Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesiapan Peralihan Rekam Medis Manual ke Elektronik di Puskesmas Karang Asam Samarinda Risnawati, Risnawati; Purwaningsih, Erwin; Johan, Herni
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/saintek.v6i1.3419

Abstract

Perkembangan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di seluruh dunia, khususnya di negara maju, berlangsung pesat. Sebagian besar negara maju menggunakan RME untuk kualitas layanan kesehatan. Puskesmas Karang Asam Samarinda sudah menerapkan RME Akan tetapi, pelaksanaannya masih terdapat kendala yaitu sarana prasarana yang masih terbatas, maka perlu dilakukan penilaian kesiapan penerapan RME. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesiapan peralihan rekam medis manual ke elektronik menggunakan metode DOQ-IT di Puskesmas Karang Asam Samarinda menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data primer observasi dan wawancara yang telah dilakukan kepada empat orang informan. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teori. Hasil penelitian kesiapan peralihan rekam medis manual ke elektronik menggunakan metode DOQ-IT menunjukkan interpretasi jawaban informan pada aspek staf klinis dan administrasi berada pada kategori cukup siap, aspek alur kerja proses berada pada kategori cukup siap, aspek infrastruktur TI berada pada kategori cukup siap. Kesimpulan kesiapan peralihan rekam medis manual ke elektronik berdasarkan komponen kapasitas organisasi di Puskesmas Karang Asam Samarinda berada pada kategori cukup siap untuk menerapkan rekam medis elektronik.
Pengaruh Waktu Tunggu Penyediaan Dokumen Rekam Medis Terhadap Kepuasan Pasien di UPTD Puskesmas Tanjung Isuy Aldy, Muhammad; Johan, Herni; Mardahlia, Dewi
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/saintek.v6i2.3771

Abstract

Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pelayanan rekam medis pada bagian pendaftaran agar memiliki mutu baik adalah lama waktu petugas menyediakan dokumen rekam medis. Standar pelayanan minimal waktu penyediaan dokumen rekam medis pada pasien kurang dari \10 menit <10 Menit. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada petugas rekam medis di  Puskesmas Tanjung Isuy dari 8 dokumen rekam medis didapatkan bahwa 6 dokumen rekam medis yang tidak sesuai standar dan 2 dokumen rekam medis yang sesuai standar.. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional untuk mengidentifikasi prngaruh waktu tunggu penyediaan dokumen rekam medis terhadap kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Tanjung Isuy, sampel terdiri dari 99 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik accedental sampling,instrumen pengambilan data berupa observasi dan kuesioner dengan skala likert,  dan analisis dilakukan melalui analisis deskriptif serta uji regresi linier sederhana yang diproses menggunakan perangkat lunak aplikasi komputer. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata waktu penyediaan dokumen rekam medis didapatkan bahwa hasil 11 Menit 10 Detik, hasil kepuasan pasien didapatkan hasil rata rata responden tergolong sangat puas dengan rata-rata 64,4%, dari hasil analisis regresi linier sederhana didapatkan bahwa terdapat pengaruh waktu tunggu penyediaan dokumen rekam medis terhadap kepuasan pasien Saran untuk UPTD Puskesmas Tanjung Isuy mempersingkat waktu tunggu petugas menyediakan dokumen rekam medis serta melakukan evaluasi kinerja secara berkala.
Faktor yang Memengaruhi Motivasi, Kepuasan dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai pada bagian Administrasi/Office Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda Jalung, Gregorius Fernando; Johan, Herni; Ardan, M.Ardan
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/saintek.v6i2.3782

