Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Informasi Manajemen Pada Puskesmas Kepenuhan Hulu Berbasis Web Purnama, Iwan; Susanti, Susi
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jptiv.v6i1.30698

Abstract

Puskesmas merupakan salah satu instansi pemerintah yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kecamatan. Peran puskesmas sangatlah penting dalam menopang kinerja dari instansi kesehatan diatasnya seperti rumah sakit, sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan kesehatan masyarakat. Puskesmas Kepenuhan Hulu memiliki aktifitas pelayanan seperti proses pendaftaran pasien, rekam medis, pendataan apotek. Saat ini sistem pengolahan data pasien pada tiap bagian masih dikerjakan dengan cara sistem manual atau belum memanfaatkan sistem informasi Puskesmas. Dengan masih digunakannya sistem manual dan beberapa puskesmas sudah menggunakan Simpuskesmas, maka muncul berbagai permasalahan dalam pengolahan data pasiennya. Masalah-masalah ini diantaranya adalah tingginya tingkat kesalahan dalam pengolahan data pasien (data pendaftaran, data pemeriksaan, data rujukan, dan data laboratorium) dan lambatnya proses pelayanan pasien misalnya pendataan dan pencarian data pasien. Hasil dari penelitian ini adalah dibangunnya sebuah sistem informasi manajemen pada Puskesmas Kepenuhan Hulu. Sistem informasi manajemen ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja puskesmas. Sehingga kualitas dan mutu pelayanan menjadi meningkat.
Transformasi Kepemimpinan Nasional: Tantangan dan Peluang di Era Globalisasi Setyawan, Filippus Cahyo; Aditya, Muhammad; Pratama, Ilham Okta; Purnama, Iwan; Rihi Hina, Bara Jonathan; Naibaho, Nora; Sukmawati, Anita; Seran, Ardi Peterson; Makanoneng, Jacqueline; Arsanto, Hugeng Wimbo; Tangkudung, Audrey G.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8679

Abstract

Artikel ini mengkaji peran penting transformasi kepemimpinan dalam menghadapi tantangan yang kompleks dan peluang yang muncul di era globalisasi. Dengan memahami dinamika hubungan internasional, dampak perubahan ekonomi, dan peran media sosial, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kepemimpinan yang responsif terhadap konteks global. Melalui analisis literatur dan pendekatan penelitian kualitatif, artikel ini meneliti karakteristik kepemimpinan transformasional sebagai solusi untuk mengatasi tantangan global. Pendidikan dan pengembangan kepemimpinan, bersama dengan responsivitas terhadap perubahan global, diidentifikasi sebagai elemen kunci dalam proses transformasi kepemimpinan. Tantangan utama termasuk kompleksitas isu-isu global seperti krisis keamanan dan perubahan iklim, yang memerlukan kepemimpinan yang visioner, terbuka terhadap ide-ide baru, dan bersifat responsif terhadap dinamika global. Artikel ini juga mengidentifikasi peluang melalui diplomasi, kerjasama internasional, inovasi dalam tata kelola negara, dan pembangunan sumber daya manusia sebagai cara untuk memperkuat kepemimpinan nasional. Transformasi kepemimpinan menjadi suatu keharusan untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang di era globalisasi. Penguatan pendidikan kepemimpinan, responsivitas terhadap perubahan global, dan kolaborasi internasional menjadi kunci dalam menciptakan pemimpin yang mampu membawa bangsa melangkah maju di panggung global. Artikel ini mengundang pemikiran lebih lanjut dan tindakan konkret dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan nasional demi keberlanjutan dan kemajuan bangsa.
OPTIMIZING K-MEANS ALGORITHM WITH ELBOW AND SILHOUETTE METHODS FOR NATIONAL EXAM SCORE DATA CLUSTERING Saputra, Ramzi; Purnama, Iwan
Jurnal Ilmu Komputer Ruru Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Yayasan Grace Berkat Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The national examination is an evaluation system for basic education standarts that supports student graduation. In accordance with the regulations of the Government of the Republic Indonesia, the evaluation of learning outcomes aims to evaluate the achievement of national graduate students. As the data obtained by the author, namely the National Vocational Exam Value Data for the Vocational High School in Central Java Province for the class of 2019. But the data displayed is still random and less information. Then data mining techniques are needed to classify which schools is carried out using the k-means clustering method and using elbow and silhouette optimization, with optimum k obtained K=3 and K=2 with calculations using RStudio tools. It is expected to produce the best cluster for the grouping
PENDOKUMENTASIAN GAMBAR TERUKUR CAGAR BUDAYA OMAH GEDE DAN WITANA BUYUT TRUSMI CIREBON herwindo, Rahadhian P; Arif, Kamal A; Dewi, Mira; Sugiarto, Roni; Purnama, Mimie; Purnama, Iwan; Hidayah, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v2i01.427

