p-Index From 2021 - 2026
5.646
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : AKSIOMA

MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALISME DOSEN MELALUI LESSON STUDY Purwati, Heni; ., Supandi
AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lesson Study merupakan model pembinaan pendidik berbasis sekolah dan berkelanjutan melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan kolegialitas untuk membangun komunitas belajar. Melalui komunitas belajar, guru/dosen saling belajar, berbagi pengalaman dan ide inovatif serta saling koreksi yang bermuara pada peningkatan mutu pendidikan secara terus menerus. Tujuan utama Lesson Study yaitu untuk: 1) memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pembelajaran di kelas 2) memperoleh hasil-hasil tertentu yang bermanfaat bagi para dosen lainnya dalam melaksanakan pembelajaran, 3) meningkatkan pembelajaran secara sistematis, 4) membangun sebuah pengetahuan pedagogis dimana para dosen dapat menimba pengetahuan dari dosen yang lain.Ada 8 peluang yang dapat diperoleh oleh dosen, apabila dia melaksanakan LS berkesinambungan, yaitu: 1) memikirkan dengan cermat mengenai tujuan pembelajaran, materi pokok, dan bidang studi, 2) mengkaji dan mengembangkan pembelajaran yang terbaik yang dapat dikembangkan, 3) memperdalam materi pokok yang diajarkan, 4) memikirkan secara mendalam tujuan jangka panjang yang akan dicapai mahasiswa, 5) merancang pembelajaran secara kolaboratif, 5) mengkaji secara cermat cara dan proses belajar serta tingkah laku mahasiswa, 4) mengembangkan pengetahuan pedagogis yang kuat penuh daya, 8) melihat hasil pembelajaran sendiri melalui mahasiswa dan kolega.. Lesson study dilakukan berdasarkan 4 tahapan yaitu: 1) perencanaan (plan), 2) pelaksanaan (do), 3) refleksi (check), 4) tindak lanjut (act) Kata kunci: Lesson study, kolaboratif, kolegialitas, plan, do, check, act.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PENERAPAN TGT BERBANTUAN ANIMASI GRAFIS PADA MATERI PECAHAN KELAS IV Purwati, Heni
AKSIOMA Vol 1, No 2/September (2010): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang bersifat universal yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Agar tujuan pembelajaran tercapai maka guru matematika perlu memilih metode pembelajaran yang tepat. Salah satu metode yang dipilih adalah metode Times Games and Tournament (TGT) dengan berbantuan media animasi grafis yaitu pelaksanaan pembelajaran dengan metode TGT dengan penyampaian materinya menggunakan CD pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini; (1) apakah terdapat pengaruh keterampilan proses terhadap hasil belajar siswa pada kelas dengan pembelajaran matematika berbasis penerapan TGT berbantuan media animasi grafis? (2) apakah terdapat pengaruh keterampilan proses terhadap hasil belajar siswa pada kelas dengan pembelajaran matematika berbasis penerapan TGT berbantuan alat peraga? Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan pembelajaran berbasis penerapan TGT berbantuan animasi grafis terhadap hasil belajar. Populasi dari penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SDI Al Azhar 14 Semarang tahun pelajaran 2007/2008, dan sebagai sampel diambil siswa dari tiga kelas secara acak, satu kelas sebagai kelompok eksperimen 1 (diberi pembelajaran berbasis penerapan TGT berbantuan media animasi grafis), satu kelas sebagai kelompok eksperimen 2 (diberi pembelajaran berbasis penerapan TGT berbantuan alat peraga) dan satu kelas yang lain sebagai kelompok kontrol (diberi pembelajaran ekspositori berbantuan alat peraga). Variabelnya adalah keterampilan proses dan hasil belajar. Data diperoleh dari tes, lembar observasi, dan angket. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis regresi, analisis one way sample t tes. Hasil penelitian menunjukan: keterampilan proses pada kelas eksperimen 1 berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa sebesar 80,3%; keterampilan proses pada eksperimen 2 berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa sebesar 45%; pembelajaran berbasis penerapan TGT berbantuan animasi grafis, pembelajaran berbasis penerapan TGT berbantuan alat peraga, dan pembelajaran dengan metode ekspositori berbantuan alat peraga dapat membantu siswa mencapai ketuntasan belajar. Kesimpulannya adalah bahwa pembelajaran matematika berbasis penerapan TGT berbantuan animasi grafis efektif dalam pembelajaran pada materi pecahan kelas IV. Kata Kunci : TGT, animasi grafis.
Respon siswa terhadap kesinambungan materi matematika pada jenjang SMP dan SMA Purwati, Heni; Utami, Risky Esti; Endahwuri, Dhian
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v16i1.22857

