Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Penataan Kawasan Terminal AKAP BRPS Golongan Terminal Type A Berbasis Transit Oriented Development (TOD) Sebagai Upaya Pengembangan Sistem Angkutan Massal di Provinsi Riau Prakasa, Rizqy Ridho; Adiman, Edi Yusuf; Audah, Safridatul; Rhoma Putra, Benny Hamdi
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.7924

Abstract

Seiring dengan meningkatnya laju pertumbuhan penduduk dan peningkatan volume kendaraaan yang memenuhi ruang Kota Pekanbaru, permasalahan juga diikuti dengan pertumbuhan kenaikan akan moda transportasi baru yang dapat mempermudah aktivitas dan mobilitas penduduk di kota-kota besar yang kian meningkat diiringi dengan mudahnya akses mendapatkan kendaraan pribadi. Upaya untuk mengatasi kenaikan volume kendaraan yang memenuhi ruang kemacetan Kota Pekanbaru akan dioptimalkan penggunaan Terminal AKAP BRPS Kota Pekanbaru dengan penerapan konsep Transit Oriented Development (TOD). TOD adalah konsep perencanaan yang mengintegrasikan tata ruang kota yang menyatukan orang, kegiatan, bangunan, dan ruang publik melalui aksesbilitas yang dapat diakses dengan berjalan kaki dan bersepeda serta dapat menghubungkan langsung pada fasilitas transportasi publik. Tujuan penelitian untuk mengetahui ketersediaan ruang yang berada di Terminal AKAP BRPS Kota Pekanbaru dan pendapat masyarakat sebagai pelaku utama dalam penerapan TOD dan menghasilkan keluaran dalam bentuk kajian. Dalam penelitian ini membahas aspek spasial dan aspek sosial dalam wilayah studi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis spasial, dan analisis hierarki proses. Analisis yang telah dilakukan yaitu analisis ketersediaan ruang dan analisis preferensi masyarakat dalam menentukan prioritas variabel diperoleh bahwa prioritas tertinggi adalah variabel penerangan jalan dan prioritas terendah adalah kepadatan bangunan.
Pembuatan Peta Desa Aur Sati Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau Adiman, Edi Yusuf; Siswanto, Siswanto; Kurniawandy, Alex; Sebayang, Mardani; Taufik, Hendra; Trikomara, Rian
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i2.1119

Abstract

Desa Aur Sati merupakan desa yang terletak di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Desa ini memiliki potensi yang besar karena di wilayahnya terdapat objek wisata Danau Bokuok. Permasalahannya desa ini belum memiliki peta desa, padahal peta desa merupakan salah satu unsur penting yang harus dimiliki oleh sebuah desa untuk perencanaan pembangunan desa. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melakukan pembuatan peta desa yang akurat, komplit dan reperesentatif yang memberikan gambaran secara menyeluruh dari desa. Tahapan yang digunakan dalam pembuatan peta desa ini meliputi survey pendahuluan, survey pelaksanaan, pengolahan data, verifikasi data, finalisasi peta desa, pencetakan peta desa dan penyerahan cetak peta desa. Kegiatan proses pembuatan peta desa ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusias dari perangkat desa dan masyarakat desa. Hasil peta desa yang dibuat telah terselesaikan dengan baik dimana terdapat gambaran mengenai batas-batas desa, pembagian dusun, informasi jalan, danau, sungai dan bangunan-bangunan lainnya secara akurat dan relevan. Peta desa ini diharapkan dapat memberikan masyarakat Desa Desa Aur Sati Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau kemudahan dalam menentukan prioritas pembangunan dan mempermudah dalam mendeteksi potensi yang ada di desa.
ANALISIS KONDISI PERKERASAN JALAN METODE IRI DAN RCI MENGGUNAKAN APLIKASI ROADROID JALAN KUBANGRAYA, PEKANBARU Adiman, Edi Yusuf
Jurnal Teknik Sipil Vol 21, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v21i2.50320