Abstract

Kabupaten Cirebon merupakan wilayah di pesisir Jawa Barat yang memiliki kekayaan cagar budaya termasuk dalam wujud arsitekturnya. Secara garis besar, upaya pelestarian cagar budaya dilakukan melalui upaya perlindungan, pemeliharaan, dan dokumentasi. Upaya perlindungan dilakukan melalui penyelamatan, pengamanan. Upaya pemeliharaan dilakukan melalui konservasi dan pemugaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendukung Upaya dokumentasi dilakukan melalui perekaman data dan publikasi. Adapun perekaman data, merupakan rangkaian kegiatan pembuatan dokumen tentang cagar budaya yang dapat memberikan informasi atau pembuktian keberadaannya. Kegiatannya berupa pemotretan, penataan, penggambaran, survey. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut untuk mendukung Pemerintah Daerah Cirebon dan masyarakat dalam pendokumentasian Cagar Budaya. Selain itu juga untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal kepekaan dan pemahaman mengenai bangunan cagar budaya di wilayah Jawa Barat. Selain itu materinya dapat dikembangkan untuk menunjang penelitian dan abdimas berikutnya. Metode Dokumentasi ini dilaksanakan dengan pendekatan measured drawing dilakukan pada Bale Gede dan Witana Trusmi melalui pengukuran keseluruhan kondisi eksisting bangunan sedemikian adanya. Hasilnya digunakan sebagai dokumen referensi dalam melakukan penelitian ataupun pemugaran/renovasi bangunan kedepannya apabila terjadi kerusakan/ kehancuran pada bangunan yang bersangkutan.
POTENSI KONSERVASI ARSITEKTUR UNTUK KAWASAN WISATA KAMPUNG ARAB DI CIREBON Prayuko, Bregas Vikri; Arif, Kamal Abdullah; Herwindo, Rahadhian Prajudi; Purnama, Mimie; Pangestu, Mira Dewi; Purnama, Iwan; Nurhidayah, Nurhidayah; Grasella, Patricia; Lisa, Teresa; Ramadhan, Gibran
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v2i05.781

Abstract

Kawasan Panjunan Cirebon merupakan salah satu kawasan yang memiliki nilai sejarah yang penting dalam perkembangan kota Cirebon. Panjunan memiliki bangunan cagar budaya Masjid Merah Panjunan, yang dibangun sejak 1480 dan merupakan salah satu masjid tertua di Cirebon. Kawasan ini juga hidup dan memiliki peran penting pada zaman kolonialisme Indonesia. Tidak heran bahwa bangunan-bangunan yang ada di kawasan ini sangat beragam. Hal tersebut nampak dalam studi langgam yang disandingkan dengan keadaan visual (tampak) bangunan pada kawasan Panjunan. Dengan demikian beberapa bangunan yang ada di kawasan ini memiliki potensi konservasi arsitektur. Upaya konservasi arsitektur dapat dilakukan dengan menentukan bangunan-bangunan yang berpotensi untuk dikonservasi berdasarkan tampaknya, dilanjutkan dengan usulan penerapan adaptive reuse untuk bangunan terpilih, serta mendeskripsikan potensi revitalisasi cagar budaya yang ada di sana. Beberapa bangunan terpilih memiliki potensi konservasi dapat dipugar difungsikan secara optimal. Upaya yang dilakukan tidak hanya mendukung konservasi arsitektur melainkan juga dapat mendukung keadaan ekonomi, sosial budaya, bahkan pariwisata kawasan Panjunan, Cirebon. Potensi konservasi akan terjadi secara maksimal jika diupayakan juga revitalisasi pada cagar budaya yang ada pada kawasan Panjunan yang kini kurang mendapatkan perhatian. Dengan dilakukannya revitalisasi, value atau nilai dari cagar budaya tersebut dapat meningkat. Kawasan Panjunan dengan langgam bangunan yang beragam menjadi semakin menarik dengan potensi konservasi arsitekturnya. Dengan demikian perkembangan kawasan selanjutnya juga diharapkan dapat berdampingan dengan upaya konservasinya sehingga tetap dapat melestarikan peninggalan sejarah yang membentuk identitas kawasan dari dulu hingga kini.
REVITALISASI ARSITEKTUR PADA KAWASAN PANJUNAN SEBAGAI KAMPUNG WISATA WARISAN BUDAYA DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN PARIWISATA DI KOTA CIREBON Prayuko, Bregas Vikri; Arif, Kamal Abdullah; Herwindo, Rahadhian Prajudi; Pangestu, Mira Dewi; Lumunon, Austensean Stanislaus; Nurhidayah, Nurhidayah; Purnama, Iwan; Rachmansyah, Bima Sakti; Bangun, Patricia Grasella Savalen; Rayhansyah, Muhammad Azka; Alphadianto, Andanti Eveline Emmanuella; Wijaya, Aileen Febriani
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2024): (DESEMBER 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/sucsj.v1i2.7957.1-15