Abstract

Matematika adalah suatu pembelajaran yang perlu diberikan kepada semua siswa dimulai dari sekolah dasar hingga jenjang perguruan tinggi guna membekali seseorang memiliki kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif dan berkelanjutan untuk bisa digunakan mengatasi permasalahan di kehidupan sehari-hari dan mengikuti perkembangan ilmu, pengetahuan dan teknologi. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap materi pembelajaran matematika di tingkat SMP dan SMA. Penelitian ini merupakan penelitian survey untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap materi pembelajaran matematika di tingkat SMP dan SMA. Berdasarkan survey diperoleh pendapat siswa SMP kelas VII bahwa materi yang dianggap mudah adalah bilangan dan yang dianggap sulit adalah aritmatika sosial dan persamaan dan pertidaksamaan  linier satu variabel, sedangkan menurut siswa kelas VIII materi yang dianggap mudah adalah pola bilangan sedangkan yang dianggap sulit adalah Phytagoras dan peluang, sementara di kelas IX materi yang dianggap mudah adalah perpangkatan dan bentuk akar sementara yang sulit adalah kekongruenan dan kesebangunan. Pada siswa kelas X, materi yang dianggap mudah adalah Persamaan dan pertidaksamaan Nilai Mutlak Linier Satu Variabel, sementara yang dianggap sulit adalah pertidaksamaan rasional dan irasional satu variable.  Menurut siswa kelas XI, materi yang dianggap mudah adalah matriks dan yang dianggap sulit adalah integral. Menurut pendapat siswa kelas XII, materi yang mudah dan menyenangkan adalah materi peluang, sedangkan yang dianggap sulit adalah kekongruenan dan kesebangunan. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk bisa menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengembangkan pembelajaran dan pendidikan dengan melihat materi, model pembelajaran, media maupun pengembangan yang lain.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL ALJABAR KELAS VII SMP N 2 PANGKAH DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN KOGNITIF IMPULSIF Fridanianti, Avinda; Purwati, Heni; Murtianto, Yanuar Hery
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i1.2221

Abstract

ABSTRAKKemampuan berpikir kritis sangat penting dimiliki oleh setiap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII J SMP N 2 Pangkah ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif dalam menyelesaikan soal pada materi aljabar. Penelitian ini termasuk dalam Qualitatif Reaserch dan bersifat case study dengan subjek penelitian empat siswa kelas VII J yang terbagi menjadi dua siswa reflektif dan dua siswa impulsif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah siswa dengan gaya kognitif reflektif  mampu memenuhi semua kriteria berpikir kritis FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, and Overview)  dalam menjawab pertanyaan sangat berhati-hati sehingga waktunya lama, sedangkan siswa dengan gaya kognitif impulsif  dapat  menjawab semua kriteria FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, and Overview) namun hanya dapat memenuhi dua kriteria yang benar yaitu Focus dan Reason dalam menjawab setiap pertanyaan cenderung cepat. Dalam menyelesaikan soal matematika yang dilakukan siswa kemampuan impulsif adalah kurang teliti atau kurang cermat. Kata Kunci : Berpikir Kritis, Gaya Kognitif,  Aljabar  
MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALISME DOSEN MELALUI LESSON STUDY Purwati, Heni; ., Supandi
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v2i2/Septembe.42

