Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS STRUKTUR PELAT LANTAI PADA GEDUNG AULA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN SUMBAWA Dewi, Ratih Nofita; Badaruddin; Ilfiani, Pratiwi Dian; Purnama, Ady
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.838 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i3.681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kondisi eksisting dengan perhitungan tulangan pelat lantaidanbesar lendutan pelat lantai. Penelitian dilakukanpada Gedung Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Besar.Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berupa data ukuran balok pelat lantai mencakup panjang pelat, lebar pelat, tebal pelat lantai, uji Hammer dan uji lendutan. Data sekunder berupa data spesifik bangunan, sumber/literaturedan peraturan. Perhitungan analisis pelat lantai di lakukan secara manual yang mengacu pada SNI 03-2847-2013. Kondisi eksisting gedung aula kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diketahui dimensi pelat lantai yaitu 18 meter ukuran panjang pelat, 10,50 ukuran lebar pelat dan tinggi pelat 12cm. pada pelat lantai menggunakan mutu beton perencanaan f’c= 19,3Mpa, mutu beton lapangan f’c =13,85Mpa, dan mutu baja lapangan & perencanaan fy = 240Mpa.Kondisi eksisting yang direncanakan memiliki jarak tulangan Ø10-250mm. Sedangkan di tinjau dari hasil perhitungan, beban pelat lantai 8,46 KN/m² pada hasil dokumen perencanaan, 8,18 KN/m² pada hasil lapangan. Perhitungan momen berdasarkan tabel koefisien momen didapatkan hasil Mtx = -20,1398 KNm, Mlx = 13,3799 KNm, Mty = -24,1492 KNm, Mly = 8,81118 KNm. Penulangan yang digunakan untuk pelat lantai menggunakan perhitungan secara manual dengan tebal pelat yang dipakai 12cm dan mendapatkan hasil jarak tulangan Ø10-100 mm untuk Mlx dan Mtx, hasil jarak tulangan Ø10-150 mm untuk Mly dan Mty. Lendutan perencanaan 0,2213 cm dan lapangan 0,1988 cm di katakan OK karena total lendutan kurang dari lendutan ijin maksimum 1,25 mm, dan hasil uji lapangan tidak dikatakan OK karena lendutan total pada pelat nomor 2 = 1,77 cm, pelat nomor 4 = 2,41 cm, pelat nomor 5 = 1,77 cm lebih dari lendutan ijin maksimum 1,25 cm.
ANALISIS MODEL GERAKAN ALIRAN AIR TERHADAP KERUSAKAN JALAN: (STUDI KASUS : JALAN SAMOTA KABUPATEN SUMBAWA PROVINSI NTB) Na'im, Jannatun; Zulkarnaen, Zulkarnaen; Purnama, Ady
Jurnal SainTekA Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v3i2.976

