Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPMENT OF ELECTRONIC WORKSHEETS WITH ENVIROMENTAL APPROACH IN STRUCTURE AND FUNCTION PLANT TISSUES MATERIAL TO TRAIN CRITICAL THINKING OF GRADE 2nd HIGH SCHOOL STUDENTS Rohma, Dhea Maulidina; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Student worksheet is one of the teaching materials that are useful for supporting learning activities in the form of observation, research, and experiments aimed at solving problems that are related to living things and the environment. This research is development research using the ADDIE method (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The product developed is an electronic Student Activity Sheet. The purpose of this study was to develop electronic student worksheet teaching materials, describe the validity of electronic student worksheets, and test their practicality using student and teacher response questionnaires. The validity of the electronic student worksheet is reviewed from the results of the validation which were assessed by the material expert lecturers and education experts. Practicality is viewed from the response of the teacher as a practitioner and 11 students of 2nd-grade at Al Azhar senior high school Menganti Gresik. Data analysis techniques were carried out using quantitative description methods. The results of the study show that the electronic student worksheet is declared valid with a score percentage of 96.6% in the very valid category. an electronic student worksheet is also stated to be very practical given the teacher's response of 100% and students of 98.5%. thus electronic student worksheet with an environmental approach to the material structure and function of plant tissue to train students' critical thinking is declared valid and practical for teaching and learning activities. Keywords: Electronic worksheet, Stucture and function of plant tissue, Enviromental approach, Critical Thinking.
Pengembangan LKPD Berbasis Learning Cycle 7E Materi Fungi untuk Melatihkan Keterampilan Proses Peserta Didik Kelas X SMA Oktavia, Heni Dwi; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan LKPD Berbasis Learning Cycle 7E (Elicit, Engage, Explore, Explain, Elaborate, Evaluate, dan Extend) yang digunakan untuk melatihkan keterampilan proses yang valid dan praktis. LKPD adalah media pendukung untuk memudahkan kegiatan pembelajaran yang memuat penjelasan, pertanyaan, petunjuk dan panduan dalam melaksanakan kegiatan pengamatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Diseminate), tanpa tahap disseminate. Validitas LKPD diperoleh dari hasil validasi ahli yaitu ahli pendidikan dan ahli materi. Kepraktisan LKPD juga ditinjau dari satu respon guru sebagai praktisi dan respon dari sepuluh peserta didik kelas X SMAN 1 Waru berupa pengisian lembar respon. Teknik analisis data dilaksanakan secara deskripsi kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas LKPD diketahui skor rata-rata dari setiap komponen meliputi isi sebesar 3,5%, penyajian sebesar 3,75%, bahasa sebesar 3,6%, kesesuaian model Learning Cycle 7E sebesar 3,57% dan kesesuaian dengan keterampilan proses sebesar 3,64% sehingga LKPD dinyatakan kategori sangat valid dengan memperoleh persentase rata-rata keseluruhan sebesar 3,62%. LKPD juga menunjukkan kategori sangat praktis dengan memperoleh persentase rata-rata jawaban positif dari respon guru dan respon peserta didik secara berurutan dari setiap aspek meliputi penyajian sebesar 100% dan 95%, isi sebesar 100% dan 85,71%, bahasa sebesar 100% dan 100%, kesesuaian Learning Cycle 7E dengan keterampilan proses sebesar 100% dan 98,57% sehingga rata-rata persentase keseluruhan jawaban positif sebesar 100% dan 94,82%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis Learning Cycle 7E materi fungi untuk melatihkan keterampilan proses dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: LKPD, Learning Cycle 7E, Fungi, Keterampilan Proses
ANALISIS PRINSIP ARGUMENTASI PADA MATERI JARINGAN TUMBUHAN DALAM BUKU PEGANGAN SISWA Hamdiyah, Zahrotul Ma'asa; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tagihan pada kurikulum saat ini yakni proses pembelajaran dilakukan secara interaktif. Proses interaktif kemudian akan melahirkan kemampuan berkomunikasi yang antara lain kemampuan berargumentasi. Hal tersebut tertuang dalam tagihan Kompetensi Dasar dimana siswa diminta mampu menyajikan data secara tertulis maupun lisan. Prinsip argumentasi diperlukan untuk mencapai kemampuan argumentasi. Kemampuan Argumentasi terutama diperlukan pada pembelajaran biologi yang merupakan ilmu alam untuk memperkuat pemahaman terkait fenomena yang ada di dalamnya. Di antaranya adalah materi jaringan tumbuhan pada kelas XI SMA. Buku siswa saat ini sudah menjadi pegangan dalam pembelajaran yang belum diketahui telah memuat aspek argumentasi atau belum. Meninjau dari hal tersebut maka tujuan penelitian ini yakni menganalisis tiga buku siswa yang telah beredar di antara para siswa saat ini terkait adanya materi jaringan tumbuhan kelas XI SMA apakah dapat memfasilitasi terbentuknya keterampilan argumentasi berdasarkan indikator kemampuan argumentasi. