Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERSEPSI GURU PPKn TENTANG PENGGUNAAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KETERLIBATAN SISWA KELAS X Harefa, Selvira Yanti; Pasaribu, Kondios Meidarlin; Siahaan, Monalisa Marta
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/de_journal.v3i2.889

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat sekolah menengah atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru PPKn terhadap penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran serta dampaknya terhadap keterlibatan siswa kelas X di SMA Swasta Katolik Mariana Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru PPKn memiliki persepsi positif terhadap teknologi digital karena dianggap mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, mempermudah akses ke berbagai sumber belajar, serta meningkatkan keterlibatan siswa. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan literasi digital guru, akses internet yang tidak stabil, serta gangguan dari penggunaan teknologi yang tidak berhubungan dengan pembelajaran. Guru mengatasi kendala tersebut dengan mengikuti pelatihan teknologi, menggunakan platform pembelajaran interaktif, dan menerapkan strategi pengajaran yang lebih terstruktur agar siswa tetap fokus dalam pembelajaran.Perspektif siswa, penggunaan teknologi digital mampu meningkatkan keterlibatan melalui aktivitas interaktif, pembelajaran berbasis multimedia, dan gamifikasi. Namun, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam mengatur waktu dan disiplin diri, yang berdampak pada partisipasi mereka dalam pembelajaran. Untuk mengoptimalkan manfaat teknologi digital, penelitian ini merekomendasikan pelatihan guru yang lebih komprehensif, peningkatan infrastruktur sekolah, serta metode pengajaran yang adaptif sesuai dengan kebutuhan siswa.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam diskusi mengenai integrasi teknologi dalam pendidikan, khususnya dalam mata pelajaran PPKn, dengan menyoroti manfaat serta tantangan yang ada. Studi lebih lanjut dapat dilakukan dengan cakupan yang lebih luas, mencakup berbagai lingkungan sekolah untuk memperoleh wawasan yang lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang teknologi digital terhadap keterlibatan siswa
UPAYA GURU PPKN DALAM MENANAMKAN NILAI MORAL PADA PEMBELAJARAN PPKN TERHADAP SISWA KELAS VII Nadapdap, Delfi Eprida; Pardede, Lukman; Pasaribu, Kondios Meidarlin
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/de_journal.v2i2.1085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan gagasan dan peran guru dalam menanamkan nilai moral pada pembelajaran PPKn Mendeskripsikan materi dan hambatan peran guru dalam menanamkan nilai moral pada pembelajaran PPKn  terhadap siswa kelas VII SMP Swasta Parulian 2 Medan. Penelitian ini perlu dilakukan untuk memberikan deskripsi Upaya guru PPKn dalam menanamkan nilai moral pada terhadap siswa kelas VII SMP Swasta Parulian 2 Medan. desain penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang teknik pengambilan datanya melalui observasi dan wawancara yaitu 2 orang guru PPKn sebagai informan kunci dan 2 orang siswa kelas VII sebagai informan pendukung di SMP Swasta Parulian 2 Medan. Dengan teknik analisis keabsahan data melalui triangngulasi dan teknik analisis data yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan hasil penelitian peran guru dalam menanamkan nilai moral pada pembelajaran PPKn adalah enyampaian Materi yang Relevan, Diskusi dan Refleksi, Pemberian Contoh Teladan, Pemberian Motivasi dan Penguatan Positif, dan Kolaborasi dengan Orang Tua dan Lingkungan Sekolah. Sedangkan materi ajar dalam menanamkan nilai moral adalah Pengetahuan Tentang nilai Moral, Perasaan tentang nilai Moral, dan contoh Perbuatan nilai Moral dan hambatan yang dirasakan guru PPKn dalam menanamkan nilai moral di SMP Swasta Parulian 2 Medan yaitu masalah kebiasaan siswa dan metode mengajar guru yang masih konfensional atau ceramah.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN HUKUM SISWA/I SMA SWASTA HKBP SIDORAME Panggabean, Tiamar; Pasaribu, Kondios Meidarlin; Siahaan, Monalisa Marta
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 1 No 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/de_journal.v1i2.1253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Kewarganegaraan dalamMeningkatkan Kesadaran Hukum Siswa di SMA Swasta HKBP Sidorame. Kesadaran hukum merupakan aspek penting yang harus ditanamkan sejak dini agar siswa memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran PKn yang masih bersifat konvensional kurang efektif dalam meningkatkan kesadaran hukum siswa. Beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya kesadaran hukum siswa antara lain; kurangnya integrasi isu-isu hukum aktual dalam pembelajaran, minimya keterlibatan siswa dalam diskusi hukum, serta pengaruh globalisasi yang mempengaruhi pola piker dan perilaku siswa.Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek dan studi kasus hukum, untuk meningkatkan partsipasi aktif siswa dalam memahami dan menerapkan hukum dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikin, siswa diharapkan tidak hanya memmahami hukum secara teoritis tetapi juga mampu menginternalisasikan nilai-nilai hukum dalam sikap dan perilaku mereka.
Analisis Nilai-Nilai Bhinneka Tunggal Ika Dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas X MPLB 1 di SMKN 1 Medan Sigalingging, Feby A; Pasaribu, Kondios Meidarlin; Simanjuntak, Hotmaida; Siahaan, Monalisa; Pardede, Lukman
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i3.1032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika diterapkan dalam proses pembentukan karakter siswa kelas X MPLB 1 di SMK Negeri 1 Medan. Nilai-nilai seperti toleransi terhadap perbedaan budaya, agama, serta suku bangsa menjadi fokus utama dalam membangun karakter siswa yang berakhlak dan berwawasan kebangsaan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswaHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika telah diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sehari-hari di sekolah, baik secara langsung melalui materi pelajaran maupun melalui interaksi sosial siswa. Penerapan nilai-nilai ini membantu membentuk karakter siswa yang lebih toleran, terbuka terhadap perbedaan, dan mampu bekerja sama dalam lingkungan yang multikultural. Selain itu, adanya program sekolah yang mendukung keberagaman turut memperkuat pemahaman siswa terhadap pentingnya hidup dalam harmoni
Strengthening the Introduction of Indonesian – Bangkok History Through Collaboration with Payap University Simanjuntak, Hotmaida; Pasaribu, Kondios Meidarlin; Siahaan, Monalisa Marta; Sirait, Gohima; br Tinambunan, Elizabeth
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1283

