Claim Missing Document
Check
Articles

Interpersonal Communication or Counseling (IPC/C) Can Increase the Interest of Couples of Reproductive Age in Choosing Long-Term Contraceptive Methods: Komunikasi Interpersonal atau Konseling (KIP/K) dapat Meningkatkan Minat Pasangan Usia Subur dalam Pemilihan Jenis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Putri, Bella Novelia; Titisari, Ira; Hardjito, Koekoeh; Rahmaningtyas, Indah
JURNAL KEBIDANAN Vol. 14 No. 1 (2025): JKDH
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35890/jkdh.v14i1.403

Abstract

Komunikasi interpersonal atau konseling (KIP/K) merupakan proses komunikasi secara tatap muka antara dua atau lebih individu, di mana pengirim dapat menyampaikan informasi secara langsung dan penerima dapat menanggapi secara langsung dan memberikan solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh KIP/K Terhadap Minat Pasangan Usia Subur Dalam Pemilihan Jenis Metode Kontrasesi Jangka Panjang (MKJP) Di Kelurahan Betet Kota Kediri. Populasi pada penelitian ini yakni 510 PUS yang menggunakan Alat kontrasepsi non-MKJP di wilayah Kelurahan Betet dan menggunakan teknik sampling simple random sampling serta sampel sejumlah 43 PUS yang dihitung menggunakan rumus Analitik Numerik Berpasangan. Desain penelitian ini adalah pre-Eksperimental, one-group pre-test post-test design. Hasil pre-test menunjukkan 42 (97%) responden memiliki minat sedang dan 1 (2,3%) responden memiliki minat rendah. Setelah diberikan intervensi berupa KIP/K mengenai MKJP hasil posttest menunjukkan 37 (86%) responden memiliki minat sedang dan 6 (14%) memiliki minat tinggi. Penelitian ini dianalisis dengan Wilcoxxon sign rank test dan didapatkan hasil Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < alpha 0,05 yang menunjukkan H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa KIP/K dapat mempengaruhi minat pasangan usia subur dalam memilih metode kontrasepsi jangka panjang.
Correlation between stress and primary dysmenorrhea at SMAN 4 Kediri Putri, Diana Rahmatul; Wijayanti, L.A; Titisari, Ira
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v13i2.1185

Abstract

Introduction: The physiological disorder experienced by most women in Indonesia every month is primary dysmenorrhea (60-70%). The incidence of primary dysmenorrhea was experienced by female students at SMAN 4 Kediri City, as many as (90.8%) of all female students. One factor is stress. Objective: Determine the relationship between stress and the incidence of primary dysmenorrhea at SMAN 4 Kediri City. Methods: This research used the Analytical research design correlation with a cross-sectional approach, a population of 258 students, and a simple random sampling with a sample of 39 female students. The instrument used was questionnaires, with Spearman rank correlation analysis. Result: The results of this study were moderate stress 28.2% and moderate pain dysmenorrhea 53.8%. Statistical tests showed the correlation coefficient of Spearman rank sig value was 0.030; there was a significant relationship with a reasonably strong relationship strength of 0.347. Stress is the cause of dysmenorrhea to prevent dysmenorrhea can be minimized by preventing stress. Conclusion: the higher the stress, the higher the risk of dysmenorrhea in female students at SMAN 4 Kediri City. The higher the stress level experienced by female students, the greater their risk of experiencing dysmenorrhea (menstrual pain). This suggests that psychological factors such as stress can affect physical health conditions, particularly related to menstrual disorders in adolescent girls. To reduce the risk of dysmenorrhea, it is important to pay attention to stress management in students.
PROGRAM WILAYAH BINAAN BERKELANJUTAN TAHAP III PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DAN PENDAMPINGAN IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN AKI DAN RISIKO STUNTING Indriani, Ririn; Rahmawati, Rahajeng Siti Nur; Titisari, Ira; Sendra, Eny; Rahmaningtyas, Indah; Antono, Sumy Dwi; Pratamaningtyas, Susanti; Cahyani, Desy Dwi
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i1.4907

