Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH DEBIT AIR DAN KETINGGIAN AIR TERHADAP BESAR DAYA YANG DIHASILKAN OLEH PLTMH TEPAL I PADA SAAT MUSIM KEMARAU Fitrawansyah, Yudha; Purnama, Ady; Negara, Komang Metty Trisna
Jurnal SainTekA Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v3i3.1036

Abstract

PLTMH Tepal I merupakan salah satu pemanfaatan mikrohidro yang terletak di Dusun Tepal, Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa, NTB. Tipe Pembangkit listrik PLTMH Tepal I ini adalah Run-Of The-River. Tujuan dari penelitian ini yaitu: Dapat Mengetahui besar daya yang dihasilkan PLTMH Tepal I pada saat musim kemarau. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, untuk menghitung debit air yakni menggunakan metode apung, Pengukuran Beda Tinggi Dengan Menggunakan pesawat Theodolite Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan pengukuran langsung dilapangan Dari hasil pengamatan, pengukuran dan perhitungan maka didapat debit air yang dihasilkan oleh PLTMH Tepal I sebesar 0.106 m3/detik. Dengan tinggi jatuh efektif sebesar 25.79455 meter, sehingga dengan hasil perhitungan debit aliran dan beda tinggi jatuh air maka energi yang dihasilkan oleh PLTMH Tepal I sebesar 21.458 Kw.
ANALISIS POTENSI AIR TANAH DALAM RANGKA PENGEMBANGAN PEMANFATAN AIR DI DUSUN SAMRI KECAMATAN MOYO HILIR Najimuddin, Didin; Padusung, Padusung; Purnama, Ady; Juliana, Syahida
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i1.1137

Abstract

Desa poto merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan moyo hilir dengan luas 1367 km2 dengan populasi penduduk sebanyak 3.519 jiwa. Desa ini terbagi dalam 4 dusun yaitu Dusun Poto, Dusun Bekat, Dusun Tengke dan Dusun Samri. Akses jalan dari kabupaten ke desa sasaran jalan aspal dengan kondisi yang baik dan di sepanjang jalan desa merupakan variasi yaitu ada desa, sawah dan gunung. Keseharian masyarakat Desa Poto bekerja sebagai petani, tukang bangunan, buruh tani, berkebun, beternak serta berdagang dan lain lain. Kelompok tani kuang belo tidak sejalan dengan fungsinya karena orong ini merupakan sawah tadah hujan yang dimana air irigasinya hanya mengandalkan dari air hujan saja, sehingga pada saat musim kemarau areal sawah tidak dapat ditanami karena kurangnya ketersediaan air. Tujuan penelitian berapa besar debit air sumur bor di lokasi Kelompok Tani Kuang Belo Orong Samri Kecamatan Moyo Hilir. Areal persawahan yang diairi terletak pada punggung (belakang) jaringan irigasi teknis namun air irigasi belum dapat menjangkau seluruh areal persawahan karena elevasi sawah lebih tinggi dibanding elevasi saluran. Jumlah air yang dibutuhkan untuk satu kali panen sebesar 22.809.600 m3/satu kali panen. Luas lahan sawah yang adalah 42 Ha (padi dan kacang hijau) dan waktu yang dibutuhkan operasional pompa untuk mengaliri persawahan sebanyak 23 jam 45 menit/hari dengan kapasitas pompa 8000 (ltr/jam)
ANALISIS SISTEM DRAINASE DI DESA SORIUTU KECAMATAN MANGGELEWA KABUPATEN DOMPU Zulkarnaen, Zulkarnaen; Purnama, Ady; Arbensyah, Arbensyah
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i1.1142

Abstract

Kawasan Desa Soriutu adalah salah satu kawasan di Nusa Tengara Barat yang tak luput dari masalah banjir yang banyak menyebabkan banyak kerusakan. Permasalahan yang terjadi pada kawasan Desa Soriutu yaitu setiap tahunnya selalu tergenang air khususnya pada musim penghujan. Untuk perencanaan pengendalian banjir, pengamanan sungai, dan berbagai bangunan air perlu dilakukan analisis hidrologi untuk mendapatkan besaran banjir rencana. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk memperoleh besaran banjir rencana dan juga memperoleh kapasitas saluran drainase. Dalam penelitian ini menggunakan metode distribusi normal, log normal, log person III, dan gumbel. Hasil evaluasi debit saluran dengan debit rencana saluran drainase periode ulang 5 tahun diperoleh untuk saluran drainase dengan Qp rencana 0.5212 m3/det dan Qmax untuk saluran drainase adalah 11.793 m3/det.
ANALISIS KINERJA ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS) DI KOTA SUMBAWA Purnama, Ady; Negara, Komang Metty Trisna; Ilfiani, Pratiwi Dian; Java, Reza Indriawan Putra
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i1.1143