Abstract

Kondisi pembangunan infrastuktur Jalan Samota mengalami permasalahan dikarenakan kondisi jalan yang mengalami berbagai kerusakan pada struktur jalan akibat dari gerakan aliran air pada segmen jalan. Gerakan aliran air akan menyebabkan terjadinya kerusakan jalan seiring berjalannya waktu. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh gerakan aliran air terhadap kerusakan jalan berdasarkan tinjaun hidrologi dan hidrolika, serta mengetahui jenis kerusakan dan tingkat kerusakan jalan pada Jalan Samota akibat gerakan aliran air.Objek dalam penelitian adalah STA 006+000 – STA 008+050 pada Jalan Samota, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi gerakan aliran air pada tiap segmen jalan yang menyebabkan kerusakan konstruksi jalan berdasarkan jenis dan tingkat kerusakan perkerasan jalan. Lokasi Penelitian dibagi menjadi 3 segmen, yaitu segmen 1 berada pada STA 006+000 – STA 006+045, segmen 2 yaitu pada STA 007+100 – STA 007+150, dan segmen 3 yang berada pada STA 008+000 – STA 008+050. Selanjutnya, analisis data secara hidrologi menggunakan metode CH Thiessen yang dilanjutkan analisis hidraulika menggunakan metode Angka Reynold untuk menentukan jenis gerakan aliran air.Penelitian ini mendapatkan hasil debit saluran pada segmen 1 yaitu 0,397 m3/detik, segmen 2 yaitu 0,293 m3/detik, dan segmen 3 yaitu 0,24 m3/detik. Tiap segmen jalan yang mengalami gerakan aliran air berupa turbulen akan menyebabkan tingkat kerusakan jalan semakin tinggi. Pada segmen 1 didapat Angka Reynold sebesar 1518 sehingga terjadinya gerakan aliran air turbulen dengan tingkat kerusakan 21,85%. Pada segmen 2 didapat Angka Reynold sebesar 1312 menyebabkan gerakan aliran air turbulen dengan tingkat kerusakan 16,57%. Sedangkan pada segmen 3 didapat Angka Reynold sebesar 911 sehingga terjadinya gerakan aliran air transisi dengan tingkat kerusakan 9,71%. Pada setiap segmen jalan yang mengalami gerakan aliran air turbulen menyebabkan tingkat kerusakan jalan semakin tinggi. Akibat dari gerakan aliran air tersebut, ketiga segmen mengalami jenis kerusakan jalan berupa pelapukan dan butiran lepas.
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN KOMPOSIT DI DESA GONTAR Zakina, Nina; Badaruddin, Badaruddin; Purnama, Ady
Jurnal SainTekA Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v3i2.979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari tegangan yang terjadi pada balok setelah terjadi komposit. Lokasi sungai Gontar yang akan di rencanakan jembatan berada di desa Gontar, Alas Barat. Tiang sandaran yang direncanakan didapatkan hasil diameter pipa = 76,3 mm dengan jarak tiang sandaran 200 cm, penulangan tiang sandaran Mu = 2,3 x 106 Nm, dipakai tulangan lentur 2 Ø 10, dan tulangan geser didapatkan jarak sengkang Ø 8-120 mm. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan yaitu hasil tulangan lentur Ø 13-100 mm, tulangan pembagi Ø 10-300 mm.dimensi plat lantai trotoar dengan lebar 100 cm, dan tinggi dari pelat lantai 25 cm; hasil penulangan arah melintang (lx) digunakan tulangan pokok Ø 10-75 mm, dan penulangan arah memanjang (ly) digunakan tulangan pokok Ø 10-75 mm; jarak antar gelagar memanjang 1,88 meter dengan jumlah 11 buah, gelagar melintang 5 meter dengan jumlah 7 buah; plat injak menggunakan tulangan lentur Ø 16-210 mm dan tulangan pembagi menggunakan Ø 8-1000 mm.
ANALISIS PENGARUH DEBIT AIR DAN KETINGGIAN AIR TERHADAP BESAR DAYA YANG DIHASILKAN OLEH PLTMH TEPAL I PADA SAAT MUSIM KEMARAU Fitrawansyah, Yudha; Purnama, Ady; Negara, Komang Metty Trisna
Jurnal SainTekA Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v3i3.1036

Abstract

PLTMH Tepal I merupakan salah satu pemanfaatan mikrohidro yang terletak di Dusun Tepal, Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa, NTB. Tipe Pembangkit listrik PLTMH Tepal I ini adalah Run-Of The-River. Tujuan dari penelitian ini yaitu: Dapat Mengetahui besar daya yang dihasilkan PLTMH Tepal I pada saat musim kemarau. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, untuk menghitung debit air yakni menggunakan metode apung, Pengukuran Beda Tinggi Dengan Menggunakan pesawat Theodolite Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan pengukuran langsung dilapangan Dari hasil pengamatan, pengukuran dan perhitungan maka didapat debit air yang dihasilkan oleh PLTMH Tepal I sebesar 0.106 m3/detik. Dengan tinggi jatuh efektif sebesar 25.79455 meter, sehingga dengan hasil perhitungan debit aliran dan beda tinggi jatuh air maka energi yang dihasilkan oleh PLTMH Tepal I sebesar 21.458 Kw.
ANALISIS POTENSI AIR TANAH DALAM RANGKA PENGEMBANGAN PEMANFATAN AIR DI DUSUN SAMRI KECAMATAN MOYO HILIR Najimuddin, Didin; Padusung, Padusung; Purnama, Ady; Juliana, Syahida
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i1.1137

Abstract

Desa poto merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan moyo hilir dengan luas 1367 km2 dengan populasi penduduk sebanyak 3.519 jiwa. Desa ini terbagi dalam 4 dusun yaitu Dusun Poto, Dusun Bekat, Dusun Tengke dan Dusun Samri. Akses jalan dari kabupaten ke desa sasaran jalan aspal dengan kondisi yang baik dan di sepanjang jalan desa merupakan variasi yaitu ada desa, sawah dan gunung. Keseharian masyarakat Desa Poto bekerja sebagai petani, tukang bangunan, buruh tani, berkebun, beternak serta berdagang dan lain lain. Kelompok tani kuang belo tidak sejalan dengan fungsinya karena orong ini merupakan sawah tadah hujan yang dimana air irigasinya hanya mengandalkan dari air hujan saja, sehingga pada saat musim kemarau areal sawah tidak dapat ditanami karena kurangnya ketersediaan air. Tujuan penelitian berapa besar debit air sumur bor di lokasi Kelompok Tani Kuang Belo Orong Samri Kecamatan Moyo Hilir. Areal persawahan yang diairi terletak pada punggung (belakang) jaringan irigasi teknis namun air irigasi belum dapat menjangkau seluruh areal persawahan karena elevasi sawah lebih tinggi dibanding elevasi saluran. Jumlah air yang dibutuhkan untuk satu kali panen sebesar 22.809.600 m3/satu kali panen. Luas lahan sawah yang adalah 42 Ha (padi dan kacang hijau) dan waktu yang dibutuhkan operasional pompa untuk mengaliri persawahan sebanyak 23 jam 45 menit/hari dengan kapasitas pompa 8000 (ltr/jam)
ANALISIS SISTEM DRAINASE DI DESA SORIUTU KECAMATAN MANGGELEWA KABUPATEN DOMPU Zulkarnaen, Zulkarnaen; Purnama, Ady; Arbensyah, Arbensyah
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i1.1142