Abstract

Pertumbuhan ekonomi disuatu daerah sangat bergantung pada aksesibilitas dan mobilitas   infrastruktur jalan raya. Ruas Jalan Kubang Raya, Kota Pekanbaru merupakan jalan nasional yang menjadi konektivitas antara daerah Panam dengan daerah lainnya. Beban kendaraan yang overload dan volume lalu lintas yang padat akan mempengaruhi kondisi perkerasan jalan, sehingga pemeliharaan berkala harus direalisasikan agar kondisi jalan tetap terawat dan nyaman untuk dilalui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perkerasan ruas jalan Kubangraya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan aplikasi Roadroid dan menggunakan metode (IRI) untuk mendapatkan nilai kerataan permukaan jalan. Ad interim itu dalam menilai keadaan jalan menggunakan metode (RCI).   Dari Perhitungan menggunakan aplikasi Roadroid pada jalan Kubangraya, Pekanbaru didapatkan hasil analisa metode IRI : STA 0 + 00 "“ STA 0 + 12000 = IRI rata-rata sebesar 14.24, kondisi jalan adalah buruk. STA 0 + 12000 "“ STA 0 + 00 = IRI rata-rata sebesar 14.48, kondisi jalan adalah buruk. Hasil analisa metode RCI: STA 0 + 00 "“ STA 0 + 12000 = RCI rata-rata sebesar 2.81, kondisi jalan adalah rusak berat, STA 0 + 12000 "“ STA 0 + 00 = RCI rata-rata sebesar 2,77, kondisi jalan adalah rusak berat.
ANALISIS DESAIN PERKERASAN LENTUR BERDASARKAN MDPJ 2017 MENGGUNAKAN METODE MEKANISTIK EMPIRIS PADA PROGRAM KENPAVE Adiman, Edi Yusuf; Yuda Pranata, Agus
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i2.26800

Abstract

This study uses mechanistic-empirical approaches with the Kenpave to test the summary output of the Indonesian Road Pavement Design Manual 2017 (MDPJ 2017) in the analysis of flexible pavement design. The case study is based on an information planning database from the Teluk Lembu Ujung road (STA. 1+900 – 2+900) Tenayan Raya District, Pekanbaru. The results of the analysis using the MDPJ 2017 obtained a traffic load of 21,777,935 CESAL5. The MDPJ 2017 pavement design chosen to use is 4 cm AC-WC, 6 cm AC-BC, 15.5 cm AC-Base, and  30 cm Crushed Stone Base (Grade A). Based on the analysis of mechanistic-empirical testing with the Kenpave, the MDPJ 2017 road pavement design method obtained results that met the safety criteria of fatigue cracking and permanent deformation testing. In fact, the mechanistic-empirical testing with the Kenpave also obtained safety criteria values even though the thickness of the AC-Base was reduced to 15 cm. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji hasil luaran analisis desain perkerasan lentur menggunakan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2017 terhadap desain perkerasan lentur jalan menggunakan metode mekanistik empiris dengan program Kenpave. Studi kasus menggunakan data perencanaan pada Jalan Teluk Lembu Ujung STA. 1+900 – 2+900 Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Metode analisis desain perkerasan menggunakan MDPJ 2017 kemudian hasilnya diuji berdasarkan analisis mekanistik empiris menggunakan program Kenpave. Hasil analisis menggunakan MDPJ 2017 diperoleh beban lalu lintas sebesar 21.777.935 CESAL5 sehingga desain perkerasan yang dipilih untuk digunakan adalah 4 cm AC-WC, 6 cm AC-BC, 15,5 cm AC-Base, dan 30 cm fondasi atas kelas A. Berdasarkan hasil pengujian mekanistik empiris dengan program Kenpave, desain perkerasan metode MDPJ 2017 tersebut dinyatakan aman dari pengujian kerusakan akibat fatigue cracking dan permanent deformation. Bahkan, pengujian secara mekanistik empiris program Kenpave juga memperoleh nilai yang aman meskipun ketebalan AC-Base dikurangi menjadi 15 cm.
Determining the Quality of Earthquake Resistant House Buildings Using Simple Additive Weighting (Saw) and Technique For Order Of Preference By Similarity To Ideal Solution (Topsis) Burhanuddin Burhanuddin; Bakhtiar; Emi Maulani; Edi Yusuf
Multica Science and Technology (ACCREDITED-SINTA 5) Vol. 4 No. 1 (2024): Multica Science and Technology
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/mst.v4i1.850