Abstract

A total of 222 (7.2%) toddlers experienced malnutrition, based on BB/U. Meanwhile, the results of BB/TB weighing obtained 147 (4.8%) malnutrition, and 36 (1.2%) severe malnutrition. Assistance for pregnant women, wasted and stunted children as an effort to support the Gebrak program or movement to reduce the death rate and accelerate the reduction of stunting in Mojo District, Kediri Regency. Of the 50 targets, 20 were pregnant women, 2 were anemic, 3 had CED and 15 were at high risk. Meanwhile, 30 children were 4 wasted and 26 were stunted. From the coaching that was held, results were obtained from 25 respondents who took part with an average pre score of 84.14 points. Meanwhile, the average post value: 85.75. So it can be concluded that there was an increase in the youth group of 1.65. from the group of pregnant women, which consisted of 25 respondents in the class of pregnant women who filled out the DASS questionnaire, the pre-test average was 17.85, for the post-test the average was 23.95, so it can be concluded that there was an increase of 6. 1. ABSTRAKSebanyak 222 (7.2%) balita yang mengalami gizi kurang, berdasarkan BB/U. Sedangkan hasil penimbangan BB/TB didapatkan 147 (4.8%) gizi kurang, dan gizi buruk sebanyak 36 (1.2%). Pendampingan ibu hamil, anak wasting dan stunting sebagai upaya mendukung program Gebrak atau gerakan menurunkan angka kematian dan percepatan penurunan stunting di Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Dari sejumlah 50 sasaran, terdiri dari 20 orang ibu hamil dengan 2 orang anemia, 3 orang dengan KEK dan 15 orang dengan resiko tinggi. Sedangkan 30 anak dengan rincian 4 wasting dan 26 orang stunting. Dari pembinaan yang diselengggarakan didapatkan hasil 25 orang responden yang mengikuti rata-rata nilai pre sebanyak 84,14 poin. Sedangkan nilai post rata-rata: 85,75. sehingga dapat disimpulkan ada kenaikan pada kelompok remaja sebesar 1,65. dari kelompok ibu hamil, yang terdiri dari 25 orang responden di kelas ibu hamil yang mengisi kuesioner DASS mendapatkan rata-rata pre test adalah 17,85, untuk post test didapatkan rata-rata adalah 23,95, sehingga dapat disimpulkan ada kenaikan sebesar 6,1.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Pada Ibu Post Partum Kurniasari, Siela; Ajeng, Lumastari; Titisari, Ira
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.395

Abstract

Background: Two thirds of infant deaths occur during the neonatal period. IMD can reduce the risk of infant death by 22%. However, the IMD in 2018 was 58.2%, which was not optimal. This research is to determine the factors related to the implementation of IMD Methods: a literature review with a Systematic Mapping Study approach obtained from the Google Scholar and PubMed databases. Results: The results of the review show that factors related to the implementation of IMD include the birth process, knowledge, level of education, family support and support from health workers. Conclusion: : The dominant factors related to IMD in postpartum mothers are the birth process and support from health workers. Limitations in the population of articles are that the bias is too large because the age of the baby is up to 24 months
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Masa Nifas Terhadap Kunjungan Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Grogol Nurani, Calista Baby Anggun; Titisari, Ira; Sendra, Eny; Rahayu, Dwi Estuning
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.393

Abstract

Abstrak Masa nifas yang biasanya berlangsung enam hingga delapan minggu dimulai setelah plasenta terlepas dan berakhir ketika organ reproduksi kembali ke bentuk sebelum hamil. Selama masa nifas ibu memerlukan perawatan pencegahan serta evaluasi rutin guna mendeteksi, menangani, dan merujuk jika terjadi komplikasi. Proses ini dilakukan melalui kunjungan nifas untuk memastikan kesehatan ibu tetap terjaga. Pengetahuan dan sikap menjadi dua dari sekian banyak variabel yang dapat mempengaruhi kunjungan nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kunjungan nifas dengan pengetahuan dan sikap ibu tentang masa nifas. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional, menggunakan populasi 78 orang dan sampel sejumlah 44 orang ibu yang memenuhi kriteria inklusi yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Kuesioner pengetahuan dan sikap digunakan sebagai instrumen penelitian. Kemudian data di analisis dengan Chi Square dan didapatkan hasil terdapat hubungan antara pengetahuan tentang masa nifas dengan kunjungan nifas dengan X2 = 10,087 dan p sebesar 0,001 (p<0,05). Serta, terdapat hubungan antara sikap tentang masa nifas dengan kunjungan nifas dengan X2 = 11,026 dan p sebesar 0,001 (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, hendaknya tenaga kesehatan memberikan intervensi yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan pembentukan sikap positif agar meningkatkan cakupan kunjungan nifas.
Efektivitas Penggunaan Metode Montessori dan Metode Tradisional Tentang Perkembangan Anak Usia 3-5  Tahun di PKBM Lisa dan KB Ceria Gs Kel. Lirboyo Kota Kediri Ratih Jianingrum; Desy Dwi Cahyani; Ira Titisari; Sumy Dwi Antono
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.20