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi buku sesuai dengan instrumen aspek argumentasi terhadap buku siswa kemudian pengolahan data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Instrumen argumentasi diambil dari aspek 6 tahapan yakni ide awal, pengujian, pengamatan, kesimpulan, bukti, dan refleksi. Dengan hasil materi dalam buku pertama memiliki nilai kriteria Argumentasi 96,67% dan dikategorikan Sangat Baik, materi dalam Buku terbitan kedua memiliki nilai kriteria Argumentasi 50,00% dan dikategorikan Cukup materi dalam Buku terbitan ketiga memiliki nilai kriteria Argumentasi 66,67% dan dikategorikan Cukup dalam memuat kemampuan argumentasi. Penelitian ini dapat dijadikan refrensi dalam memilih buku siswa yang memenuhi kriteria argumentasi.
VALIDITAS LKPD BERBASIS STRATEGI KWL (KNOW-WANT-LEARNED) UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF PADA MATERI PEMBELAHAN SEL SISWA SMA KELAS XII Iryanti, Mellany Wahyu; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengembangan LKPD berbasis strategi KWL (Know-Want-Learned) pada materi pembelahan sel telah dilaksanakan. Materi pembelahan sel bersifat rumit karena banyak istilah-istilah sulit yang membuat peserta didik cenderung banyak hafalan tanpa memahami serta pembelahan sel itu sebenarnya ada namun sulit diindera secara langsung. Bahan ajar yang digunakan kurang melatihkan keterampilan metakognitif sehingga siswa belum memiliki kesempatan dalam mengatur dan mengontrol proses berpikirnya untuk belajar secara mandiri dan aktif. Keterampilan metakognitif merupakan salah satu keterampilan yang dituntut pada abad 21 karena keterampilan tersebut dapat mengajarkan peserta didik untuk bertanggung jawab atas kemajuan belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD yang valid dan mendiskripsikan validitas LKPD. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate), namun tahap disseminate tidak dilakukan karena penelitian ini merupakan penelitian dasar. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi LKPD yang ditujukan untuk dosen ahli pendidikan dan dosen ahli materi disertai rubrik penilaian. Validitas LKPD ditentukan berdasarkan hasil validasi LKPD. Hasil penilaian berbagai aspek secara berturut-turut yaitu aspek isi 3,64, aspek kebahasaan 3,49, aspek penyajian 3,50, dan aspek karakteristik langkah pembelajaran dengan strategi KWL 3,67. Skor rata-rata yang diperoleh dari seluruh aspek yaitu sebesar 3,57 dengan kategori sangat valid. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis strategi KWL yang telah dikembangkan layak berdasarkan validitasnya sehingga dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran pada materi pembelahan sel untuk melatihkan keterampilan metakognitif peserta didik. Kata Kunci: Validitas, LKPD, strategi KWL, keterampilan metakognitif, pembelahan sel. Abstract The development of student worksheets based on KWL (Know-Want-Learned) strategy in the cell division matter has been conducted. Cell division material is complicated because there are many difficult terms that make students tend to memorize a lot without understanding and cell division exists but is difficult to directly sense. Teaching materials used are less training in metacognitive skills so students do not have the opportunity to regulate and control their thought processes to learn independently and actively. Metacognitive skills are one of the skills demanded in the 21st century because these skills can teach students to be responsible for the progress of their learning. This study aimed to produce student worksheets which are valid and to describe the validity of the worksheets. This research refered to 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate) model, but dissemination phase is not implemented because this is basic research. The instrument used is the student worksheets validation sheet aimed to education expert lecturer and material expert lecturer with an assignment rubric. The validity of student worksheets were determined based on the validation result. The assessment result of various aspects in succession, namely the content aspect is 3,64, the language aspect is 3,49, the presentation aspect is 3,50, and the characteristic aspect of the learning steps with KWL strategy is 3,67. The student worksheets get score of 3,57 with very valid category. Based on the data obtained, it can be concluced that the student worksheets developed are feasible in the term of validity so it can be used in learning on cell division material to train metacognitive skills of students. Keyword: Validity, student worksheets, KWL strategy, metacognitive skills, cell division.