Abstract

Kinerja pegawai merupakan bagian penting dari sebuah organisasi, sebuah organisasi mampu untuk berkembang ke arah positif sesuai dengan visi dan misi yang telah dibuat, maka dari itu didapati hasil data kunjungan pasien di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda banyak perubahan yang signifikan untuk setiap tahunnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Untuk mengatahui pengaruh motivasi, kepuasan dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Sampel terdiri dari 55 orang dengan teknik penggambilan sampel berupa purposive sampling yang berfokus pada pegawai administrasi/office di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengambilan data berupa kuisoner menggunakan skala likert. Serta, analisis yang dilakukan yaitu analisis univariat dan analisis bivariate yang diolah dengan menggunakan program apilikasi komputer. analisis menunjukan bahwa dua hipotesis diterima dan satu hipotesi tidak diterima variabel independen. Pengaruh dengan variabel dependen yaitu antara motivasi (p-value 0,024) dan Kepemimpinan (p-value 0,001) berpengaruh dengan kinerja pegawai di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda sedangkan hipostesis yang tidak diterima yaitu Kepuasan dengan (p-value 0,068 ) Terdapat pengaruh antara motivasi dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kepuasan terhadap kinerja pegawai Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Maka diperhatikan reward atau penghargaan untuk mengapresiasi kinerja pegawai. Menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Selanjutnya, untuk lebih memperhatikan apa yang dibutuhkan pegawai atau karyawan agar pegawai merasa puas bekerja dengan baik terhadap Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Sikap Petugas Terhadap Kepuasan Pasien BPJS di UPTD. Puskesmas Remaja Samarinda Irpani, Muhammad; Ardan, M. Ardan; Johan, Herni
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/saintek.v6i2.3797

Abstract

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan  yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan setinggi – tingginya di wilayah kerjanya. Kepuasan masyarakat adalah perasaan atau tanggapan terhadap suatu barang atau jasa yang sesuai dengan harapan masyarakat. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan program kesehatan yang dibuat oleh Pemerintah dengan harapan masyarakat dapat terjamin kesehatannya, baik terjamin biaya maupun kepastian pelayanannya. Samarinda masih terdapat faktor yang mempengaruhi kepuasaan pasien. Dari hasil wawancara yang peneliti lakukan terhadap pasien BPJS di UPTD. Puskesmas Remaja ada beberapa keluhan yaitu sikap petugas yang kurang ramah, Kualitas pelayanan bagian pendaftaran kurang baik dan keterlambatan pemberian pelayanan. Dari uraian tersebut, variabel yang saling berkaitan yaitu kualitas pelayanan, sikap petugas. Serta juga peneliti ingin melakukan penelitian khusus tentang apakah ada pengaruh kepuasaan pasien BPJS. Berdasarkan Penelitian ini menggunakan  metode deskriptif dan kuantitatif, sampel terdiri dari 97 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik accidental sampling, instrumen pengambilan data berupa kuesioner dengan skala likert, serta dengan menggunakan uji korelasi pearson yang diproses menggunakan aplikasi komputer. Hasil dari penelitian menunjukkan Kepuasan pelayanan BPJS Kesehatan dipengaruhi berbagai faktor diantaranya kualitas pelayanan dan sikap petugas. Dengan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan diharapkan kepuasan peserta BPJS maupun yang non BPJS dapat ditingkatkan. Berdasarkan Hasil analisis uji korelasi pearson di dapatkan bahwa variabel kualitas pelayanan, dan sikap petugas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai r hitung (pearson correlation) > R tabel (0,202), dengan nilai p-value < 0,05. Maka dari itu disarankan agar lebih baik memperhatikan kualitas pelayanan dan sikap petugas, karena meskipun tergolong puas dimohon untuk pihak puskesmas agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan sikap petugasnya, karena dari hasil penelitian ini masih terdapatnya pengaruh terhadap kepuasan pasien BPJS. 
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROMOSI KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIARE PADA ANAK BALITA Johan, Herni
Sebatik Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v28i1.2430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam promosi kesehatan sebagai upaya pencegahan diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Sempaja. Metode yang digunakan adalah kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas strategi promosi kesehatan yang melibatkan advokasi, dukungan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p advokasi adalah sebesar 0,001, dukungan sosial p = 0,008, dan pemberdayaan masyarakat p = 0,005. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara advokasi, dukungan sosial, dan pemberdayaan masyarakat terhadap partisipasi masyarakat dalam pencegahan diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Sempaja. Advokasi dalam konteks ini berperan penting untuk mempengaruhi kebijakan publik melalui berbagai bentuk komunikasi persuasif yang strategis dan terencana guna mendapatkan komitmen dan dukungan dari pihak-pihak terkait. Dukungan sosial mencakup bantuan emosional dan praktis dari anggota komunitas yang dapat meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan diare. Pemberdayaan masyarakat merupakan proses peningkatan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan lingkungan mereka. Program promosi kesehatan yang dilakukan oleh Puskesmas Sempaja juga mencakup penyuluhan dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan praktik higiene yang baik untuk mencegah diare. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran ibu dalam pencegahan diare, karena ibu merupakan pengasuh utama yang mempengaruhi kesehatan anak melalui pemberian asupan makanan, perawatan kesehatan, dan stimulasi mental. Selain itu, faktor-faktor seperti pendidikan, sosial budaya, dan ekonomi juga mempengaruhi sikap dan tanggapan masyarakat terhadap pencegahan diare. Dengan demikian, intervensi yang holistik dan melibatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pencegahan diare pada anak balita.
THE PERFORMANCE ANALYSIS OF MIDWIFERY SERVICES IN SAMARINDA CITY Johan, Herni
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2436

