Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Pada Deteksi Dini Ibu Hamil Resiko Tinggi Di Puskesmas Karang Ayu Semarang Qomariyah, Qomariyah; Maharani, Kristina; Kurniawati, Putri
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 2 No. 2 (2020): Indonesian Journal of Community Empowerment November Vol.2 No.2
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.899 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v2i2.760

Abstract

According to the 2012 Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS), it shows a drastic increase in MMR (related to pregnancy, childbirth, and childbirth) from 2007 of 228 per 100,000 live births to 359 per 100,000 live births in 2012 (Profile Health Indonesia, 2012). Initial data at Puskesmas Karang Ayu, the largest proportion of pregnant women in the Karang Ayu Health Center area are mothers with a Risk Factor of 36%. The proportion of 10% postpartum mothers is with complications. The target of KIA Gasurkes counseling is more than 100% with the largest proportion in the class of pregnant women, 52%. Based on interviews with Puskesmas officers, officers said that Puskesmas Karang Ayu has health cadres but has not been exposed to information about high-risk pregnant women. Therefore it is necessary to do community service consisting of counseling about high-risk pregnant women. After counseling and empowerment, cadres in the Puskesmas Karang Ayu assisted areas are able to monitor blood pressure measurements, and provide education to high-risk pregnant women who are their responsibility.AbstrakMenurut Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, menunjukkan kenaikkan AKI (yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas) yang cukup drastis dari tahun 2007 sebesar 228 per100.000 kelahiran hidup menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2012 (Profil Kesehatan Indonesia, 2012). Data awal di Puskesmas Karang Ayu proporsi ibu hamil terbesar di wilayah Puskesmas Karang Ayu adalah ibu dengan Faktor Risiko sebanyak 36%. Proporsi ibu nifas 10% adalah dengan komplikasi. Target penyuluhan Gasurkes KIA sudah lebih dari 100% dengan proporsi terbesar ada di kelas Ibu Hamil 52 %. Berdasarkan wawancara kepada petugas Puskesmas, petugas mengatakan bahwa Puskesmas Karang Ayu memiliki kader kesehatan namun belum terpapar dengan informasi mengenai ibu hamil resiko tinggi. Maka dari itu perlu dilakukan pengabdian masyarakat yang terdiri dari Penyuluhan mengenai ibu hamil resiko tinggi. Setelah dilakukan penyuluhan dan pemberdayaan, kader di wilayah binaan Puskesmas Karang Ayu mampu melaksanakan pemantauan pengkuran tekanan darah, dan memberikan edukasi kepada ibu hamil resiko tinggi yang menjadi tanggung jawabnya.
“Pemberdayaan Kader sebagai Kelompok Pendukung Asi Eksklusif (Kp-Asi) dalam Gerakan Gemar Asi Eksklusif di Puskesmas Karang Ayu Semarang” Qomariyah, Qomariyah; Maharani, Kristina; Maulidiyah, Fia Nur
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 3 No. 1 (2021): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei Vol.3 No.1
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.59 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v3i1.989