Abstract

Kawasan Desa Soriutu adalah salah satu kawasan di Nusa Tengara Barat yang tak luput dari masalah banjir yang banyak menyebabkan banyak kerusakan. Permasalahan yang terjadi pada kawasan Desa Soriutu yaitu setiap tahunnya selalu tergenang air khususnya pada musim penghujan. Untuk perencanaan pengendalian banjir, pengamanan sungai, dan berbagai bangunan air perlu dilakukan analisis hidrologi untuk mendapatkan besaran banjir rencana. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk memperoleh besaran banjir rencana dan juga memperoleh kapasitas saluran drainase. Dalam penelitian ini menggunakan metode distribusi normal, log normal, log person III, dan gumbel. Hasil evaluasi debit saluran dengan debit rencana saluran drainase periode ulang 5 tahun diperoleh untuk saluran drainase dengan Qp rencana 0.5212 m3/det dan Qmax untuk saluran drainase adalah 11.793 m3/det.
ANALISIS KINERJA ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS) DI KOTA SUMBAWA Purnama, Ady; Negara, Komang Metty Trisna; Ilfiani, Pratiwi Dian; Java, Reza Indriawan Putra
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i1.1143

Abstract

Pemerintah Indonesia menerapkan suatu program yang diberi nama Zona Selamat Sekolah (ZoSS) sebagai salah satu instrumen untuk mengurangi kecepatan kendaraan serta mengantisipasi perilaku anak sekolah yang tidak bisa direncanakan sehingga memicu kecelakaan lalu lintas. Banyak sekolah di kota-kota besar khususnya kota Sumbawa berada di dekat area jalan raya dengan kesadaran pengemudi yang masih kurang sehingga masih banyak pengemudi yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kinerja ZoSS di kota Sumbawa dan akan di mulai dengan survei kelengkapan ZoSS, geometri jalan, hambatan samping, arus bebas untuk menentukan tingkat pelayanan ruas jalan yang terdapat ZoSS, volume kendaraan, kecepatan/spot speed dan perilaku penyeberang. Analisa data menggunakan pedoman MKJI 1997 dan Statistik Distribusi Normal (Uji Z) yang mangacu pada Peraturan Dirjen HubDat No. SK 3236/AJ 403/DRDJ/2006. Berdasarkan hasil analisis dari kelengkapan fasilitas ZoSS di dua lokasi belum memenuhi standar. Hasil kecepatan/spot speed yang di dapat pada dua lokasi yaitu, jalan Hasanudin sebesar 29,78 km/jam di pagi hari dan 37,49 km/jam di siang hari sedangkan untuk jalan Dr. Wahidins sebesar 33,19 di pagi hari dan 38,95 di siang hari. Kecepatan/spot speed di dua lokasi masih melebihi batas kecepatan yang dimana batas kecepatan untuk tipe ZoSS UD 20 adalah 20 km/jam, sedangkan untuk hasil analisis Uji Z perilaku penyeberang di dua lokasi sudah selamat dan aman dengan tingkat kesalahan 5%.
EVALUASI KAPASITAS LAHAN PARKIR PASAR SEKETENG SUMBAWA BESAR Purnama, Ady; Satriawansyah, Tri; Firmansyah, Cahyadi; Ilfiani, Pratiwi Dian; Negara, Komang Metty Trisna
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i2.1234