Abstract

Pemerintah Indonesia menerapkan suatu program yang diberi nama Zona Selamat Sekolah (ZoSS) sebagai salah satu instrumen untuk mengurangi kecepatan kendaraan serta mengantisipasi perilaku anak sekolah yang tidak bisa direncanakan sehingga memicu kecelakaan lalu lintas. Banyak sekolah di kota-kota besar khususnya kota Sumbawa berada di dekat area jalan raya dengan kesadaran pengemudi yang masih kurang sehingga masih banyak pengemudi yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kinerja ZoSS di kota Sumbawa dan akan di mulai dengan survei kelengkapan ZoSS, geometri jalan, hambatan samping, arus bebas untuk menentukan tingkat pelayanan ruas jalan yang terdapat ZoSS, volume kendaraan, kecepatan/spot speed dan perilaku penyeberang. Analisa data menggunakan pedoman MKJI 1997 dan Statistik Distribusi Normal (Uji Z) yang mangacu pada Peraturan Dirjen HubDat No. SK 3236/AJ 403/DRDJ/2006. Berdasarkan hasil analisis dari kelengkapan fasilitas ZoSS di dua lokasi belum memenuhi standar. Hasil kecepatan/spot speed yang di dapat pada dua lokasi yaitu, jalan Hasanudin sebesar 29,78 km/jam di pagi hari dan 37,49 km/jam di siang hari sedangkan untuk jalan Dr. Wahidins sebesar 33,19 di pagi hari dan 38,95 di siang hari. Kecepatan/spot speed di dua lokasi masih melebihi batas kecepatan yang dimana batas kecepatan untuk tipe ZoSS UD 20 adalah 20 km/jam, sedangkan untuk hasil analisis Uji Z perilaku penyeberang di dua lokasi sudah selamat dan aman dengan tingkat kesalahan 5%.
EVALUASI KAPASITAS LAHAN PARKIR PASAR SEKETENG SUMBAWA BESAR Purnama, Ady; Satriawansyah, Tri; Firmansyah, Cahyadi; Ilfiani, Pratiwi Dian; Negara, Komang Metty Trisna
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i2.1234

Abstract

Pasar Seketeng merupakan pasar terbesar dan terletak di pusat kota Kabupaten Sumbawa, sehingga jumlah pengunjung di pasar seketeng lebih banyak dibandingkan dengan pasar lainnya di Kabupaten Sumbawa. Hal ini mengakibatkan kebutuhan lahan parkir untuk memenuhi kebutuhan parkir pengunjung pasar seketeng. Dari hasil penelitian diperoleh jumlah aktifitas parkir rata di pasar seketeng Sumbawa Besar sebesar 8093 kendaraan yang terdiri dari 7980 sepeda motor, 101 kendaraan mobil penumpang, 6 kendaraan bus dan truk dan 7 kendaraan tidak bermotor. Durasi rata-rata parkir pasar seketeng Sumbawa besar sebesar 136 menit untuk sepeda motor, atau selama 2,26 jam, kemudian untuk kendaraan mobil penumpang diperoleh durasi parkir rata-rata sebesar 136 menit atau selama 2,26 jam, sedangkan untuk kendaraan besar memiliki durasi parkir rata-rata sebesar 121 menit atau 2,02 jam. Luas lahan parkir yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan parkir pasar seketeng sebesar 1651 m2 atau sebanyak 1288 m2 untuk luas parkir kendaraan sepeda motor (MC), 150 m2 untuk parkir kendaraan mobil penumpang (LV) dan 212 m2 untuk kebutuhan parkir kendaraan bus atau truk (HV).
ANALISA SISTEM SALURAN DRAINASE UNTUK MENANGGULANGI BANJIR DI PASAR SEKETENG KABUPATEN SUMBAWA Purnama, Ady; Satriawansyah, Tri; Zulkarnaen, Zulkarnaen; Nadiatullah, Nadiatullah
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i2.1236

