Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERKUATAN DINDING PENAHAN TANAH JALAN SAMOTA LANJUTAN MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL NON WOVEN Zulkarnaen Zulkarnaen; Ady Purnama; Didin Najimuddin; Nurma Suryani
Jurnal SainTekA Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v7i1.2329

Abstract

Kestabilan struktur dinding penahan tanah (DPT) sangat krusial dalam pembangunan infrastruktur jalan, terutama pada area dengan karakteristik tanah yang menantang. Proyek Jalan Samota Lanjutan di Kabupaten Sumbawa menghadapi permasalah berupa indikasi ketidakstabilan pada konstruksi DPT di Area operasional PT. Nindya Karya, Dusun Ai Bari. Kondisi tanah yang rentan terhadap gangguan eksternal seperti beba\n getaran mesin, potensi gempa, dan pengaruh air tanah dapat menurunkan parameter fisik serta mekanik tanah, yang berisiko menyebabkan kegagalan struktur dan membahayakan keselamatan. Meskipun DPT eksisting telah memenuhi syarat keamanan, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan geotekstil non woven sebagai perkuatan tambahan. Masalah utama yang dianalisis adalah seberapa besar pengaruh geotekstil terhadap kekuatan DPT dan parameter apa saja yang mempengaruhi kinerjanya. Metode yang digunakan adalah analisis data sekunder dari laporan proyek, seperti data geoteknik tanah dan geometri DPT, yang kemudian dianalisis dengan metode perhitungan stabilitas guling () dan geser (). Analisis ini membandingkan kondisi DPT tanpa perkuatan (eksisting) dengan kondisi setelah perkuatan geotekstil dengan asumsi peningkatan sudut gesek tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa DPT eksisting sudah aman dengan nilai sebesar 6.43 dan sebesar 2.46, keduanya diatas syarat minimum 1.5. Setelah Perkuatan dengan geotekstil, ditemukan peningkatan signifikan: naik menjadi 11.19 (peningkatan 74%) dan naik menjadi 3.73 (peningkatan 51.6%). Peningkatan ini terjadi karena geotekstil dapat mengurangi koefisien tekanan tanah aktif () dan gaya horizontal. Kesimpulannya, geotekstil non woven sangat efektif dalam meningkatkan stabilitas DPT, dan keberhasilannya bergantung pada parameter tanah yang akurat, seperti sudut gesek dalam ( dan kohesi (), serta prosedur pemasangan yang optimal.
KEBIJAKAN MANAJEMEN RESIKO LINGKUNGAN DALAM MEWUJUDKAN KEBERLANJUTAN SISTEM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI PASAR SEKETENG Ady Purnama; Komang Metty Trisna Negara; Pratiwi Dian Ilfiani; Sri Salsa
Jurnal SainTekA Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v7i1.2330

Abstract

Rendahnya efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pasar, yang menyebabkan kualitas air buangan belum memenuhi standar baku mutu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan manajemen risiko lingkungan dalam mewujudkan keberlanjutan sistem pengolahan air limbah di Pasar Seketeng, Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter BOD dan TSS hasil uji laboratorium masih jauh melebihi ambang batas SNI, dengan efektivitas pengolahan rata-rata hanya 32%. Faktor penyebab utama berasal dari keterbatasan kapasitas IPAL, pemeliharaan yang tidak terjadwal, lemahnya penegakan regulasi, serta rendahnya kesadaran pedagang dalam memilah limbah. Kebijakan yang diterapkan selama ini bersifat kuratif dan belum menyentuh aspek preventif. Untuk mencapai keberlanjutan sistem, perlu dilakukan peningkatan teknologi IPAL, pengawasan rutin oleh instansi terkait, serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan dan pengawasan. Implementasi manajemen risiko lingkungan yang komprehensif dinilai mampu menurunkan risiko pencemaran dan meningkatkan efektivitas pengolahan air limbah secara berkelanjutan di Pasar Seketeng.
EVALUASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUMBAWA Ady Purnama; Komang Metty Trisna Negara; Pratiwi Dian Ilfiani; Pande Anom Santoso
Jurnal SainTekA Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v7i1.2332