Abstract

Breast milk is the right milk for babies because this milk is specially produced by mothers only for their babies. Mother's milk provides the most important energy for the baby. Breast milk cannot be replaced by even the most expensive formula milk because the substances contained in breast milk have the right temperature for the baby, contain all the substances needed by the baby and breast milk does not contain bacteria that are harmful to the baby's health (Nirwana, 2014). The achievement of exclusive breastfeeding, specifically in all Puskesmas Karang Ayu, was 73.33%, while the target set by the Semarang City Health Service was 80%. The Karang Ayu Community Health Center has 4 Puskesmas working areas, each consisting of a Puskesmas and a Sub Health Center. Based on the achievements in each Puskesmas, it is known that the achievement of exclusive breastfeeding at the Karang Ayu Health Center has the lowest achievement, namely 63.46% compared to other Puskesmas in Karang Ayu Health Center (DinKes Denpasar City, 2014). Based on interviews with Puskesmas officers, the officers said that the Karang Ayu Health Center had health cadres but had not been exposed to information about exclusive breastfeeding. Therefore, it is necessary to do community service which consists of counseling on exclusive breastfeeding. After counseling and empowerment, cadres in the targeted area of Karang Ayu Health Center are able to carry out monitoring of blood pressure measurements, and provide education to Exclusive Breastfeeding which is their responsibility.AbstrakASI merupakan susu yang tepat untuk bayi karena susu ini khusus diproduksi ibu hanya untuk bayinya. Susu dari ibu memberikan energi yang paling penting untuk bayi. ASI tidak dapat digantikan oleh susu formula yang termahal sekalipun karena zat-zat yang terkadung dalam ASI memiliki suhu yang tepat untuk bayi, mengandung segala zat yang dibutuhkan bayi dan ASI tidak mengandung bakteri yang berbahaya bagi kesehatan bayi (Nirwana, 2014). Pencapaian ASI Ekslusif yang mengkhusus di seluruh Puskesmas Karang Ayu sebesar 73,33% sedangkan target yang ditetapkan Dinas Kesehatan  Kota Semarang sebesar 80%. Dinas Puskesmas Karang Ayu memiliki 4 wilayah kerja Puskesmas yang masing-masing terdiri dari Puskesmas dan Puskesmas Pembantu. Berdasarkan pencapaian di masing-masing Puskesmas, diketahui bahwa pencapaian ASI Ekslusif di Puskesmas II Denpasar Barat memiliki pencapaian paling rendah yaitu 63,46% dibandingkan Puskesmas lainnya yang ada di Puskesmas Karang Ayu (DinKes Kota Denpasar, 2014). Pencapaian ASI Ekslusif yang mengkhusus di seluruh Puskesmas Karang Ayu sebesar 73,33% sedangkan target yang ditetapkan Dinas Kesehatan  Kota Semarang sebesar 80%. Dinas Puskesmas Karang Ayu memiliki 4 wilayah kerja Puskesmas yang masing-masing terdiri dari Puskesmas dan Puskesmas Pembantu. Berdasarkan pencapaian di masing-masing Puskesmas, diketahui bahwa pencapaian ASI Ekslusif di Puskesmas II Denpasar Barat memiliki pencapaian paling rendah yaitu 63,46% dibandingkan Puskesmas lainnya yang ada di Puskesmas Karang Ayu (DinKes Kota Denpasar, 2014). Berdasarkan wawancara kepada petugas Puskesmas, petugas mengatakan bahwa Puskesmas Karang Ayu memiliki kader kesehatan namun belum terpapar dengan informasi mengenai ASI Eksklusif. Maka dari itu perlu dilakukan pengabdian masyarakat yang terdiri dari Penyuluhan mengenai ASI Eksklusif. Setelah dilakukan penyuluhan dan pemberdayaan, kader di wilayah binaan Puskesmas Karang Ayu mampu melaksanakan pemantauan pengkuran tekanan darah, dan memberikan edukasi kepada ASI Eksklusif yang menjadi tanggung jawabnya. 
Pemahaman al-Dakhīl dalam Tafsir Saintifik: Sebuah Tinjauan Umum Qomariyah, Qomariyah; Ilyas Ilyas
Jurnal Semiotika Quran Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsq.v3i2.26738

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengkaji tentang al-dakhīl dalam tafsir saintifik, yaitu penyimpangan atau penyusupan dalam tafsir berbasis ilmi. Ulama terbagi menjadi tiga kelompok dalam menanggapi eksistensi tafsir saintifik, yakni ulama yang pro, ulama yang kontra, dan ulama yang moderat dalam menerima keberadaan tafsir saintifik dengan beberapa syarat tertentu. Al-dakhīl dalam tafsir saintifik, apabila mengacu pada pembagian macam al-dakhīl yang disusun oleh Fāyd (riwāyah, ra’yi, dan ishārī), maka al-dakhīl dalam tafsir saintifik masuk dalam kategori al-dakhīl ra’yi, yakni penyusupan dalam tafsir ilmi yang tidak memenuhi syarat kepantasan, didasari pada niat buruk serta tidak berpegang pada prinsip kaidah penafsiran yang disepakati oleh kebanyakan ulama. Melalui metode kualitatif secara deskriptif-analitis, tulisan ini mengeksplorasi al-dakhīl dalam tafsir saintifik, sebagaimana yang disajikan oleh Ṣalāḥddīn Khiṭāb ketika menafsirkan tiga ayat al-Qur’an yaitu dalam surah Sabā’ ayat 53, al-An’ām ayat 65, dan Yusūf ayat 24. Ketika menafsirkan tiga ayat ini, ia berupaya mengaitkan dengan kemajuan ilmu pengetahuan khususnya ilmu teknologi. Pada dasarnya, ketiga ayat ini tidak termasuk pada ayat-ayat kauniyah yang boleh ditafsirkan dengan pendekatan ilmiah. Ṣalāḥuddīn tampak luas dan komprehensif dalam mengaitkan illmu pengetahuan dengan ayat-ayat al-Qur’an, sehingga hasil tafsirnya terhadap tiga ayat ini dimasukkan dalam tafsir yang terindikasi al-dakhīl.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN STUNTING PADA IBU HAMIL DAN IBU BALITA DI DESA KESESIREJO BODEH PEMALANG Qomariyah, Qomariyah; Rizqi Wulandari; Alisa Qotrunnnada
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i8.9480