Abstract

Kota Cirebon, di Jawa Barat, kaya akan sejarah dan budaya namun belum memiliki perkembangan yang pesat dalam aspek pariwisatanya. Kampung Panjunan potensial untuk dikembangkan, dengan kolaborasi antara Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon (STT Cirebon) dan Jurusan Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pengembangan pariwisata berbasis arsitektur dan budaya di Jawa Barat. Melibatkan Dinas Pariwisata Kota Cirebon dan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Kota Cirebon. Panjunan memiliki Masjid Merah yang kaya budaya, dibangun tahun 1480, salah satu masjid tertua di Cirebon, memiliki potensi pariwisata religi dan budaya. Pemerintah kota mendukung pengembangan pariwisata dan wisata lokal. Keterlibatan masyarakat dimulai dengan mempelajari aspek sosial-budaya Panjunan, memetakan budayanya, mengidentifikasi karakteristik fisik dan spasial untuk menjaga akar sejarahnya, termasuk pembentukan desa wisata. Hasilnya termasuk rencana konseptual untuk pengembangan pariwisata Panjunan dan dokumen pendukung untuk revitalisasi daerah tersebut, berdampak pada aspek fisik, ekonomi, dan sosial-budaya kawasan Panjunan.
ChatGPT for Teachers and Students in Science Learning: A Systematic Literature Review Purnama, Iwan; Edi, Firman; Megahati S, Ruth Rize Paas; Wijanarko, Tiok
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.5259

Abstract

In Indonesia Science education has not reached a portion that is in accordance with the needs of science education. Science learning should not only focus on knowledge but must also be balanced with application in everyday life. With this application, students will know that what they learn in science is applied and useful for life. That way, students will continue to try to experiment because of their high curiosity so that students are able to produce scientific products. Science problems are not only experienced by students, but teachers who teach science at school also have science problems they face. For this reason, Chat GPT (Generative Pre-Trainer Transformer) is used as one of the Open AI (Artificial Intelligence) innovations, a research company engaged in the development of artificial intelligence. The purpose of this research is to explain GPT Chat for Teachers and Students in Science Learning. A review is conducted on the state-of-the-art methods using the preferred reporting items for reviews and meta-analyses (PRISMA) guidelines. The results of this research show that Chat GPT has main functions, Chat GPT also has many uses for teachers and students, and science learning has five domains of science education, which must be supported by appropriate technological sophistication.
GPT Chat Integration in Project Based Learning in Learning: A Systematic Literature Review Purnama, Iwan; Edi, Firman; Syahrul; Agustin, Risnawati; Pranoto, Nuridin Widya
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6712

Abstract

The evolution of technology in education has opened new doors for innovative teaching methods. One such breakthrough tool is ChatGPT, a learning model developed by Open AI. Open AI has huge potential, not only to increase efficiency but also to improve pedagogy for more engaging learning experiences. The purpose of this research is to test the integration of GPT Chat in Project Based-Learning in Learning. This research uses a systematic literature review method using Preferred Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA). The results of this research explain that in the Industrial Revolution Era 4.0, educational institutions must prepare new literacy and orientation in the field of education, the new literacy itself is in the form of data, technology, and human resource literacy. Project-based learning is a learning model that emphasizes student activity in solving various problems through a series of activities starting with gathering information, planning a project, and producing a particular product packaged in the form of project work. The stages of project-based learning are Determining basic questions, developing a project plan, Developing a schedule, Monitoring, Test results, and Evaluation of experience. ChatGPT is a research tool or “thought partner”, and is said to be useful for a variety of teaching purposes. The application of the PjBL model has the potential to improve student learning outcomes and motivation in Indonesia. Therefore, the integration of GPT chat with Project Based-learning in learning needs to receive further attention so that it can make a more significant contribution to improving the quality of learning and student motivation in Indonesia.
Recent Trends in Virtual Reality for Meaningful and Fun Science Learning: A Systematic Literature Review Purnama, Iwan; Prananta, Arie Wahyu; Wijanarko, Tiok
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 5 (2024): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i5.7159

