Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Asuh, Status Gizi, Asupan Zat Gizi dan Hubungannya Dengan Kejadian Kelebihan Berat Badan pada Anak SD Kristen Satya Wacana Salatiga Fajar Dwi Pangestu; Venti Agustina; Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho
Amerta Nutrition Vol. 6 No. 3 (2022): AMERTA NUTRITION
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v6i3.2022.235-244

Abstract

Latar Belakang: Obesitas dan overweight merupakan penyakit tidak menular yang masih dirasa menjadi masalah global di dunia baik pada anak dan dewasa. Laporan WHO, tahun 2018 menunjukkan 124 juta anak mengalami obesitas dan 213 juta anak mengalami overweight. Kejadian ini tidak lepas dari beberapa faktor, yakni faktor pola asuh yang diberlakukan di keluarga, status gizi dan pemberian asupan gizi pada anak. Tujuan: Mendeskripsikan pola asuh, status gizi orang tua berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan pemenuhan asupan zat gizi anak serta menguji hubungan diantaranya terhadap kejadian kelebihan berat badan anak. Metode: Desain penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan di SD Kristen Satya Wacana pada bulan Oktober 2020 sampai dengan bulan Maret 2021 dengan jumlah responden 41 siswa dari kelas 1-6 yang mengalami kelebihan berat badan beserta orang tuanya. Instrumen pengambilan data yang digunakan yakni Semi-Quantitatif Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), Food Recall 2x24 jam, dan kuesioner terkait pola asuh orang tua. Analisis data secara deskriptif dan Bivariate dengan Spearman-Rank. Hasil: Semua orang tua responden menerapkan tipe pola asuh demokratis (100%), tingkat status gizi orang tua sebagian besar masuk dalam kategori status gizi normal (ayah:46,3%, ibu:36,6%), pemenuhan asupan zat gizi anak menurut kategori kecukupan semua masuk kategori kelebihan asupan. Uji korelasi Spearman rank menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara status gizi orang tua dan asupan gizi anak terhadap kejadian kelebihan berat badan anak (nilai p>0,05). Kesimpulan: Berdasarkan seluruh variabel yang diuji, tidak ada satupun yang mempengaruhi kejadian kelebihan berat badan pada anak. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan perlunya penelusuran pada pola asuh orang tua yang beragam dan mengkorelasikannya dengan anak yang memiliki status gizi normal.
Prevalensi Miopia pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Salatiga Selama Pandemi Covid 19 Dhanang Puspita; Pulung Nugroho; Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho; Kukuh Pambuka Putra
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.009 KB)

Abstract

The Covid-19 pandemic requires students to study online and limit outdoor activities. Thus, students have the potential to eye problems, because the afcing duration the monitor is longer and reduced of outdoor activity. The purpose of this community service is to provide eye health education, visual test, and distribution of glasses to elementary school students. The methods; eye test, education and interviews. The results, 216 students and 38 students have eye problems and had to wear glasses. This visual problem is caused by the frequency and duration of using the cellphone for a long time. It can be concluded that all students get that minus glasses and anti-blue light glasses and eye health education.
Perilaku Makan dan Indeks Massa Tubuh pada Perempuan dDiabetes Melitus Tipe 2 Utomo, Handoko Tejo; Agustina, Venti; Nugroho, Kristiawan Prasetyo Agung; Adijoyo, Yohanes Suryo; Wirandari, Retno Esti Respati
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.4056