PENGEMBANGAN LKPD MOLLUSCA BERBASIS LEARNING CYCLE 7E UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Eprilia, Imanda; Puspitawati, Rinie Pratiwi
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model 4D (Define, Design, Develop dan Diseminate) untuk menghasilkan LKPD Mollusca berbasis Learning Cycle 7E untuk melatih keterampilan berpikir kritis. LKPD ini merupakan sumber belajar yang memuat kegiatan berdasarkan fase Learning Cycle 7E untuk melatih peserta didik dalam berpikir kritis secara mandiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan LKPD Mollusca berbasis Learning Cycle 7E yang valid dan praktis untuk melatih keterampilan berpikir kritis. Validitas LKPD ditinjau dari aspek isi, penyajian, kebahasaan, kesesuaian dengan Learning Cycle 7E dan kesesuaian dengan indikator berpikir kritis. Kepraktisan LKPD ditinjau dari hasil respon guru Biologi SMA dan 10 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Paciran. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata kelayakan sebesar 3,52 yang meliputi aspek isi sebesar 3,49, aspek penyajian sebesar 3,53, aspek kebahasaan sebesar 3,58, aspek kesesuaian dengan Learning Cycle 7E sebesar 3,52 serta aspek kesesuaian dengan indikator berpikir kritis sebesar 3,48. LKPD juga dinyatakan sangat praktis dengan memperoleh rata-rata respon dari peserta didik sebesar 99,7% dan dari guru sebesar 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD Mollusca berbasis Learning Cycle 7E ini sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran karena dapat melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi Mollusca.
Efektivitas Pelaksanaan Kurikulum di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Surabaya Bashri, Ahmad; Puspitawati, Rinie Pratiwi; Ibrahim, Muslimin
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN SAINS Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppms.v2n1.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mendeskripsikan keefektifan implementasi kurikulum SN-Dikti pada Prodi Pendidikan Biologi, dan 2) mendeskripsikan keterlaksanaan implementasi kurikulum SN-Dikti pada Prodi Pendidikan Biologi. Penelitian ini berupa penelitian observasional. Observasi dilakukan pada matakuliah program studi Pendidikan Biologi. Pengumpulan data terkait dokumen dan observasi dilakukan dengan mengacu pada instrumen yang relevan untuk mengukur  mengukur efektivitas dan keterlaksanaan kurikulum Dikti. Analisis data disesuaikan dengan jenis instrumennya, yaitu 1) instrumen pengumpul data dianalisis secara deskriptif kualitatif, 2) nilai hasil belajar dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan uji perbedaan rerata, 3) instrumen observasi proses perkuliahan dianalisis secara deskrptif kuantitatif, 4) angket dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu 1) Kurikulum SN-Dikti pada Prodi Pendidikan Biologi efektif, dan 2) Keterlaksanaan Kurikulum SN-Dikti pada Prodi Pendidikan Biologi sangat baik.Kata kunci: Efektivitas, Kurikulum, Pendidikan Biologi This aims of this study to: 1) describe the effectiveness of the implementation of the SN-Dikti curriculum in Biology Education Department, and 2) describe the implementation of the SN-Dikti curriculum implementation in Biology Education Department. This research is an observational study. Observations were made on the courses of Biology Education Department. Collecting data related to documents and observations is conducted by referring to relevant instruments to measure the effectiveness and feasibility of the Higher Education curriculum. Data analysis was adjusted to the type of instrument, namely 1) the data collection instruments were analyzed descriptively qualitatively, 2) the value of learning outcomes was analyzed descriptively quantitative and the average difference test, 3) the observation instrument of the lecturing process was analyzed descriptively quantitative, 4) the questionnaire was analyzed descriptively quantitative. The results of the study are: 1) curriculum of SN-Dikti in Biology Education Department is effective, and 2) The implementation of SN-Dikti Curriculum in Biology Education Department is very good.Keywords: Effectiveness, Curriculum, Biology Education
Developing analytical skills through optimizing the learning process by science teachers in Nganjuk Regency Yakub, Pramita; Puspitawati , Rinie Pratiwi; Bashri, Ahmad
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 2 No. 2 (2021): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v2i2.16750

Abstract

Based on the results of the interviews, it was found that science teachers in Nganjuk Regency did not understand and master the skills of analyzing, especially with Biology material so that there was a need for training to practice analytical skills through optimizing learning. This training activity aimed to develop analytical skills through optimizing the learning process. This training activity involved 10 junior high school teachers who are members of  the Science Subject Teacher Association (Musyawarah Guru Mata Pelajaran/MGMP) of Nganjuk  Regency. The method used was observation and data were analyzed in descriptive qualitative. The implementation of the activities were divided into three stages, namely the preparation, implementation, and evaluation stages and feedback, as well as participant responses. The results of the responses based on the questionnaire were positive with a score of 3.82, very good training material at 3.82, and very good training conditions with a score of 3.84. There was an increase in the learning analysis skills of MGMP participants with a percentage of 82.40%.
