Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analysis of the Values of Bhinneka Tunggal Ika in Character Formation of Class X Sigalingging, Feby A; Pasaribu, Kondios Meidarlin; Simanjuntak, Hotmaida; Siahaan, Monalisa Marta; Pardede, Lukman
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v7i2.2668

Abstract

This study aims to analyze how the values of Bhinneka Tunggal Ika are applied in the character building process of class X MPLB 1 students at SMK Negeri 1 Medan. Values such as tolerance towards cultural, religious, and ethnic differences are the main focus in building the character of students who are moral and have a national perspective. Through a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews with teachers and students.The results of the study show that the values of Bhinneka Tunggal Ika have been integrated into learning activities and daily life at school, both directly through lesson materials and through students' social interactions. The application of these values helps shape students' characters to be more tolerant, open to differences, and able to work together in a multicultural environment. In addition, the existence of school programs that support diversity also strengthens students' understanding of the diversity that exists
Pengaruh Model Diskusi Kelompok Kecil (Small Group Discussion) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKN Di SMAS Santo Thomas 2 Medan Kaunang, Piteryan; Pasaribu, Kondios Meidarlin; Siahaan, Monalisa Marta
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2299

Abstract

This research is motivated by the fact that the learning process in Civic Education (PPKn) still tends to be teacher-centered (conventional), causing students to be less active and face difficulties in understanding concepts deeply. The purpose of this research is to determine and analyze the extent of the influence of implementing the Small Group Discussion (SGD) learning model on students' cognitive learning outcomes in PPKn subjects at SMAS Santo Thomas 2 Medan.  The research method used is a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research population included all grade X students of SMAS Santo Thomas 2 Medan, totaling 406 students. The research sample consisted of two classes selected through a quasi-sampling technique: class X MB 8 as the experimental group (33 students) and class X MB 3 as the control group (34 students). Data were collected through pretest and posttest instruments that had been tested for validity and reliability. Data analysis techniques included normality tests, homogeneity tests, Independent Sample T-Tests, and N-Gain analysis using the SPSS program. The results showed a significant influence of the SGD model implementation on student learning outcomes. This is evidenced by the increase in the average score of the experimental class from 62.45 in the pretest to 81.27 in the posttest. The t-test results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 < 0.05, meaning the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (H₁) was accepted. Furthermore, the N-Gain analysis yielded a value of 0.6528, which falls into the "medium" category, indicating that the SGD model is quite effective in improving student understanding. The conclusion of this study is that the application of the Small Group Discussion learning model provides a positive and significant impact on improving students' PPKn learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran “Blended Learning” Interaktif Terhadap Prestasi Belajar Kognitif Siswa Dalam Pembelajaran PPkn Kelas XI Tab SMK Immanuel Medan Saragih, Yesa Rohjayani; Simanjuntak, Hotmaida; Pasaribu, Kondios Meidarlin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2306

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran PPKn yang masih didominasi oleh metode konvensional. Menyebabkan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran relatif rendah sehingga berdampak pada kurang optimalnya pencapaian prestasi belajar kognitif siswa. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa diperlukan penerapan model pembelajaran yang lebih kreatif, partisipatif, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi pendidikan sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menganalisis pengaruh model pembelajaran blended learning interaktif terhadap prestasi kognitif siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas XI TAB SMK Immanuel Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (Quasi Experiment) melalui desain (nonequivalent control group design). Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran blended learning interaktif dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes objektif dalam bentuk pretest dan posttest yang bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok penelitian. Melalui penelitian ini diharapkan penharuh model pembelajaran blended learning interaktif memberikan kontribusi yang nyata dalam peningkatan prestasi belajar kognitif siswa. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran blended learning interaktif dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan prestasi belajar kognitif siswa pada mata pelajaran PPKn.
Analisis Upaya Sekolah Dalam Mendapatkan Beasiswa Dan Biaya Pendidikan Berdasarkan Ketentuan UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas Di SMA Gajah Mada Medan Zebua, Mechristi Adista; Simanjuntak, Hotmaida; Pasaribu, Kondios Meidarlin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2308

