Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Catharsis

YEN ING TAWANG ANA LINTANG: KASUS BENTUK MUSIK KERONCONG GROUP CONGROCK 17 DI SEMARANG Wuryanto, Lucky Rachmawati; Rohidi, Tjetjep Rohendi; Tarwiyah, Tutik
Catharsis Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Group Congrock 17 merupakan sebuah group musik yang mengembangkan musik keroncong menjadi sebuah karya musik kontemporer. Sejak tahun 1983, Congrock 17 telah melakukan inovasi-inovasi baru terhadap musik keroncong, yaitu dengan mengembangkan alat musik yang digunakan, harmonisasi atau progresi akord yang pastinya semua keluar dari pakemnya keroncong. Permasalah penelitian, yaitu: (1) bagiamana profil group Congrock 17 di Semarang?; (2) bagaimana bentuk musik keroncong Yen Ing Tawang Ana Lintang group Congrock 17 di Semarang? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kritik seni holistic. Teknik pengumpulan data dengan: wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data ini diarahkan untuk: mendapatkan informasi secara menyeluruh tentang bentuk musik keroncong yang dikembangkan oleh group Congrock 17. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pengembangan musik keroncong yang dilakukan oleh Congrock 17 ini berhasil menghasilkan suatu permainan keroncong yang nge-beat dan dinamis, sehingga tidak monoton dan melodi lagu menjadi lebih variatif dengan rentangan nada atau range yang sangat luas. Dan Bentuk lagu Yen Ing Tawang adalah A-A’-B’A’. Group Congrock 17 telah melakukan pengembangan pada iringan musik langgam Yen Ing Tawang Ana Lintang, hal itu dapat dilihat dari melodi, sistem nada, interval, harmonisasi atau progresi akornya, dan motif asimetris. Musik keroncong memiliki potensi yang cukup besar untuk beradaptasi dengan dinamika zaman. Saran yang dikemukakan peneliti adalah hendak adanya suatu campur tangan dari pemerintah dalam mendukung segala kegiatan seniman keroncong (HAMKRI) sebagai bentuk kerjasama dalam melestarikan keroncong. Melakukan pembelajaran keroncong di sekolah sebagai bentuk pemahaman akan pelestarian keroncong kepada generasi muda.
YEN ING TAWANG ANA LINTANG: KASUS BENTUK MUSIK KERONCONG GROUP CONGROCK 17 DI SEMARANG Wuryanto, Lucky Rachmawati; Rohidi, Tjetjep Rohendi; Tarwiyah, Tutik
Catharsis Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Group Congrock 17 merupakan sebuah group musik yang mengembangkan musik keroncong menjadi sebuah karya musik kontemporer. Sejak tahun 1983, Congrock 17 telah melakukan inovasi-inovasi baru terhadap musik keroncong, yaitu dengan mengembangkan alat musik yang digunakan, harmonisasi atau progresi akord yang pastinya semua keluar dari pakemnya keroncong. Permasalah penelitian, yaitu: (1) bagiamana profil group Congrock 17 di Semarang?; (2) bagaimana bentuk musik keroncong Yen Ing Tawang Ana Lintang group Congrock 17 di Semarang? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kritik seni holistic. Teknik pengumpulan data dengan: wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data ini diarahkan untuk: mendapatkan informasi secara menyeluruh tentang bentuk musik keroncong yang dikembangkan oleh group Congrock 17. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pengembangan musik keroncong yang dilakukan oleh Congrock 17 ini berhasil menghasilkan suatu permainan keroncong yang nge-beat dan dinamis, sehingga tidak monoton dan melodi lagu menjadi lebih variatif dengan rentangan nada atau range yang sangat luas. Dan Bentuk lagu Yen Ing Tawang adalah A-A’-B’A’. Group Congrock 17 telah melakukan pengembangan pada iringan musik langgam Yen Ing Tawang Ana Lintang, hal itu dapat dilihat dari melodi, sistem nada, interval, harmonisasi atau progresi akornya, dan motif asimetris. Musik keroncong memiliki potensi yang cukup besar untuk beradaptasi dengan dinamika zaman. Saran yang dikemukakan peneliti adalah hendak adanya suatu campur tangan dari pemerintah dalam mendukung segala kegiatan seniman keroncong (HAMKRI) sebagai bentuk kerjasama dalam melestarikan keroncong. Melakukan pembelajaran keroncong di sekolah sebagai bentuk pemahaman akan pelestarian keroncong kepada generasi muda.
