Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pengaruh Pemberian Jus Buah Pepaya (Carica Papaya) terhadap Tingkat Nyeri Kronis pada Penderita Gastritis di Wilayah Puskesmas Mungkid I Indayani; Sigit Priyanto; Enik Suharyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.654 KB)

Abstract

Gastritis merupakan salah satu penyakit dalam 10penyakit terbanyak dengan presentase 4,9 % disetiap tahunnya.Gastritis sering disebut dengan penyakit maag yang terjadi akibattingginya kadar asam didalam lambung yang menyebabkan iritasipada dinding lambung, sehingga menimbulkan nyeri pada perut.Salah satu upaya untuk mengatasi nyeri pada penderita gastritisyaitu dengan mengkonsumsi jus buah pepaya. Tujuan: Untukmengetahui pengaruh pemberian jus buah pepaya (Carica papaya)terhadap tingkat nyeri kronis pada penderita gastritis di wilayahPuskesmas Mungkid. Metode: Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah quasy eksperiment dengan rancangan twogroup pre and post test with control design. Populasi dalampenelitian ini berjumlah 208 responden. Sampel yang digunakansebanyak 54 responden dengan teknik pengambilan sampelmenggunakan proportional random sampling. Penelitian dilakukanpada bulan Maret-Mei 2017. Pengukuran tingkat nyeri penderitagastritis menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Ujistatistik yang digunakan adalah uji mann whitney dengan α<0,05.Hasil: ada perbedaan yang signifikan antara tingkat nyeri sebelumdan setelah dilakukan tindakan pemberian jus buah pepaya (Caricapapaya) pada kelompok intervensi dengan p= 0,046 (p<0,05).Tingkat nyeri sebelum dan setelah tidak dilakukan tindakan padakelompok kontrol dengan p= 0,180 (p>0,05). Selisih tingkat nyerisetelah pemberian jus buah pepaya (Carica papaya) pada kelompokintervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol p value=0,000(p<0,05). Kesimpulan: terdapat pengaruh yang signifikan dalampemberian jus buah pepaya (Carica papaya) untuk menurunkantingkat nyeri kronis pada penderita gastritis. Saran: Diharapkanbagi peneliti selanjutnya untuk menambahkan jumlah responden danlama waktu pemberian jus buah pepaya, agar hasil penelitian lebihbaik lagi.
Perbedaan Efektivitas Rebusan Ketumbar dengan Rebusan Kunyit terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Ayuk Yunia; Enik Suhariyanti; Sigit Priyanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.992 KB)

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Hipertensi disebabkan karena pola hidup yang tidak terkontrol, yang menimbulkan gangguan kesehatan dan dapat menyebabkan kematian seperti Hipertensi. Usia salah satu faktor resiko terjadinya Hipertensi dan banyak di temukan pada usia lanjut, hal ini disebabkan karena penurunan elastisitas jaringan dan penebalan dinding arteri yang menimbulkan peningkatan curah jantung. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan efektivitas rebusan ketumbar dengan rebusan kunyit terhadap tekanan darah pada lansia Hipertensi. Metode: penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan rancangan two group pretest and posttest design with control, terdapat 38 responden yang terdiri dari 19 responden kelompok rebusan ketumbar dan 19 responden rebusan kunyit. Pengolahan data menggunakan Uji Paired t-test dan Independent t-test. Hasil yang didapatkan dari uji Pair t-test pada kelompok rebusan ketumbar didapatkan nilai p=0,000 (p value < 0,05) dan kelompok rebusan kunyit didapatkan nilai p= p=0,000 (p value < 0,05), sehingga dapat diartikan bahwa ada perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah diberikan rebusan ketumbar dan rebusan kunyit. Perbedaan kedua tindakan tersebut ditandai dengan hasil penurunan Map tekanan darah kelompok rebusan ketumbar dengan mean 12,80 mmHg dan rebusan kunyit dengan mean 7,10 mmHg, dengan nilai signifikan p=0, 017 (p value < 0,05). Simpulan: rebusan ketumbar dan rebusan kunyit efektif terhadap penurunan tekanan darah, namun rebusan ketumbar lebih efektif dibandingkan rebusan kunyit. Saran: dengan hasil penelitian ini diharapkan lansia dan masyarakat dapat menggunakan tanaman yang ada dilingkungan sekitar dalam menurunkan tekanan darah seperti ketumbar dan kunyit.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri Pada Pekerja Pabrik Tahu Di Kelurahan Tidar Selatan Magelang F Fatmawati; Sigit Priyanto; Sri Margowati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.286 KB)