Abstract

Pendidikan merupakan hak asasi setiap warga negara, namun kendala ekonomi sering kali menjadi hambatan utama yang meningkatkan risiko putus sekolah. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara hak normatif dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas dengan realitas di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya SMA Gajah Mada Medan dalam memfasilitasi perolehan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik yang berprestasi maupun yang kurang mampu.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Upaya sekolah dalam penelitian ini dianalisis menggunakan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling).Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui manajemen POAC, SMA Gajah Mada Medan telah melaksanakan upaya strategis dalam bentuk program beasiswa prestasi yayasan, potongan biaya bagi warga sekitar, Program Indonesia Pintar (PIP). Meskipun implementasi program telah berjalan, penelitian ini menemukan bahwa fungsi pengawasan (controlling) masih memerlukan peningkatan, terutama dalam pendampingan pemanfaatan dana bantuan agar tepat sasaran. Disimpulkan bahwa efektivitas aksesibilitas pendidikan sangat bergantung pada koordinasi intensif manajemen sekolah serta pengawasan yang berkelanjutan.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar PPkn Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Kelas X TO1 Di SMK Immanuel Medan Tumanggor, Niati; Simanjuntak, Hotmaida; Pasaribu, Kondios Meidarlin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2309

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PPKn akibat model pembelajaran yang konvensional di kelas X TO1 SMK Immanuel Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas X TO1 SMK Immanuel Medan. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berdaur ulang/siklus, yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini yaitu hasil belajar PPKn dan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL).Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X TO1 pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 15 orang, yang terdiri dari 14 laki-laki dan 1 perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah dianalisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan di setiap siklusnya. Hasil tes siklus I dengan kualifikasi ”kurang” dan mengalami peningkatan di siklus II dengan kualifikasi ”baik”. Hasil analisis data disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dimana pada pretest, hanya 3 siswa (20%) yang tuntas. Setelah penerapan PBL pada Siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 10 siswa (76,92%), dan puncaknya pada Siklus II mencapai 13 siswa (86,67%) dengan kualifikasi "Sangat Baik" dalam pembelajaran PPKn di kelas X TO1 SMK Immanuel Medan.
Hubungan Antara Partisipasi Siswa Dalam Organisasi Sekolah Dengan Kesadaran Akan Hak Dan Kewajiban Siswa Di SMK S 1 Yapim Medan Sihombing, Chintia Talenta Br; Simanjuntak, Hotmaida; Pasaribu, Kondios Meidarlin
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya kesadaran siswa dalam mematuhi peraturan sekolah di SMKS 1 YAPIM Medan. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih seringnya terjadi pelanggaran tata tertib oleh siswa, seperti keterlambatan, penggunaan atribut yang tidak lengkap, serta kurangnya kedisiplinan dalam proses pembelajaran. Rendahnya kesadaran tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Pendidikan modern menekankan pentingnya pembentukan karakter, tanggung jawab, dan kesadaran kewarganegaraan siswa melalui berbagai aktivitas kesiswaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi siswa dalam organisasi sekolah dengan kesadaran akan hak dan kewajiban siswa di SMK S 1 YAPIM Medan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang aktif dalam organisasi sekolah, dengan sampel sebanyak 36 responden yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner (angket) dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan rumus korelasi Product Moment dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara partisipasi siswa dalam organisasi sekolah dengan kesadaran akan hak dan kewajiban siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai koefisien korelasi ($r_{xy}$) sebesar 0,645 yang menunjukkan tingkat hubungan pada kategori kuat. Hasil uji hipotesis (Uji-t) menunjukkan nilai $t_{hitung}$ sebesar 4,91 yang lebih besar dari $t_{tabel}$ sebesar 2,032 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, hipotesis kerja ($H_a$) diterima, yang berarti semakin tinggi partisipasi siswa dalam organisasi sekolah, maka semakin tinggi pula tingkat kesadaran mereka terhadap hak dan kewajiban sebagai peserta didik di SMK S 1 YAPIM Medan.