Abstract

The use of Virtual Reality in education can revolutionize the learning experience of students through immersive and captivating encounters that can enhance their understanding of the subject can provide a meaningful and enjoyable Virtual Reality experience. Where the research objective is to examine the latest trends in Virtual Reality for meaningful and enjoyable science learning: Systematic Literature Review. The review was conducted based on state-of-the-art methods using the preferred reporting items for reviews and meta-analyses (PRISMA) guidelines. The results of this research explain that there are Learning Trends in the Future, namely: Collaboration, Learning Inspiration from a Young Age, Rapidly Growing Online Learning, Using Virtual Reality for Learning, Learning with AI Technology; Uses of Virtual Reality in science learning: Use of Virtual Reality as a learning medium, Use of Virtual Reality as a competency testing medium, Learning & competency testing in the Film Industry; The essence of science learning: Science as a way of thinking, Science as a way of inquiry, Science as a building of knowledge, Science as a form of interaction between technology and society.
Advantages and Disadvantages of Virtual Reality in Science Learning Systems in the 21st Century: A Review Khairul; Purnama, Iwan; Prananta, Arie Wahyu; Megahati.S , Ruth Rize Paas; Agustin, Risnawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.10214

Abstract

The rapid development of information technology has brought human civilization into the 21st century, which requires mastery of 21st-century skills, such as critical, creative, collaborative, and communicative thinking. Virtual reality offers an immersive and interactive learning experience, allowing students to interact with virtual environments as if they were real, thus potentially increasing conceptual understanding and learning motivation. Virtual reality has advantages and disadvantages in science learning. Where the purpose of the study is to examine the advantages and disadvantages of virtual reality in science learning systems in the 21st century: a Review, namely collecting information from previous studies related to the Advantages and Disadvantages of Virtual Reality in Science Learning Systems in the 21st Century This review was conducted based on the review method. The results of this study explain that there are several advantages and disadvantages of using a science learning system that uses virtual reality, one of the results that explains the advantages of virtual reality is Immersive Learning so that students can see learning concepts more realistically and not only focus on books or material explanations; teachers and one of the disadvantages of virtual reality in science learning is that VR systems can be expensive to develop and maintain, making them less accessible to organizations, educational institutions with limited budgets.
Co-Authors Abdul Karim Agus Perdana Windarto Agustin, Risnawati Agustina, Asri Widya Aini, Putri Al Maahi, Muhammad Zuhri Alphadianto, Andanti Eveline Emmanuella Anita Sukmawati Arif, Kamal A Arsanto, Hugeng Wimbo Ashari, Suci Balqi, Siti Fadillah Bangun, Budianto Bangun, Patricia Grasella Savalen Dar Hasibuan, Halmi Edi, Firman Febriani, Lisa Grasella, Patricia Guna Dharma, Aditya Gunawan, Yogi Harahap, Aziddin Harahap, Nur Salimah Hasibuan, Elysa Rohanayani Hasibuan, Linda Suhela Hasibuan, Mila Nirmala Sari Heni Pujiastuti herwindo, Rahadhian P Ibrahim, Muhammad Sahlan Indah Lestari, Indah Irmayani, Deci Kamal Abdullah Arif Khairul Khairul Khairul, Khairul Lisa, Teresa Listia, Bella Ayu Lubis, Rizky Ramadhan Hasan Lumunon, Austensean Stanislaus M. Rafi Makanoneng, Jacqueline Marha As, Pawa Niassa Megahati S, Ruth Rize Paas Megahati.S , Ruth Rize Paas Mimie Purnama Mira Dewi Pangestu Monica, Nelly Muhammad Aditya, Muhammad Muhammad Hamka N, M Rizqi Naibaho, Nora Nasution, Muhammad Bobbi Kurniawan Nathania Putri1, Nathania Nur Hidayah Nurhidayah Nurhidayah Nuridin Widya Pranoto Pane, Rahmadani Pratama, Ilham Okta Prayuko, Bregas Vikri Rachmansyah, Bima Sakti Rahadhian Prajudi Herwindo Ramadhan, Gibran Rasyid Munthe, Ibnu Rayhansyah, Muhammad Azka Rihi Hina, Bara Jonathan Rohani Rohani Roni Sugiarto Sakinah Sakinah Sandhi, Bagus Hari Saputra, Ramzi Sempurna, Teguh Seran, Ardi Peterson Setyawan, Filippus Cahyo Silestian, Selvi Siregar, Sakinah Ubudiyah Solikhun Solikhun, Solikhun Sumitro Sumitro Susi Susanti Syahputra Harahap, Hasmi Syahputra, Zulfahmi Syahrul Syaiful Zuhri Harahap Tambak, Riski Romadhon Tangkudung, Audrey G. Tiok Wijanarko Trianovie, Sri Wijaya, Aileen Febriani Wijaya, Rian Farta Yanris, Gomal Juni