Abstract

This research aims to strengthen understanding of the history of relations between Indonesia and Bangkok through collaboration with Payap University. This collaboration involves various academic and cultural activities aimed at exploring, documenting and promoting the history of interactions between the two countries. The methods used in this research include literature study, interviews with historical experts, as well as participation in cultural and academic events organized by Payap University. The results of this collaboration show increased understanding and appreciation of the history of relations between Indonesia and Bangkok, as well as the formation of a stronger collaborative network between academic institutions from the two countries. This research also identified several challenges in the collaboration process, such as cultural and language differences, but these were offset by significant benefits in enriching historical knowledge and strengthening bilateral relations. It is hoped that this collaboration can become a model for similar efforts in the future, in order to strengthen international relations through academic and cultural approaches.
Introduction to the bilateral relations between Indonesia and the Czech Republic Pasaribu, Kondios Meidarlin; Simanjuntak, Hotmaida; Siahaan, Monalisa Marta; Sirait, Gohima; br Tinambunan, Elizabeth
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1284

Abstract

Bilateral relations between Indonesia and the Czech Republic have been established since 1950, with a strong historical background, including President Soekarno's visit to Czechoslovakia. This cooperation covers the fields of trade, investment, education and tourism. Czechia is Indonesia's main trading partner in Central Europe, with a focus on the renewable energy sector and strategic industry. In addition, a scholarship program for Czech students in Indonesia helps strengthen cultural ties. Bilateral meetings and business forums continue to be held to explore the potential for further cooperation. Indonesia views the Czech Republic as a strategic partner in Central Europe, with a focus on increasing trade and investment value. Bilateral meetings and business forums are also frequently held to strengthen these ties, creating new opportunities for both countries in various sectors.
Peran Guru Dalam Membangun Kesadaran Kewarganegaraan Melalui Pelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Siswa Kelas XI SMA Swasta Katolik Mariana Medan Manik, Selly Lorenza; Pasaribu, Kondios Meidarlin; Simanjuntak, Hotmaida
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18714

Abstract

This study aims to analyze the role of teachers in building citizenship awareness through Pancasila and Citizenship Education (PPKn) lessons for 11th grade students of SMA Swasta Katolik Mariana. Citizenship awareness is very important in shaping the character of the nation, and the role of teachers as educators is very important in this process. This type of research uses a qualitative method with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. of PKn teachers with 11th grade students. Data analysis was carried out using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that teachers play an important role in building students' citizenship awareness by linking PPKn material to everyday life and relevant social problems. Teachers also involve students in various activities that support understanding of the rights and obligations of citizens. In addition, the approach used in learning contributes to the development of students' positive attitudes towards Pancasila and citizenship values. This study confirms that the active role of teachers is very important in creating a deep understanding of students' civic awareness which can increase students' awareness of the importance of actively participating in national and state life.
Pengaruh Model Diskusi Kelompok Kecil (Small Group Discussion) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKN Di SMAS Santo Thomas 2 Medan Kaunang, Piteryan; Pasaribu, Kondios Meidarlin; Siahaan, Monalisa Marta
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2299

