Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Makroskopis dan Mikroskopis Daun Dollar (Zamioculcas zamiifolia (Lodd.)) Surahmaida; Aurelia Nabila Salsa Putri Bogar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.13337

Abstract

The dollar plant (Zamioculcas zamiifolia (Lodd.)) shows significant potential for medicinal applications. Despite numerous studies examining the chemical components in dollar plant leaves, there is still insufficient research on their macroscopic and microscopic features. This research was carried out to recognize and detail the macroscopic and microscopic characteristics of the dollar plant leaves and their powder simplisia. This qualitative descriptive study included processes like identifying plants, preparing simplisia, and conducting both macroscopic and microscopic observations. The macroscopic examination emphasized the observation of the leaf's shape, dimensions, and hue, while the microscopic examination sought to recognize anatomical characteristics such as stomata, trichomes, vascular bundles, and calcium oxalate crystals. The research showed that the dollar plant's leaves are a dark green color, glossy, smooth, elongated, featuring flat edges, pointed ends, and rulvunded bases. Under the microscope, the leaves displayed paracytic stomata type, spiral transport bundles, unicellular trichomes, and needle- shaped calcium oxalate crystals. Additional studies on the characterization of other componentsof the dollar plants including stem and roots, for a more complete characterization.
EDUKASI SISWA SMK NUR MEDIKA SURABAYA: PENGEMBANGAN REPELAN LALAT RUMAH BERBASIS DAUN ANDE-ANDE LUMUT Surahmaida; Cicik Herlina Yulianti; Vika Ayu Devianti
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan lalat rumah (Musca domestica) di lingkungan pemukiman berpotensi menyebarkan berbagai agen penyakit. Penggunaan insektisida kimia secara terus-menerus memberikan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan, sehingga diperlukan alternatif repelan alami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada 14 siswa-siswi SMK Nur Medika Surabaya melalui metode Campus Visit di Akademi Farmasi Surabaya dalam pembuatan repelan alami dari ekstrak dekokta daun ande-ande lumut (Selaginella doederleinii). Metode pelaksanaan meliputi pretes, pemaparan materi, demonstrasi, dan postes. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 85% terkait pemanfaatan bahan alam dan Teknik ekstraksi sederhana. Produk yang dihasilkan memiliki potensi sebagai repelan rumah tangga yang aman dan ekonomis.
EDUKASI PEMBUATAN MASKER HERBAL KUNYIT-TEPUNG BERAS SEBAGAI UPAYA PERAWATAN KULIT ALAMI BAGI SISWA SMK Surahmaida; Zulia Zahra; Chandra Cladio Kaseh; Eryka Ayu Febriana; Istiqomah Dwi Wahyu Lisanti; Ina Firdausyiah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kulit seperti jerawat dan kulit kusam merupakan kendala umum yang dihadapi remaja akibat perubahan hormonal dan paparan polusi di kota besar seperti Surabaya. Banyak remaja beralih ke produk kimia instan yang berisiko menimbulkan iritasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi pembuatan masker herbal kombinasi kunyit dan tepung beras sebagai alternatif perawatan kulit alami yang aman dan terjangkau pada siswa SMK Nusantara Surabaya. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, penyuluhan materi, demonstrasi pembuatan masker, dan evaluasi menggunakan instrumen pre-test serta post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dari rata-rata skor 16% (pre-test) menjadi 95% (post-test), dengan peningkatan sebesar 79%. Seluruh peserta (100%) mampu mempraktikkan pembuatan masker dengan benar dan menunjukkan antusiasme tinggi. Siswa mampu mempraktikkan pembuatan masker dengan komposisi yang tepat dan memahami manfaat biokimia dari bahan alami tersebut. Kesimpulannya, penggunaan bahan lokal seperti kunyit dan tepung beras efektif sebagai alternatif perawatan kulit yang aman, ekonomis, dan berkelanjutan bagi remaja.
Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Berbasis Bawang Merah Bagi SMK Farmasi Surabaya: Upaya Mitigasi Pencemaran Lingkungan dan Kesehatan Surahmaida Surahmaida; Floreta Fiska Yuliarni; Cicik Herlina Yulianti
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(1).52-60

Abstract

Pestisida kimia efektif dalam membasmi hama, namun karena zatnya yang tidak mudah terurai menyebabkan residunya mengendap sehingga menimbulkan dampak negatif bagi manusia dan lingkungan. Sebagai upaya mitigasi, pengembangan pestisida nabati menjadi alternatif ramah lingkungan dan aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk siswa SMK Farmasi Surabaya dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya pestisida kimia, memberikan keterampilan praktis pembuatan pestisida pemahaman serta memberikan keterampilan siswa SMK Farmasi Surabaya dalam pembuatan pestisida nabati berbasis bawang merah (Allium cepa). Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi dan demonstrasi pembuatan pestisida nabati, dan evaluasi (pre-test dan post-test) untuk menilaia peningkatan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam konsep pestisida nabati sebesar 34% dari 73% menjadi 98%. Kesimpulan dari pengmas ini adalah edukasi pembuatan pestisida nabati berbahan bawang merah berhasil dan dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan kesehatan di kalangan siswa SMK
Formulation of Papaya Leaf (Carica papaya L.) Decoction Extract Spray as a Botanical Insecticide against House Flies (Musca domestica) Kiki Arianti Agustin; Surahmaida Surahmaida; Floreta Fiska Yuliarni
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i3.12529

Abstract

The housefly (Musca domestica) is a mechanical vector for various infectious diseases, the control of which is still dominated by synthetic pesticides. This study aims to formulate and test the efficacy of a spray preparation of papaya (Carica papaya L.) leaf aqueous extract with variations in concentration (F1: 20%, F2: 40%, and F3: 60%) against housefly mortality. The experimental design used three replications for each treatment, utilizing a total of 120 houseflies, with 10 flies placed in each test container. A negative control group was included to ensure validity. Observations were conducted every 10 minutes over a 1-hour exposure period, and the collected data were analyzed descriptively. The results showed that an increase in extract concentration was directly proportional to the speed and rate of fly mortality. The negative control showed no mortality (0.00%). The F1 formulation resulted in an average mortality of 43.33%, while F2 and F3 demonstrated very high efficacy at 86.66% and 90.00%, respectively. Based on the killing speed, F3 recorded the highest cumulative mortality within the first 10 minutes (17 flies) compared to F2 (8 flies) and F1 (2 flies). The 40% (F2) and 60% (F3) concentration papaya leaf extract spray preparations possess potential and environmentally friendly insecticidal activity.