Abstract

Maintaining nutritional balance in pregnant women is very necessary so that the condition of the mother and fetus remains healthy by providing sufficient food containing carbohydrates and fats as a source of energy. And as a source of protein building materials, get additional iron, calcium, vitamins, folic acid and energy. The purpose of this activity is to increase the knowledge of pregnant women about balanced nutrition in preventing stunting. The general purpose of this activity is After the counseling is complete, participants can learn about balanced nutrition for pregnant women in early prevention of stunting. The benefits of this activity are expected that pregnant women can increase their knowledge in balanced nutrition to prevent stunting in Kesesirejo Village, Bodeh District, Pemalang Regency.
Strategi Marketing Sebagai Upaya Meningkatkan Penjualan Produk Di  Hdi Family Center Kraksaan Probolinggo Dalam Perspektif Syariah Qomariyah, Qomariyah; Armanto, Nuruddin; Fajri, Ahmad
Finance : Journal of Accounting and Finance Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/x6znkd65

Abstract

In the current era, the marketing strategy has become a benchmark in developing the business world. Market conditions that are increasingly expanding can encourage entrepreneurs to implement their marketing strategies properly. By implementing a good and targeted marketing strategy, this can attract consumers to buy products. The purpose of this study is to determine marketing strategies in increasing sales of HDI Family Center Kraksaan products from a sharia perspective. At this writing the method used is descriptive qualitative, besides that in collecting data used is from secondary data sourced from publications which include scientific journals, books, websites, which are sourced from interviews. The end result of this writing is to show that marketing strategies can be applied to increase sales using the mix marketing method. In addition, there is also targeting and segmenting which are important references in marketing strategies.
PERAN FATAYAT NU TERHADAP PENGEMBANGAN KUALITAS AHLAK MASYARAKAT DESA RANDUWATAN KECAMATAN WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN Isnaeni, Rizki; Artika Fitriani, Putri; Qomariyah, Qomariyah
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2022): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i2.544

Abstract

Human morality will grow to follow what is around him, if around the environment there are bad habits then a person's morality will follow the surrounding circumstances, and vice versa. In addition, the more advanced technology such as the presence of smartphones, if it is not balanced with control, it can lead to disgraceful behavior in society because the time is only spent playing smartphones such as viewing content that is not useful. Therefore, it is necessary to have a tool to control so that the creation of good morals in the community or can develop the quality of community morality. The method used in this study is qualitative research because the author in collecting data by conducting direct observations to the village of Randuwatan, Wonokerto sub-district through interviews with the administrators and fatayat NU members of Randuwatan village. The results of this study are that the role of fatayat in Randuwatan village is very helpful in developing the morals of the Randuwatan village community through activities that have been planned by fatayat such as zanji which is carried out regularly on Monday nights, ziaroh which is carried out every year, compensation for orphans which is carried out every month. Muharram and before the new student admission period to meet the school supplies for children in need. In addition, the NU fatayat of Randuwatan village always celebrates Islamic days such as Isra Miraj and the birthday of the Prophet Muhammad. Ahlak manusia akan tumbuh mengikuti apa yang ada disekitarnya, apabila disekitar lingkungannya terdapat kebiasaan buruk maka ahlak seseorang akan mengikuti pada keadaan sekitarnya, begitupun sebaliknya. selain itu juga semakin majunya teknologi seperti hadirnya smartphone jika tidak diimbangi dengan control maka dapat menimbulkan ahlak yang tercela pada masyarakat karena waktunya hanya dihabiskan bermain smartphone seperti melihat koten-konten yang tidak bermanfaat . Oleh karena itu, perlu adanya alat untuk mengontrol agar terciptanya ahlak yang baik pada diri masyarkat atau dapat mengembangkan kualitas ahlak masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif karena penulis dalam mengumpulkan datanya dengan melakukan obsevasi langsung ke desa randuwatan kecamatan wonokerto melalui wawacara terhadap pengurus dan aggota fatayat NU desa randuwatan. Hasil dari penelitian ini adalah peran fatayat di desa randuwatan sangat membantu dalam pengembangan ahlak masyarakat desa randuwatan melalui kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan oleh fatayat seperti berzanji yang dilakasanakan secara rutin pada malam senin, ziaroh yang dilaksanakan setiap tahunnya, santunan anak yatim yang dilaksanakan setiap bulan muharam dan menjelang masa penerimaan siswa baru untuk memenuhi perlengkapan sekolah anak-anak yang membutuhkan. Selain itu, fatayat NU desa randuwatan selalu merayakan hari-hari islam seperti isra miraj dan maulid nabi Muhammad SAW.
Relationship between Cardiorespiratory Fitness and Quality of Life in the Elderly Qomariyah, Qomariyah; Rahman, Farid
Indonesian Journal of Medicine Vol. 7 No. 4 (2022)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.541 KB) | DOI: 10.26911/theijmed.2022.7.4.591