Research trend on TPACK through bibliometric analysis (2015-2019) Nadi Suprapto; Sukarmin Sukarmin; Rinie Pratiwi Puspitawati; Erman Erman; Dian Savitri; Chih-Hsiung Ku; Husni Mubarok
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 10, No 4: December 2021
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v10i4.22062

Abstract

This paper aims to analyze the scientific trend of research on Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) through bibliometric study and explore how the contribution of Indonesian researchers in the Scopus database from 2015 to 2019. The sample was composed of 2075 documents in total. The results revealed that scientific publication on TPACK has been increasing. United States contributed the most documents on TPACK as well as Singapore’s institutions dominated in this area. Meanwhile, Indonesia put its two representative’s institutions: Universitas Sebelas Maret and Universitas Pendidikan Indonesia, among the big ten institutions in the world. All Indonesian documents produced by teacher-producing universities and public universities. United States and Taiwan have also contributed to the most productive authors of TPACK. Then, the visualization of research trend on TPACK resulted in four major clusters: i) TPACK as a system; ii) TPACK in relating to its scale; iii) TPACK in connecting with quantitative parameters; and iv) TPACK under beliefs, intention, and technology acceptance. The research findings could aid related researchers to recognize the trend of TPACK research and recommend directions for further research.
VALIDITAS DAN KEPRAKTISAN LKPD BERBASIS PROYEK UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI TUMBUHAN SPERMATOPHYTA KELAS X SMA Lukmanul Labib; Rinie Pratiwi Puspitawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berperan penting untuk mengembangkan siswa lebih aktif memecahkan masalah yang kompleks, dalam memecahkan masalah yang kompleks perlu adanya sumber belajar yang tepat. Sumber belajar yang tepat yaitu LKPD berbasis proyek. LKPD berbasis proyeko merupakani LKPD yang  disusun secara sistematis dany menarik,ymencakup  tisi  emateri,  fmetode,  tdan  evaluasij untuki melatihkan keterampilan proses sainsisebagai langkaht  awaly  dalam  pengumpulan  dan  mengintegrasikan pengetahuani  baru  berdasarkani  pengalamannya secara  nyata. Salah satu materi pembelajaran yang dapat diperoleh melalui pengalaman yang nyata yaitu spermatophyta. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis proyek pada materi tumbuhan spermatophyta untuk melatihkan keterampilan proses sains kelas X SMA yang layak berdasarkan validitas dan kepraktisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan PPE (planning, production, and evaluation), Pengembangan LKPD dilakukan di Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan IPA, Universitas Negeri Surabaya. Ujicoba LKPD dilakukan di SMA Negeri 1 Driyorejo dengan 25 siswa kelas X SMA. Validitas LKPD diperoleh dari validasi para ahli menggunakan lembar validasi, sedangkan kepraktisan LKPD diperoleh dari aspek aktivitas peserta didik, respons peserta didik, dan hasil proyek yang dikerjakan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan persentase 95,7% dan sangat praktis dari aspek aktivitas peserta didik, respons peserta didik, dan hasil proyek yang dikerjakan peserta didik dengan persentase masing-masing 97,76%, 97,52% dan 93,33%. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan dinyatakan layak berdasarkan validitas dan kepraktisan. Kata Kunci: LKPD, Validitas, Kepraktisan, Pembelajaran Berbasis Proyek, Tumbuhan Spermatophyta.  
