Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS KADAR MERKURI PADA KRIM PENCERAH WAJAH MENGGUNAKAN ATOMIC ABSORPTION SPECTROSCOPY (AAS) Purnomo, Frida Octavia; Waluyo, Dyah Ayuwati; Larasati, Dewi Adelia; Habibillah, Yolanda Rahmah; Widiyawati, Dwi; Lestari, Puspa Ayuningdyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35758

Abstract

Standar kecantikan setiap zaman semakin bertransformasi dan meningkat, pada zaman sekarang kerap menekankan pada tampilan fisik yang sempurna, bayak masyarakat yang menginginkan memiliki kulit yang putih namun dengan cara yang instan, karena tuntutan tersebut banyak orang mencari alternatif yang mudah dengan cara membuat krim pencerah dengan bahan yang berbahaya. Salah  satu  bahan  berbahaya  yang digunakan  pada krim pencerah adalah  merkuri  yang  dapat  menghambat pembentukan melanosit (melanogenesis) jika  digunakan  dalam jangka  waktu  yang  panjang. Tujuan  penelitian  ini  untuk  menganalisis dan mengidentifikasi kadar merkuri dalam krim pencerah menggunakan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Penelitian diawali dengan preparasi sampel krim pencerah wajah, lalu pengujian kualitatif menggunakan NaOH dan HCl, serta pengujian kuantitatif untuk menentukan kadar merkuri menggunakan AAS yang terdiri dari preparasi sampel uji, pembuatan larutan baku merkuri 500mg/L dan variasi konsentrasi larutan baku merkuri. Sediaan krim pencerah wajah A dan B positif mengandung merkuri yang ditandai dengan terbentuknya endapan putih dan kuning pada uji kualitatif. Pada uji Kuantitatif krim pencerah wajah A dan B mengandung merkuri sebesar 24,05 mg/L dan 38,74 mg/L. Kadar merkuri krim pencerah wajah A dan B telah melebihi ambang batas aman menurut FDA yaitu tidak boleh lebih dari 1 mg/L. Merkuri tidak diizinkan dalam kosmetika, artinya krim A dan B tersebut tidak memenuhi syarat untuk diedarkan sesuai ketentuan BPOM.
Deteksi Timbal (Pb) Pada Lipstik Menggunakan Metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS): Detection Of Lead (Pb) In Lipstick  Using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) Method Efendy, Vina; Ramawati, Dini; Purnomo, Frida Octavia; Humaedi, Aji; Waluyo, Dyah Ayuwati
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/g43c6a62

Abstract

Salah satu produk kosmetik yang sering digunakan oleh wanita adalah lipstik. Lipstik bisa menjadi berbahaya jika terkontaminasi oleh logam berat seperti timbal (Pb), yang dapat berdampak negatif pada Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kadar logam berat timbal (Pb) dalam lipstik secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Preparasi sampel dilakukan dengan metode destruksi basah menggunakan campuran HNO₃ 65% dan HCl 37%. Uji kualitatif dilakukan dengan pereaksi NaOH 2 M dan HCl 0,1 M, dimana terbentuk endapan putih menandakan adanya timbal. Uji kuantitatif menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) pada panjang gelombang 283,3 nm untuk menentukan kadar timbal dalam dua sampel lipstik. Hasil analisis menunjukkan kadar timbal pada lipstik A sebesar 296,31 mg/L dan lipstik B sebesar 263,42 mg/L, melebihi batas aman yang ditetapkan oleh BPOM yaitu 20 mg/L. Oleh karena itu, penggunaan lipstik yang terkontaminasi timbal berisiko terhadap kesehatan jika terakumulasi dalam tubuh.
Edukasi Pengetahuan Stunting Dan Cara Pencegahannya Sejak Remaja oktavelani, Oktavelani Tiara Eka Putri; Zahrani, Kaila Sifa; Masyha, Dilea Dara; Syarobhi, Muhammad Wildan; Wardana, Mutia Sari; Purnomo, Frida Octavia; Paramyta, Bunga Destiyana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.520

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan utama di Indonesia, khususnya di daerah dengan tingkat akses informasi dan kesadaran kesehatan yang rendah. Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tingginya risiko stunting akibat minimnya pemahaman masyarakat, terutama remaja, terkait pentingnya gizi seimbang dan kesehatan reproduksi. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), ditemukan bahwa sebagian besar remaja di Desa Nagrak memiliki pemahaman yang rendah mengenai langkah pencegahan stunting. Upaya pencegahan stunting menjadi prioritas nasional, salah satunya melalui peningkatan pemahaman remaja mengenai stunting. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja Desa Nagrak terkait pengertian, penyebab, dan pencegahan stunting melalui program edukasi berbasis pengabdian masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, diskusi, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas program. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja setelah edukasi, dengan 100% responden memahami pengertian, ciri-ciri, dan gejala stunting. Program ini membuktikan bahwa remaja dapat berkontribusi dalam pencegahan stunting, sebagaimana didukung oleh penelitian sebelumnya.
Peran Kuliah Kerja Nyata dalam Sosialisasi Penyakit Degeneratif dan Cek Kesehatan di Desa Cibanon Kabupaten Bogor Jawa Barat Novitasari, Anggraeni; Simbolon, Clara Bella; Waluyo, Dyah Ayuwati; Halimatushadyah, Ernie; Purnomo, Frida Octavia; Komariah Kamerinda, Siti; Putri, Yulia Anggraeni
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i1.10182