Abstract

Antenatal care (ANC) was an essential part of healthcare services for pregnant women. Various studies showed that antenatal care could improve care experiences and health outcomes for pregnant women and newborns. This study aimed to analyze the factors influencing the performance of midwives in antenatal care services in Samarinda City. This research used a quantitative method with a cross-sectional approach. The respondents of the study were the entire population, totaling 23 people, and were obtained through a questionnaire. Data processing was done with SPSS and data analysis used statistical tests, including univariate, bivariate, and multivariate analyses. The results of the study showed that there was a relationship between age, employee status, and years of service with the performance of midwives in ANC services. This study recommended that the Health Department and midwives establish human resource management policies for midwives with non-permanent employee status and regulate incentives that could improve performance in ANC services. Additionally, it was important to carry out antenatal care with full responsibility and seriousness, considering that these services were related to the Maternal and Child Health program that needed to be achieved.
Training of Trainer Pesantren Hidayatullah Dalam PHBS Melalui Program Fleanab Johan, Herni; M. Sabiq Dzakwan; Siti Noorbaya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i2.337

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat hakikatnya adalah dasar pencegahan manusia dari berbagai penyakit. Survey awal di Pesantren Hidayatullah Kota Samarinda terkait indikator PBHS menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat di Pesantren Hidayatullah yang belum menerapkan PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Promosi Kesehatan Memengaruhi Pola Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS di Pesantren Hidayatullah Kota Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi seluruh ketua kelas santri di Pesantren Hidayatullah Kota Samarinda 146 orang santri dengan jumlah sampel adalah 59 orang santri. Analisa Data dengan regresi berganda. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi yang dibagikan kepada 59 orang responden. Berdasarkan hasil uji regresi berganda secara parsial variabel Pemberdayaan, bina suasana, advokasi dan kemitraan berpengaruh terhadap pola PHBS melalui program Fleanab dengan korelasi positif. Variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap pola PHBS adalah Pemberdayaan dengan nilai beta tertinggi yaitu 0,499 sementara itu variabel yang memiliki pengaruh paling rendah yaitu kemitraan dengan koefisien beta sebesar 0,385. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh strategi promosi kesehatan (pemberdayaan, bina suasana, advokasi dan kemitraan) terhadap pola PHBS melalui program Fleanab. Disarankan agar tenaga kesehatan maupun penyelenggara promosi kesehatan lainnya dalam meningkatkan pola PHBS pada tatanan sekolah khususnya di pesantren dan dapat melakukan intervensi kembali yang bertujuan lebih meningkatkan kebersihan agar terhindar dari berbagai penyakit.
Analisis Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Loyalitas Pegawai Febrianty, Lidia; Ardan, M; Johan, Herni
Jambura Journal of Educational Management Volume 6 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v6i1.3453

