Jamila; Nirwana, Nirwana; Astaman, Putra; Darwis, Muhammad
Jurnal Peternakan Lokal Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v5i2.1902

Abstract

Peluang usaha bagi peternakan sapi potong masih terbuka dan sangat potensial dikembangkan. Perkembangan usaha peternakan di Indonesia begitu cepat dan inovatif, hal ini didasarkan pada kebutuhan manusia akan protein dari daging sapi, dimana komoditi ini masih menjadi unggukan bagi industry peternakan. Tujuan penelitian ini akan mengkomparasikan pendapatan dan kelayakan usaha antara usaha peternakan sapi potong pola pembibitan dengan pola penggemukan. Pada dasarnya usaha peternakan di Indonesia masih banyak didominasi oleh peternakan rakyat, dengan masih mengandalkan kemampuan beternak yang tradisional dan menggunakan modal yang sedikit. Metode penelitian menggunakan pendekatan survey yang dilakukan pada 100 orang peternak yang menekuni usaha penggemukan dan pembibitan sapi potong. Analisis data menggunakan perhitungan pendapatan serta analsiis kelayakan usaha berdasarkan nilai input-output, RCR, dan rentabilitas. Hasil penelitian menunjukkan usaha penggemukan lebih menguntungkan (Rp. daripada usaha pembibitan (Rp. ). Kedua model usaha peternakan sapi potong ini masih layak untuk dijalankan dengan nilai RCR >1 (penggemukan 1,28 dan pembibitan 1,20) dan rentabilitas diatas suku bunga kredit (penggemukan 28,3% dan pembibitan 19,9%).
Pendampingan Penerapan Pestisida Nabati untuk Meningkatkan Produksi dan Kualitas Sayuran Hidroponik Nurliani, Nurliani; Alimuddin, Suraedah; Suherah, Suherah; Sirajuddin, Sitti Nurani
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16323

Abstract

Pendahuluan: Sayuran hidroponik memiliki potensi pasar tinggi, khususnya bagi konsumen yang mengutamakan kualitas dan kebersihan. Namun, serangan hama menyebabkan penurunan produksi. Upaya yang dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani tentang pestisida nabati sebagai solusi pengendalian hama. Metode: Kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik pembuatan pestisida nabati, aplikasi langsung pada tanaman hidroponik, dan pendampingan kelompok wiratani “Deedad Hidroponic” di Kelurahan Maricayya Baru, Kota Makassar. Hasil: Pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani terhadap pestisida nabati meningkat signifikan dari 40,8% (pre-test) menjadi 87,4% (post-test). Pestisida nabati berhasil diaplikasikan, meningkatkan rata-rata produksi sayuran hidroponik dari 100-150 gram/lubang menjadi 150-200 gram/lubang. Kesimpulan: Edukasi dan pendampingan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengatasi serangan hama menggunakan pestisida nabati. Hasilnya, produktivitas sayuran hidroponik meningkat secara signifikan.
Teknologi Pengawetan Hijauan Pakan dan Pengolahan Kotoran Kambing Pada KT Mesa Ate Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar Sirajuddin, Sitti Nurani; Ali, Najmah; Syah, Setiawan Putra; Hikmawaty, Hikmawaty; Susanti S, Irma; Mukhlis, Mukhlis
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16857

Abstract

Background: Fluktuasi ketersediaan hijauan pakan setiap tahun serta pemanfaatan limbah kotoran kambing mejadi masalah utama bagi masyarakat peternak kambing di Desa Bala. Pada musim hujan, pakan melimpah, sedangkan di musim kemarau ketersediaan pakan menjadi sangat terbatas, yang menyebabkan produktivitas ternak kambing menurun. Selain itu, pemanfaatan limbah kotoran kambing yang cenderung menumpuk belum dioptimalkan, meskipun limbah tersebut memiliki potensi besar untuk dijadikan pupuk kompos yang bernilai ekonomi bagi masyarakat. Tujuan dari PKM/D ini adalah memberikan penyuluhan dan praktik langsung mengenai pembuatan pakan dalam bentuk silase serta pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan pada lahan pertanian. Metode: Metode yang dilakukan berupa pemberian pelatihan kepada Kelompok Tani Mesa Ate yang berjumlah 25 orang yang dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu survei awal, persiapan lapangan, penyuluhan, dan praktik langsung pembuatan silase dan pupuk kompos. Hasil: Hasil dari kegiatan ini adalah adanya pengetahuan baru bagi kelompok tani dalam pembuatan pakan silase yang memungkinkan ketersediaan pakan yang kontinyu bagi ternak, serta produksi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan pada lahan pertanian mereka yang nantinya akan meningkatkan produktifitas kambing dan meningkatkan perekonomian mereka. Kesimpulan: Sebgaian kesimpulan bahwa anggota kelompok tani mampu membuat pakan silase dan mengolah kotoran kambing menjadi pupuk kompos, di mana sebelumnya mereka belum memahami teknologi pakan dan pengolahan limbah ternak.
Income Assessment of Beef Cattle Farming and Measurement of The Customer Satisfaction Index (CSI) on Farmer's Satisfaction Level Syastiawan, Andi; Siregar, Ahmad Ramadhan; Sirajuddin, Sitti Nurani; Dambe, Jumriani
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 5 No. 01 (2025): VOLUME 05, NOMOR 01, JUNI 2025
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v5i01.917