Abstract

Penyakit degeneratif, seperti diabetes, hipertensi, asam urat, menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bogor. Penyebab utama penyakit ini meliputi pola hidup yang tidak sehat, penuaan, dan faktor genetik. Sosialisasi mengenai penyakit degeneratif dan cek kesehatan yang diselenggarakan pada 19 November 2024 di Desa Cibanon, Kabupaten Bogor, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit degeneratif dan pentingnya deteksi dini serta pencegahan melalui gaya hidup sehat. Kegiatan ini meliputi edukasi tentang penyebab, gejala, dan pencegahan penyakit degeneratif serta pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis membantu masyarakat lebih memahami kondisi kesehatan mereka dan mendorong mereka untuk menerapkan pola hidup sehat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih sering di daerah pedesaan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
EDUKASI PENYAKIT KULIT DAN DIARE TERKAIT DAMPAK PENGGUNAAN AIR KOTOR PADA MASYARAKAT DI DESA CADAS NGAMPAR BOGOR Wiranti, Dinar Septia; Ananta, Natasia Okny Astri; Friscila, Friscila; Yuliana, Agnes; Purnomo, Frida Octavia; Krismayadi, Krismayadi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i1.16437

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup. Namun, pencemaran air menjadi permasalahan serius yang mengancam kualitas hidup masyarakat, khususnya di Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kota Bogor. Desa ini memiliki tantangan besar dalam akses air bersih, karena banyak warga masih menggunakan air sungai yang tercemar untuk aktivitas sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan kakus. Penggunaan air yang tidak bersih dapat meningkatkan kasus penyakit kulit dan diare yang sering kali diabaikan oleh masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga mengenai bahaya penggunaan air yang tidak bersih serta memberikan edukasi tentang pengobatan yang benar untuk diare dan penyakit kulit. Kegiatan dilakukan melalui survei dengan desain pretest-posttest untuk mengukur perubahan pemahaman dari 28 warga. Kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, serta evaluasi pemahaman sebelum dan setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran warga tentang pentingnya menggunakan air bersih serta pemahaman terkait diare dan penyakit kulit. Warga menjadi lebih waspada terhadap dampak buruk penggunaan air tercemar dan berkomitmen untuk menjaga kebersihan air di lingkungan mereka. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Cadas Ngampar. Untuk keberlanjutan, diperlukan program tambahan, seperti penyediaan teknologi filtrasi air sederhana guna memastikan akses air bersih bagi seluruh warga.
Penyuluhan Gizi Seimbang Dengan Pemanfaataan Pangan Lokal Kampung Langkob Desa Majalaya Kecamatan Cikalongkulon Cianjur: Counseling on Balanced Nutrition Using Local Food Langkob Village, Majalaya Village, Cikalongkulon District, Cianjur Habibillah, Yolanda Rahmah; Larasati, Dewi Adelia; Yuhanda, Farhan Naufal; Ratnayani, Ratnayani; Efendy, Vina; Widiyawati, Dwi; Margareta, Siska; Prayoga, Andoscha Penyulas; Christofer, Nicholas; Purnomo, Frida Octavia; Humaedi, Aji; Kurniawan, Naufel Hafidz
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i1.353

Abstract

Penyuluhan tentang gizi seimbang merupakan suatu upaya untuk meningkatkan asupan gizi pada masyarakat yang akan mempengaruhi kesehatan. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan gizi seimbang dengan pemanfaataan pangan lokal di Kampung Langkob Desa Majalaya Kecamatan Cikalongkulon Cianjur. Kegiatan ini bertujuan agar memberi pengetahuan tentang gizi seimbang sehingga dapat mencegah terjadinya permasalahan gizi pada masyarakat. Tahapan kegiatan ini perizinan lokasi, peminjaman perlengkapan serta peralatan, sosialisasi, penyuluhan, dan penutup. Metode yang digunakan seperti penyuluhan serta kuisioner. Hasil kegiatan menunjukan bahwa penyuluhan yang telah dilakukan berdampak baik dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pada masyarakat mengenai gizi seimbang berdasarkan hasil Pre-test dan Post-test dengan peningkatan sebesar 16,87%.
Pembekalan Edukasi Pengetahuan Penyakit Degeneratif dengan Penanaman-Pemanfaatan tanaman Toga Serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kepada Masyarakat Cawang RT 009 dan RT 011 Waluyo, Dyah Ayuwati; Krismayadi, Krismayadi; Purnomo, Frida Octavia; Hanan, Raihan Arung; Pramesti, Anggi Shiva; Nusantarawati, Eka; Mulyani, Hanny Dwicahya; Tsabitah, Nadiah; Adiningsih, Septia Nur Wahyu
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i1.356