Abstract

Lesson Study merupakan model pembinaan pendidik berbasis sekolah dan berkelanjutan melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan kolegialitas untuk membangun komunitas belajar. Melalui komunitas belajar, guru/dosen saling belajar, berbagi pengalaman dan ide inovatif serta saling koreksi yang bermuara pada peningkatan mutu pendidikan secara terus menerus. Tujuan utama Lesson Study yaitu untuk: 1) memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pembelajaran di kelas 2) memperoleh hasil-hasil tertentu yang bermanfaat bagi para dosen lainnya dalam melaksanakan pembelajaran, 3) meningkatkan pembelajaran secara sistematis, 4) membangun sebuah pengetahuan pedagogis dimana para dosen dapat menimba pengetahuan dari dosen yang lain.Ada 8 peluang yang dapat diperoleh oleh dosen, apabila dia melaksanakan LS berkesinambungan, yaitu: 1) memikirkan dengan cermat mengenai tujuan pembelajaran, materi pokok, dan bidang studi, 2) mengkaji dan mengembangkan pembelajaran yang terbaik yang dapat dikembangkan, 3) memperdalam materi pokok yang diajarkan, 4) memikirkan secara mendalam tujuan jangka panjang yang akan dicapai mahasiswa, 5) merancang pembelajaran secara kolaboratif, 5) mengkaji secara cermat cara dan proses belajar serta tingkah laku mahasiswa, 4) mengembangkan pengetahuan pedagogis yang kuat penuh daya, 8) melihat hasil pembelajaran sendiri melalui mahasiswa dan kolega.. Lesson study dilakukan berdasarkan 4 tahapan yaitu: 1) perencanaan (plan), 2) pelaksanaan (do), 3) refleksi (check), 4) tindak lanjut (act) Kata kunci: Lesson study, kolaboratif, kolegialitas, plan, do, check, act.
Co-Authors Adiwijayanti, Dewi Dwi Agung Handayanto Ahmad Nashir Tsalatsa Ali Shodiqin Amalia, Ayu Rahma Amirlita, Rizka Amiruddini, Aula Aulia Amri Amri Anggit Nur Fikriani Anggraini, Baiq Aprilia Noor Arisul Ulumuddin Arvianto, Diky Kurniawan Aryo Andri Nugroho Aulya, Muhammad Rico Aurora Nur Aini Aurora Nur Aini, Aurora Bambang Agus Herlambang, Bambang Catherina Janes P, Catherina Damayanti, Safrida Dwi Dewi Ardiyanti, Novi Dewi Wulandari Dhian Endahwuri, Dhian Dina Prasetyowati Dina, Tersiana Indraswari Duwi Basuki Dwi Rahayuningsih Ekowati, Noer Hudha Elies Meilinawati SB Etik Khusniyati Faisal Ibnu Fajriyani Agustina, Ani Farida Nursyahidah Fitri Yuliawati, Fitri Fridanianti, Avinda Fridaniati, Kurnia FX. Didik Purwosetiyono Herliwati Herliwati, Herliwati Hikmah, Dewi Nurul Intan Indiati Kafryawan, Wira Kresni Winanti Kusnul Khotimah Lestari, Revita Dwi Lilik Ariyanto M. Sajidin, M. Maharani, Kartika Maharani, Kartika Maranatha, Maranatha Meilinawati, Elies Misbahul Munir Muhtarom Muhtarom, M Mursyid, Andi Miftahul Maulidil Muzakki, M Saidul Nain Difinubun, Tis’a Noor Laila Khurniati Nugroho, Oky Pitoyo Nurina Happy prameswari, veryudha eka Rahmaningtyas, Farida Ramadhani, Ravi Akmar Ridho, Muhammad Ali Rif'ah, Hafidlotul Rinowati, Awaliyah Ristiyaningtiyas, Ariskha Rizky Esti Utami, Rizky Esti Rosyida & Titik Rahmawati, Novi Ruliani, Iva Desi Sa'diya, Lida Khalimatus Sabella, Viona Octadhea Sahib, Rahmawansyah bin Salsabila, Zulfa Rinda Siska Pramasdyahsari, Agnita Sugiyanti Sugiyanti Sulaiman, Dini Sailin Nihla Putri Sumarti Sumarti Sumarti Supandi Supandi . Suprihatin Suprihatin Suseno, Y. Gatot Aji Sutrisno, Sutrisno Tria Wahyuningrum tyas, Riski wahyuning Umi Khasanah Utami, Namira Putri Utami, Risky Esti Wardani, Bayu Wicaksono, Febri Eko Windiarti, Windiarti Wiyaka Wuri, Dhian Endah Yanuar Hery Murtianto Zuhri, M. Saifudin