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perilaku makan dan indeks massa tubuh (IMT) pada perempuan dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) mengingat data hasil penelitian epidemiologi menunjukkan adanya peningkatan angka insidensi dan prevelensi penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara perilaku makan dan status gizi pada penderita DMT2 untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan diet yang sehat. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional serta dilaksanakan antara bulan Januari hingga April 2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 150 orang, ini didapatkan melalui teknik purposive sampling yaitu dengan karakteristik berjenis kelamin perempuan usia 35-44 tahun memiliki DMT2 dan IMT dalam kategori 21-22 kg/m², 26-27 kg/m², dan 29-30 kg/m². Data dikumpulkan menggunakan kuesioner perilaku makan, pengukuran antropometri, dan hasil pemeriksaan darah Hb A1C dari Rumah Sakit atau Puskesmas. Analisis data melibatkan analisis univariat (frekuensi, persentase, rata-rata, deviasi standar) dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan hubungan antara aspek perilaku makan emotional eating dan restraint eating dengan IMT, namun pada hubungan external eating dan IMT terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai p < 0,05.
The Optimization of Pudding Formulation Using Noni (Morinda citrifolia L.) Seen from Antioxidant Content and Sensory Characteristics Nugroho, Kristiawan Prasetyo Agung; Rahardjo, Monika; Jovitatera, Apfia
Indonesian Journal of Agricultural Research Vol. 1 No. 3 (2018): InJAR, Vol. 1, No. 3, November 2018
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.523 KB) | DOI: 10.32734/injar.v1i3.568

Abstract

Noni (Morinda citrifolia L.) is a fruit that known to be effective against many diseases. Its phenol and flavonoid contentacted as antioxidant, anticancer, antiinflamation and to fluent the blood vessel. Because of its content that rich in antioxidant, this research aim to utilized it as a food product. Pudding is one of food product that categorized as a dessert, which in the production does not require heat treatment, so the antioxidant can be maintained. The purpose of this experiment is to find the optimum formulation of Noni pudding seen from antioxidant content and sensory characteristics. The method of this research is total phenolic assay, total flavonoid assay and sensory evaluation from 50 random panelis age between 18-25 years old. The result showed that Noni fruit has total phenolic 0,13423 mg GAE/ml and the total flavonoid 0,11819 mg GAE/mL. The best formulation of pudding resulted from sensory evaluation was found with the addition 10% concentration of Noni extract 10%.
Upaya Keluarga dalam Perawatan Klien TB Paru dengan Komorbid Diabetes Melitus Di Kota Salatiga Jean Clamentyn Tetrapoik; Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho; Fiane De Fretes
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2020): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v2i4.159

Abstract

Abstrak Tuberkulosis Paru dalah penyakit infeksius yang ditakuti oleh masyarakat karena sumber penularan yang cepat dari bakteri tahan asam (BTA). BTA adalah suatu basil aerobic tahan asam yang merupakan bakteri yang terdiri dari lapisan lilin dan asam lemak mikolat, lipid yang ada bisa mencapai 60% dari berat dinding sel. Kelompok BTA terdiri dari: Mycobacterium Tuberculosis, Mycobacterium africanum, Mycobacterium bovis dan Mycobacterium Leprae. Keluarga sangat penting untuk dilibatkan secara aktif untuk melakukan pencegahan penularan dalam rumah.Tugas dari keluarga adalah melakukan perawatan bagi anggota keluarga yang sakit dengan mencegah penularan. Penyakit Tb Paru akan semakin lama pengobatannya bila disertai dengan komorbid DM. Keluarga harus membuat pencegahan/ pengobatan lain untuk dapat membuat penderita sembuh dari kedua penyakit tersebut, sehingga tidak memperburuk kondisi penderita. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk upaya penanganan dan pencegahan pada klien tuberkulosis paru dengan komorbid DM yang sedang menjalani proses pengobatan di Kota Salatiga. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan mendeskripsikan bagaimana upaya penanganan dan pencegahan dan penanganan Tb Paru yang disertai dengan komorbid DM dapat dilakukan oleh anggota keluarga klien. Abstract Pulmonary tuberculosis is infectious disease of being shunned by the community for its rapid transmission of bacteria is acid resistant ( smear ).Smear is a basil aerobic hold acid which is a bacterium that consists of layers of candles and fatty acids mikolat, lipids that there can be reached 60 % from heavy. cell wallThe group smear consisting of: , mycobacterium tuberculosis mycobacterium africanum, mycobacterium bovis and mycobacterium leprae.Family is very important to actively involved in preventing the contagion in rumah.tugas of the family is being treated for a sick family members by preventing the transmission of.A disease pulmonary tuberculosis will be the longer the treatment if accompanied by komorbid dm. Family had to make prevention / other treatments to make patients recovered from both of these diseases, so as not worsen the condition. sufferersThis study attempts to describe the form of efforts to handle and prevention on the client pulmonary tuberculosis with komorbid dm who is undergoing the process of treatment in the city salatiga.The research uses a qualitative methodology with described how efforts to handle and prevention and handling of pulmonary tuberculosis are accompanied by komorbid dm can be done by family members. clients.
Gambaran Pola Makan Pra Lansia terkait Risiko Inflamasi Diabetes Melitus Tipe 2 Pada masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Lor, Kota Salatiga: Overview of Pre-Elderly Eating Patterns Related to the Inflammatory Risk of Type 2 Diabetes Mellitus During the Covid-19 Pandemic in the Work Area of the Sidorejo Lor Health Center, Salatiga City Kasila Anis; Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho; Catherine Natawirarindry
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i6.463