Abstract

Perkembangan anak usia dini menjadi salah satu aspek penting yang menentukan kualitas hidup anak di masa depan. Metode pembelajaran yang tepat, seperti metode Montessori, diyakini dapat memberikan stimulasi optimal bagi perkembangan anak usia 3-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan perkembangan anak usia 3-5 tahun dengan metode Montessori dan metode tradisional. Desain penelitian ini adalah studi komparatif dengan pendekatan Cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 responden yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu 24 yang menggunakan metode Montessori dan 28 yang menggunakan metode tradisional. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dipilih secara acak. Data dikumpulkan dengan mengukur perkembangan anak usia 3-5 tahun menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) dan dianalisis dengan Uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taraf signifikansi sebesar 0,034, Asymp. Sig (2-tailed) < 0,05, maka H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara perkembangan anak yang menggunakan metode Montessori dan metode tradisional. Temuan ini mendukung bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat meningkatkan keterampilan anak secara optimal. Diharapkan hasil penelitian ini memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya stimulasi perkembangan serta membuka peluang kajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas metode Montessori dalam berbagai aspek perkembangan anak.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. YF dari Masa Hamil Sampai dengan Masa Interval Asmarani, Wisma Dwi; Rahmaningtyas, Indah; Titisari, Ira
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10979

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi, terutama disebabkan oleh perdarahan, infeksi, hipertensi dalam kehamilan, serta komplikasi persalinan dan nifas. Salah satu upaya untuk menurunkan AKI dan AKB adalah dengan menerapkan Continuity of Care (COC), yaitu pelayanan kebidanan yang berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, hingga keluarga berencana. Tujuan laporan ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. YF mulai dari masa kehamilan sampai masa interval. Penulisan menggunakan metode studi kasus di PMB Enik Murdyati, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri dari November 2024 hingga Mei 2025 dengan pendekatan manajemen kebidanan berbasis SOAP. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta menerapkan etika asuhan. Pada masa kehamilan Ny. YF mulai dilakukan asuhan pada usia kehamilan 31-32 minggu. Persalinan spontan dilakukan di PMB Enik Murdyati karena ibu datang dengan pembukaan lengkap. Asuhan neonatus diberikan dengan perawatan metode kanguru dikarenakan bayi BBLR. Masa nifas berlangsung normal, dan ibu memilih metode kontrasepsi Implan. Asuhan kebidanan berkelanjutan efektif dalam mendeteksi dini komplikasi dan memastikan ibu menjalani masa kehamilan hingga KB dengan aman dan lancar.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. S.M dari Masa Hamil Sampai dengan Masa Interval Tristanti, Yolanda Mayraissa; Rahmaningtyas, Indah; Titisari, Ira
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10986

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama untuk mengevaluasi derajat kesehatan suatu negara, termasuk Indonesia. Upaya menurunkan AKI dan AKB dilakukan melalui pendekatan Continuity of Care (COC), asuhan kebidanan yang berkesinambungan dari masa kehamilan hingga masa sela/antara. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan asuhan kebidanan secara continuity of care pada Ny. S.M, usia 34 tahun G3P1011, yang menjalani proses kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga penggunaan alat kontrasepsi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan Varney dan dokumentasi SOAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ny. SM menjalani kehamilan fisiologis tanpa komplikasi, persalinan secara normal di puskesmas, masa nifas tanpa penyulit, serta bayi lahir dengan kondisi sehat (BBL 3100 gram, PB 48 cm, APGAR score 8-9). Asuhan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pemantauan tumbuh kembang bayi baru lahir dan edukasi pada masa nifas. Asuhan continuity of care memberikan dampak positif terhadap pemenuhan kebutuhan kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny. DRW dari Masa Kehamilan hingga Masa Interval Al Maajid, Putri; Dwi Estuning Rahayu; Indah Rahmaningtyas; Ira Titisari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10987

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan. Continuity of Care (COC) merupakan pendekatan asuhan kebidanan yang berkesinambungan mulai masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus hingga keluarga berencana, dengan fokus pada pencegahan komplikasi dan peningkatan kesehatan ibu serta bayi. Studi kasus ini mendeskripsikan implementasi COC pada Ny. DRW di TPMB Yetty Sherot Setianingsih, Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri (11 November 2024 – 22 Maret 2025). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi SOAP. Hasil menunjukkan deteksi anemia ringan pada kehamilan dapat ditangani, persalinan berlangsung normal, pemulihan nifas lebih cepat, bayi berkembang optimal, dan ibu memilih kontrasepsi mantap (MOW). Keseluruhan proses menunjukkan Asuhan Kebidanan Continuity of Care efektif meningkatkan kualitas asuhan kebidanan dan keselamatan maternal-neonatal.
Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. N Usia 24 Tahun di TPMB Siti Munawaroh Mojo, Kabupaten Kediri Maula, Lia Rodhiatul; Titisari, Ira; Pratamaningtyas, Susanti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10988

