Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdimasa

HIDRO BROKOLI (Program Pendampingan Budidaya Brokoli (Brassica oleracea L) untuk Meningkatkan Gizi Masyarakat Kampung Arar) Jaharudin Jaharudin; Budi Santoso
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.692 KB)

Abstract

Hidroponik Brokoli merupakan program pendampingan budidaya Brokoli (Brassica oleracea L) untuk meningkatkan gizi masyarakat di kampung Arar. Latar belakang pemilihan media tanam hidroponik adalah lokasi pulau Arar pesisir pantai sehingga tekstur tanahnya kurang cocok apabila ditanami sayur-sayuran. Program PKMS ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) meningkatkan keterampilan masyarakat kampung Arar tentang bercocok-tanam menggunakan media hidroponik; (2) peningkatan keterampilan pengolahan tanaman hidroponik dari pembibitan sampai panen; Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah metode ceramah, demonstrasi dan penugasan. Dalam pelaksanaan program kegiatan akan dilakukan pendampingan (monitoring). Program pengabdian ini akan diikuti oleh warga kampung yang berjumlah 20 orang. Program pelatihan akan dibimbing langsung oleh dosen pendidikan Biologi STKIP Muhammadiyah Sorong. Pengabdian ini berlangsung selama 6 (enam) bulan terhitung mulai target Juni hingga November 2019. Target luaran dari kegiatan ini adalah (i) satu artikel ilmiah yang di publikasikan melalui jurnal ISSN (ii) satu artikel pada media massa cetak (iii) video kegiatan (iv) Terjadi peningkatan keterampilan bercocok-tanam hidroponik yang ditandai dengan a) masyarakat dapat bercocok-tanam menggunakan media tanam hidroponik b) masyarakat dapat menyemai bibit hidroponik.
Pendampingan Bimbigan Membaca Al-Quran Dasar Metode Tsaqifa Santri Panti Asuhan Muhammadiyah Aimas Budi Santoso; Jaharudin Jaharudin
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.744 KB)

Abstract

Pendampingan bimbigan membaca Al-Quran dasar metode Tsaqifa santri Panti Asuhan Muhammadiyah Aimas merupakan upaya untuk meningkatkan keterampilan membaca al-Qur’an bagi santri. Pengabidan ini dilatarbelakani oleh minimnya keterampilan membaca Al-Qur’an yang dimiliki Santri Panti Asuhan Muhammadiyah Aimas. Hal tersebut merupakan masalah krusial sebab lembaga tersebut merupakan institusi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman sehingga keterampilan membaca Al-Qur’an merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh Santri Panti Asuhan Muhammadiyah Aimas. Program penelitian internal ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an bagi santri. Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran untuk orang dewasa (Tsaqifa) yang diimplementasikan melalui tiga pendekatan yaitu: metode langsung, implementasi dan evaluasi program. Program pengabdian ini diikuti oleh Santri Panti Putra dan Putri Muhammadiyah Sorong yang berjumlah 20 orang. Program pelatihan akan melibatkan dosen pendidikan agama Islam UNIMUDA Sorong dan pemenang juara lomba khatib dan imam Se-Sorong Raya. Pengabdian ini berlangsung selama 2 (lima) bulan terhitung mulai target januari hingga februari 2019. Target luaran dari kegiatan ini adalah (i) Terjadi peningkatan keterampilan membaca Al-Qur’an dosen yang ditunjukan melalui: (a) peserta dapat membaca Al-Qur’an sesuai dengan makharijul huruf dan tajwid dengan tepat, (b) peserta pelatihan dapat mengajarkan Al-Qur’an dengan menggunakan metode Tsaqifa.
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR DESA MARIAT PANTAI Istiqomah Istiqomah; Jaharudin Jaharudin
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.91 KB)