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit degeneratif yang cukup tinggi terjadi pada pra lansia. Apabila tidak diperhatikan akan berdampak pada penyakit dan kualitas hidup pra lansia. Selain itu perubahan kebiasaan makan pra lansia yang tidak sehat pada pandemi Covid-19 ini beresiko lebih tinggi memicu timbulnya komplikasi penyakit DMTP2 atau memperparah penyakit DMTP2. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pola makan pra lansia terhadap risiko inflamasi DMTP2 pada masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Lor, Kota Salatiga. Metode deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling atau pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus. Responden penelitian Pra Lansia berusia 49-59 Tahun dipilih berdasarkan data sekunder puskesmas Sidorejo Lor, Kota Salatia dengan teridentifikasi DMTP2. Pengumpulan data primer dilakukan dengan melakukan wawancara terstruktur menggunakan, lembar SQ-FFQ, Food Recall, dan kuesioner identifkasi inflamasi DMTP2. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-November 2020. Analisis data meliputi hasil kuesioner, kemudian akan dianalisis secara deskriptif, lembar SQ-FFQ dan Food Recall dianalisis untuk mendapatkan data terkait jenis makanan yang rutin dikonsumsi dalam kurun waktu pengamatan penelitian, frekuensi, jumlah takaran serta penghitungan zat gizi dan kalori. Hasil penelitian responden dalam kategori defisit berat berdasarkan perhitungan Food recall dan SQ-FFQ. Kesimpulan penelitian ini yaitu jenis makanan yang dikonsumsi seperti nasi putih yang paling sering dikonsumsi responden memicu gula darah naik.
Gambaran Pola Asuh Anak Obesitas Usia 5–12 Tahun di SD Negeri 09 Rangkang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat: Description of Parenting Childhood Obesity Age 5-12 Years at SD Negeri 09 Rangkang, Bengkayang Regency, West Kalimantan Celine Angely; Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho; Venti Agustina
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i6.679

Abstract

Obesitas merupakan kondisi dimana terjadinya penumpukan lemak secara berlebihan di dalam tubuh. Banyak masyarakat dan orang tua beranggapan bahwa seorang anak yang memiliki postur tubuh gemuk kelihatan sehat dan menggemaskan. Sehingga hal ini yang membuat banyak orang tua merasa bangga jika memiliki anak dengan postur tubuh gemuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pola asuh anak obesitas usia 5–12 tahun di SD Negeri 09 Rangkang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Sehingga pada akhirnya akan menjadi masukkan kepada orang tua dan dengan demikian upaya pencegahan dapat dilakukan agar prevalensi terjadinya obesitas di kalangan anak usia Sekolah Dasar bisa dikendalikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam (in depth interview). Pola asuh yang diterapkan orangtua kepada anak yaitu pola asuh demokratis. Ketika anak meminta sesuatu kepada orangtua tidak langsung diberikan, namun harus ada syarat atau hal tertentu yang dikerjakan oleh anak. Kesimpulan dari penelitian ini, pola asuh makan yang diterapkan yaitu emotional feeding dan control over eating.
Pelatihan Dapur Sehat Atasi Stunting di Lokasi Fokus (Lokus) Penanganan Stunting Kabupaten Boyolali Monikasari Monikasari; Sarah Melati Davidson; Gelora Mangalik; Kristiani Desimina Tauho; Ayu Afriani Panyuwa; Dary Dary; Brigitte Sarah Renyoet; Rifatolistia Tampubolon; Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 5, No 2 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v5i2.522