Abstract

This research aims to evaluate the quality of house buildings using the Simple Additive Weighting (SAW) model and Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). This research uses six main criteria to assess building quality: Material strength, structural design, foundation, construction technology, construction quality, construction costs. With these six variables in determining the evaluation of house building materials. Determining the final ranking of these alternatives is based on their proximity to the ideal solution. Type A House, Type B House, Type C House, Type D House, Type E House and the weight value for each house C1 = 0.2; C2 = 0.1 ; C3 = 0.15 ; C = 0.20 ; C = 0.15; C = 0.2%. The ranking results for Type A Houses were 0.871, Type B Houses 0.874, Type C Houses 0.813, Type D Houses 0.976 and Type E Houses 0.959. The largest value is in Type D House 0.976 so the alternative Type D House 0.976 is the alternative chosen as the best alternative. Meanwhile, the ranking results for the topsis model for Type A Houses are 0.5423, Type B Houses are 0.5302, Type C Houses are 0.2709, Type D Houses are 0.8515 and Type E Houses are 0.959. The largest value is for Type D House 0.976 so that the Type E House alternative 0.8227 is the alternative chosen as the best alternative for Type E house. The research results show that the combination of the SAW and TOPSIS methods is effective in providing a comprehensive and objective evaluation of the quality of earthquake resistant house buildings. . The results of this research can be applied practically in the construction industry to improve the quality of earthquake-resistant house buildings, helping make more accurate and objective decisions.
ANALISIS UMUR RENCANA TEBAL DESAIN PERKERASAN LENTUR BERDASARKAN AASHTO 1993 DAN METODE MEKANISTIK EMPIRIS Adiman, Edi Yusuf
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 4, November 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i4.34528

Abstract

One important aspect in road construction design is considering the service life or design life, which is how long the pavement can withstand traffic loads. This study aims to analyze the design life in relation to pavement thickness design using two methods: the empirical method based on AASHTO 1993 and the mechanistic-empirical method assisted by the KENPAVE program, adapted to the latest provisions in MDPJ 2024. The analysis results indicate that the study location falls into the low-traffic category (1,135,374 < 2 million CESAL5). Calculations of design life using both the empirical and mechanistic-empirical methods indicate that the designed pavement has not yet achieved the 20-year design life as required by MDPJ 2024. The recommendation for the empirical method (AASHTO 1993) is to add an AC-WC layer of 6 cm, while the mechanistic-empirical method (KENPAVE) recommends adding an AC-WC layer of 4 cm. This analysis shows that for locations with low vehicle loads, the use of the empirical method is more effective in analyzing the design life and pavement thickness design because it provides more conservative and practical results. Abstrak Salah satu aspek penting dalam perancangan konstruksi jalan adalah mempertimbangkan masa pelayanan atau umur rencana, yaitu berapa lama perkerasan mampu menahan beban lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis umur rencana terhadap desain ketebalan perkerasan jalan dengan menggunakan dua metode, yaitu metode empiris berdasarkan AASHTO 1993 dan metode mekanistik empiris yang dibantu oleh program KENPAVE, disesuaikan dengan ketentuan terbaru dalam MDPJ 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi penelitian termasuk dalam kategori lalu lintas rendah (1.135.374 < 2 Juta CESAL5). Dari perhitungan umur rencana dengan metode empiris dan mekanistik empiris diperoleh hasil bahwa perkerasan yang dirancang belum mampu mencapai umur rencana 20 tahun sesuai dengan ketentuan MDPJ 2024. Rekomendasi pada metode empiris (AASHTO 1993) yaitu dengan tambahan lapis AC-WC sebesar 6 cm, sedangkan  metode mekanistik empiris (KENPAVE) dengan tambahan lapis AC-WC sebesar 4 cm. Analisis ini menunjukkan bahwa untuk lokasi dengan beban kendaraan rendah, penggunaan metode empiris lebih efektif dalam menganalisis umur rencana dan desain ketebalan perkerasan karena memberikan hasil yang lebih konservatif dan praktis.
ANALISIS LEVEL OF SERVICE (LOS) DAN OPTIMALISASI WAKTU SIKLUS PADA SIMPANG BERSINYAL PADA MIKROSIMULASI VISSIM Rizqy Ridho Prakasa; Edi Yusuf Adiman; Dika Meilisan; Nofreta Ersyi Darfia; Randhi Saily; Intan Monica MG; Vinka Lyona; Benny Hamdi Rhoma Putra; Safridatul Audah; Soewignjo Agus Nugroho
Jurnal Infrastruktur Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Infrastruktur
Publisher : Jurnal Infrastruktur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/chyf4707