Co-Authors ABDUL AZIZ B Adha, Anjestasya Anggrahi Nur Adrian, Muhammad Adryan Prasetyo ADY SOEJOTO Ady Soejoto Afifah, Choirul Anna Nur Agus Wijanarko Ahmad Ajib Ridlwan Albrian Fiky Prakoso Alvidianita, Ayu Amalia Azizah Amalia, Lathifah Amin, Mia Adisty Aminudin Ma'ruf Amirul Arif Andi Fahrudin Ardini , Cheva Adisty Ardrarani, Gevana Ardrarani Arina Salsabilla Haq Arisetyawan, Kukuh Ariyadi, Atha Adinata Atika Oktaviani, Atika Audilla, Yessiska Fina Awaliyah Khusyhi, Aini Azhar, Nur Azirah Zahida Binti Muhammad Azhar, Nur Azirah Zahida Mohamad AZIZ B, ABDUL Baihaqi, Riksan Bayu Surindra Bimbi Resti Mataheurilla BURHAN SIDQI, MOCH Clarashinta Canggih Dewi Prastiwi Diella Vania Amelinda Durinda Puspasari Dwiarko Nugrohoseno EFENDI, MUHAMMAD RIZAL Eviana Hutabarat, Ruth Fahrullah, A’rasy Faiz Naufal Al Hanani Firmansyah, Alhafiz Hamzah Fitrianti, Mutiara Fresha Kharisma Hamzah , Alhafiz Hanifa, Nurul Harlina Meidiaswati Harti Hendry Cahyono Hutabarat, Ruth Eviana Ibrahim, Mohammad Iqbal Ika Permatasari Ilham Maulana Putra Winandri Irawati , Winaika Irawati, Winaika Iswan Prayoga, Lucky Bima Bima Jaka Nugraha Junaedi Dwi Mulyanto Junaedi Dwi Mulyanto Khusnul Fikriyah Kukuh Arisetyawan Ladi Wajuba Perdini Fisabilillah Ladi Watjuba Ladi Watjuba Perdini Lathifah Amalia Leny Yuanita LISA FEBRIANTI Lucky Bima Bima Iswan Prayoga Luqman Hakim M A Ghofur Maruf, Irma Rachmawati Maslihatiddiniyah, Vidiya Mauren Gita Mayok, Bebila Meisyaroh Catur Wulandari Merlyana Dwinda Yanthi Michael Firdaus Mnassri, Yasmine MOCH BURHAN SIDQI MOCHAMAD RIZKY KURNIAWAN Morgana, Iqrok Glady MUHAMMAD IRSYAD ALIM Muhammad Rizqi Bahrul Amin Muhklison, Aldo Nabila, Izzatun Nadya Belva Callista Natalya, Diventi Ni Nyoman Anggie Dewantari Nilasari, Aprillia Nindria Untarini NORIDA CANDA SAKTI Nunki Andas Sahita Nur Adha , Anjestasya Anggrahi Nur'aini, Salsabila Nurul Hanifa Othman, Norashida Perdini Fisabilillah, Ladi Wajuba Prabowo, Prayudi Setiawan PRIGIONILA, RIZKY Purnama Sari, Noor Puspitasari, Della Putri Ulfa Kamalia Putri, Jifa Aulia Putri, Oktavia Rizqiana Rabbani, Muhammad Arkan Rachma Indrarini Raden Achmad Fuad Rahma Putri, Deasy Ayu Ramadhani, Clara Sinta Prameswari RETNO MUSTIKA DEWI Risa Wulandari Rizki Amalia RIZKY KURNIAWAN, MOCHAMAD RIZKY PRIGIONILA Rizqiya Fauziyah Akhmad RUSTIANA KUSUMA WARDANI Sahita, Nunki Andas SAYIDATI HAPSARI Shakil, Nurul Syifaa Mohd Shinta Lintang Siti Zuliasari Sri Abidah Suryaningsih Suci Rohayati Susanti Susanti Syarifullah, Achmad Dienil Wachidi Tasya Putri Zavida Tjetjep Rohendi Rohidi, Tjetjep Rohendi Tony Seno Aji Tutik Tarwiyah, Tutik Ulya, Badriyatul Untarini , Nindria Wahyuni, Dita Putri Eka Wasil, Mohammad Wella Amalia Yanuarti Wenny Restikasari Wihara, Dhiyan Septa Yanuarti, wella Yanuarti, Wella Amalia Yunus Yunus Zainuddin, Ahmad Zuhairi