Abstract

One of the problems that exists in the people of Kampung Cawang RT 09 & 11 RW 13, Kramat Jati Village, East Jakarta City is a lack of awareness, but quite a few people in Kampung Cawang have basic knowledge regarding degenerative diseases, what are the examples of the disease, the symptoms of each generative disease and how possible therapies can be applied both medically and non-medically, therefore counseling related to degenerative diseases is the main program that has been implemented during the KKN process. Lack of awareness of the potential around them which they might be able to use as additional resources to be useful for Cawang village community education. One of the programs implemented in Cawang village is apart from counseling about degenerative diseases, there are also other programs including counseling about drug classification, how to store drugs, how to wash hands properly and several other additional programs that support the creation of good relationships between students (participants). KKN) with the people of Cawang Village. The objectives of holding this program are: 1) To create public awareness of the importance of science; 2) To create basic knowledge regarding degenerative diseases; 3) To encourage and motivate people to know the importance of science and maintaining health and to be able to cultivate toga independently. The result of this outreach program is that the community is enthusiastic in participating in this activity. Apart from that, this outreach program can also help people who have difficulty understanding the basics of degenerative diseases and maintaining health.
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA (KKN) DI RT 10 DAN RT 12 KELURAHAN CAWANG Syafitri, Mulyani; Syahdilia, Nella; Nur Anisa, Sarfina; Putri Dewanti, Shafira; Surgawati, Surgawati; Oktaviana, Putri; Tambun, Romauli; Febriana, Sella; Anjarini, Niluh Devi; Purnomo, Frida Octavia; Destiyana, Bunga
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i1.366

Abstract

Real Work Lecture is a form of community service activity led by students, with a cross-disciplinary and sectoral approach at a certain time and place. The purpose of this community service is to improve the ability to apply knowledge, develop an attitude of responsibility, cooperation, and leadership spirit, increase student understanding of various social, economic, and cultural problems that exist in society, provide solutions and recommendations that can be taken by the government and society to improve community welfare. The methods used in this community service include descriptive, program planning, program implementation, and evaluation. From the results of the pre-test and post-test questionnaire analysis, it can be seen that the respondents' knowledge related to hypertension and uric acid increased after education about these diseases. The conclusion is that the people of RT 10 and RT 12 Cawang Village have an increased understanding of hypertension and gout, this can be seen based on pretest and posttest statistical data conducted when counseling on gout and hypertension.
Study of kinetic and adsorption isotherm of ibuprofen on mcm-41 synthesized with rice husk Hartono, Olyvia Azzahra Putri; Purnomo, Frida Octavia; Waluyo, Dyah Ayuwati; Alam, Tunas; Madiabu, Mohammad Jihad
Pharmaciana Vol. 14 No. 2 (2024): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v14i2.27393

Abstract

Rice husk is one of the abundant wastes, especially in agricultural countries. Rice husk waste has asilica content of 95.80%, where the silica content can be utilized to make an adsorbent. One of theadsorbents that can be made is Mobil Composition of Matter 41 (MCM-41), a material with ahexagonal structure with a surface area to adsorb ibuprofen. Based on the results of the research thathas been done, MCM-41 synthesized with rice husk has the same characterization results as MCM-41synthesized with commercial materials tetraethyl orthosilicate (TEOS). Fourier Transform InfraredSpectroscopy (FTIR) characterization results show the absorption peak is at wave number 1068.58 cm1 which shows asymmetric Si-O-Si stretching vibrations and at 799.60 cm-1region is symmetric Si-OSi stretching vibrations. X-ray diffraction (XRD) characterization results show an hexagonal crystalform at 20 = 20o-30o. Scanning Electron Microscope (SEM) characterization results show particle of2,664 um. Based on the results of the research that has been done MCM-41 synthesized from rice huskcan adsorb ibuprofen with Langmuir isotherm approach and Pseudo Second Order kinetics, and themaximum adsorbing capacity is 34.48 mg/g
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI KOMBINASI PADA PASIEN RAWAT JALAN DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSU SWASTA JAKARTA SELATAN Lukitasari, Nurraya; Waluyo, Dyah Ayuwati; Purnomo, Frida Octavia; Wardana, Mutia Sari; Rahmawati, Icha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28018