Abstract

Background: The aging process occurs so fast, therefore the quality of life of the elderly needs to be very concerned. Cardiorespiratory fitness is one of the predictor factors to improve the quality of life in the elderly. The study aims to find out whether there is a relationship between cardiorespiratory fitness and the quality of life of the elderly.Subjects and Method: This was a cross-sectional study conducted in Dukuh Pepe, Kwarasan, Juwiring, Klaten, Central Java. A sample of 31 elderly (aged 50-70 years) was selected using the purposive sampling method. The dependent variable was quality of life. The independent variable was cardiorespiratory fitness. Quality of life was measured by Ina's whoqol-breff questionnaire. Cardiorespiratory fitness was measured by a six-minute walking test. The data were analyzed with the spearman correlation test and the simple linear regression test.Results: Cardiorespiratory fitness improved the quality of life in the elderly in the physical health domain (OR= 44.55; 95% CI= 20.49 to 68.62), psychological domain (OR= 51. 14; 95% CI= 26.10 to 76.19), personal relationship domain, (OR= 76.94; 95% CI= 52.57 to 101.30), environmental domain (OR= 78.92; 95% CI= 49.51 to 108.33) although it was statistically insignificant.Conclusion: There was no relationship between cardiorespiratory fitness and the quality of life of the elderly in rural areas in the aspects of the physical health domain, the psychological domain, the personal relationship domain, and the environmental domain.Keywords: cardiorespiratory fitness, quality of life, elderly, six-minute walking test, whoqol-breff.Correspondence: Farid Rahman. Physiotherapy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta, Central Java 57162, Indonesia. Email: Fr280@ums.ac.id. Mobile: 085223333141.Indonesian Journal of Medicine (2022), 07(04): 371-378https://doi.org/10.26911/theijmed.2022.07.04.02          
Efektifitas Pemberian Cairan Kristaloid dan Koloid pada pasien SC dengan Regional Anestesi terhadap Mean Arterial Pressure Gustomi, Mono Pratiko; Qomariyah, Qomariyah
Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i1.657