Abstract

Tabek Gadang signalized intersection, which links Jl. Soebrantas and Jl. SM Amin, is one of the key intersections in Pekanbaru City that frequently experiences traffic congestion. This issue arises because the intersection serves as a connector for several vital zones, including educational institutions, office areas, commercial centers, and residential neighborhoods, leading to heavy traffic buildup, particularly during rush hours. This issue, the present study proposes an optimization of the signal cycle time using VISSIM-based microsimulation modeling. Main of objective this research to evaluated intersection’s operational performance following the optimization process. The analysis conducted through VISSIM microsimulation reveals that optimizing the signal cycle time from the existing condition to 50 seconds results in a reduction of average delay from 29.6 seconds and improves level of service from category F to D.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN ANALISIS PEMODELAN BANGKITAN PERJALANAN MENGGUNAKAN APLIKASI SPSS PADA MATA KULIAH PERENCANAAN DAN PEMODELAN TRANSPORTASI PRODI S1 SIPIL FAKULUTAS TEKNIK UNIVERSITAS RIAU Rizqy Ridho Praksa; Edi Yusuf Adiman; Benny Hamdi Rhoma Putra
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v1i1.1

Abstract

The importance of mastering skills in statistical analysis in the field of transportation planning and modeling has not been supported by learning to use the SPSS application so that the teaching and learning process is not optimal for students of the Civil Engineering Study Program at Riau University. The purpose of this optimization is to provide knowledge to undergraduate students of Civil Engineering, Riau University in order to gain specific skills, namely modeling trip generation using the SPSS application. Optimization method by introducing the SPSS application and making teaching modules in modeling trip generation, Pre Test to find out student knowledge related to the SPSS application, ending with Post Test activities as evaluation material.  The results of the Pre Test were 50-60% of students did not know the application, while the Post Test results were 90% of students knew the use of the SPSS application in modeling trip generation well. It is hoped that this optimization will increase knowledge and skills which can later become a plus point in the world of work.
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Umum dengan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Metode Elimination Et Choix Traduisant La Realite (ELECTRE) (Studi Kasus: Rute Pekanbaru – Medan) Adiman, Edi Yusuf; Salsabila Setiawan, Nadya; Sebayang, Mardani
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 14 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v14i2.658

Abstract

Terdapat beberapa alternatif transportasi umum yang tersedia untuk para pelaku perjalanan rute Pekanbaru – Medan yaitu bus, travel, dan pesawat terbang. Studi ini mengidentifikasi moda alternatif yang cenderung digunakan dalam setiap standar pelayanan atau kriteria. Selanjutnya menjadi langkah awal dalam meningkatkan standar pelayanan dan moda transportasi umum. Kriteria yang menjadi pertimbangan yaitu tarif, waktu tempuh, kemudahan, keamanan, dan kenyamanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Elimination Et Choix Traduisant La Realite (ELECTRE). Analisis menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) menunjukkan hasil kriteria kenyamanan merupakan standar pelayanan utama dalam memilih moda transportasi dengan bobot sebesar 0,2954. Alternatif moda yang diprioritaskan di masing – masing kriteria, yaitu (a) tarif (bus; 0,570); (b) waktu tempuh (pesawat terbang; 0,721); (c) kemudahan (pesawat terbang; 0,421); (d) keamanan (pesawat terbang; 0,549); dan (e) kenyamanan (pesawat terbang; 0,562). Sementara itu, tingkatan alternatif moda secara global dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Elimination Et Choix Traduisant La Realite (ELECTRE) menunjukkan hasil yang sama. Dengan metode AHP pemilihan moda didapatkan, yaitu pesawat terbang (49,7%), bus (30%), dan travel (20,3%). Begitu pula dengan metode ELECTRE pemilihan moda didapatkan, yaitu pesawat terbang (51,7%), bus (33,1%), dan travel (15,2%).
Application of the continuous green-t (CGT) intersection concept at signalized intersection to support sustainable mobility in peatland area Rizqy Ridho Prakasa; Dika Meilisan; Edi Yusuf Adiman; Niskan Walid Masruri; Novreta Ersyi Darfia; Randhi Saily; Intan Monica MG; Vinka Lyona; Benny Hamdi Rhoma Putra; Safridatul Audah; Soewignjo Agus Nugroho
Journal of Infrastructure Planning and Engineering Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Master Program of Infrastructure and Environmental Engineering, Postgraduate Program, Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jipe.5.1.2026.43-50