Abstract

Stunting is a condition in which a child's height is shorter than that of other children of the same age. Children experiencing stunting can be caused by several factors such as poor nutrition experienced by pregnant women and toddlers, lack of knowledge of mothers about health and nutrition that occurs before pregnancy and after childbirth, limited health services, lack of access to nutritious food and lack of access clean water and sanitation. In addition, the practice of giving food to toddlers is something that must be considered, is one way to meet the nutritional needs of toddlers. A good feeding pattern for toddlers will have an impact not only on physical growth but also on their cognitive-mental development. The mother as caregiver has all the decisions regarding healthy feeding practices, including breastfeeding. Giving food to toddlers is closely related to the role of the mother. Mother's education is an important factor that indirectly affects nutritional status, because mother's education will affect parenting patterns for children. The form of community service activities is in the form of delivering material on balanced nutrition, stunting and cooking training. A pre test was carried out before the extension activities with the results of the mother's knowledge level regarding stunting and healthy food, food safety with results of 77.12-80.66, for the post test results given after the delivery of the material and after cooking training, there was an increase in the mother's knowledge about stunting and good food processing and correct at 83.32-86.85. The conclusion is that there is an increase in mother's knowledge regarding stunting and proper and proper food processing which has a direct effect on mother's awareness regarding family nutrition and family health.
Gambaran Konsumsi Gula, Garam dan Lemak (Minyak) pada Anak Sekolah Tesalonika Gisela Rembet; Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho; Gelora Mangalik
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 04 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i04.877

Abstract

Anak usia sekolah (6-12 tahun) merupakan kelompok usia dengan tumbuh kembang pesat kedua setelah masa Balita. Perhatian orangtua dan keluarga penting dalam pemilihan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi garam, gula, dan lemak (minyak) siswa di beberapa sekolah dasar di Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan data purposive sampling. Data dianalisa secara deskriptif dalam bentuk tabel dan grafik. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2020. Responden penelitian sebanyak 60 siswa kelas I-IV dari SD GMIM Wulauan, SD GMIM Tonsea Lama, dan SD Inpres Marawas. Pengambilan data menggunakan kuesioner untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku makan responden, SQ-FFQ (data kebiasaan makan), Food Recall 2x24 jam (data asupan makan), serta pengukuran antropometri. Hasil Food Recall 2x24 jam didapatkan bahwa gambaran konsumsi asupan garam sebanyak 432,02 mg, asupan gula sebanyak 0,02 g, dan asupan minyak (lemak) 32,23 g, berada pada kategori kurang. Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (minyak) (GGL) responden termasuk kurang. Asupan GGL tetap perlu dijaga agar tidak melebihi batas konsumsinya dengan membatasi jajanan yang manis, gurih, dan berlemak serta memberikan pendidikan gizi kepada anak tentang makanan dan jajanan yang sehat.
Survei Konsumsi Sayur dan Buah pada Remaja di SMA Negeri 5 Jayapura Stuard Aldo Woisiri; Gelora Mangalik; Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 03 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i03.1423