Abstract

Loyalitas karyawan merupakan faktor penting dalam mempertahankan stabilitas organisasi. Pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi krusial dalam meningkatkan loyalitas karyawan, karena program pengembangan karir, pelatihan, dan kesempatan peningkatan keterampilan dapat memperkuat rasa memiliki karyawan terhadap perusahaan. Rumah Sakit Siaga Al Munawwarah Samarinda mengalami peningkatan dan penurunan karyawan yang berhenti bekerja sehingga angka turnover mencapai lebih dari 10% per tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan SDM terhadap loyalitas karyawan di rumah sakit tersebut. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan populasi 144 karyawan dan sampel yang digunakan 103 responden yang dipilih melalui purpoive sampling dan kemudian di analisis menggunkan metode regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukan bahwa Pengembangan Sumber Daya Manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Karyawan, di tunjukan oleh nilai p value (0,000<0,05). Temuan ini menunjukan pentingnya Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan Loyalitas Karyawan.
Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Loyalitas Karyawan di Rumah Sakit Siaga Al Munawwarah Samarinda Trifosa, Trifosa; Ardan, M; Johan, Herni
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v10i1.22486

Abstract

Loyalty and job satisfaction have a significant influence on improving performance so that efforts to improve performance are carried out through increasing job satisfaction. Information shows that the number of employees who stop working at the hospital has increased and decreased by >10% each year. The purpose of this study was to analyze the effect of job satisfaction on employee loyalty at the Siaga Al Munawwarah Hospital Samarinda. This study used a cross-sectional design method with a population of 144 employees and a sample of 103 employees selected through purposive sampling. Data collection was carried out using a questionnaire, then analyzed using simple linear regression. The results of the analysis showed that job satisfaction had a positive and significant influence on employee loyalty, indicated by the p-value (0.000 <0.05). This finding emphasizes the importance of job satisfaction in improving employee loyalty and performance, especially in the health sector.
Evaluasi Penerapan Mysimpeg Menggunakan Metode Hot-Fit Di RSUD Aji Muhammad Parikesit Patrizia, Jihan; Mardahlia, Dewi; Johan, Herni
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Studi Pendahuluan berupa wawancara dilakukan kepada perwakilan unit SIMRS RSUD Aji Muhammad Parikesit, dari 1.087 karyawan yang bekerja di Rumah Sakit sebagai total pengguna sistem informasi Mysimpeg, hanya terdapat 73,14% yang menginput pembaharuan data dan terhubung dengan absensi pada sistem informasi tersebut. Keterlambatan informasi perihal pelaporan jumlah pegawai baru menyebabkan keterlambatan terbitnya akses absensi pegawai berdampak pada pegawai tidak dapat menginput data di sistem informasi karena tidak memiliki akses pada penggunaan sistem informasi Mysimpeg selain itu, keterlambatan informasi pegawai keluar dan berhenti yang berdampak pada keterlambatan pemblokiran akses sistem informasi Mysimpeg dan sistem informasi lainnya di Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan cross-sectional bertujuan mengetahui hasil evaluasi penerapan sistem informasi Mysimpeg menggunakan Metode Hot-Fit di RSUD Aji Muhammad Parikesit. Sampel sebanyak 99 orang responden berfokus pada karyawan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dengan skala likert. Analisis diolah dengan menggunakan sistem informasi komputer. Berdasarkan hasil uji Fisher, didapatkan hasil bahwa tidak adanya kesesuaian hasil evaluasi terhadap kualitas informasi dibuktikan dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,586) dan adanya kesesuaian hasil penggunaan sistem dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,000) terhadap evaluasi penerapan Sistem Informasi Mysimpeg yang dilaksanakan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Disarankan bagi RSUD Aji Muhammad Parikesit untuk membuat kebijakan dan menjadikan penggunaan sistem informasi Mysimpeg sebagai salah satu standar mutu bagi unit kepegawaian dalam rangka pengarsipan dokumen pribadi pegawai secara elektronik.