Abstract

Continuity of Care (COC) merupakan pendekatan pelayanan kebidanan yang berkelanjutan dari masa kehamilan hingga keluarga berencana. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi COC pada Ny. N, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek mendapatkan asuhan dari trimester III kehamilan, persalinan, masa nifas, neonatus, hingga pelayanan kontrasepsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa Ny. N dengan LILA 23 cm mendapat intervensi gizi, suplementasi zat besi, dan pemantauan berat badan secara berkala. Persalinan berlangsung spontan dengan posisi janin occiput anterior, didampingi suami, dan berhasil dilakukan Inisiasi Menyusu Dini. Masa nifas berjalan normal, luka perineum sembuh baik, dan ibu berhasil memberikan ASI eksklusif. Bayi lahir sehat dengan berat badan 3.660 gram dan mendapat imunisasi dasar serta perawatan sesuai standar. Pelayanan KB dilakukan dengan pemasangan IUD yang berjalan lancar. Asuhan ini menunjukkan keberhasilan pendekatan COC dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan melalui edukasi, pemantauan, serta keterlibatan keluarga. COC terbukti efektif dalam mencegah komplikasi, meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi, serta memperkuat pemanfaatan layanan kesehatan berkelanjutan.
Co-Authors Afrila Salsabila Ajeng, Lumastari Al Maajid, Putri Anggita Retno Sari Anggraeniy, Mayang Eustacia Anggun Novita Sari Anisa Dewi Nur Masruroh Antono, Sumy Dwi Ardinata, Syanofa Cardia Arianti, Anggita Putri Asmarani, Wisma Dwi Astri Dwi Ningrum Bora, Yohana Budi Susatia Cahyani, Desy Dwi Citra DewiFitri Setiani Desy Dwi Cahyani Dewi Marianthi Diany Wahyu Hapsari Diany Wahyu Hapsari Dwi Estuning Rahayu Dwi Lestari DWI SURYANTO Eka Rati Astuti Endrastuti Sulistyowati Utami ERNA RAHMA YANI ernita, ernita Fadila, Safira Hanin Iffa Putri Farica Emiliana Fitria, Lia Hadijah Hadijah Hasnawatty Surya Porouw, Hasnawatty Surya Henny Lathifatuzzahro Herawati, Sylviana Hetiningtiyas Hetiningtiyas Husna, Dina Rosidatul Husna, Nilna Hidayatul Imroatul Chumaida Indah Rahmaningtyas Indah Rahmaningtyas Indah Rahmaningtyas Indriani, Ririn Isnaeny, Isnaeny Jundiyaturrohman, Salsabila Kartika Chandra Suryaningrum Kiswati Koekoeh Hardjito Kundarti, Finta Isti Kurnia Putri Cantyka Kurniasari, Siela Lely Ayu Permata Addini Luluk Fajria Maulida Maharani Sulistiyo Putri Maria M. Dwi Wahyuni Maula, Lia Rodhiatul Mika Mediawati Mira Susanti Naning Tri Windarti Neni Restiana Putri Neni Restiana Putri Niken Firda Noorma, Nilam Nordianiwati, Nordianiwati Nur Rahmawati, Rahajeng Siti Nurani, Calista Baby Anggun Nurfiani Nurfiani Nurlaili, Anis Nursyam, Dian Eka Nurul Pujiastuti Nurul Pujiastuti Oktaviana Dewi Lolita Parahita, Anorraga Putri Adi Ramadhania Putri, Bella Novelia Putri, Diana Rahmatul Putri, Erica Diana Rahajeng Siri Nur Rahmawati Rahajeng Siti Nur Rahmawati Rahmaningtyas, Indah Rahmawati, Rahajeng Siti Nur Ratih Jianingrum Ratte Putri Anggraeni Reki Lintang Nastiti Ribut Eko Wijanti Ririn Indriani Rizky Auliah Juniarti Rossilawati Rossilawati Sendra, Eny Sendra, Eny Setyarini, Arika Indah Shinta Kristianti Shintya Okta Rihandhini Sinta Effelia Agatra Siti Aisyah Siti Asiyah Sumy Dwi Antono Sumy Dwi Antono Sumy Dwi Antono Sumy Dwi Antono Susanti Pratamaningtyas Tompunuh, Magdalena Martha Triatmi Andri Yanuarini Triatmi Andri Yanuarini Triatmi Andri Yanuarini Tristanti, Yolanda Mayraissa Virginita, Giska Elma Wahyudi, Nora Rahmawati Widyani, Bernadita Wijayanti, L.A Wijayanti, Lumastari Ajeng Yanuarini, Triatmi Andri Yohanes Kristianto