Abstract

Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa penduduk Indonesia berumur ≥ 10 Tahun mempunyai kecenderungan kurang mengkonsumsi sayur dan buah sesuai standart pedoman gizi seimbang yaitu kurang dari 400 gr/orang/hari yang terdiri dari 250 gr sayur dan 150 gr buah dalam sehari mencapai 95,5. Di Provinsi Papua, hasil Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa penduduk tidak mengkonsumsi buah dan sayur mencapai 95%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat konsumsi buah dan sayur dan tingkat asupan zat makro dan mikro pada anak remaja di SMA Negeri 5 Jayapura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Jayapura pada bulan Januari-Maret 2021. Sampel target dalam penelitian ini adalah 50 siswa-siswi kelas 10-11 dengan usia 15-18 tahun. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak sistematis (sistematic random sampling). Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuisioner yaitu Semi Quantitave Food Frequency Questioner (SQ-FFQ) dan recall 2x24 jam. Data yang telah dikumpulkan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan rata-rata konsumsi sayur dan buah siswa sangat rendah yaitu sayur frekuensi konsumsi sayur 0,09 kali/hari dengan rata-rata berat 4,41 gram/hari dan buah 0,16 kali/hari dengan rata-rata berat 38,59 gram/hari. Tingkat asupan zat gizi makro defisit yaitu energi (29 siswa),protein (36 siswa), lemak (33 siswa) dan karbohidrat (47 siswa) dan asupan zat gizi mikro yang kurang yaitu 50 siswa kurang mengonsumsi serat dan kalsium, 32 siswa kurang mengonsumsi magnesium dan 47 siswa kurang mengonsumsi zat besi.
Co-Authors Adi, Bagus P. S. Adijoyo, Yohanes Suryo Agus Fitrianto Agus Fitrianto, Agus Angelina Bramantyas Sekar Arum Angelina, Ria Anggi Dwi Yulinar Anggraheni, Septiana Dian Angkit Kinasih Arwyn Weynand Nusawakan Ayu Afriani Panyuwa Bagus P. S. Adi Brigitte Sarah Renyoet Catherine Natawirarindry Celine Angely Daniel Tri Angga Dary Dhanang Puspita Esperansa, Priskila Eka Setia Fajar Dwi Pangestu Fiane de Fretes Fitrianto, Lindu Fransiska M. Santoso Putri Gelora Mangalik Greis Saibele Haika, Shara Minantri Harni Seyla Anugerahni Harni Seyla Anugerahni, Harni Seyla Hirkanus Fransiskus Humune Ike Listiyowati Irawan, Sandy Jean Clamentyn Tetrapoik Jein Mayasari Rumondor Jovitatera, Apfia Julia Mariyani Hekakaya Julia Mariyani Hekakaya, Julia Mariyani Junet Franzisca da Costa Kasila Anis Kristiani Desimina Tauho Kukuh Pambuka Putra Kurniasari, R. Rr Maria Dyah Marwa, Shendy Lusynthia Monika Rahardjo Monikasari Monikasari Monikasari, Monikasari Monikasari, Monikasari - Natawirarindy, Chaterine Nathania Liantari Pratamaningtyas Ni Komang K Sari Ni Komang K Sari, Ni Komang K Noviani, Tabita Nur Sugiharso Pratama, Rizal Putra Puji Astuti Pulung Nugroho R. Rr Maria Dyah Kurniasari Rahadiyanto, Cahyono Rambu L.N.K. Retno Triandhini Ria Angelina Ridho Pamungkas Rifatolistia Tampubolon Rosalina, Stephanie Rosiana Eva Rayanti Rottie, Marselina Ireine Rumondor, Jein Mayasari Sarah Melati Davidson Sarlina Palimbong Stefani Ratna Indriati Stefany Maria Angelica Yuwono Stephanie Rosalina Stuard Aldo Woisiri Suprapto, Yossy Tabita Noviani Tesalonika Gisela Rembet Theresia Pratiwi Elingstyo Sanubari Treesia Sujana Utomo, Handoko Tejo Venti Agustina Vilia Herani Noky Widita, Desia Siwi Windu Merdekawati Windu Merdekawati Wirandari, Retno Esti Respati Yesstia Pulung Sari Yesstia Pulung Sari, Yesstia Pulung