Abstract

Banjir di pasar seketeng disebabkan oleh tingginya curah hujan dan tingginya debit air dari arah PPN bukit permai yang masuk kedrainase disekitar pasar melalui jalan gurami tembus kejalan munjair dan tidak mempunyai saluran untuk menampung air dalam jumlah banyak sehingga air meluap menuju dalam pasar dan jalan raya. Untuk menanggulangi banjir didaerah tersebut maka perludilakukan penelitian agar tidak lagi ada genangan air. Sistem saluran di pasar seketeng tidak dapat menampung debit air masuk karena dimensi saluran terlalu kecil atau berkurangnya daerah tangkapan air, pengaruh penyempitan serta pendangkalan saluran akibat desakan permukiman dan diperparah adanya tumpukan sampah dibeberapa titik saluran. Walaupun kawasan ini memiliki saluran drainase seperti pada umumnya tetapi genangan air sering ditemui dikawasan ini pada saat curah hujan tinggi. Penelitian ini dilakuan menggunakan metode Logperson III, hasil Evaluasi Debit Saluran dengan Debit Rancangan Saluran Drainase Periode ulang 2 Tahun, 5 Tahun, 10 Tahun dan 25 Tahun diperoleh untuk saluran Drainase 1 adalah 0,551 /det, untuk saluran Drainase 2 adalah 0,375 /det, untuk saluran Drainase 3 adalah 0,435 /det, dan untuk saluran Drainase 4 adalah 0,505 /det dan Q Eksisting masing-masing untuk saluran Drainase 1 adalah 0,338 /det, untuk saluran Drainase 2 adalah 0,338 /det, untuk saluran Drainase 3 adalah 0,338 /det, dan untuk saluran Drainase 4 adalah 0,338 /det.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH di DESA PUNGKIT KECAMATAN MOYO UTARA KABUPATEN SUMBAWA Zulkarnaen, Zulkarnaen; Purnama, Ady; Nuraini, Eni; Suhaeni, Suhaeni
Jurnal SainTekA Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v4i2.1340

Abstract

Kebutuhan air bersih akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk tidak terkecuali kebutuhan air bersih untuk penduduk desa Pungkit khususnya dusun Limung kecamatan Moyo Utara. Desa Pungkit Dusun Limung Kecamatan Moyo Utara yang di dominasi oleh kegiatan permukiman sehingga tidak lepas dari kebutuhan air bersih yang tinggi. Namun, kebutuhan air bersih di desa Pungkit dusun Limung belum terpenuhi karena keterbatasan sumber air bersih. Penelitian ini di lakukan untuk menganalisis kebutuhan air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih 25 tahun ke depan. Analisis kebutuhan air bersih di lakukan dengan mengidentifikasi kondisi air bersih, mengidentifikasi penyediaan dan permintaan air bersih, menganalisis proyeksi jumlah penduduk dan kebutuhan air bersih.Hasil penelitian yang di lakukan tentang analisis kebutuhan air bersih desa Pungkit dusun Limung kecamatan Moyo Utara dapat di simpulkan sebagai berikut. Berdasarkan analisis kebutuhan air bersih desa Pungkit, di dapat hasil perhitungan debit air secara manual sebesar 1,072 liter/detik atau 0,0001072 m3/detik dengan kecepatan aliran pipa 0,0105 m3/detik, dan ketersediaan air pada tahun 2022 0,17 liter/detik, sehingga kebutuhan air bersih di desa Pungkit khususnya dusun Limung di katakan layak Karen ketersediaan lebih besar dari kebutuhan air untuk beberapa tahun ke depan, setelah di proyeksi dalam jangka waktu 25 tahun ke depan di dapat hasil perhitungan proyeksi air sebesar 0,22, sehingga kebutuhan air air bersih di desa Pungkit khususnya dusun Limung sdh tidak layak di gunakan karena ketersediaan air lebih kecil dari pada kebutuhan konsumen.
DEBIT BANJIR RENCANA BENDUNG BRANG RURIS BAWAH DENGAN METODE HIDROGRAF SATUAN SINTETIS NAKAYASU Purnama, Ady; Najimuddin, Didin; Safitri, Hardianti Indah
Jurnal SainTekA Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v5i3.1713