PENGEMBANGAN ATLAS STRUKTUR MORFOLOGI DAN ANATOMI DAUN TUMBUHAN PESISIR SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Desy Muwaffaqoh; Rinie Pratiwi Puspitawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atlas struktur morfologi dan anatomi daun merupakan kumpulan gambar-gambar yang disertai deskripsi singkat mengenai tumbuhan pesisir yang dikaji didalamnya serta terdapat gambar penjelas berupa gambar sketsa yang digunakan sebagai sumber belajar biologi untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Atlas struktur morfologi dan anatomi daun tumbuhan pesisir sebagai sumber belajar biologi baik secara teoretis maupun empiris. Kelayakan teoretis berdasarkan hasil validasi dan kelayakan empiris berdasarkan analisis keterbacaan dan respons pengguna atlas yang dikembangkan. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan instruksional Fenrich, dengan tahapannya yaitu analisis, perencanaan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi dan revisi. Penelitian pengembangan ini dilaksanakan di Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya pada bulan September 2017 sampai Maret 2018. Eksplorasi dan dokumentasi tumbuhan dilakukan di Pesisir Pantai Pasir Putih, Dalegan Gresik pada bulan Oktober 2017 hingga November 2017 . Sasaran penelitian ini adalah Atlas struktur morfologi dan anatomi daun yang diujicobakan kepada 16 peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi atlas, lembar keterbacaan menggunakan grafik fry, dan lembar angket respons peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Atlas morfologi dan anatomi daun tumbuhan pesisir layak secara teoretis berdasarkan hasil validasi dengan rata-rata 3,92 dengan interpertasi sangat valid dan layak secara empiris berdasarkan 2 kriteria yaitu hasil analisis keterbacaan yang sesuai dengan tingkat kalangan peserta didik menengah dan hasil angket respons peserta didik memperoleh persentase 98,75% dengan interpretasi sangat layak. Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Atlas struktur morfologi dan anatomi daun tumbuhan pesisir layak sebagai sumber belajar biologi baik secara teoretis maupun empiris.
Co-Authors Achmad Yani Afnan, Muhammad Zahrudin Ahmad Bashri Ahmad Bashri Amalia Syafa'Madani, Wardah Aulia Itsnaini Salsabela Catur Wardeny Chih-Hsiung Ku Desy Muwaffaqoh Devy, Hanita Chandra Dhea Maulidina Rohma Dian Savitri Dinda Dwi Pratiwi Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Anggorowati Rahayu, M.Si Dwi Octavia, Novi Dyah Hariani ENDANG SUSANTINI Enny Susiyawati Eprilia, Imanda Erman Erman Eva Kristinawati Putri Fadhila, Nurul Amalia Fahira, Amelia Putri Farah Fidia Febriana Novitasari Fitriyah, Yulita Gusria, Nur Isnaini Putri Hamdiyah, Zahrotul Ma'asa Hanita Chandra Devy Heni Dwi Oktavia Husni Mubarok Imanda Eprilia Iryanti, Mellany Wahyu Isnawati Isnawati Johanes Djoko Budiono Kartika Sari Khoirunnisa, Muftia Labib, Lukmanul Lisa Lisdiana Lukmanul Labib Luthfiyyah, Aynani Manullang, Jerni Novalina Maulani, Lazulfah Nadhifatul Meishanti, Ospa Pea Yuanita Mellany Wahyu Iryanti Miftahul Jannah Moch. Yogi Pratama Muji Sri Prastiwi MUSLIMIN IBRAHIM Mustika Murti, Selly Adinda Muwaffaqoh, Desy Nadi Suprapto Nirwana, Regi Hayu NOVITA KARTIKA INDAH Nur Kuswanti Nurul Amalia Fadhila Nurul Hikmah NURUL HIKMAH Oktavia, Heni Dwi Permatasari, Nita Avilia Pramita Yakub Pramita Yakub Pratiwi, Dinda Dwi Purnomo, Putri Amelia Putri, Eva Kristinawati Putri, Fitriana Rudianto Putri, Rossanita Truelovin Hadi Rahanli, Aghniya' Maulia Meyrtha Regi Hayu Nirwana Reni Ambarwati Rohma, Dhea Maulidina Rosnilasari, Eva Putri Rukmana, Rinaldiyanti Salsabela, Aulia Itsnaini Selly Adinda Mustika Murti Shodiq, Jakfar Sifak Indana Sofiana, Annisa Sukarmin Sukarmin Ulfi Faizah Wardeny, Catur Wisanti Wisanti Yakub, Pramita Zahrotul Ma'asa Hamdiyah