Abstract

Pendidikan adalah hak setiap warga Indonesia hal ini tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 yang berbunyi “Setiap warga Negara berhak mendapat pendidikan. Akan tetapi faktanya pendidikan belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat daerah pedalaman salah satunya daerah Papua. Pendidikan sendiri memiliki peran yang sangat penting dalam menghadapi dunia yang sangat maju. Kegiatan kuliah pengabdian masyarakat diharapkan dapat membantu memecahkan masalah diatas. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan adanya bimbingan belajar yang diberika kepada anak-anak usia SD hingga SMP. Tujuan dari kegiatan kuliah penngabdian ini adalah 1). Peningkatan pemahaman dan kesadaran warga masyarakat desa Mariat Pantai tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan 2). Peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di desa Mariat Pantai. Bentuk kegiatan yang dilakukan antara lain 1). Melakukan sosialisasi kepada warga tentang kegiatan bimbingan belajar. 2). Melakukan pendampingan kepada anak-anak di desa Mariat Pantai. Kegiatan bimbingan belajar dilakukan pada siang dan sore hari. Anak-anak dikelomkkan berdasarkan tingkat kemampuan. Materi yang diberikan berupa belajar membaca, berhitung hingga mengerjakan soal-soal ujian. Kegiatan pendampingan belajar yang diselenggarakan mendapatkan apresiasi dari kepala lurah, masyarakat dan anak-anak di desa Mariat Pantai.
PENYULUHAN BUDIDAYA SAYUR HIJAU MENGGUNAKAN METODE AQUAPONIK UNTUK MENINGKATKAN GIZI MASYARAKAT DI KAMPUNG MAIBO Jaharudin Jaharudin; Budi Santoso; Fathurrahman Fathurrahman
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v5i1.2344

Abstract

Tujuan pengabdian ini dilakukan adalah untuk memberikan edukasi atau pemahaman tentang budidaya sayur dengan metode aquaponik dalam meningkatkan gizi masyarakat kampung maibo, sehingga harapanya masyarakat dapat melakukan dengan sendirinya. Selain itu dengan kurangnya dukungan dari pihak pemerintah terkait, maka masyarakat sudah mengetahui dan mampu menjalankan kegiatan yang serupa. Pada pengabdian ini juga target luaran yaitu (1) Memberikan keterampilan dalam budidaya sayur hijau, (2) Memberikan pengetahuan tentang kebutuhan gizi bagi perkembangan manusia, (3) Dapat meningkatkan sumber pendapatan bagi masyarakat, (4) Cara tanam menggunakan Metode Akuaponik.
Bioprospeksi Konservasi, Budidaya dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat di Kampung Wonosari Kabupaten Sorong Berbasis Kearifan Lokal Ilham Jaya Kusuma; Saiful Anwar; Jaharudin Jaharudin
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i1.3663

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan obat yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Wonosari merupakan kearifan lokal yang patut dipertahankan sekaligus potensi dalam pengembangan kegiatan usaha masyarakat. Program ini merupakan solusi agar tumbuhan obat yang ada di hutan sekitar Kampung Wonosari dapat terdokumentasikan dengan baik dan dengan mekanisme arboretum sebagai tempat budidaya menjadikan pemanfaatan tumbuhan obat di Kampung Wonosari dapat dilakukan secara keberlanjutan. Program ini menggunakan metode berupa penguatan masyarakat melalui program pelatihan dan pendampingan intensif, konsultatif dan asimetris berupa program kemitraan antara tim pelaksana dengan Yayasan Kasuari dan Balai Besar KSDA Papua Barat. Pelaksanaan program meliputi: Sosialisasi program, membangun kemitraan, eksplorasi dan pengkoleksian tumbuhan obat, pembuatan arboretum, pelatihan budidaya, pelatihan pembuatan produk, pelatihan marketing, dan pemasaran produk.Kearifan lokal Kampung Wonosari berupa tumbuhan obat dapat terdokumentasikan dengan baik dan terjaga kelestariannya dengan mekanisme budidaya pada arboretum serta tersedianya teknik praktis dalam pemanfaatan tumbuhan obat sebagai pengembangan kegiatan usaha yang dapat menjadi alternatif penghasilan bagi masyarakat Kampung Wonosari.Bentuk pelatihan, pendampingan dan pembinaan yang akan dilakukan pada program ini meliputi sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi tumbuhan obat yang ada di sekitar Kampung Wonosari eksplorasi dan pengkoleksian tumbuhan obat pelatihan, pendampingan dan pembinaan budidaya serta pemanfaatan tumbuhan obat menjadi produk siap di edarkan.
Gerakan Pembinaan Agama Islam Suku Kokoda di Kampung Warmon Muhammad Muzakki; Jaharudin Jaharudin; Budi Santoso
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i2.3909