Abstract

This study evaluated cattle farmer’s satisfaction with government support programs and compared incomes between farmers using artificial insemination (AI) and natural breeding in Liliriaja District, South Sulawesi. Using a quantitative descriptive approach, data were collected through structured questionnaires and interviews with 150 purposively selected cattle farmers. The Customer Satisfaction Index (CSI) method assessed four main indicators: technical service quality, IB availability, income generation, and production yield. The results showed a moderate level of satisfaction (CSI = 73.78%), with the highest score for AI availability (WS = 1.089) due to its critical role in genetic improvement. However, the income support program had the lowest satisfaction (WS = 0.621), highlighting gaps in subsidy accessibility and market linkages. Economically, IB calves generated higher income (IDR 8,500,000/head) compared to natural mating (IDR 6,500,000/head), despite IB requiring higher feed costs. This study underscores the need for policy improvements, including reviving subsidy programs, technical training, and optimal implementation of IB to improve farmers' welfare and sustainable livestock productivity.
ANALISIS EKONOMI KELEMBAGAAN DALAM SISTEM PASCA-PRODUKSI DAN PEMASARAN HASIL TERNAK: STUDI KASUS DI RPH AKBAR JAYA KOTA MAKASSAR Nurhapsa, Nurhapsa; Hastang, Hastang; Sirajuddin, Sitti Nurani; Rasyid, Ilham; Syarif, Ilham; Utama, A. Della Riski; Izzah, A. Nurul; Mukhlis, Mukhlis
AGRIBIOS Vol 23 No 1 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i1.6306

Abstract

The beef cattle industry plays a very important role in meeting the need for beef as one of the main sources of protein for the community. Post-production institutions for beef cattle include the entire system of organizations, institutions, and mechanisms involved in the processing, packaging, distribution, and marketing of beef products after the cattle are slaughtered. The importance of post- production institutions for beef cattle is also increasingly relevant with the increasing demand for beef, both in the domestic and international markets. The livestock products from RPH Dg Lalla include beef which is still the main product with the highest economic value. However, other parts such as bones, skin, offal, feet, and heads of cattle also contribute significantly to supporting the economy of livestock farmers and business actors. The use of all parts of the cattle, if managed properly, can provide great added value while reducing livestock waste. The flow of products starts from the collector as the provider of cattle, then sells the cattle at the RPH. The average cattle slaughter at RPH UD. Akbar Jaya is 20 per day depending on market demand. Then the RPH carries out its functions such as supervision and inspection of beef that is slaughtered every 02.00-05.00 in the morning. Furthermore, the beef is distributed by the butcher to consumers through retailers in traditional markets in Makassar City and processing traders to be processed such as meatballs, coto and others. The buyers of the processed beef products are the end consumers.
Co-Authors - Palmarudi, - A Amidah Amrawaty A.Malsari Kharisma Alam Adelia, Dian Agustina Abdullah Agustina Abdullah Agustina Agustina Ahfandi Ahmad Ahmad Ramadhan Siregar Ali, Najmah Amran, Farizah D. Andi Dagong, Muhammad Ihsan Andi Sadapotto Arham Arham Ashar, Nurul Magfirah Aslina Asnawi Asnawi, Aslina Demmalinno, Eymal B. Djoni Prawira Rahardja Dwy Imas Saputra Effendi, Zulfiani Fadilah Nurdin Fadilah Nurdin Halide, Lutfi Hasan, Hastang Hastang, Hastang Hikmawaty, Hikmawaty Ica Azisah Riana Ikrar M. Saleh Ilham Rasyid Ilham Rasyid Ilham Rasyid Irma Susanti S Izzah, A. Nurul Jamila jamila Jamila Jamilah Mustabi Jasmal A Syamsu Jumriani Dambe Jusni, Jusni Kasmiyati Kasim Martha B. Rombe Mirnatul Qinayah Muh R. P. Maricar Muhammad Aminawar Muhammad Irfan Said Muhammad Kurnia Muhammad Zain Mide Mukhlis Mukhlis Mukhlis Musdalipah Musdalipah Musdalipah Musdalipah, Musdalipah Mustabi, Jamilah Nasution, Annio Indah Lestari NUR FITRIANI Nur Fitriani Nurhapsa Nurhapsa Nurhapsa Nurlaelah, Siti Nurliani Nurliani Nurliani Nursyam A Syarifuddin Putra Astaman Raden Mohamad Herdian Bhakti Raisa, Daeva Mubarika Rasyid, Ilham Rasyid, Rasmeidah Resky Yudha Prawira Rosada, Ida Rosmawaty Rosmawaty Siti Nurlaelah St. Rohani Suherah, Suherah Sutomo Syawal Syah, Setiawan Putra Syahdar Baba Syahdar Baba Syamsinar Syukur Syarif, Ilham Syastiawan, Andi Syukur, Syamsinar Utama, A. Della Riski V. S. Lestari Veronica Sri Lestari, Veronica Sri Wahyu Darsono Wirawan, Indra Wiwik Handayani Yulia Irwina Bonewati