Abstract

Latar Belakang : Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan sejahtera, bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja menuju peningkatan produktivitas. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengendalikan tingginya kecelakaan kerja adalah dengan menggunakan alat pelindung diri. Alat pelindung diri merupakan peralatan untuk melindungi pekerja dari potensi kecelakaan kerja saat bekerja. Alat pelindung diri menjadi salah satu faktor yang bisa mengurangi kecelakaan di tempat kerja. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan K3 terhadap kepatuhan menggunakan APD pada pekerja pabrik tahu. Metode : jenis penelitian ini Quasi Experiment dengan menggunakan rancangan two group pre-test dan post-test with control group design dengan sampel 12 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Data diolah dengan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil : Berdasarkan uji Mann-Whitney Test kepatuhan menggunakan APD diketahui nilai Asym. Sig. (1-tailed) adalah 0,014 dimana P value < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan kepatuhan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan : Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan K3 terhadap kepatuhan menggunakan APD pda pekerja pabrik tahu di Kelurahan Tidar Selatan Magelang.
Pengaruh Pemberian Jus Buah Pepaya (Carica Papaya) terhadap Tingkat Nyeri Kronis pada Penderita Gastritis di Wilayah Puskesmas Mungkid Indayani, I; Priyanto, Sigit; Suharyanti, Enik
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis merupakan salah satu penyakit dalam 10penyakit terbanyak dengan presentase 4,9 % disetiap tahunnya.Gastritis sering disebut dengan penyakit maag yang terjadi akibattingginya kadar asam didalam lambung yang menyebabkan iritasipada dinding lambung, sehingga menimbulkan nyeri pada perut.Salah satu upaya untuk mengatasi nyeri pada penderita gastritisyaitu dengan mengkonsumsi jus buah pepaya. Tujuan: Untukmengetahui pengaruh pemberian jus buah pepaya (Carica papaya)terhadap tingkat nyeri kronis pada penderita gastritis di wilayahPuskesmas Mungkid. Metode: Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah quasy eksperiment dengan rancangan twogroup pre and post test with control design. Populasi dalampenelitian ini berjumlah 208 responden. Sampel yang digunakansebanyak 54 responden dengan teknik pengambilan sampelmenggunakan proportional random sampling. Penelitian dilakukanpada bulan Maret-Mei 2017. Pengukuran tingkat nyeri penderitagastritis menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Ujistatistik yang digunakan adalah uji mann whitney dengan ?<0,05.Hasil: ada perbedaan yang signifikan antara tingkat nyeri sebelumdan setelah dilakukan tindakan pemberian jus buah pepaya (Caricapapaya) pada kelompok intervensi dengan p= 0,046 (p<0,05).Tingkat nyeri sebelum dan setelah tidak dilakukan tindakan padakelompok kontrol dengan p= 0,180 (p>0,05). Selisih tingkat nyerisetelah pemberian jus buah pepaya (Carica papaya) pada kelompokintervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol p value=0,000(p<0,05). Kesimpulan: terdapat pengaruh yang signifikan dalampemberian jus buah pepaya (Carica papaya) untuk menurunkantingkat nyeri kronis pada penderita gastritis. Saran: Diharapkanbagi peneliti selanjutnya untuk menambahkan jumlah responden danlama waktu pemberian jus buah pepaya, agar hasil penelitian lebihbaik lagi.
Perbedaan Efektivitas Rebusan Ketumbar dengan Rebusan Kunyit terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Yunia, Ayuk; Suhariyanti, Enik; Priyanto, Sigit
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Hipertensi disebabkan karena pola hidup yang tidak terkontrol, yang menimbulkan gangguan kesehatan dan dapat menyebabkan kematian seperti Hipertensi. Usia salah satu faktor resiko terjadinya Hipertensi dan banyak di temukan pada usia lanjut, hal ini disebabkan karena penurunan elastisitas jaringan dan penebalan dinding arteri yang menimbulkan peningkatan curah jantung. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan efektivitas rebusan ketumbar dengan rebusan kunyit terhadap tekanan darah pada lansia Hipertensi. Metode: penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan rancangan two group pretest and posttest design with control, terdapat 38 responden yang terdiri dari 19 responden kelompok rebusan ketumbar dan 19 responden rebusan kunyit. Pengolahan data menggunakan Uji Paired t-test dan Independent t-test. Hasil yang didapatkan dari uji Pair t-test pada kelompok rebusan ketumbar didapatkan nilai p=0,000 (p value < 0,05) dan kelompok rebusan kunyit didapatkan nilai p= p=0,000 (p value < 0,05), sehingga dapat diartikan bahwa ada perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah diberikan rebusan ketumbar dan rebusan kunyit. Perbedaan kedua tindakan tersebut ditandai dengan hasil penurunan Map tekanan darah kelompok rebusan ketumbar dengan mean 12,80 mmHg dan rebusan kunyit dengan mean 7,10 mmHg, dengan nilai signifikan p=0, 017 (p value < 0,05). Simpulan: rebusan ketumbar dan rebusan kunyit efektif terhadap penurunan tekanan darah, namun rebusan ketumbar lebih efektif dibandingkan rebusan kunyit. Saran: dengan hasil penelitian ini diharapkan lansia dan masyarakat dapat menggunakan tanaman yang ada dilingkungan sekitar dalam menurunkan tekanan darah seperti ketumbar dan kunyit.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri Pada Pekerja Pabrik Tahu Di Kelurahan Tidar Selatan Magelang Fatmawati, F; Priyanto, Sigit; Margowati, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan sejahtera, bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja menuju peningkatan produktivitas. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengendalikan tingginya kecelakaan kerja adalah dengan menggunakan alat pelindung diri. Alat pelindung diri merupakan peralatan untuk melindungi pekerja dari potensi kecelakaan kerja saat bekerja. Alat pelindung diri menjadi salah satu faktor yang bisa mengurangi kecelakaan di tempat kerja. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan K3 terhadap kepatuhan menggunakan APD pada pekerja pabrik tahu. Metode : jenis penelitian ini Quasi Experiment dengan menggunakan rancangan two group pre-test dan post-test with control group design dengan sampel 12 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Data diolah dengan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil : Berdasarkan uji Mann-Whitney Test kepatuhan menggunakan APD diketahui nilai Asym. Sig. (1-tailed) adalah 0,014 dimana P value < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan kepatuhan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan : Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan K3 terhadap kepatuhan menggunakan APD pda pekerja pabrik tahu di Kelurahan Tidar Selatan Magelang.
Co-Authors Abadi Dwi Saputra, Abadi Abadi Dwi Saputra, Abadi Dwi Agus Taufik Mulyono Ahmad Munawar Ainunrahim, Rimadhani Amellia, Novita Rizky Amin, Muhammad Khoirul Aryati, Dwi Asri Wahyuniati Palupi, Asri Wahyuniati AYU WARDANI, AYU Ayuk Yunia Bambang Hari Wibisono Bambang Triatmodjo Budiarto, Balla Wahyu Danang Parikesit Dewanti ., Dewanti Dewanti Dewanti Dewi, Lily Kusuma Eman Suratman, Eman Enik Suhariyanti Enik Suhariyanti, Enik Enik Suharyanti Estrin Handayani F Fatmawati Fahmi Amrozi, M. Rizka Fatmawati Fatmawati Fatmawati, F H. Wardhani Sartono, H. Wardhani Hardiansyah . I Indayani Imam Munthohar, Imam Imam Muthohar Indayani, I Irwanto Irwanto J. Dwijoko Ansusanto Kemp, Adrew H. Kemp, Andrew H Latif Budi Suparma Magda Bhinnety Etsem Magda Bhinnety, Magda Margowati, Sri Masruroh, Siti Handariatul Moh Hanafi Muhammad Zudhy Irawan, Muhammad Zudhy Noor Mahmudah Noviyana Pujihastuti Nugroho, Nurman Nurrahmanto, Fajar Nurul Purborini Panjaitan, Hanna Pembuain, Ardilson Pramono Giri Kriswoyo Pratiwi, Fitria Rosalia Priro Simanjuntak, Daniel Priyo Priyo, Priyo PUJI LESTARI Putri, Erlin Helmalia Rinawanti Safitri, Rinawanti Riza Umami Robiul Fitri Masithoh Safruddin, Muchamad Samuel Petros Sebhatu, Samuel Petros Sefrus, Tri Septi Wardani, Septi Septiana, Ade Primerita Setiawan, Rosieta Anindya Siti Malkhamah Sri Margowati Sugesti, Bagus Gesit Sugiyanti, Desi Ari Sugiyanti, Desi Ari Suharyanti, Enik Sulistiyani Purna Sari Suparma, Latief Budi Suselo, Dedi Tianingsih, Novi Restu Tripradipta, Rahardianto Utomo, Suryo Hapsoro Tri Whiteing, Anthony Yuliadi, Iwan Yuliani, Richa Dwi Yunia, Ayuk Yusuf, Ferdinan Zudhy Irawan, Muhammad