Abstract

Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menghasilkan limbah cair dengan potensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di RSUD Sumbawa berdasarkan kondisi eksisting, kesesuaian kualitas effluent terhadap baku mutu, serta efektivitas pengolahannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan mix method melalui observasi lapangan, wawancara, serta analisis laboratorium terhadap parameter BOD, COD, TSS, pH, amonia, minyak dan lemak, serta coliform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas IPAL sebesar 70 m³/hari masih mencukupi untuk mengolah debit limbah aktual sekitar 45,53 m³/hari. Pengujian laboratorium menunjukkan bahwa kualitas air limbah hasil pengolahan telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam Permen LHK No. 68 Tahun 2016 dan Permen LH No. 5 Tahun 2014. Efektivitas pengolahan juga tergolong sangat baik, dengan persentase penyisihan mencapai 98,20% untuk BOD, 82,35% COD, 87,23% amonia, 73,11% minyak dan lemak, serta 99,99% coliform. Hasil ini menunjukkan bahwa IPAL RSUD Sumbawa berfungsi optimal dan mampu menurunkan kandungan pencemar secara signifikan. Dengan demikian, sistem IPAL yang diterapkan sudah sesuai standar dan efektif dalam mencegah pencemaran lingkungan, sehingga mendukung terciptanya lingkungan rumah sakit yang aman dan sehat.
EVALUASI DRAINASE PERKOTAAN TERHADAP BANJIR KOTA SUMBAWA Tri Satriawansyah; Didin Najimuddin; Ady Purnama; Nadha Sabilla
Jurnal SainTekA Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v7i1.2333

Abstract

Kota Sumbawa sebagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial sering mengalami banjir pada musim hujan akibat curah hujan ekstrem, sedimentasi, penyumbatan saluran, serta perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas saluran drainase eksisting dalam menampung debit banjir rencana serta memberikan rekomendasi teknis perbaikan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer berupa survei dimensi saluran drainase dan data sekunder berupa curah hujan harian dari Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Kaharuddin periode 2020–2025. Analisis hidrologi dilakukan dengan metode distribusi Log Pearson III untuk menentukan curah hujan rencana. Debit banjir rencana dihitung dengan metode rasional, sedangkan kapasitas saluran ditentukan menggunakan persamaan Manning. Hasil analisis menunjukkan bahwa debit banjir rencana (Qr) sebesar 1,8224 m³/det masih lebih kecil dibandingkan kapasitas saluran eksisting (Qc) sebesar 5,806 m³/det, sehingga secara teknis saluran mampu menampung limpasan hujan. Namun, banjir tetap terjadi akibat penyempitan saluran, timbunan tanah, sampah, serta kurangnya pemeliharaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem drainase Kota Sumbawa secara kapasitas masih memadai, tetapi perlu dilakukan upaya penanggulangan seperti normalisasi saluran, perbaikan infrastruktur, pengerukan sedimen, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan drainase.
ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DIDESA BATU TERING Ady Purnama; Adi Ahda Sapratama; Padusung Padusung; Zulkarnaen Zulkarnaen; M Wildan
Jurnal SainTekA Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v7i2.2458

Abstract

Di desa Batu Tering sudah terdapat sistem air bersih tapi belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih desa secara maksimal serta daerah cakupannya belum maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui besar kebutuhan air bersih masyarkat di desa batu tering dan mengetahui sumber air yang ada dapat memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Batu Tering. Lokasi penelitian terletak didesa Batu Tering. Metode penelitian meliputi data primer dan sekunder. Data primer meliputi observasi lapangan, pengamatan terhadap kondisi lingkungan, dan melakukan pengukuran debit air dengan sebuah wadah. Data sekunder diperoleh dari kantor desa Batu Tering. Teknik pengolahan data penelitian adalah sebagai berikut menghitung proyeksi penduduk menggunakan metode geometri, analisa debit air, analisa kebutuhan domestik air bersih, analisis kebutuhan air, perhitungan pipa distribusi dan kehilangan air dalam pipa dengan mengunakan metode Hardy Cross dengan persamaan Hazen Williams. Dari hasil perhitungan diperoleh Keterediaan air bersih Desa Batu Tering pada tahun 2024 sebesar 2.29 l/d. kebutuhan total air bersih Desa Batu Tering sebesar 2.93 l/d. Dan Dari hasil analisis didapat kehilangan air pada masing masing dusun adalah Dusun Batu Tering A sebesar -0.0049 m/s, Dusun Batu Tering A sebesar -0.00341 m/s, Dusun Sela sebesar -0.00462 m/s dan Dusun Melung sebesar -0.002 m/s