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global yang mengalami peningkatan angka kesakitan dan kematian tertinggi di dunia termasuk di Indonesia. Penatalaksanaan terapi pada pasien dengan DM tipe 1 menggunakan insulin merupakan pilihan utama, sedangkan indikasi untuk obat diabetes oral terutama ditujukan untuk mengobati pasien dengan DM tipe 2 yang tidak dapat dikendalikan dengan mengatur asupan energi, karbohidrat, dan olahraga Terapi insulin adalah salah satu pilihan tambahan pada pasien DM tipe 2 jika langkah pertama pengobatan yang menggabungkan kebiasaan gaya hidup dan obat diabetes oral tidak mencapai target HbA1c yang diinginkan Berbagai jenis kombinasi obat antidiabetes yang diberikan kepada pasien, antara lain kombinasi 2 obat antidiabetes oral, kombinasi insulin dengan 1 obat antidiabetes oral, kombinasi insulin dengan 2 obat antidiabetes oral atau bahkan kombinasi 2 jenis insulin dengan antidiabetes oral. Penelitian ini akan memberikan informasi menyeluruh mengenai efektivitas biaya antidiabetes baik oral maupun insulin terhadap luaran klinis Gula Darah Sewaktu (GDS) yang diamati selama tiga bulan terapi pada pasien diabetes rawat jalan di suatu rumah sakit umum di Jakarta Selatan. Diperoleh hasil terapi kombinasi Acarbose+Gliquidone dengan nilai REB yang baik yaitu Rp 6.027,06 disusul dengan terapi Levemir pen+Acarbose+Glibenklamid+Metformin dan Novorapid pen+Gliquidone masing-masing sebesar Rp 12.532,14 dan Rp 12.638,28. Nilai RIEB terapi kombinasi Acarbose+Metformin+Gliquidone perlu menambahkan biaya sebesar Rp 905,82 per peningkatan efektivitas.
Co-Authors Adinda Nur Syahfira Adiningsih, Septia Nur Wahyu Alam, Tunas Alisa Kholisah Ananta, Natasia Okny Astri Anjarini, Niluh Devi Arifianto, Zahwaza Azriellya Asbar Tanjung Ayu Ardhyani Pratiwi Azzahroh, Putry Mauzen Bunga Destyana Chindi Maria Marbun Christofer, Nicholas Desi Aryani Destiyana, Bunga Deva Azvara Dian Rachma Wijayanti Dicky Annas Dina Fitriana Diren Handayani Dwi Puspita Sari, Dwi Puspita Dyah Ayuwati Waluyo Efendy, Vina Era Susanti Febriana, Sella Febriyanti, Dina Friscila, Friscila Habibillah, Yolanda Rahmah Halimatushadyah, Ernie Hanan, Raihan Arung Hartono, Olyvia Azzahra Putri Hawa, Adinda Siti Humaedi, Aji Ila Rosilawati Intan Permata Sari K , Vonny Lestari Kartika Rahma Kartika Rahma Khuzaimah Farradilla Mutaqin Komariah Kamerinda, Siti Krismayadi Krismayadi Kurniawan, Naufel Hafidz Lala Ananda Oktavia Larasati, Dewi Adelia Lestari, Puspa Ayuningdyah Lisa Tania Lubis, Faisal Lukitasari, Nurraya Madiabu, Mohammad Jihad Margareta, Siska Marvel Hamonangan Masyha, Dilea Dara Mimah Mulhimah Muhamad Shadam Gusbian Muhammad Syaiful Kahfi Mulyani, Hanny Dwicahya Mutia Sari Wardana Nabilah Istiyani Nabilah Istiyani Ningrum, Sari Sekar Novitasari, Anggraeni Nur Anisa, Sarfina Nusantarawati, Eka oktavelani, Oktavelani Tiara Eka Putri Oktaviana, Putri Olyvia Azzahra Orlinka, Kenvi Paramyta, Bunga Destiyana Pramesti, Anggi Shiva Prayoga, Andoscha Penyulas Putri Dewanti, Shafira Putri, Azkharien Meydiana Putri, Yulia Anggraeni Putry Mauzen Qonita, Vira Rahmawati, Icha Ramawati, Dini Ratnayani Realmis Pujani Gulo Ricky Ardiansyah Ritonga, Ahmad Fitra Sadwika Najmi Kautsari Sharfina Maulidayanti Simbolon, Clara Bella Suparlan Hadi Surgawati, Surgawati Syafitri, Mulyani Syafrima Wahyu Syahdilia, Nella Syarobhi, Muhammad Wildan Tambun, Romauli Tarisya Anilya Dwi Putri Tesha Sari Angrainy Rodesia Tsabitah, Nadiah Tunas Alam Widiyawati, Dwi Wiranti, Dinar Septia Yuhanda, Farhan Naufal Yuliana, Agnes Zahrani, Kaila Sifa