Abstract

Pasar Seketeng merupakan pasar terbesar dan terletak di pusat kota Kabupaten Sumbawa, sehingga jumlah pengunjung di pasar seketeng lebih banyak dibandingkan dengan pasar lainnya di Kabupaten Sumbawa. Hal ini mengakibatkan kebutuhan lahan parkir untuk memenuhi kebutuhan parkir pengunjung pasar seketeng. Dari hasil penelitian diperoleh jumlah aktifitas parkir rata di pasar seketeng Sumbawa Besar sebesar 8093 kendaraan yang terdiri dari 7980 sepeda motor, 101 kendaraan mobil penumpang, 6 kendaraan bus dan truk dan 7 kendaraan tidak bermotor. Durasi rata-rata parkir pasar seketeng Sumbawa besar sebesar 136 menit untuk sepeda motor, atau selama 2,26 jam, kemudian untuk kendaraan mobil penumpang diperoleh durasi parkir rata-rata sebesar 136 menit atau selama 2,26 jam, sedangkan untuk kendaraan besar memiliki durasi parkir rata-rata sebesar 121 menit atau 2,02 jam. Luas lahan parkir yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan parkir pasar seketeng sebesar 1651 m2 atau sebanyak 1288 m2 untuk luas parkir kendaraan sepeda motor (MC), 150 m2 untuk parkir kendaraan mobil penumpang (LV) dan 212 m2 untuk kebutuhan parkir kendaraan bus atau truk (HV).
ANALISA SISTEM SALURAN DRAINASE UNTUK MENANGGULANGI BANJIR DI PASAR SEKETENG KABUPATEN SUMBAWA Purnama, Ady; Satriawansyah, Tri; Zulkarnaen, Zulkarnaen; Nadiatullah, Nadiatullah
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i2.1236

Abstract

Banjir di pasar seketeng disebabkan oleh tingginya curah hujan dan tingginya debit air dari arah PPN bukit permai yang masuk kedrainase disekitar pasar melalui jalan gurami tembus kejalan munjair dan tidak mempunyai saluran untuk menampung air dalam jumlah banyak sehingga air meluap menuju dalam pasar dan jalan raya. Untuk menanggulangi banjir didaerah tersebut maka perludilakukan penelitian agar tidak lagi ada genangan air. Sistem saluran di pasar seketeng tidak dapat menampung debit air masuk karena dimensi saluran terlalu kecil atau berkurangnya daerah tangkapan air, pengaruh penyempitan serta pendangkalan saluran akibat desakan permukiman dan diperparah adanya tumpukan sampah dibeberapa titik saluran. Walaupun kawasan ini memiliki saluran drainase seperti pada umumnya tetapi genangan air sering ditemui dikawasan ini pada saat curah hujan tinggi. Penelitian ini dilakuan menggunakan metode Logperson III, hasil Evaluasi Debit Saluran dengan Debit Rancangan Saluran Drainase Periode ulang 2 Tahun, 5 Tahun, 10 Tahun dan 25 Tahun diperoleh untuk saluran Drainase 1 adalah 0,551 /det, untuk saluran Drainase 2 adalah 0,375 /det, untuk saluran Drainase 3 adalah 0,435 /det, dan untuk saluran Drainase 4 adalah 0,505 /det dan Q Eksisting masing-masing untuk saluran Drainase 1 adalah 0,338 /det, untuk saluran Drainase 2 adalah 0,338 /det, untuk saluran Drainase 3 adalah 0,338 /det, dan untuk saluran Drainase 4 adalah 0,338 /det.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH di DESA PUNGKIT KECAMATAN MOYO UTARA KABUPATEN SUMBAWA Zulkarnaen, Zulkarnaen; Purnama, Ady; Nuraini, Eni; Suhaeni, Suhaeni
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i2.1340

Abstract

Kebutuhan air bersih akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk tidak terkecuali kebutuhan air bersih untuk penduduk desa Pungkit khususnya dusun Limung kecamatan Moyo Utara. Desa Pungkit Dusun Limung Kecamatan Moyo Utara yang di dominasi oleh kegiatan permukiman sehingga tidak lepas dari kebutuhan air bersih yang tinggi. Namun, kebutuhan air bersih di desa Pungkit dusun Limung belum terpenuhi karena keterbatasan sumber air bersih. Penelitian ini di lakukan untuk menganalisis kebutuhan air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih 25 tahun ke depan. Analisis kebutuhan air bersih di lakukan dengan mengidentifikasi kondisi air bersih, mengidentifikasi penyediaan dan permintaan air bersih, menganalisis proyeksi jumlah penduduk dan kebutuhan air bersih.Hasil penelitian yang di lakukan tentang analisis kebutuhan air bersih desa Pungkit dusun Limung kecamatan Moyo Utara dapat di simpulkan sebagai berikut. Berdasarkan analisis kebutuhan air bersih desa Pungkit, di dapat hasil perhitungan debit air secara manual sebesar 1,072 liter/detik atau 0,0001072 m3/detik dengan kecepatan aliran pipa 0,0105 m3/detik, dan ketersediaan air pada tahun 2022 0,17 liter/detik, sehingga kebutuhan air bersih di desa Pungkit khususnya dusun Limung di katakan layak Karen ketersediaan lebih besar dari kebutuhan air untuk beberapa tahun ke depan, setelah di proyeksi dalam jangka waktu 25 tahun ke depan di dapat hasil perhitungan proyeksi air sebesar 0,22, sehingga kebutuhan air air bersih di desa Pungkit khususnya dusun Limung sdh tidak layak di gunakan karena ketersediaan air lebih kecil dari pada kebutuhan konsumen.