Abstract

Hipotensi atau penurunan Mean Arterial Pressure (MAP) pada wanita hamil adalah masalah anestesi pasca-regional yang paling umum dalam sectio caarea. Untuk mengurangi kejadian hipotensi dapat diberikan cairan intravena seperti kristaloid atau koloid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efek penggunaan cairan kristaloid dan koloidal pada Mean Arterial Pressure (MAP) pada pasien sectio caesarea dengan anestesi regional.Penelitian ini menggunakan metode pra eksperimen (pretest - post test group design). Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, dalam penelitian ini variabel bebasnya adalah pemberian cairan kristaloid dan koloida, sedangkan variabel terikatnya adalah Mean Arterial Pressure (MAP). Sampel penelitian ini sebanyak 20 orang dengan menggunakan puprosive sampling. Analisis data menggunaka paired t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada efek yang signifikan antara pemberian cairan kristaloid dan koloid pada pasien sectio caesarea dengan anestesi regional. Dalam uji statistik, nilai Mean Arterial Pressure (MAP) cairan kristaloid menurun 8,7 mmHg (t hitung = 5,894, α = 0,002) sedangkan Mean Arterial Pressure (MAP) dalam cairan koloid menurun 4,4 mmHg t hitung = 6,410, α count = 0,000). Ini berarti cairan koloid lebih efektif dalam mempertahankan Mean Arterial Pressure (MAP) pada pasien sectio caesarea dengan anestesi regional.Pemberian cairan koloid lebih efektif daripada kristaloid karena dapat mengisi ruang intravaskular yang lebih panjang, berat molekul yang lebih besar, sehingga akan memberikan efek pada ekspansi volume intravaskular yang lebih besar.Kata kunci: tekanan darah, anestesi regional, sectio caesar, kristaloid, koloid.Hypotension or decreased Mean Arterial Pressure (MAP) in pregnant women is the most common post-regional anesthetic problem in sectio cesarea. To reduce the incidence of hypotension can be given intravenous fluids such as crystalloids or colloids. The aim of this study was to compare the effect of crystalloid and colloidal fluid utilization on Mean Arterial Pressure (MAP) in patients sectio cesarea with regional anesthesia. This research used pra-experimental (pretest - post test group design) method. Data collected by using questioner and observation sheet, in this study the independent variable was the administration of crystalloid and colloidal fluids, while the dependent variable was Mean Arterial Pressure (MAP). Large sample of 20 people by using puprosive sampling. Analysis of data with paired t-test.Results showed that there was a significant effect between the administration of crystalloid and colloidal fluids in patients sectio cesarea with regional anesthesia. In the statistical test, the Mean Arterial Pressure (MAP) value of crystalloid liquid decreased by 8.7 mmHg (t count = 5.894, α = 0.002) while the Mean Arterial Pressure (MAP) in colloid fluid decreased by 4.4 mmHg t arithmetic = 6.410, α count = 0,000). This means that colloid fluid was more effective in maintaining Mean Arterial Pressure (MAP) in patients sectio cesarea with regional anesthesia.Colloid fluid administration is more effective than crystalloid because it can fill the longer intravascular space, larger molecular weight, so it will give effect to the greater expansion of intravascular volume as well.Keywords: blood pressure, regional anesthesia, cesarean sectio, crystalloid, colloids.DOI: 10.5281/zenodo.1404640
Dinamika Hizbut Tahrir Indonesia: Sejarah, Ideologi, dan Dampaknya Terhadap Stabilitas Politik serta Demokrasi di Indonesia Nurhidayah, Ika Amiliya; Afiana, Lia; Pangestu, Yanuar Ilham; Qolbi, Muhammad Haykal; Qomariyah, Qomariyah
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, April 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i4.871

Abstract

Hizbut Tahrir merupakan salah satu paham ideologi transnasional yang patut diwaspadai keberadaannya karena gagasan khilafah legendarisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam mengenai peran dan dampak dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), serta bagaimana gerakan ini mempengaruhi berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif guna mengkaji lebih dalam terkait objek penelitian dengan menggunakan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan Hizbut Tahrir Indonesia dikenal sebagai salah satu gerakan yang paling disorot karena sangat aktif dalam menyerukan pendirian Khilafah Islamiyyah dengan pendekatan massa yang intens. Mereka membawa pengaruh yang signifikan terhadap ideologi dan stabilitas negara. Menjadi polemik di masyarakat serta mengancam stabilitas nasional, HTI pada akhirnya dibubarkan di tangan lembaga eksekutif.
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM DAKWAH ISLAM: ANTARA PELUANG DAN TANTANGAN DI ERA TEKNOLOGI Fifi Aulia Rani, Fifi Aulia Rani; Muhammad Ghilman Kafa, Muhammad Ghilman Kafa; Annisa Hanifa, Annisa Hanifa; Nailis Sa'adah, Nailis Sa'adah; Qomariyah, Qomariyah
Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Komunikasi dan Media : Febuari- Agustus
Publisher : Lembaga Sepercenter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, telah membawa dampak signifikan dalam penyebaran dakwah Islam. Media sosial seperti YouTube, Instagram, Facebook, dan TikTok memberikan kesempatan bagi dakwah untuk mencapai audiens yang lebih luas dan beragam, dari kalangan muda hingga orang tua, tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Namun, meskipun menawarkan peluang besar, penggunaan media sosial dalam dakwah juga menghadapi berbagai tantangan, termasuk penyebaran informasi yang tidak valid dan potensi penyalahgunaan platform untuk tujuan ekstremis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam dakwah Islam di era digital, mengeksplorasi peluang yang dapat dimanfaatkan, serta mengidentifikasi tantangan yang ada. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis berbagai literatur terkait dakwah digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menawarkan peluang seperti jangkauan luas, kemudahan akses, serta variasi konten menarik untuk dakwah. Namun, tantangan seperti kesenjangan digital, perubahan algoritma platform, dan ketidakakuratan informasi perlu diperhatikan agar dakwah dapat disampaikan secara efektif. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan wawasan bagi pendakwah dalam mengoptimalkan media sosial sebagai sarana dakwah yang lebih efektif dan relevan dengan perkembangan zaman.