Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Perbandingan Kepemimpinan Partisipatif dengan Kepemimpinan Direktif dalam Organisasi Leana Angelina; Maria Merry Marianti; Regina Deti
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 5 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i5.7228

Abstract

This research aims to analyze the comparison between participative and directive leadership in organizations, identifying the advantages, disadvantages, and appropriate situations for their implementation. The research method used is descriptive with a qualitative approach through a literature study, focusing on relevant articles published between 2020 and 2024. The results show that participative leadership increases work motivation, employee satisfaction, and encourages creativity, but may face challenges in making quick decisions and handling disagreements. In contrast, directive leadership is more effective in crisis situations and structured environments, but it may decrease long-term motivation if applied continuously. The conclusion of this study indicates that both leadership styles have their respective advantages and disadvantages, which should be adapted to the situation and team characteristics. Organizations are advised to implement a flexible leadership style based on existing conditions to achieve organizational goals effectively.
Penerapan Green Practice pada Bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) Kuliner di Kota Bandung Meidila Anggita; Natalia Christi; Ignasia Tiffani; Maria Merry Marianti
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 3 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i3.6907

Abstract

Small and Medium Enterprises (SMEs) dominate the number of businesses in Indonesia, yet many SME owners are unaware of the importance of implementing green practices in their operations. This study aims to evaluate the implementation of green practices in marketing, operations, and finance within SMEs. The main challenge in adopting a sustainable mindset is the lack of awareness and collaboration between stakeholders for climate change mitigation and adaptation. The proposed solution is to ensure that investments support environmental, social, and governance (ESG) aspects (Otoritas Jasa Keuangan, 2021). The study's findings show that in marketing, Pipinos has adopted eco-friendly packaging, while Nara offers discounts for customers who use their own containers. In terms of finance, both SMEs have not utilized green financing options. Nara is currently applying for a tax relief program from the Environmental Agency for businesses meeting environmental standards. In operations, Pipinos has not optimized energy and water usage, while Nara manages wastewater through a multi-stage treatment process, producing clean water. This research highlights the importance of raising SME owners' awareness of green practices and the need for support from various stakeholders to accelerate sustainable transformation, which is a strategic step in supporting climate change mitigation and environmental sustainability.
Penguatan Kapasitas Manajerial Usaha Mikro Sektor Kuliner Melalui Pelatihan dan Pendampingan Debby, Teresia; Marianti, Maria Merry; Christi, Natalia; Agung, Chris Petra
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.785

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas manajerial pelaku usaha mikro sektor kuliner melalui program pelatihan dan pendampingan terintegrasi. Kegiatan dilaksanakan di Kota Bandung dengan melibatkan pelaku usaha mikro sektor kuliner sebagai mitra utama pengabdian. Terdapat 24 mitra yang mengikuti kegiatan ini, dimana permasalahan yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan pemahaman pemasaran digital, lemahnya pengelolaan operasional usaha, serta ketiadaan pencatatan dan analisis keuangan yang memadai. Metode pengabdian dirancang menggunakan pendekatan pelatihan–coaching–implementasi bertahap yang diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan pelatihan tematik, serta pendampingan penerapan langsung pada usaha masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan mitra rata-rata sebesar 15% sampai dengan 30% dalam menyusun strategi pemasaran digital, memperbaiki proses operasional, serta melakukan pencatatan keuangan sederhana dan perhitungan harga pokok penjualan. Pendampingan berbasis implementasi mendorong pelaku usaha untuk lebih mandiri dalam mengambil keputusan manajerial dan menginternalisasi praktik pengelolaan usaha yang lebih profesional. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam bentuk penguatan kapasitas manajerial dan kesiapan usaha mitra untuk beradaptasi dengan dinamika persaingan. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada perubahan praktik pengelolaan usaha secara berkelanjutan.