Abstract

Kecamatan Alas Barat merupakan kecamatan paling barat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sumbawa Barat. Sebagian besar masyarakat di Kecamatan Alas Barat berprofesi sebagai petani dan pekebun. Mereka memanfaatkan fungsi dari bendung untuk pengairan lahan persawahan, terutama Daerah Irigasi Tiu Bulu. Namun sebagian lahan sudah mengalami penurunan kinerja karena kekurangan suplai air terutama pada musim kemarau. Hal tersebut disebabkan karena Bendung Brang Ruris Bawah yang mengalami kerusakan. Sudah beberapa kali dilakukan perbaikan pada bndung, namun masih saja terjadi kerusakan dihampir seluruh bagian penyusun bendung. Oleh karena kondisi bendung yang mengalami kerusakan, maka diperlukan analisis terhadap bendung terutama analisis debit banjir rencana pada kala ulang tertentu yang nantinya akan digunakan sebagai acuan dalam melakukan perencanaan atau perbaikan di Bendung Brang Ruris Bawah, mengingat debit banjir yang terjadi sudah melebihi kapasitas. Metode yang digunakan untuk mnganalisis debit banjir rencana yaitu Metode Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu dengan data curah hujan yang digunakan di Stasiun Hujan Alas Barat yakni 10 tahun (dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2022). Hasil analisis pada Bendung Brang Ruris Bawah didapat Q5th=295,040 m3/det, Q10th=333,153 m3/det, Q25th=371,921 m3/det, Q50th=394,780 m3/det dan Q100th=413,320 m3/det. Dan hasil analisis terhadap stabilitas bendung pada kala ulang 5, 10, 25, 50 dan 100 tahun baik dilihat dari tingkat keamanan terhadap guling, geser dan daya dukung tanah secara keseluruhan konstruksi bendung berada pada kondisi aman.
PERENCANAAN PENAMPUNG AIR HUJAN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER AIR UNTUK SEKOLAH DASAR DI DESA LABUHAN SANGORO Satriawansyah, Tri; Purnama, Ady; Kantari, Wawan Ade
Jurnal SainTekA Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v5i3.1716

Abstract

Air bersih adalah kebutuhan seluruh manusia, tidak terkecuali pada penduduk yang tinggal di daerah Kabupaten Sumbawa besar. Permaslahan yang terjadi adalah seringnya terjadi kekurangan air bersih dan akses sumber air bersih yang jauh, khususnya dari wilayah penelitian yaitu di Desa Labuhan Sangoro, Kecamatan Maronge khususnya di sekolang dasar Labuhan Sangoro. Berdasarkan analisis geologi dan observasi lapangan, ditemukan daerah sekolah dasar yang bertepatan di desa labuhan sangoro kecamatan Maronge adalah daerah dengan kondisi penyediaan air bersih yang kurang, dari aspek geologi terlihat daerah tersebut berada di pesisir pantai sehingga memiliki kapasitas penyimpanan air yang kurang. Fokus penelitian berada di Desa Labuhan Sangoro tepatnya di Sekolah Dasar Negri. Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa rerata luas atap bangunan Sekolah adalah 163,6 m³ dengan jumlah penghuni skolah 184. Kebutuhan air sekolah rerata adalah 70 liter / orang /hari atau 0,07 m3 / hari dan jumlah air yang dapat dipanen untuk memenuhi kebutuhan saat hari kering selama 7 hari adalah 1,75 m³ dengan volume bak desain 2,4 m³. Hal ini menunjukkan bahwa pemanenan air hujan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Sekolah Dasar dan membutuhkan bak dengan volume kapasitas penampungan 1,75 m³ untuk menampung air agar dapat bertahan pada kondisi hari tidak hujan selama 7 hari. Tingkat efisiensi pemanfaatan air bersih terhadap kebutuhan air bersih individu dengan standar 70 liter/orang adalah 85%. Artinya, pemanenan air hujan efisien dalam pemenuhan air bersih di Sekolah Dasar Negri desa Labuhan Sangoro.
EVALUASI PENGELOLAAN IPAL KOMUNAL DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT Najimuddin, Didin; Purnama, Ady; Satriawansyah, Tri; Purwansyah, Ade
Jurnal SainTekA Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v6i1.1917

Abstract

Masalah air limbah di kabupaten Sumbawa barat menjadi isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan ,pembuangan limbah cair secara alamiah ke sungai dianggap berhasil dan tidak menimbulkan permasalahan,karena jumlah volume limbah cair tersebut masih kecil dibanding dengan debit air sungai .dengan meningkatnya volume air limbah .metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif .analisis deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang memberi gambaran secara cermat mengenai individu atau kelompok tertentu tentang keadaan dan gejala yang terjadi. dalam penelitian ini,analisis secara deskriptif kualitatif dilakukan dengan cara melakukan observasi kondisi eksisting IPAL Komunal dilokasi penelitian dilakukan secara kontinyu dengan variasi debit 1,7 L/Menit dan 0,4 L/Menit dapat menurunkan karakteristik fisik dari warna keruh dan kekuning­ kuningan menjadi lebih jernih yang dapat menurunkan parameter BOD,COD TSS dan NO3.Hasil pemeriksaan pada pemeriksaan BOD dan TSS mampu menurunkan kadar BOD sebanyak 84,1%.