Abstract

Pendidikan agama Islam merupakan pondasi utama dalam berdirinya agama Islam yang membumi. Pada wilayah Indonesia timur, pembinaan agama Islam masih terbatas pada masjid-masjid raya dan program sosial kemasyarakatan yang letaknya di pusat kota. Padahal pembinaan agama Islam lebih diperlukan bagi masyarakat pesisir dan pedalaman. Mitra masyarakat muslim Warmon Kokoda Kabupaten Sorong adalah masyarakat asli Papua yang telah memeluk Islam karena faktor kepala suku. Meskipun telah lama memeluk agama Islam namun masyarakat muslim Warmon Kokoda minim akan pembinaan agama Islam. Permasalahan utama pada mitra yaitu rendahnya pendidikan agama Islam, rendahnya kemampuan membaca al-Qur’an serta kurangnya kesadaran hidup berorganisasi. Selanjutnya pengabdi akan menggunakan metode konstekstual dalam mengatasi permasalahan mitra, sebab metode ini yang paling tepat dan praktis mengatasi permasalahan yang dialami oleh mitra. Sedangkan gerakan pembinaan agama islam dengan metode kontekstual pada suku Kokoda di kampung Warmon dilakukan dengan cara pembinaan agama Islam pada anak-anak, remaja, dan orang tua. Untuk mempermudah pelaksanaan pengabdian, pengabdi akan melibatkan anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Dewantara dan Corps Muballigh Muhammadiyah kabupaten Sorong. Adapun hasil dari pengabdian ini berupa stimulus dan pemberian motivasi agar mampu mengurangi permasalahan mitra, selanjutnya pengabdi dan tim akan memantau program yang dilaksanakan agar terus kontinyu sehingga dapat mengatasi permasalahan mitra.
Pemberdayaan Masyarakat Papua Melalui Program Ekopesantren Berbasis Pelestarian Lingkungan di Panti Asuhan Muhammadiyah Malasom santoso, budi; Jaharudin, Jaharudin; Triono, Mukhlas; Irawan, Muhammad Hadi
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v7i1.4851

Abstract

Panti Asuhan Muhammadiyah Malasom was founded as a form of awareness among community organizations and religious figures of the importance of education for the progress of the Papuan people. With all its limitations and with this awareness, the Muhammadiyah Malasom Orphanage has a vital role in the sustainability of education and the future, especially in skills education that are not obtained in formal education. Applied learning includes leadership, Muhammadiyah, and classical books. The most basic problem at the Muhammadiyah Malasom Orphanage is that the presence of this non-formal educational institution is not environmentally friendly. This can be seen from the students who throw rubbish carelessly in the orphanage area. The condition of the land at the Panti Asuhan Muhammadiyah Malasom is barren land so farming activities cannot be carried out. Even though farming is a basic skill when the students return to their hometowns. Apart from that, there is no waste management so rubbish is scattered around. Apart from that, the problem of difficulty in finding donors is also a serious problem that must be immediately found a solution. Because up to now, donors are the key to the organization's operational activities. The lack of awareness is what makes the Panti Asuhan Muhammadiyah Malasom not environmentally friendly. Even though partners have great potential in carrying out environmental conservation movements that have a positive impact on Islamic boarding schools and Papuan society in general. Community service aims to improve partners' skills in the curriculum aspect of strengthening character education and eco-Islamic boarding school practices. The Environmental Conservation Based Eco-Islamic Boarding School Implementation program at Panti Asuhan Muhammadiyah Malasom, is divided into two main activities, namely strengthening character education and the environmental care movement (with three movements: reforestation, soil enrichment, and waste management). The results of this dedication are: The result of this service is that the students' environment-loving character will be formed when the students gain direct experience (habituation practice) at the Orphanage. This means that effective learning is the practice of preserving the environment in the orphanage in addition to learning in the classroom.