Abstract

The signalized intersection of Jl. HR. Soebrantas – Jl. SM. Amin is one of the congestion-prone intersections in Pekanbaru City, particularly due to its location in a peatland area. Peatland conditions, which are characterized by low bearing capacity and high compressibility, limit extensive physical expansion of road infrastructure. At the same time, this intersection serves as a key connector between major activity centers, including educational institutions, offices, commercial areas, and residential zones, resulting in significant traffic congestion and long queues, especially during peak hours. To address these challenges, this study proposes the implementation of a Continuous Green-T (CGT) intersection design as an operational and geometric solution that minimizes the need for large-scale infrastructure modification. The objective of this study is to evaluate the performance of the intersection after the implementation of the CGT design using microscopic traffic simulation with VISSIM. The analysis results indicate that the existing condition has an average delay of 62.5 seconds (Level of Service/LOS F), while the implementation of CGT reduces the average delay to 19.3 seconds (LOS C). This demonstrates that the CGT design is effective in reducing intersection delay by 43.2 seconds and improving the Level of Service from F to C, making it a suitable approach for traffic management in physically constrained environments such as peatland areas.
Co-Authors Adelia Nur Annisa Ahmad Rilwanu Ribbiyuan Aisyah Nurfakhirah Sandyna Alex Kurniawandy Aprilia, Khoirunnisa Aqilla, Azzahra Arief Setiawan Aulia Akbar Nadim Ayu Elfichra Azzahra Aqilla Bakhtiar Benny Hamdi Rhoma Putra Benny Hamdi Rhoma Putra Benny Hamdi Rhoma Putra Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Choryn Munadiyatul Haq Cut Ita Erliana Defi Irwansyah Dika Meilisan Dika Meilisan Elfichra, Ayu Elianora - Emi Maulani Ermiyati - Halimah Tusaddiah Hendra Taufik Ikhlasul Febrianto Imam Suprayogi Intan Monica MG Intan Monica MG Kevin Novaldi Khairul Amri Leo Santosa, Leo Lyona, Vinka M. Rilly A Yogi Mardani Sebayang Masril Masril MG, Intan Monica Mudjiatko Muhammad Muhammad Naufal Nabil Fahsa Muhammad Reza Fahlevi Muhammad Shiddiq Firman Abdullah Niken Ayu Pamukas Niskan Walid Masruri Nofreta Ersyi Darfia Novaldi, Kevin Novreta Ersyi Darfia Novreta Ersyi Darfia Praksa, Rizqy Ridho Randhi Saily Randhi Saily Resmi Arianti Rian Trikomara Iriana Ridwan Frestantio Rizqy Ridho Prakasa Rizqy Ridho Prakasa Rizqy Ridho Prakasa Rizqy Ridho Praksa Rizqy Ridho Praksa S Siswanto Saberina Hasibuan Safridatul Audah Safridatul Audah Safridatul Audah Salsabila Setiawan, Nadya Sandyna, Aisyah Nurfakhirah Sayed Fachrurrazi Siswanto Soewignjo Agus Nugroho Soewignjo Agus Nugroho Sri Djuniati Sukatin, Sukatin Syafriadiman, Syafriadiman Tommy Iduwin Vinka Lyona Vinka Lyona Wandes Leonardo Siahaan Wiwik Handayani Wulandika, Mia Yenita Morena Yogi, Muhammad Rilly Aka Yohana Lilis Handayani Yuda Pranata, Agus Yuliana Putri