Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL PengaMAS

PELATIHAN KESIASIAGAAN DAN MITIGASI BENCANA TERHADAPA TARUNA SIAGA BENCANA (TAGANA) DI KOTA TIDORE KEPULAUAN abd Hakim husen; suhardi suhardi; ismail rahman; Amran Nur
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1462

Abstract

Taruna Siaga Bencana (TAGANA) adalah bagian dari pemerintah daerah wajib melaksanakan fungsinya dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Bencana adalah dampak dari suatu kejadian yang tidak dapat ditanggulangi dengan sumber daya setempat sehingga yang menjadi penting yaitu pemberian pelatihan kesiapsiagaan dan mitigasi kepada anggota relawan kemanusiaan dalam penanggulangan bencana untuk pengurangan resiko bencana. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap tingkat pengetahuan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Desain dan metode penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan penelitian One-Group Pre test–Post test. Sampel pada penelitian ini adalah semua anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Tidore Kepulauan dengan teknik pengambilan sampelnya menggunakan total sampling. anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) sebelum diberikan pelatihan dilakukan pre test yang berhubungan dengan kesiapsiagaan bencana setelah itu melaksanakan pelatihan dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) kemudian dilakukan evaluasi pelatihan dengan cara post test kepada anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Pelatihan ini berlangsung selama satu hari. Data dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney Test. Pada penelitian ini hasilnya menunjukan bahwa adanya perbedaan tingkat pengetahuan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) sebelum dilakukan pelatihan pengetahuan dan setelah dikakukan pelatihan tindakan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD)  dengan nilai (p = 0.000). Kesimpulan Pengetahuan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) sangat efektif dalam melakukan pertolongan untuk mengurangi korban dan tingkat resiko bencana.
DONOR DARAH DALAM RANGKA DIES NATALIS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KHAIRUN Amran nur; Ermalyanti Fiskia
JURNAL PengaMAS Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/.v5i1.3665

Abstract

 Donor darah adalah merupakan suatu proses pemberian darah secara sukarela untuk tujuan transfusi darah bagi orang lain yang membutuhkan. Transfusi darah adalah kegiatan medis memberikan darah kepada seorang penderita yang darahnya telah disediakan dalam kantong plasti. Darah merupakan salah satu bagian terpenting dalam tubuh manusia dikarenakan darah memiliki fungsi untuk mengedarkan sari makanan, mengangkut oksigen, mengedarkan hormon, dan lain-lain. Kekurangan jumlah darah di dalam tubuh akan berakibat pada kerusakan jaringan dan kegagalan fungsi organ-organ vital yang dapat menyebabkan kematian. Seiring dengan pertambahan penduduk maka kebutuhan cadangan darah terus meningkat. Akan tetapi, ketimpangan antara jumlah pasokan dengan permintaan darah di beberapa Unit transfusi darah (UTD) sering terjadi sehingga menyebabkan kelangkaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD).salah satu upaya agar persediaan darah tetap mencukupi salah satunya melakukan  Kegiatan sosial donor darah sekaligus di rangkaikan dengan dies Natalis Fakuktas Kedokteran Universitas Khairun yang bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Iindonesia (PMI) Kota Ternate. Kata Kunci: Donor Darah, PMI, Ternate, Fakultas Kedoteran, Universitas Khairun. 
UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI PROGRAM DESA BERSIH DAN SEHAT Cindhany Darmaria Faridhah Utami Mala; amran Nur
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i2.3742

Abstract

Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi salah satu jenis virus korona. Virus ini menyerang sistem pernapasan manusia, dengan gejala umum yang dirasakan hampir sama dengan batuk pilek, namun pada beberapa penderita virus ini dapat menyebabkan kematian. Menurut data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Republik Indonesia, jumlah kasus terkonfirmasi positif secara global hingga 30 Maret 2021 adalah 79.714.091 orang dengan jumlah kematian 1.748.470 orang, sedangkan untuk di Indonesia kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.505.775 dengan jumlah kematian 40.754. Tingkat kematian akibat COVID-19 adalah sekitar 2,7%. Melaksanakan gaya hidup sehat dan bersih merupakan salah satu kunci mencegah penularan virus COVID-19. Kegiatan yang dapat menunjang diantaranya adalah melalui penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi kepada masyarakat terkait penanaman serta pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan membagikan sabun cuci tangan. Apresiasi masyarakat terhadap kegiatan yang dilakukan terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk pada sesi tanya jawab. Kata Kunci : Covid-19, TOGA, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.