Abstract

This research is motivated by the fact that the learning process in Civic Education (PPKn) still tends to be teacher-centered (conventional), causing students to be less active and face difficulties in understanding concepts deeply. The purpose of this research is to determine and analyze the extent of the influence of implementing the Small Group Discussion (SGD) learning model on students' cognitive learning outcomes in PPKn subjects at SMAS Santo Thomas 2 Medan.  The research method used is a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research population included all grade X students of SMAS Santo Thomas 2 Medan, totaling 406 students. The research sample consisted of two classes selected through a quasi-sampling technique: class X MB 8 as the experimental group (33 students) and class X MB 3 as the control group (34 students). Data were collected through pretest and posttest instruments that had been tested for validity and reliability. Data analysis techniques included normality tests, homogeneity tests, Independent Sample T-Tests, and N-Gain analysis using the SPSS program. The results showed a significant influence of the SGD model implementation on student learning outcomes. This is evidenced by the increase in the average score of the experimental class from 62.45 in the pretest to 81.27 in the posttest. The t-test results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 < 0.05, meaning the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (H₁) was accepted. Furthermore, the N-Gain analysis yielded a value of 0.6528, which falls into the "medium" category, indicating that the SGD model is quite effective in improving student understanding. The conclusion of this study is that the application of the Small Group Discussion learning model provides a positive and significant impact on improving students' PPKn learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran “Blended Learning” Interaktif Terhadap Prestasi Belajar Kognitif Siswa Dalam Pembelajaran PPkn Kelas XI Tab SMK Immanuel Medan Saragih, Yesa Rohjayani; Simanjuntak, Hotmaida; Pasaribu, Kondios Meidarlin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2306

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran PPKn yang masih didominasi oleh metode konvensional. Menyebabkan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran relatif rendah sehingga berdampak pada kurang optimalnya pencapaian prestasi belajar kognitif siswa. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa diperlukan penerapan model pembelajaran yang lebih kreatif, partisipatif, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi pendidikan sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menganalisis pengaruh model pembelajaran blended learning interaktif terhadap prestasi kognitif siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas XI TAB SMK Immanuel Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (Quasi Experiment) melalui desain (nonequivalent control group design). Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran blended learning interaktif dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes objektif dalam bentuk pretest dan posttest yang bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok penelitian. Melalui penelitian ini diharapkan penharuh model pembelajaran blended learning interaktif memberikan kontribusi yang nyata dalam peningkatan prestasi belajar kognitif siswa. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran blended learning interaktif dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan prestasi belajar kognitif siswa pada mata pelajaran PPKn.
Analisis Upaya Sekolah Dalam Mendapatkan Beasiswa Dan Biaya Pendidikan Berdasarkan Ketentuan UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas Di SMA Gajah Mada Medan Zebua, Mechristi Adista; Simanjuntak, Hotmaida; Pasaribu, Kondios Meidarlin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2308

Abstract

Pendidikan merupakan hak asasi setiap warga negara, namun kendala ekonomi sering kali menjadi hambatan utama yang meningkatkan risiko putus sekolah. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara hak normatif dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas dengan realitas di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya SMA Gajah Mada Medan dalam memfasilitasi perolehan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik yang berprestasi maupun yang kurang mampu.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Upaya sekolah dalam penelitian ini dianalisis menggunakan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling).Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui manajemen POAC, SMA Gajah Mada Medan telah melaksanakan upaya strategis dalam bentuk program beasiswa prestasi yayasan, potongan biaya bagi warga sekitar, Program Indonesia Pintar (PIP). Meskipun implementasi program telah berjalan, penelitian ini menemukan bahwa fungsi pengawasan (controlling) masih memerlukan peningkatan, terutama dalam pendampingan pemanfaatan dana bantuan agar tepat sasaran. Disimpulkan bahwa efektivitas aksesibilitas pendidikan sangat bergantung pada koordinasi intensif manajemen sekolah serta pengawasan yang berkelanjutan.